cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
KREATIVITAS SEBAGAI PEMICU INOVASI KASUS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Endry Boeriswati; ARJ Sengkey; Fathiaty Murtadho; Asep Supriyatna; Reni Nur Eryani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan memahami kontribusi kreativitas dalam inovasi. Inovasi yang menjadi fokus masalah adalah inovasi sebagai proses yang berasal dari kemampuan berpikir kreatif. Inovasi sebagai keterampilan lunak diintergrasikan dalam kemapuan pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskrptif kualitatif. Responden penelitian adalah 33 orang siswa kelas 11 dari SMA di Sumatera Utara, Lampung Jakarta, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimatan Barat. Hasil penelitian menyatakan bahwa siswa kelas 11sebagai berikut (a) belum mampu menyusun identifikasi masalah secara lancar dan lentur, (b) telah mampu menyusun pembatasan masalah secara lentur. (c) belum mampu menganalisis masalah dengan sudut pandang yang berbeda. (d) evaluasi dari alternantif solusi dalam pemecahan masalah sangat normatif belum ada keunikan dan gagasan baru, (e) perencanaan aksi telah dilakukan digagas secara original dan telah dielaborasi dengan baik, (f) pelaksanaan aksi dapat diungkapan dengan lancar, lentur dan original, (g) tindak lanjut dari solusi belum dapat diungkapkan secara lancar, lentur, dan original. Kata kunci: Kreativitas, Inovasi, Pemecahan Masalah Abstract This study aims to include the contribution of creativity in innovation. Innovation that is the focus of the problem is innovation as a process that comes from the ability to think creatively. Innovation as a software skill is integrated into problem solving abilities. The research method used is descriptive qualitative. Research respondents were 33 grade 11 students from high school in North Sumatra, Lampung, Jakarta, Yogyakarta, West Nusa Tenggara, and West Kalimantan. The results of the study stated that the 11th grade students as follows (a) have not been able to arrange problems smoothly and flexibly, (b) have been able to arrange problems flexibly. (c) have not been able to analyze the problem from a different point of view. (d) evaluation of alternative solutions in problem solving is very normative with uniqueness and new ideas, (e) action planning has been carried out originally initiated and has been well elaborated, (f) action implementation is expressed smoothly, flexible and original, (g) The follow-up to the solution has not been smooth, flexible, and original.Keywords: Creativity, Innovation, Problem Solving
MANAJEMEN PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA ONLINE PADA MASA NEW NORMAL Shanti, Wahida; Kristiawan, Muhammad; Wardiah, Dessy
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemenipembelajaran melaluiimedia onlineipada masainewinormal tujuannya mengetahui Perencanaan, Pelaksanaan, serta evaluasi pembelaaran melalui media online pada masa new normal, evaluasi online pada masa new normal baik parsial dan simultan.  Data  pembelajaranionlineiadanya pengaturaniyang diberikaniarahan dariisekolah,iguru, siswa,  pegawaiidan orangitua siswa.idiberikan pengarahanidalam pembelajaranisecara onlineidengan diberikanijadwalipembelajaran denganiarahan materiiatau temaiyang berbedaisehingga menarik siswaidalam pembelajaranisecara onlineiyang diaturioleh pihakisekolahidengan keadaaniyangibaik. Dari hasil penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran melalui media online pada masa new normal, atauicaranya, sertaimateri atauijadwalnya daniperangkatipembelajaran, saranaidan prasaranaiserta peraniorang tuaidalam pembelajaran menggunakan media online diperlukanisekali dalamibimbingan, arahan, semangatidalam bidangimateri. Penelitian ini  berkontribusi kepada guru, siswa. secara online pada masa new normal melalui media online, penelitian ini belum pernah ditemukan sebelumnya oleh peneliti, dalam penelitian in terletak pada nuansa, operasional dan peraturan sesuai dengan protocol Kesehatan dan aturan sekolah. jikaisecaraionline dirumahitetap menjagaikesehatan danijika disekolahirapid tesidanimenggunnakan masker, handisanitizer, faceishield. Kata kunci: Manajemen Pembelajaran, media online, new normal Abstract Learningimanagement throughionline mediaiin theinew normalimsa, fromithe teacherientering andiin onlineilearning withithe arrangementithat isigiven directionifrom theischool, iteachers, istudents, employeesiand parentsiof studentsiareigivenidirection inionline learningiby beingigiven ailearning scheduleiwith materialidirections orithemes. differentiso thatiit attractsistudents inionline learningiarranged byithe schooliinigood conditions. Withilearningimedia. Theimethod orimethod, asiwell asithe materialior scheduleiand learningitools, facilitiesiand infrastructureias wellias theirole ofiparentsiin onlineilearning areivery muchineeded iniguidance, idirection, enthusiasmiin theifieldiof religiousior generalimaterial iniimproving grossiand fineimotor skillsiof studentsiand studentsiof KindergarteniIT BinaiIlmi LemabangiPalembang isiin accordanceiwithihealth regulationsifrom theigovernment, ifiyou areionline atihome youican stillimaintainiyour healthiand ifiyou areiat schooliyou willihave airapid testiand useimasks, handisanitizers, faceishields. The Research Off Tesis TK IT Bina Ilmi is a new offLemabang Palembang. Keywords: iManagementiLearning, onlineimedia, newinormal
LINGKUNGAN MERDEKA BELAJAR BERBASIS PMRI DI ERA DISRUPTIF Ety Septiati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Adanya kebutuhan akan sistem pendidikan di era disruptif telah melahirkan ide tentang  “Pendidikan Merdeka Belajar”. Melalui program ini diharapkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran akan semakin meningkat. Proses pembelajaran merupakan interaksi siswa dengan lingkungannya. Lingkungan belajar yang ditata berdasarkan kebutuhan akan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. PMRI hadir sebagai salah satu pendekatan dalam pembelajaran matematika yang telah dan masih terus dikembangkan hingga saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah model lingkungan belajar  matematika yang menggunakan pendekatan PMRI di era merdeka belajar. Metode yang digunakan adalah literatur review. Sumber data adalah  hasil-hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah, proceeding seminar dan buku teks, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menampilkan model lingkungan merdeka belajar berbasis PMRI sebagai interaksi antara 3 faktor, yakni ruang fisik yang beragam, konteks untuk apa yang dipelajari siswa dan budaya tentang apa serta bagaimana siswa belajar dimana karakteristik PMRI dan prinsip merdeka belajar menjadi acuan. Perlu dilakukan uji  coba lapangan terhadap model agar dapat dikategorikan valid dan siap digunakan. Kata kunci: lingkungan belajar, merdeka belajar, PMRI. Abstract The need for an education system in a disruptive era has given birth to the idea of "Free Education for Learning". Through this program, it is hoped that student involvement in learning will increase. The learning process is the interaction of students with their environment. A learning environment that is organized based on needs will be able to improve student achievement. PMRI is present as an approach in learning mathematics that has been and is still being developed today. The purpose of this study was to find out how the model of the mathematics learning environment using the PMRI approach in the era of independent learning was used. The method used is a literature review. Sources of data are research results that have been published in scientific journals, seminar proceedings and book texts, then analyzed using content analysis techniques. The results show the PMRI-based independent learning environment model as an interaction between 3 factors, namely various physical spaces, the context for what is being studied and what culture and how students learn where PMRI characteristics and learning principles become motivation. It is necessary to conduct field trials on the model so that it can be categorized as valid and ready to be used. Keywords: learning environment, independent learning, PMRI.
QUIZIZZ AS AN ALTERNATIVE GAME FOR TEACHING NARRATIVE TEXTS ON THE TENTH GRADE STUDENTS OF MAN 2 PALEMBANG Marleni Marleni; Vira Zalika
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuanidari penelitiandini untuk mengetahuiz“Apakah ada perbedaan yang signifikan dalam pembelajaran teks naratif terhadap siswa kelas X MAN 2 Palembang antara yang diajar dengan menggunakan Quizizz dan yang tidak menggunakan Quizizz?”. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu. Sampelipada penelitian ini 62 siswa yang diambil dengan menggunakan cluster random sampling. Dataidianalisis dengan menggunakan uji-t. Nilai siswa pada post-test kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada nilaiosiswa pada post-test kelompok kontrol. Artinya t yang diperoleh lebih besar dari t tabel 1,670. Maka, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dapat disimpulkan bahwa, ada perbedaan yang signifikan dalam pembelajaran teksinaratifipada siswa kelas X MAN 2 Palembang antara yang diajar dengan menggunakan Quizizz dan tidak menggunakan Quizizz.. Kata kunci: Quizizz, game alternatif, Mengajar, Membaca, Teks Naratif Abstract The main problem of this study was “Is there any significant difference in learning narrative texts to the tenth grade students of MAN 2 Palembang between those who are taught by using Quizizz and those who are not?”. This study appliedia Quasi-experimental design. Theisample of this study was 62 students taken by using cluster random sampling. The data was analyzed by using t-test. The students’ scores in post-test of experimentalogroup were significantly higher than the students’ scores in post-test of control group. It means that t-obtained was higher than t-table 1.670 as critical value. Consequently, the alternative hypothesis (Ha) was accepted and null hypothesis (Ho) was rejected. It could be concluded that, there is any significant difference inilearning narrative texts toithe tenth grade students of MAN 2 Palembang between those who are taught by using Quizizz as an alternative game and those who are not. Keywords: Quizizz, Alternative game, Teaching, Reading, Narrative Texts
PEMANFAATAN GOOGLE WORKSPACE FOR EDUCATION PADA PEMBELAJARAN DARING Betty Marlina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan yaitu mendeskripsikan pemanfaatan dari Google Workspace For Education yang digunakan untuk pembelajaran daring.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data yaitu melalui wawancara model semi terstruktur dengan bantuaan aplikasi google meet kepada responden yaitu tenaga pengajar di Sumatera Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Google Workspace For Education telah digunakan oleh guru-guru di Sumatera Selatan dengan baik untuk proses pembelajaran daring yaitu seperti aplikasi Google Classroom, Google Form, Google Sheet, Google Meet, Google Docs, Google Calendars, Google Drive, Jamboard, Google Slides dan Google Photos. Kata kunci: Pembelajaran Daring, Google Workspace For Education Abstract The purpose of this study is to describe the Google Workspace For Education used for learning courage. The research method is qualitative method. Data collection techniques through semi-structured interviews with the help of the Google Meet application for teachers in South Sumatera. The results of this research is indicate that the teacher in South Sumatera use GWFE for challenging learning processes such as Google Classroom applications, Google Forms, Google Sheets, Google Meet, Google Docs, Google Calendars, Google Drive, Jamboard , Google Slides and Google Photos Keywords: Online Learning, Google Workspace For Education
PENDIDIKAN BERBASIS KONSEPSI KEBERBAKATAN Darwin Effendi; Achmad Wahidy
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan anak berbakat merupakan bagian integrasi pendidikan pada umumnya, dengan kekhususan memberi kesempatan maksimal bagi anak berbakat untuk berfungsi sesuai dengan potensinya, dengan harapan bahwa pada suatu saat anak juga akan memberi sumbangan yang maksimal bagi  peningkatan kehidupan sesuai dengan aktualisasi potensinya itu. Pendidikan anak berbakat bertujuan agar (1) anak menguasai sistem konseptual dalam berbagai mata pelajaran, (2) anak mampu mengembangkan keterampiloan dan strategi yang memungkinkan mereka menjadi lebih mandiri, kreatif, dan memenuhi kebutuhannya sendiri, dan (3) anak harus mengembangkan suatu kesenangan dan gairah belajar yang akan membawa mereka kepada kerja keras. Anak berbakat pun memerlukan program yang dapat mengembangkan bakat dan potensinya.  Kata kunci: Pendidikan, Konsep, Keberbakatan AbstractThe education of gifted children is part of the integration of education in general, with the specificity of providing maximum opportunities for gifted children to function according to their potential, with the hope that one day the child will also make a maximum contribution to the improvement of life in accordance with the actualization of his potential. Education for gifted children aims to (1) children master conceptual systems in various subjects, (2) children are able to develop skills and strategies that enable them to be more independent, creative, and fulfill their own needs, and (3) children must develop a fun and passion for learning that will lead them to work hard. Gifted children also need programs that can develop their talents and potential.Keywords: Education, Concept, Gifted
PROFESIONALISME GURUiDALAMiMENINGKATKANiMUTU PENDIDIKANiPADA MASAiPANDEMIiCOVID-19 Anita Komalasari; Yessi Fitriani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak“Profesionalisme” dan “guru”memiliki suatu makna bahwa profesionalisme guru merupakan kemampuan yang dimiliki oleh guru sebagai tenaga kependidikkan yang memiliki suatu peranan penting untuk melakukanitugas pokoknyaisebagai tenagaipendidik danipengajar yang menjalankan pekerjaannya dengan penuh tanggungjawab diantaranya meliputi; kemampuan dalamimerencanakan, melakukan, idan melaksanakanievaluasiipembelajaran. Metodeipenelitian yangidigunakan adalah kajian pustakaidan wawancaraikepada salahisatu guruiatau tenaga pendidik di sebuah sekolah melalui via media sosial pada kegiatan prosesibelajar mengajariselama masaipandemiicovid-19 ini, ada hambatan dan sebagainya yang dihadapi oleh guru atau tenaga pendidik untuk menjadi pendidik yang profesional. Pada masa wabah pandemiicovid-19 iniidapat  melumpuhkan duniaipendidikan dalam proses kegiatanibelajarimengajar (KBM). Meskipun demikian proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan walaupun tidak seindah tatap muka, belajar dilakukan dengan menggunakan dalam jaringan (daring) yang menuntut guru sebagai tenaga pendidik untuk dapat menguasai bidang ilmu pengetahuan teknologi (IT) agar keprofesioanalisme berjalan dan bertanggungjawab yakni dengan menggunakan berbagai aplikasi media sosial melalui gawai whaatshaff, telegram, E-Learning, qualitiva, classrooom, ruang guru, mesengger,zoom,google meet,fb, dan sebagainya. Hal ini menuntut guru atau tenaga pendidik dapat profesional juga dalamimenggunakan mediaisosial. Pembelajaranipada masaipandemiicovid-19 ini sejak lebih kurang 2 tahun terakhir ini baik dari tingkatan PAUD,TK, SD, SMA/MA/SMK, maupun Perguruan Tinggi (PT) dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman pembelajaran Daring Online atau PembelajaraniJarakiJauh (PJJ). kata kunci: Profesionalisme,guru, mutu, pandemi,covid-19 Abstract The ”profesionalisme” and “teacher” have a meaning that teacher professionalism is an ability possessed by teachers as educators who have an important role to carry out their main duties as educators and teachers who carry out their work with full responsibility including the ability to plan, carry out, and implement learning evaluation. Theiresearch methodiused is a literature review andiinterviews withioneiof theiteachers or educators in a school via social media. And initeaching andilearning activitiesiduringithe covid-19ipandemicivirus, there areiobstacles and so on that are faced by the teacher or educators to become professional educators. During in theicovid-19 pandemic, it paralyzed theiworld ofieducationiin theiprocess ofiteaching andilearningiactivities. However, theiprocess of teaching andilearning activities about walking, although don,t as beautiful as face to face, the learning a carried out using a network that requires teachers as educators to beiable masterithe field ofiscience anditechnology (IT) so professionalism can run and be responsible, namely by using various social media applications through devices. whaatshaff, telegram, elearning, qualitiva, classrooom, teacher room, messenger, zoom, google meet, fb, and so on. This requires teachers or educators to be professional also in using social media. iLearning duringitheicovid-19 pandemic since the last 2 years, both from PAUD, TK, SD, SMA/MA/SMK, and Higher Education (PT) levels areirequired toibe ableito follow theidevelopments ofithe era of Online Online learning or Distance Learning (PJJ).Keywords : ”profesionalism” and “teacher” quantity,pandemic,covid- Abstract The ”profesionalisme” and “teacher” have a meaning that teacher professionalism is an ability possessed by teachers as educators who have an important role to carry out their main duties as educators and teachers who carry out their work with full responsibility including the ability to plan, carry out, and implement learning evaluation. Theiresearch methodiused is a literature review andiinterviews withioneiof theiteachers or educators in a school via social media. And initeaching andilearning activitiesiduringithe covid-19ipandemicivirus, there areiobstacles and so on that are faced by the teacher or educators to become professional educators. During in theicovid-19 pandemic, it paralyzed theiworld ofieducationiin theiprocess ofiteaching andilearningiactivities. However, theiprocess of teaching andilearning activities about walking, although don,t as beautiful as face toface, the learning a carried out using a network that requires teachers as educators to beiable masterithe field ofiscience anditechnology (IT) so professionalism can run and be responsible, namely by using various social media applications through devices. whaatshaff, telegram, elearning, qualitiva, classrooom, teacher room, messenger, zoom, google meet, fb, and so on. This requires teachers or educators to be professional also in using social media. iLearning duringitheicovid-19 pandemic since the last 2 years, both from PAUD, TK, SD, SMA/MA/SMK, and Higher Education (PT) levels areirequired toibe ableito follow theidevelopments ofithe era of Online Online learning or Distance Learning (PJJ).
IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Hetilaniar Hetilaniar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi literasi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah pertama, menyiapkan bahan bacaan yang berkaitan tentang literasi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. Kedua, memberikan informasi dan melaksanakan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. Ketiga, melatih literasi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan teknologi seperti gawai. Keempat, menulis ulang bacaan yang ada dalam cerita rakyat berbasis kearifan lokal. Kelima, membacakan hasil tulisan berupa cerita rakyat tersebut kepada khalayak yang berbasis kearifan lokal. Hasil dari penelitian ini diperoleh data tentang mengakses, menganalisis, mengevaluasi, menciptakan, merefleksi dan bertindak dalam penggunaan teknologi serta manfaat teknologi untuk meningkatkan minat siswa dalam literasi digital pembelajaran bahasa Indonesia pada materi cerita rakyat yang berbasis kearifan lokal. Kata Kunci: Literasi Digital, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Kearifan Lokal Abstract This study aims to identify and describe the implementation of digital literacy in Indonesian language learning based on local wisdom. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The analysis technique in this study is first, to prepare reading materials related to digital literacy in Indonesian language learning based on local wisdom. Second, providing information and implementing Indonesian language learning based on local wisdom. Third, to train digital literacy in learning Indonesian by using technology such as gadgets. Fourth, rewrite the readings in folklore based on local wisdom. Fifth, read the results of the writing in the form of folklore to the audience based on local wisdom. The results of this study obtained data on accessing, analyzing, evaluating, creating, reflecting and acting on the use of technology and the benefits of technology to increase student interest in digital literacy learning Indonesian language on folklore materials based on local wisdom. Keywords: Digital Literacy, Indonesian Language Learning, Local Wisdom
IMPLEMETASI E- LEARNING BERBASIS KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN RESEARCH ON LANGUAGE TEACHING Tahrun Tahrun
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran daring (e-learning) telah dipandang  sebagai solusi  terbaik untuk menggantikan pembelajaran konvensional  selama masa pandemi covid-19. Akan tetapi, e-learning perlu  diintegrasikan dengan aspek pedagogi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk  menemukan  bagaimana keaktifan dan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran Research on Language Teaching ( RoLT) melalui penerapan e-learning berbasis konstruktivisme. Sampel penelitian berjumlah 39  mahasiswa yang diambil secara conviniece sampling. Metode eksperimen dengan rancangan One-Short Case Study digunakan. Data dikumpulkan melalui penilaian proses dan hasil dalam bentuk pengamatan, refleksi, tugas dan tes akhir. Data dianalisis berdasarkan statistik deskriptif. Hasil penilitian menunjukan bahwa mahasiswa sangat aktif dalam pembelajaran yang dibukktikan oleh rerata skor pengamatan yang mencapai 86, 23. Rata-rata hasil belajar mencapai 76, 18 dalaml refleksi;  86, 18 dalam penyelesaian tugas dan 78, 05 dalam tes akhir. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan  e-learning berbasis konstruktivisme mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam belajar dan dapat menghasilkan hasil belajar yang baik. Disarankan para dosen untuk menerepakan pemmbelajaran daring berbasis konstruktivisme dalam  melaksanakan aktivitas pembelajarannya. Kata kunci: pembelajaran, e-learning, konstruktivisme, dan hasil belajar Abstract E-learning has been considered as the best solution to replace conventional instruction during the COVID-19 pandemic. However, it needs to be integrated with the right pedagogical aspects. This study aimed to find out how active students are and their learning achievement in Research on Language Teaching (RoLT) learning through the application of constructivism-based e-learning. The research sample amounted to 39 students who were taken by convenience sampling. An experimental method with a One-shot case study was used. Data were collected through process and product assessment in the forms of observation, tasks, reflections, and test. Descriptive statistics was performed to analyze the data. Results showed that the students were very active in learning process as evidenced by the average score of observation which reached 86. 23.The average scores of learning achievement reached 76.18 in the reflection; 86.18 in the task completion, and 78.05 in the test. These findings indicate that the application of constructivism-based e-learning promotes students to participate actively in learning and is able to produce good learning achievement. It is recommended that the lecturers implement constructivism-based e-learning for their teaching-learning activities.   Keywords: learning, e-learning, constructivism, learning achievement
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK DI MA DARUL JANNAH Rosalina, Rosalina; Fitria, Happy
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan diselenggarakannya penelitian ini adalah untuk memberikan deskripsi secara utuh mengenai implementasi supervisi akademik di Madrasah Aliyah Darul Jannah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun hasil yang dicapai dari penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa implementasi supervisi akademik telah dilaksanakan dengan baik di Madrasah Aliyah Darul Jannah Kabupaten Ogan Komering Ilir, dibuktikan dengan tahapan atau prosedur yang dilakukan secara terstruktur atau sistematis. Supervisi akademik terlebih dahulu dijadwalkan, selanjutnya disusun perencanaan yang baik terkait dengan hal-hal yang diperlukan dalam melaksanakan supervisi, kemudian pelaksanaan supervisi akademik dengan melibatkan setiap elemen yang ada, hingga akhirnya disusun laporan atas pelaksanaan supervisi dan terdapat rekomendasi perbaikan untuk ditindaklanjuti.Kata kunci: Supervisi, Akademik, Darul Jannah Abstract The purpose of this research is to provide a complete description of the implementation of academic supervision at Madrasah Aliyah Darul Jannah, Ogan Komering Ilir Regency. The method used is descriptive qualitative. The results obtained from the research conducted stated that the implementation of academic supervision had been carried out well in Madrasah Aliyah Darul Jannah, Ogan Komering Ilir Regency, as evidenced by the stages or procedures carried out in a structured or systematic manner. Academic supervision is scheduled first, then a good plan is drawn up related to the things needed in carrying out supervision, then the implementation of academic supervision by involving every existing element, until finally a report on the implementation of supervision is prepared and there are recommendations for improvement to be followed up. Keywords: Supervision, academic, Darul JannahÂ