cover
Contact Name
Endang Sriyati
Contact Email
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
ISSN : 08535884     EISSN : 25026542     DOI : -
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish stocks.
Arjuna Subject : -
Articles 1,072 Documents
KEMAMPUAN BAKTERI Desulphovibriosp. DALAM PENGURAIAN SENYAWA BELERANG DAN ANALISIS IAJU SEDIMENTASI, UNTUK PERBAIKAN KUALITASAIR PADA BUDI DAYA KERAMBAJARING APUNG Chairulwan Umar; Endi Setiadi Kartamihardja; Hambali Supriyadi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6791.978 KB) | DOI: 10.15578/jppi.7.2.2001.31-39

Abstract

Usaha budi daya ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan umum menunjukkan tendensi penurunan mutu perairan akibat akumulasi sisa hasil metabolisme.
TINGKAT PENERIMAAN DAN HARGA POKOK MTE TELUR KERING YANG DIFORTIFIKASI SURIMI IKAN LAYANG Mohammad Noor; Sugiyono Sugiyono; Ijah Muljanah
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3835.558 KB) | DOI: 10.15578/jppi.3.3.1997.58-64

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengolahan mie telur kering dengan penambahan surimi ikan layang sebesar I0%, 2O%, 30%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daging ikan terhadap tingkat penerimaan produk.
KELIMPAHAN STOK IKAN LAYUR (Trichiurus spp.) DAN FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHINYA DI PERAIRAN PALABUHANRATU, JAWA BARAT Wijopriono Wijopriono; Mohamad Adha Akbar
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.755 KB) | DOI: 10.15578/jppi.23.1.2017.29-36

Abstract

Layur telah menjadi target utama penangkapan dan dieksploitasi secara intensif di perairan Palabuhanratu menyusul permintaan ekspor yang meningkat. Kajian dilakukan untuk mengetahui kelimpahan dan faktor lingkungan yang berperan terhadap fluktuasi hasil tangkapan ikan layur. Serial data hasil tangkapan dan upaya penangkapan bulanan 2004-2015 dan serial data iklim, yaitu SST, precipitasi, Dipole Mode Index (DMI), dan Southern Oscillation Index (SOI) dalam periode waktu yang sama digunakan untuk analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan signifikan upaya penangkapan yang dilakukan sampai 2007 mengakibatkan hasil tangkapan per satuan upaya (CPUE) menurun secara konstan pada tahun-tahun berikutnya. Penurunan upaya penangkapan mencapai 28,5% pada tahun 2007 tidak dapat meningkatkan CPUE secara signifikan. Berdasarkan analisis forward seletion dalam model multiregresi, diketahui bahwa faktor iklim yang berperan dalam fluktuasi hasil tangkapan adalah presipitasi serta interaksi antara DMI dan SOI.Dalam kaitan tersebut perlu dilakukan pengaturan upaya penangkapan dan memperhitungkan variabilitas iklim dalam pengelolaan sumberdaya ikan layur di Palabuhanratu.
PARAMETER PERTUMBUHAN DAN STATUS PEMANFAATAN LOBSTER MUTIARA (Panulirus ornatus Fabricius, 1798) DI PERAIRAN SORONG, PAPUA BARAT Tirtadanu Tirtadanu; Helman Nur Yusuf
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.273 KB) | DOI: 10.15578/jppi.1.2.2018.%p

Abstract

Pengelolaan lobster mutiara (Panulirus ornatus Fabricius, 1798) secara berkelanjutan di perairan Sorong memerlukan informasi parameter pertumbuhan dan status pemanfaatan. Penelitian ini bertujuan mengkaji parameter pertumbuhan dan status pemanfaatan lobster mutiara di perairan Sorong. Penelitian dilakukan pada Juni 2015 – Juni 2016. Parameter pertumbuhan dianalisis berdasarkan pergeseran modus kelas panjang karapas. Status pemanfaatan diduga berdasarkan laju eksploitasi dan estimasi rasio pemijahan berbasis data panjang (LB-SPR). Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan lobster relatif lambat dengan laju pertumbuhan (K) sebesar 0,34 per tahun pada jantan dan 0,33 per tahun pada betina. Ukuran panjang karapas asimptotik sebesar 174,05 mm pada jantan dan 162,75 mm pada betina. Laju eksploitasi (E) lobster sebesar 0,42-0,44. Estimasi rasio pemijahan lobster mutiara saat ini diperoleh sebesar 0,32 lebih besar dari ambang batas penangkapan berlebih yaitu sebesar 0,20. Status pemanfaatan berdasarkan laju eksploitasi dan estimasi rasio pemijahan menunjukkan tingkat pemanfaatannya masih berada di bawah titik optimum. Pilihan pengelolaan yang disarankan adalah meningkatkan upaya sekitar 12% dari upaya saat ini.Sustainable management of ornate spiny lobster (Panulirus ornatus Fabricius, 1798) required information about growth parameter and exploitation status. The aims of this research were to study the growth parameter and the exploitation status of ornate spiny lobster in Sorong Waters. The research was conducted in June 2015 - June 2016. The growth parameters were based on the Modal Progression Analysis. Exploitation status was estimated based on length based spawning potential ratio (LB-SPR). The results showed that the growth of lobster was relatively slow with the growth rate (K) of 0,34 year-1 for male and 0,33 year-1 for female. The asymptotic carapace length was 174,05 mm for male and 162,75 mm for female. Exploitation rate (E) of lobster were 0,42-0,44. The current spawning potential ratio was 0,32, greater than the overfishing threshold of 0,2. Exploitation status based on exploitation rate and spawning potential ratio was still below of the optimum point. The management option was that the efforts can be increased by approximately 12% of the current effort.
KELIMPAHAN LARVA IKAN ENGRAULIDAE DAN HUBUNGANNYA DENGAN PARAMETER LINGKUNGAN DI ESTUARIA SEGARA ANAKAN CILACAP, JAWA TENGAH, INDONESIA Setijanto Setijanto; Achmad Chaeri; M. Nursid
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4417.19 KB) | DOI: 10.15578/jppi.9.7.2003.59-66

Abstract

Jenis-jenis ikan dari familia Engraulidae yang populer dengan sebutan ikan teri merupakan sumber daya perikanan yang penting secara ekonomi. Perairan Segara Anakan Cilacap merupakan sebuah estuaria yang menjadi daerah asuhan bagi komoditas ini. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kelimpahan larva engraulidae dan hubungannya dengan parameter lingkungan telah dilakukan selama bulan November 2001 sampai Mei 2002 pada 10 stasiun pengamatan di ekosistem Estuaria Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah (ESAC)
AWAL LINGKARAN PERTUMBUHAN HARIAN PADA STATOLITH SOTONG BULUH, Sepioteufhis lesso niana LESSON Syarifuddin Tonnek
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3171.45 KB) | DOI: 10.15578/jppi.8.5.2002.43-48

Abstract

Validasiawal lingkaran pertumbuhan harian pada statolith sotong buluh telah dilakukan dengan mengamati waktu pembentukan statolith dan lingkaran pertumbuhan sejak fase embrio.
PENGARUH KADAR TEPUNG KEPALA UDANG DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP PRODUKSI BIOMASSA PROTEIN SEL TUNGGAL Mohammad saleh; Marina Marina; Endang sri Heruwati; pipih suptijah
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4798.021 KB) | DOI: 10.15578/jppi.4.1.1998.88-95

Abstract

Percobaan pemanfaatan tepung kepala udang untuk pembuatan protein sel tunggal telah dilakukan untuk mendapatkan kadar substrat dan waktu inkubasi optimum bagiproduksi maksimal biomassa sel. Tepung kepala udang dengan kadar 1%, 4%,7%, dan 10% digunakan sebagai substrat dari jamur Triehoderma uiride denganinkubasi selama 4, 6, dan 8 hari lada pH 4,5 dan suhu 28' C.
IMPLANTASI VITAMIN E UNTUK MEMACU PEMATANGAN GONAD INDUK IKAN BANDENG (Chanos chanos Forskal) Agus Prijono; Ketut Sugama; Zafril Imran Azwar; Toni Setiadharma; Tatam Sutarmat
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6184.049 KB) | DOI: 10.15578/jppi.3.1.1997.21-28

Abstract

Vitamin E adalah salah satu jenis vitamin yang digunakan untuk mempercepat pematangan gonad ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis implantasi vitamin E yang efektif dalam memacu pematangan gonad induk bandeng.
POTENSI IMMUNOGENIK PATOGEN DAN ALGINAT DALAM MENIMBULKAN KEKEBALAN PADA IKAN PATIN JAMBAL Hambali Supriyadi; Taukhid Taukhid
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3527.808 KB) | DOI: 10.15578/jppi.9.4.2003.43-46

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui potensi immunogenik dari Aeromonas hydrophila yang diisolasidariikan patin, untuk dapat digunakan dalam usaha pencegahan penyakittersebut.
PENENTUAN PERS|STENS| DAN WAKTU PARUH (DTso) INSEKTISIDA KLORPIRIFOS DALAM TANAH KOLAM DAN SAWNTI MINA PADI DI LABORATORIUM Santosa Koesoemadinata; Asep Nugraha; Sutrisno Sutrisno
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5865.715 KB) | DOI: 10.15578/jppi.8.3.2002.73-79

Abstract

Klorpirifos, 0-0-dietil-0-(3,5,6-trikloro-2-piridil) fosforotioat adatah bahan aktif insektisida golongan organofosforotioat yang berdaya racun tinggi terhadap ikan dan biota akuatik lainnya.

Page 60 of 108 | Total Record : 1072


Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 1 (2026): (Maret 2026) Vol 31, No 4 (2025): (Desember 2025) Vol 31, No 3 (2025): (September 2025) Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025) Vol 31, No 1 (2025): (Maret 2025) Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024) Vol 30, No 3 (2024): (September) 2024 Vol 30, No 2 (2024): (Juni) 2024 Vol 30, No 1 (2024): (Maret) 2024 Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023 Vol 29, No 3 (2023): (September) 2023 Vol 29, No 1 (2023): (Maret) 2023 Vol 28, No 4 (2022): (Desember) 2022 Vol 28, No 3 (2022): (September) 2022 Vol 28, No 2 (2022): (Juni) 2022 Vol 28, No 1 (2022): (Maret) 2022 Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021 Vol 27, No 3 (2021): (September) 2021 Vol 27, No 2 (2021): (Juni) 2021 Vol 27, No 1 (2021): (Maret) 2021 Vol 26, No 4 (2020): (Desember) 2020 Vol 26, No 3 (2020): (September) 2020 Vol 26, No 2 (2020): (Juni) 2020 Vol 26, No 1 (2020): (Maret) 2020 Vol 25, No 4 (2019): (Desember) 2019 Vol 25, No 3 (2019): (September) 2019 Vol 25, No 2 (2019): (Juni) 2019 Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019 Vol 24, No 4 (2018): (Desember) 2018 Vol 24, No 3 (2018): (September) 2018 Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018) Vol 24, No 1 (2018): (Maret 2018) Vol 23, No 4 (2017): (Desember 2017) Vol 23, No 3 (2017): (September 2017) Vol 23, No 2 (2017): (Juni 2017) Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017) Vol 22, No 4 (2016): (Desember 2016) Vol 22, No 3 (2016): (September) 2016 Vol 22, No 2 (2016): (Juni 2016) Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016) Vol 21, No 4 (2015): (Desember 2015) Vol 21, No 3 (2015): (September 2015) Vol 21, No 2 (2015): (Juni 2015) Vol 21, No 1 (2015): (Maret 2015) Vol 20, No 4 (2014): (Desember 2014) Vol 20, No 3 (2014): (September 2014) Vol 20, No 2 (2014): (Juni 2014) Vol 20, No 1 (2014): (Maret 2014) Vol 19, No 4 (2013): (Desember 2013) Vol 19, No 3 (2013): (September 2013) Vol 19, No 2 (2013): (Juni 2013) Vol 19, No 1 (2013): (Maret 2013) Vol 18, No 4 (2012): (Desember 2012) Vol 18, No 3 (2012): (September 2012) Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012 Vol 18, No 1 (2012): (Maret 2012) Vol 17, No 4 (2011): (Desember 2011) Vol 17, No 3 (2011): (September 2011) Vol 17, No 2 (2011): (Juni 2011) Vol 17, No 1 (2011): (Maret 2011) Vol 16, No 4 (2010): (Desember 2010) Vol 16, No 3 (2010): (September 2010) Vol 16, No 2 (2010): (Juni 2010) Vol 16, No 1 (2010): (Maret 2010) Vol 15, No 4 (2009): (Desember 2009) Vol 15, No 3 (2009): (September 2009) Vol 15, No 2 (2009): (Juni 2009) Vol 15, No 1 (2009): (Maret 2009) Vol 14, No 4 (2008): (Desember 2008) Vol 14, No 3 (2008): (September 2008) Vol 14, No 2 (2008): (Juni 2008) Vol 14, No 1 (2008): (Maret 2008) Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007) Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007) Vol 13, No 1 (2007): (April 2007) Vol 12, No 3 (2006): (Desember 2006) Vol 12, No 2 (2006): (Agustus 2006) Vol 12, No 1 (2006): (April 2006) Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005) Vol 11, No 8 (2005): (Vol. 11 No. 8 2005) Vol 11, No 7 (2005): (Vol. 11 No. 7 2005) Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005) Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005) Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005) Vol 11, No 3 (2005): (Vol. 11 No. 3 2005) Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005) Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005) Vol 10, No 7 (2004): (Vol. 10 No. 7 2004) Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004) Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004) Vol 10, No 4 (2004): (Vol. 10 No. 4 2004) Vol 10, No 3 (2004): (Vol. 10 No. 3 2004) Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004) Vol 10, No 1 (2004): (Vol. 10 No. 1 2004) Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003) Vol 9, No 6 (2003): (Vol.9 No.6 2003) Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003) Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003) Vol 9, No 3 (2003): (Vol.9 No.3 2003) Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003) Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003) Vol 8, No 7 (2002): (Vol.8 No.7 2002) Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002) Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002) Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002) Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002) Vol 8, No 2 (2002): (Vol. 8 No. 2 2002) Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002) Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001) Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001) Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000) Vol 6, No 2 (2000): (Vol.6 No.2 2000) Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000) Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999) Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999) Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998) Vol 4, No 3 (1998): (Vol.4 No.3 1998) Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998) Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998) Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997) Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997) Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997) Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997) Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996) Vol 2, No 3 (1996): (Vol.2 No.3 1996) Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996) Vol 2, No 1 (1996): (Vol.2 No.1 1996) Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995) Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995) Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995) Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995) More Issue