cover
Contact Name
Ali Syahbana
Contact Email
syahbanaumb@yahoo.com
Phone
+6281373340681
Journal Mail Official
jurnalindiktika.pgri@gmail.com
Editorial Address
Mathematics Education Department, Universitas PGRI Palembang Jl. Ahmad Yani Lrg. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang, Indonesia 30251
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
ISSN : 26552752     EISSN : 26552345     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/indiktika
Core Subject : Education,
Indikta Journal publish scientific articles in the field of mathematics education. Papers accepted can be a disseminate research result, theoretical studies, and mathematics learning. The article submitted has not been approved and has not been accepted for publication in another journal.
Articles 215 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMPN 48 PALEMBANG Ana Sundari; Lusiana Lusiana; marhamah marhamah
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.109 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v1i2.3105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model giving question and getting answer pada siswa SMP Negeri 48 Palembang yang ditinjau dari tiga aspek yaitu : aktivitas siswa selama pembelajaran, sikap siswa pada pembelajaran, dan ketuntasan belajar siswa setelah diterapkan model giving question and getting answer. Penelitian ini merupakan penelitian terapan (applied research) dengan menggunakan desain Pre-Experimental yaitu One-Shot Case Study. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.5 di SMP Negeri 48 Palembang tahun ajaran 2018/2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi, lembar tes uraian, yaitu tes hasil belajar siswa, dan lembar angket sikap siswa terhadap model pembelajaran giving question and getting answer. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa keefektifan penerapan model giving question and getting answer pada pembelajaran matematika siswa SMP Negeri 48 Palembang yang ditinjau dari tiga aspek aktivitas siswa, sikap siswa, serta ketuntasan belajar siswa diperoleh KPM (Keefektifan Penggunaan Model) adalah 80% dengan kategori “efektif”.Kata kunci : giving question and getting answer, keefektifan, pembelajaran matematikaThis study aims to determine the effectiveness of applying the giving question and getting answer model to students of SMP Negeri 48 Palembang in terms of three aspects, namely: student activity during learning, student attitudes to learning, and student learning completeness after applying the model giving question and getting answer. This research is applied research using Pre-Experimental design, One-Shot Case Study. The subjects in this study were students of class VII.5 in SMP Negeri 48 Palembang academic year 2018/2019. The instruments used in this study were observation sheets, description test sheets, namely student learning outcomes tests, and questionnaire sheets on students' attitudes towards the learning model giving questions and getting answers. Based on the results of the research and discussion, it was concluded that the effectiveness of applying the giving question and getting answer model to the mathematics learning of students of SMP Negeri 48 Palembang in terms of three aspects of student activity, student attitudes, and student mastery was obtained by KPM (Effectiveness of Model Use) was 80% in the category of "effective".Keywords : giving questions and getting answer, effectiveness, learning mathematics
KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN SELF EFFICACY SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE Shita Septiyani; Jumroh Jumroh; Anggria Septiani Mulbasari
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.651 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v1i1.2239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap kemampuan komunikasi matematis maupun self efficacy siswa SMP Negeri 41 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan perlakuan Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMP Negeri 41 Palembang. Dengan teknik cluster sampling diperoleh kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS), sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji t, dengan terlebih dahulu menguji normalitas dan homogenitas. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap self efficacy siswa SMP Negeri 41 Palembang.Kata kunci : pembelajaran kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), kemampuan komunikasi matematis, Self Efficacy.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD Ahmad Na'im; Wuli Oktiningrum
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.447 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v2i1.3224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah 20 siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran NHT dan 20 siswa kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengambilan data penelitian menggunakan 5 soal uraian, angket,dan dokumentasi. Hasil uji Independent Sample t Test menunjukkan bahwa nilai thitung adalah 3,593. Sedangkan ttabel(α=0,05, N=40) adalah 2,021. Hal ini menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari tabel. Jadi disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Pengaruh tersebut terlihat pada selisih nilai rata-rata kedua kelas, dimana kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 53,6 sedangkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 63,8. Hasil angket juga menunjukkan bahwa siswa setuju terhadap penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) di kelas mereka.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS V SDN PENGAWU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA OPERASI HITUNG PECAHAN Indah Suciati
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.919 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v1i2.3033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi operasi hitung pecahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan campuran (mixed methods). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Pengawu dengan jumlah subjek penelitian sebesar 35 siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa yaitu Process Skills Errors sebesar 40,25%. Selanjutnya diikuti oleh Tranformasion Errors sebesar 26,97%, Comprehension Errors sebesar 19,09%, Encoding Errors sebesar 5,39%, dan Reading Errors sebesar 4,56%, serta Careless dilakukan sebesar 3,73%. untuk operasi penjumlahan pecahan, kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah Process Skills Errors sebesar 49,23%. Untuk operasi pengurangan pecahan, kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah Tranformation Errors sebesar 52,31%. Operasi perkalian pecahan, kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah Tranformation Errors sebesar 27,69%. Dan untuk operasi pembagian pecahan, kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah Process Skills Errors sebesar 40,00%. Kata kunci :  analisis kesalahan, Newman, operasi hitung pecahanThis study aims to describe and analyze students' errors in solving problems in fractional counting operations. The type of research used is explorative descriptive research with mixed methods. The population of this study was the fifth grade students of Pengawu Elementary School with the number of research subjects amounting to 35 students. The results showed that the most mistakes made by students were Process Skills Errors of 40.25%. Then followed by Tranformasion Errors by 26.97%, Comprehension Errors by 19.09%, Encoding Errors by 5.39%, and Reading Errors by 4.56%, and Careless by 3.73%. for fractional addition operations, the most common error was Process Skills Errors of 49.23%. For fractional reduction operations, the most common error is Tranformation Errors of 52.31%. Fractional multiplication operations, the most common error is Tranformation Errors of 27.69%. And for fraction sharing operations, the most common mistake is Process Skills Errors of 40.00%. Keywords:  analysis of errors, Newman, fractional counting operations. 
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PEER LESSON DI SMAN 5 BANDAR LAMPUNG Maria Edistianda Eka Saputri
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v1i1.2224

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran Peer Lesson dan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa ditinjau secara keseluruhan maupun kemampuan awal matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen dan populasinya adalah siswa kelas XI IPA SMAN 5 Kota Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan dua kelas yaitu XI IPA 1 dan XI IPA 5 sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji perbedaan rataan yaitu uji-t dan Mann-Whitney serta uji anova dua jalur dengan bantuan program SPSS 17 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran Peer Lesson lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa bila ditinjau secara keseluruhan dan kemampuan awal matematis siswa (sedang dan rendah), tetapi tidak berbeda untuk siswa dengan kemampuan awal matematis tinggi. Kata kunci : kemampuan pemecahan masalah matematis, pembelajaran Peer  Lesson 
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Irma D Wijayanti; Rachmaniah M Hariastuti; Feby I Yusuf
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.544 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v2i1.3429

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, kinestetik pada materi aturan sinus dan cosinus. Penentuan responden dilakukan dengan metode purposive sampling dan snowball sampling. Dari setiap gaya belajar tersebut ditentukan masing-masing 3 subyek yang komunikatif untuk dilakukan wawancara sebagai proses triangulasi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan : (1) siswa dengan gaya belajar visual dapat secara singkat menghubungkan benda nyata dan gambar ke dalam ide matematika, serta melakukan penarikan kesimpulan dari pernyataan matematika; (2) siswa dengan gaya belajar auditorial dapat mengubah kalimat menjadi ide matematika, menjelaskan ide-ide matematika (rumus), mengubah gambar peristiwa sehari-hari ke dalam simbol matematika, menjelaskan proses penyelesaian soal, serta dapat melakukan penarikan kesimpulan; (3) siswa dengan gaya belajar kinestetik dapat mengubah kalimat menjadi ide matematika, menjelaskan ide matematika dalam bentuk gambar dan rumus, serta mengubah gambar peristiwa sehari-hari ke dalam simbol matematika.Kata kunci : komunikasi matematis, gaya belajar ABSTRACTThis study uses qualitative methods that aim to determine students' mathematical communication skills in terms of visual, auditory, kinesthetic learning styles on the material sine and cosine rules. Determination of respondents is done by purposive sampling and snowball sampling methods. Each of these learning styles is determined by each of 3 communicative subjects for interviews as a triangulation process. Data collection is done by the method of tests and interviews. Data were analyzed qualitatively. The results showed: (1) students with visual learning styles can briefly connect real objects and images into mathematical ideas, as well as draw conclusions from mathematical statements; (2) students with an auditory learning style can convert sentences into mathematical ideas, explain mathematical ideas (formulas), change images of everyday events into mathematical symbols, explain the process of problem solving, and can make conclusions; (3) students with kinesthetic learning styles can convert sentences into mathematical ideas, explain mathematical ideas in the form of pictures and formulas, and transform images of everyday events into mathematical symbols.Keywords : mathematical communication, learning style
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN REACT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA SMP Julita Mawarni; Ali Syahbana; Ety Septiati
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.629 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v1i2.3190

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh strategi pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa secara keseluruhan, (2) Mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh strategi pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari kemampuan awal siswa menurut masing-masing level, dan (3) Mengetahui ada atau tidak adanya interaksi antara pembelajaran REACT dengan kemampuan awal (tinggi, sedang, rendah) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Sanudin Pangkalan Balai. Metode yang digunakan metode eksperimen kategori Posttest-Only Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan VIII.1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, data dianalisis dengan menggunakan independen Anova dua jalur pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ada pengaruh strategi pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa secara keseluruhan, (2) Ada pengaruh strategi pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari kemampuan awal siswa menurut masing-masing level, dan (3) Tidak ada interaksi antara pembelajaran REACT dengan kemampuan awal (tinggi, sedang, rendah) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII tahun pelajaran 2017/2018 di SMP Sanudin Pangkalan Balai.Kata kunci : berpikir kritis, strategi REACT, kemampuan awal ABSTRACTThe purpose of this research is (1) to know whether or not there is influence of learning strategy of Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) to students' critical thinking ability as a whole, (2) Knowing there is or no influence of Relating learning strategy, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) to critical thinking ability in terms of students' initial ability according to each level and (3) Knowing there is or is no interaction between learning Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) with early (high, medium, low) abilities of students' critical thinking skills at Sanudin Pangkalan Balai Junior High School. The method used the Posttest-Only Control Group Design category experimental method. This research was conducted on students of class VIII.2 as experimental class and VIII.1 as control class. Technique of collecting data using test technique, the data were analyzed by using independent two-channel Anova at 5% significant level. The results of this research show (1) There is influence of learning strategy of Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) to the critical thinking ability of students as a whole, (2) There is influence of learning strategy of Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) (3) There is no interaction between learning Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) with the initial ability (high, medium, low) to students' critical thinking skills class VIII academic year 2016/2017 at SMP Sanudin Pangkalan Balai.Keywords: critical thinking, REACT strategy, initial ability
DIAGNOSIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SUDUT DAN REMEDIASINYA DENGAN PEMBELAJARAN BERBANTUAN GEOGEBRA Mahyudi Mahyudi; Harfis Mefita Sari
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v1i1.2240

Abstract

Untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan siswa maka dilaksanakan pembelajaran remedial yang bertujuan meminimalisir kesalahan siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Pemanfaatan teknologi komputer sangat membantu dalam mengatasi kesalahan. Salah satu software komputer yang dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika adalah program GeoGebra. Program GeoGebra bertujuan sebagai media pembelajaran yang memberikan pengalaman visual pada siswa, diharapkan dapat membantu siswa dalam memperbaiki kesalahannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif dan kuantitatif. Data dalam penelitian ini adalah data kesalahan siswa, data penyebab kesalahan siswa dan data hasil pembelajaran remedial. Data kesalahan diperoleh dari hasil tes dan wawancara. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP N 2 Curup Tengah. Tehnik pengumpulan data penelitian ini adalah tes dan wawancara. Tehnik Analisis data dilakukan dengan triangulasi data yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh hasil yang valid. Hasil penelitian menunjukkan banyaknya kesalahan yang dilakukan siswa dari hasil tes dan wawancara bahwa kurangnya pemahaman siswa dalam menguasai materi dan siswa tidak teliti dalam mengerjakan soal. Dengan adanya pembelajaran remedial dengan menggunakan GeoGebra cukup membantu siswa dalam memperbaiki kesalahannya. Selain itu pembelajaran remedial menggunakan GeoGebra cukup membantu daya visual siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : diagnosis kesalahan, remediasi, GeoGebra
ANALISIS LEARNING OBSTACLE MATERI SEGITIGA PADA SISWA SMP KELAS VII Permata Wulan Sari; Nyiayu Fahriza Fuadiah; Jayanti Jayanti
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.687 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v2i1.3394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui learning obstacle yang terkait dengan materi luas segitiga dan faktor-faktor penyebabnya. Partisipan pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 31 Palembang dan guru mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan  observasi, wawancara, dokumentasi, rekaman video pembelajaran, dan tes tertulis. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui learning obstacle kemudian dibuat antisipasi didaktis untuk learning obstacle yang teridentifikasi. Hasil penelitian ini adalah siswa mengalami hambatan epistemologis yaitu pengetahuan siswa yang memiliki konteks terbatas. Hambatan yang dialami siswa adalah learning obstacle pada konsep satuan luas, jenis-jenis segitiga, dan konsep segitiga.Kata kunci :  learning obstacle, segitiga ABSTRACTThis study aims to determine the learning obstacle associated with the area of the triangle and the factors causing it. Participants in this study were grade VII students of SMPN 31 Palembang and mathematics teachers. This study uses a qualitative method. Data collection techniques in this study used observation, interviews, documentation, video learning, and written tests. Data were analyzed qualitatively to find out the learning obstacle and then didactic anticipation for the identified obstacle learning. The results of this study are students experiencing epistemological obstacles, namely the knowledge of students who have a limited context. The obstacles experienced by students are learning obstacle on the concept of unit area, types of triangles, and the concept of triangles.Keywords : learning obstacle, triangle 
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN REFLEKTIF BERBANTUAN APLIKASI MOODLE Rohana Rohana; Yunika Lestaria Ningsih
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.273 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v1i2.3034

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematis mahasiswa melalui pembelajaran reflektif berbantuan aplikasi Moodle. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain one group pretest-postest design. Subjek dalam penelitian ini adalah 33 orang mahasiswa kelas III.B Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Palembang Tahun Akademik 2017/2018. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan awal dan tes kemampuan penalaran matematis. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan penalaran matematis mahasiswa melalui pembelajaran reflektif berbantuan aplikasi Moodle berada dalam kategori sedang.  Kata kunci : aplikasi Moodle, kemampuan penalaran matematis, pembelajaran reflektif This research purpose to investigate the enhancement of students’ mathematical reasoning ability through implementation of reflective learning with Moodle application. This research used quasi experimental design with one-group pretest-posttest design. The subject of this study was 33 students of class III.B Mathematics Education of Universitas PGRI Palembang Academic Year 2017/2018. Data were collected through test of initial mathematical ability and test of mathematical reasoning. Data in this study were analyze through descriptive quantitative. The result shown that the enhancement of students’ mathematical reasoning who received Reflective Learning model with Moodle application was in the medium category..                                                                                                            Keywords : moodle application, reflective learning, students’ mathematical reasoning

Page 2 of 22 | Total Record : 215