cover
Contact Name
Endang Sriyati
Contact Email
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
ISSN : 08535884     EISSN : 25026542     DOI : -
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish stocks.
Arjuna Subject : -
Articles 1,072 Documents
PARAMETER BIOMETRIK HASIL TANGKAPAN PUKAT CINCIN DI LAUT JAWA TERKAIT DENGAN KERAGAAN SELEKTIVITAS Wijopriono Wijopriono; Mahiswara Mahiswara
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 14, No 3 (2008): (September 2008)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.75 KB) | DOI: 10.15578/jppi.14.3.2008.285-293

Abstract

Pukat cincin merupakan alat tangkap utama perikanan pelagis di Laut Jawa dengan sasaran kelompok ikan pelagis kecil. Nelayan menggunakan mata jaring ukuran 19 mm (bagian kantong) dan 25 mm (bagian badan dan sayap). Sementara itu, pemerintah telah menetapkan ukuran mata jaring minimal 25 mm (bagian kantong) dan 51 mm (bagian sayap). Penelitian terhadap pukat cincin telah dilakukan untuk mengevaluasi selektivitas alat tangkap tersebut dan resistensi nelayan dalam menerapkan regulasi yang telah ditetapkan. Evaluasi selektivitas dilakukan melalui pendekatan karakteristik biometrik. Wawancara dilakukan untuk mengetahui masalah resistensi nelayan terhadap regulasi. Berdasarkan pada perbandingan antara hubungan fungsional parameter biometrik ikan sasaran tangkap dan bukaan mata jaring, rentang ukuran panjang ikan yang terjerat telah diestimasi. Diketahui bahwa pada ukuran mata jaring yang sama, ikan dapat terjerat pada ukuran panjang cagak (FL) yang berbeda tergantung dari morfologi. Hasil estimasi maupun aktual ikan yang terjerat menunjukkan kecenderungan yang sama, di mana rata-rata ukuran D. russelli dan S. crumenophthalmus yang terjerat lebih kecil dari D. macrosoma maupun R. kanagurta. Fakta bahwa aktual rentang ukuran ikan yang terjerat 25% lebih kecil dan 13% lebih besar dari hasil estimasi. Hal ini, membuktikan ada pengaruh faktor konstruksi jaring, khususnya hanging ratio, dan perilaku ikan terhadap, selain ukuran mata jaring yang berpengaruh terhadap selektivitas. Masalah resistensi nelayan terhadap regulasi dibahas dalam tulisan ini. Purse seine is the main fishing gear for pelagic fisheries in Java Sea with target species of small pelagic fish. The fishers applied mesh size of 19 mm at the bunt and 25 mm at the body and wing. While, the government has established to use mesh size of not less than 25 mm for the bunt and 51 mm for the wing. Research on the purse seine was done to evaluate its selectivity and to identify technical problems related to the resistence of the fishers in applying mesh regulation issued. Selectivity was evaluated using biometric characteristic approach, while the technical problems were identified through interviews. Based on the comparison of functional relationships among biometric parameters of the target species against mesh opening, the ranges of fish size enmeshed were estimated. It was found that for the same mesh size, fishes can be enmeshed at different fork length (FL) depending on their morphology. Both estimated and actual fish enmeshed showed the same tendency, where average sizes of D. russelli and S. crumenophthalmus enmeshed were smaller than those of D. macrosoma and R. kanagurta. The fact that range of actual size was 25% smaller and 13% larger than that of estimated size. This result revealed the existing of factors other than mesh size that influenced the selectivity. These factors considered as net construction, especially hanging ratio, and fish behaviour. Technical problems related to the resistence of fishers to the mesh regulation issue were discussed in this paper.
PEMANFAATAN BERBAGAI SUMBER NITROGEN NON PROTEIN PADA PEMBESARAN IKAN BANDENG DI LAUT Taufik Ahmad; Rusmaedi Rusmaedi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2607.244 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.1.2005.51-57

Abstract

Produksi bandeng berkualitas di laut menghadapi masalah ketidakmampuan permintaan pasar yang terus meningkat. Harga pakan yang mahal dan ikan yang bertumbuh lambat menghambat proses produksi ikan berukuran sesuai permintaan Konsumen. Nitrogen non protein (NNP) yang ditambahkan kedalam pakan diperkirakan memberikan efek positif terhadap pertumbuhan dan sampai batas tertentu mampu mereduksi biaya pakan. percobaandilakukan dalam tiga tahapan.
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR PRODUK PERIKANAN INDONESIA: PENDEKATAN MODEL REVEALED COMPARATIF ADVANTAGE ( RCA) DAN MODEL CONSTANT MARKET SHARE ANALYSIS (CMSA) Lia Kamelia Aisya; Sonny Koeshendrajana; M. Iqbal
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4245.86 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.9.2005.97-104

Abstract

Riset bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor produk perikanan Indonesia telah dilakukan pada tahun 2004. Secara spesifika, metode Revealed Comparatif Advantages (RCA), dan metode Constant Market Share Analys,s (CMSA) digunakan untuk mengetahui komoditas komoditas yang memiliki tingkat pertumbuhan permintaan yang tinggi atau memiliki tingkat dayasaing yang tinggi baik berupa keunggulan komparatif maupun keunggulan kompetitif agar mendukung kegiatan investasi dan produksi yang menjadikan sektor perikanan sebagai primemover perekonomian yang baru.
PEMANFAATAN MAKANAN OLEH UDANG GALAH (Macrobranchium rosenbergii) DAN INTERAKSINYA DENGAN JENIS IKAN DIWADUK DARMA Didik Waju Hendro Tjahjo; Sri Endah Purnamaningtyas
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6796.96 KB) | DOI: 10.15578/jppi.10.6.2004.31-39

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penebaran udang galah (Macrcbranchium rosenbergii) di Waduk Darma ditinjau dari pemanfaatan makanan dan interaksi udang galah dengan jenis ikan yang ada.
PEMANFAATAN SISA PAKAN IKAN MAS OLEH IKAN NILA DALAM KJA GANDA YANG RAMAH LINGKUNGAN Endang Pratiwi; Supriyono Eko Wardoyo; Ningrum Suhenda; Irin Iriana
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4568.47 KB) | DOI: 10.15578/jppi.4.2.1998.41-48

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan teknologi pemanfaatan sisa pakan ikan mas oleh ikan nila dengan efektif dan efisien dalam KJA ganda. Dengan adanya ikan nila pada keramba lapis luar, maka pengotoran lingkungan akibat sisa pakan ikan mas bisa dikurangi, sehingga kelangsungan budidaya dapat lestari.
PENGARUH PENURUNAN SUHU BERTAHAP TERHADAP AKTTVITAS DAN SINTASAN LOBSTER HITAM (Panulirue penicullatus ) SELAMA TRANSPORTASI SISTEM KERING Th. Dwi Suryaningrum; Eddy Setiabudi; Mei Dwi Erlina
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4598.679 KB) | DOI: 10.15578/jppi.3.2.1997.63-70

Abstract

Perilaku lobster hitam (Panulirua penicullatus) terhadap penurunan suhu dan daya tahannya selama transportasi dalam media kering telah dipelajari. Perilaku lobster diamati pada lobster ukuran besar dan kecil dalam media air yang diturunkan suhunya secara bertahap (0,'C/5 menit).
PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN E PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KEMATANGAN GONAD IKAN BERONANG Siganus canaliculatus Lamidi Lamidi; Asmanelli Asmanelli; Dalviah Dalviah
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4807.143 KB) | DOI: 10.15578/jppi.2.4.1996.56-65

Abstract

Penelitian dilakukan di perairan Selat Dompak Tanjungpinang pada bulan September 1994 sampai dengan Februari 1995, bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan tingkat kematangan gonad ikan beronang.
DINAMIKA POPULASI IKAN NILA (Oreochromis niloticus Linnaeus, 1758) DI DANAU PANIAI, PAPUA Samuel Samuel; Yoga Candra Ditya; Vipen Adiansyah
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 23, No 3 (2017): (September 2017)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.087 KB) | DOI: 10.15578/jppi.23.3.2017.193-203

Abstract

Introduksi ikan nila atau “serapia” (Oreochromis niloticus) di Danau Paniai bertujuan untuk meningkatkan diversitas hasil tangkapan dan mengurangi tekanan eksploitasi terhadap jenis ikan endemik. Pertumbuhan dan produksi ikan nila yang cepat tanpa diiringi upaya pengelolaan akan mengancam keberlanjutan ikan endemik di danau. Upaya pengelolaan sumberdaya ikan di suatu perairan membutuhkan informasi dinamika populasi. Penelitian dinamika dan pengelolaan populasi ikan nila dilakukan pada bulan Februari sampai Oktober 2016. Contoh ikan dikumpulkan dari hasil tangkapan nelayan dengan menggunakan jaring insang dengan berbagai ukuran mata jaring dan dari 4 (empat) enumerator pada tujuh stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan populasi ikan nila di Danau Paniai didominasi ukuran panjang individu antara 15-25 cm sebanyak 67,24%. Pola pertumbuhan ikan jantan dan betina adalah isometrik, panjang maksimum rata-rata (L) adalah 37,28 cm dan koefisien pertumbuhan (K) adalah 0,50 per tahun. Mortalitas alami (M) dan mortalitas penangkapan (F) masing-masing sebesar 0,99 dan 0,54 per tahun. Tingkat eksploitasi (E) diperoleh nilai 0,35 lebih kecil dari nilai optimum (E=0,5). Ukuran rata-rata ikan nila tertangkap (Lc) adalah 20,55 cm lebih besar dari ukuran pertama matang gonad (Lm) sebesar 14,73 cm. Nilai Lc>Lm mengindikasikan sebagian besar populasi ikan nila di Danau Paniai sempat melakukan pemijahan sehingga pemanfaatan lebih atau sama dengan nilai optimum diharapkan dapat meningkatkan pemanfataan ikan nila di Danau Paniai. Introduction of nile tilapia (Oreochromis niloticus) in Lake Paniai known as “serapia” is aimed for improving the diversity of catches and reducing the exploitation pressure on the endemic fish species. The rapid growth, reproduction and production of nile tilapia without its management efforts is a new threat to the sustainability of the existence and utilization of endemic fish species in the lake. Management efforts of fish resources require population dynamics information. Research on the dynamics and management of nile tilapia populations was conducted from February to October 2016. Fish samples were collected from fishermen catches using nets with various mesh sizes and from four enumerators at seven observation stations. The results showed that the population of nile tilapia in Lake Paniai was dominated by individual length between 15-25 cm with frequency of 67,24%. The growth pattern of male and female fish were isometric, the average maximum length (L) was 37.28 cm and the growth coefficient (K) was 0.50 per year. Natural mortality (M) and fishing mortality (F) were 0.99 and 0.54 per year respectively. Exploitation rate (E) of 0.35 was smaller than the optimum value (E=0.5). The average size of nile tilapia captured (Lc) was 20.55 cm larger than the first size of gonad maturity (Lm) of 14.73 cm. The Lc value was higher than that the Lm value(Lc>Lm) indicating that most of nile tilapia population in Lake Paniai has spawned so that increasing the more or equal to the optimum value was expected to improve the of nile tilapia fish in Lake Paniai.
POTENSI SUMBER DAYA PERIKANAN DI DANAU TOBA, SUMATERA UTARA Didik Wahju Hendro Tjahjo; Adriani Sri Nastiti; Kunto Purnomo; Endi Setiadi Kartamihardja; Achmad S. Sarnita
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6021.708 KB) | DOI: 10.15578/jppi.4.1.1998.1-12

Abstract

Perairan Danau Toba memerlukan teknologi pengelolaan sumber daya perikanan yangrasiogal dan berwawasan lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan data potensi perairan dan alternatif pengelolaan sumber daya perikanan di Danau Toba.
PENGOLAHAN TEPUNG IKAN MUTU PANGAN DARI DAGING MERAH IKAN TUNA Nurul Hak; Tazwir Tazwir; Murdinah Murdinah; Muhammad Saleh
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3573.586 KB) | DOI: 10.15578/jppi.7.4.2001.57-61

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan percobaan pengolahan daging merah ikan tuna menjadi tepung ikan mutu pangan.

Page 91 of 108 | Total Record : 1072


Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 1 (2026): (Maret 2026) Vol 31, No 4 (2025): (Desember 2025) Vol 31, No 3 (2025): (September 2025) Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025) Vol 31, No 1 (2025): (Maret 2025) Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024) Vol 30, No 3 (2024): (September) 2024 Vol 30, No 2 (2024): (Juni) 2024 Vol 30, No 1 (2024): (Maret) 2024 Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023 Vol 29, No 3 (2023): (September) 2023 Vol 29, No 1 (2023): (Maret) 2023 Vol 28, No 4 (2022): (Desember) 2022 Vol 28, No 3 (2022): (September) 2022 Vol 28, No 2 (2022): (Juni) 2022 Vol 28, No 1 (2022): (Maret) 2022 Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021 Vol 27, No 3 (2021): (September) 2021 Vol 27, No 2 (2021): (Juni) 2021 Vol 27, No 1 (2021): (Maret) 2021 Vol 26, No 4 (2020): (Desember) 2020 Vol 26, No 3 (2020): (September) 2020 Vol 26, No 2 (2020): (Juni) 2020 Vol 26, No 1 (2020): (Maret) 2020 Vol 25, No 4 (2019): (Desember) 2019 Vol 25, No 3 (2019): (September) 2019 Vol 25, No 2 (2019): (Juni) 2019 Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019 Vol 24, No 4 (2018): (Desember) 2018 Vol 24, No 3 (2018): (September) 2018 Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018) Vol 24, No 1 (2018): (Maret 2018) Vol 23, No 4 (2017): (Desember 2017) Vol 23, No 3 (2017): (September 2017) Vol 23, No 2 (2017): (Juni 2017) Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017) Vol 22, No 4 (2016): (Desember 2016) Vol 22, No 3 (2016): (September) 2016 Vol 22, No 2 (2016): (Juni 2016) Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016) Vol 21, No 4 (2015): (Desember 2015) Vol 21, No 3 (2015): (September 2015) Vol 21, No 2 (2015): (Juni 2015) Vol 21, No 1 (2015): (Maret 2015) Vol 20, No 4 (2014): (Desember 2014) Vol 20, No 3 (2014): (September 2014) Vol 20, No 2 (2014): (Juni 2014) Vol 20, No 1 (2014): (Maret 2014) Vol 19, No 4 (2013): (Desember 2013) Vol 19, No 3 (2013): (September 2013) Vol 19, No 2 (2013): (Juni 2013) Vol 19, No 1 (2013): (Maret 2013) Vol 18, No 4 (2012): (Desember 2012) Vol 18, No 3 (2012): (September 2012) Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012 Vol 18, No 1 (2012): (Maret 2012) Vol 17, No 4 (2011): (Desember 2011) Vol 17, No 3 (2011): (September 2011) Vol 17, No 2 (2011): (Juni 2011) Vol 17, No 1 (2011): (Maret 2011) Vol 16, No 4 (2010): (Desember 2010) Vol 16, No 3 (2010): (September 2010) Vol 16, No 2 (2010): (Juni 2010) Vol 16, No 1 (2010): (Maret 2010) Vol 15, No 4 (2009): (Desember 2009) Vol 15, No 3 (2009): (September 2009) Vol 15, No 2 (2009): (Juni 2009) Vol 15, No 1 (2009): (Maret 2009) Vol 14, No 4 (2008): (Desember 2008) Vol 14, No 3 (2008): (September 2008) Vol 14, No 2 (2008): (Juni 2008) Vol 14, No 1 (2008): (Maret 2008) Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007) Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007) Vol 13, No 1 (2007): (April 2007) Vol 12, No 3 (2006): (Desember 2006) Vol 12, No 2 (2006): (Agustus 2006) Vol 12, No 1 (2006): (April 2006) Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005) Vol 11, No 8 (2005): (Vol. 11 No. 8 2005) Vol 11, No 7 (2005): (Vol. 11 No. 7 2005) Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005) Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005) Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005) Vol 11, No 3 (2005): (Vol. 11 No. 3 2005) Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005) Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005) Vol 10, No 7 (2004): (Vol. 10 No. 7 2004) Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004) Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004) Vol 10, No 4 (2004): (Vol. 10 No. 4 2004) Vol 10, No 3 (2004): (Vol. 10 No. 3 2004) Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004) Vol 10, No 1 (2004): (Vol. 10 No. 1 2004) Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003) Vol 9, No 6 (2003): (Vol.9 No.6 2003) Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003) Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003) Vol 9, No 3 (2003): (Vol.9 No.3 2003) Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003) Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003) Vol 8, No 7 (2002): (Vol.8 No.7 2002) Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002) Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002) Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002) Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002) Vol 8, No 2 (2002): (Vol. 8 No. 2 2002) Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002) Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001) Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001) Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000) Vol 6, No 2 (2000): (Vol.6 No.2 2000) Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000) Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999) Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999) Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998) Vol 4, No 3 (1998): (Vol.4 No.3 1998) Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998) Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998) Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997) Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997) Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997) Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997) Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996) Vol 2, No 3 (1996): (Vol.2 No.3 1996) Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996) Vol 2, No 1 (1996): (Vol.2 No.1 1996) Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995) Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995) Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995) Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995) More Issue