cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JUANG: Jurnal Wahana Konseling
ISSN : 26229080     EISSN : 26226278     DOI : -
Core Subject : Social,
JUANG: JURNAL WAHANA KONSELING JUANG merupakan jurnal konseling yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang. Tujuan dari jurnal ini adalah mempublikasikan artikel atau karya ilmiah berupa penulisan teoritis dan praktis, serta hasil penelitian baik Mahasiswa, Guru, Dosen maupun Praktisi Bimbingan dan Konseling. Fokus artikel dalam jurnal ini adalah Konseling dan Pendidikan, diantaranya isu Pendidikan serta masalah pelayanan konseling baik di institusi Pendidikan maupun di luar institusi Pendidikan. Jurnal ini terbit enam bulan sekali yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Pengaruh Intensitas Penggunaan Internet Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMA Negeri 13 Kerinci Ayu Permata Sari; Novera Utami
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 1 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.209 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i1.2647

Abstract

ABSTRAK Internet saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia modren. Saat ini para siswa selalu mengunakan internet baik itu melalui komputer maupun gadget yang mereka miliki. Diyakini bahwa internet memiliki pengaruh positif dan negatif bagi setiap penggunanya, lalu bagaimana dengan siswa?  apakah penggunaan internet bagi siswa memiliki dampak positif ataupun negatif terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hal tersebut, apakah terdapat pengaruh intensitas penggunaan internet dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan populasi seluruh siswa SMA Negeri 13 Kerinci tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 284 siswa yan memiliki perbedaan jenis kelamin, strata kelas dan penghasilan orang tua (Heterogen), sampel penelitian diambil menggunakan teknik Proportional Random Sampling dengan tingkat kesalahan 0,05 sehingga sampel menjadi 166 orang. Angket yang digunakan untuk melihat intensitas belajar mengunakan angket dengan skala likert dengan reliabel 0,888 sebanyak 22 butir dan untuk hasil belajar dilihat dari nilai tengah semester siswa. Analisis data menggunakan rumus koralasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa intensitas penggunaan internet pada siswa tergolong tinggi (61,21%) dan sedang (38,78%). Untuk prestasi belajar siswa rata-rata siswa adalah 68,94 yang masih tergolong rendah dan berada dibawah standar. Uji hipotesis menunjukan adanya pengaruh intensitas penggunaan internet terhadap prestasi belajar siswa di SMA Negeri 13 Kerinci, dengan besar pengaruhnya 14,1%. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan oleh pihak sekolah agar dapat membuat bebrapa seminar tentang penggunaan internet yang positif pagi siswa agar intrnet dapat digunakan oleh siswa dalam belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa SMA Negeri 13 Kerinci.  Kata Kunci: Intensitas Penggunaan Internet, Prestasi BelajarTHE EFFECT INTENSITY OF INTERNET USE ON STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT IN STATE HIGH SCHOOL 13 KERINCI ABSTRACTThe internet today is inseparable from modern human life. At present students always use the internet either through computers or gadgets that they have. It is believed that the internet has positive and negative influences for every user, then what about students? whether the use of the internet for students has a positive or negative impact on learning outcomes. This study aims to test this, whether there is an effect of the intensity of internet use with student learning outcomes. This study used a descriptive correlational method with a population of all students of the High School 13 Kerinci  in the 2017/2018 academic year, which amounted to 284 students who had differences in gender, class strata and income of parents (heterogeneous). 0.05 so that the sample becomes 166 people. Questionnaire used to see the intensity of learning using a questionnaire with a Likert scale with a reliable 0.888 as many as 22 items and for learning outcomes seen from the midterm scores of students. Data analysis using the correlation formula. The results showed that the intensity of internet use in students was classified as high (61.21%) and moderate (38.78%). For student learning achievement the average student is 68.94 which is still relatively low and under the standard. Hypothesis testing shows the influence of the intensity of internet use on student achievement in Kerinci Public High School, with a magnitude of 14.1%. The implications of this study can be used by the school to be able to make several seminars on the positive use of the internet in the morning so that the internet can be used by students in learning and improve the learning outcomes of students of High School 13 Kerinci. Keywords:  Intensity of Using the Internet, Learning Achievement  
Implementasi Pendekatan Discovery Learning dalam Layanan Informasi Format Klasikal Erfan Ramadhani; Ramtia Darma Putri
Jurnal Wahana Konseling Vol 1, No 2 (2018): JUANG
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.933 KB) | DOI: 10.31851/juang.v1i2.2084

Abstract

ABSTRAKPemanfaatan perkembangan teknologi kearah yang negatif mengakibatkan munculnya berbagai masalah diantaranya masalah penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone yang salah dalam hal ini adalah penyebaran informasi yang tidak benar atau sering dikenal berita hoax. Permasalahan tersebut harus diatasi dengan pemberian layanan informasi format klasikal bermuatan pendekatan discovery learning. Informasi yang diberikan diharapkan memberikan pemahaman kepada siswa dalam mengatasi masalah pemanfaatan smartphone, sehingga pemberian informasi tersebut dapat memberikan efek yang positif kepada siswa dan terhindar dari penyampaian berita hoax. Kata Kunci: Pendekatan Discovery Learning, Layanan Informasi, Format Klasikal IMPLEMENTATION OF DISCOVERY LEARNING APPROACH TO CLASICAL FORMAT INFORMATION SERVICESABSTRACT The use of technological developments towards the negative leads to the emergence of various problems including the problem of smartphone use. Incorrect use of smartphones in this case is the dissemination of information that is not true or often known as hoax news. These problems must be overcome by providing classical format information services with a discovery learning approach. The information provided is expected to provide an understanding to students in addressing the problem of using smartphones, so that the provision of such information can have a positive effect on students and avoid the delivery of hoax news. Keywords: Discovery Learning Approach, Information Service, Classical Format
Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang dalam Mengerjakan Skripsi Erfan Ramadhani
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 1 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.513 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i1.2811

Abstract

ABSTRAK Skripsi yang menjadi salah satu syarat dalam menyelesaikan studi seringkali menjadi fase yang dinilai berat bagi mahasiswa. Pada penyelesaian skripsi biasanya mahasiswa mendapatkan berbagai rintangan terutama godaan, serta rasa malas yang begitu besar sehingga dalam penyelesaiannya mahasiswa melakukan penundaan dalam penyusunan skripsi. Menunda dalam mengerjakan skripsi dapat dikatakan sebagai prokrastinasi akademik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang nantinya analisis data mengunakan rumus persentase. Subjek penelitian ini adalah 24 orang mahasiswa yang berada di semester sepuluh. Temuan penelitian ini secara umum adalah tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa dalam mengerjakan skripsi berada pada kategori sangat tinggi, dengan rata-rata 122,6. Berdasarkan hal tersebut diharapkan permasalahan prokrastinasi akademik tersebut dapat secepatnya diberikan solusi. Kata Kunci: Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa Bimbingan dan Konseling ACADEMIC PROCRASTINATION STUDIES GUIDANCE AND COUNSELING THE UNIVERSITY OF PGRI PALEMBANG IN A THESIS COURSE ABSTRACT Thesis which is one of the requirements in the studio that is completed becomes the agreed phase for students. At the completion of the thesis, students get various difficulties, temptations, and a sense of laziness that is so great that they can overcome the difficulties of students in completing the thesis. Scripts can help academic procrastination. This research is a quantitative descriptive research that analyzes data using a percentage formula. The subjects of this study were 24 students who were in the tenth semester. The results of this study in general are the level of student academic procrastination in working on the thesis in the very high category, with an average of 122.6. Based on this, it is expected that this solution to academic procrastination can be protected by a solution. Keywords: Academic Procrastination, Studies Guidance and Counseling
Implementasi Permendikbud No. 111 Tahun 2014 Tentang Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar dan Menengah dalam Perbaikan Kualitas Materi Perkuliahan Muhammad Ferdiansyah; Romadhona Noverina
Jurnal Wahana Konseling Vol 1, No 2 (2018): JUANG
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.603 KB) | DOI: 10.31851/juang.v1i2.2093

Abstract

ABSTRAK Sejak munculnya regulasi tentang BK pada periode ke lima gerakan BK di Indonesia,hal ini semakin memperkokoh BK dalam ranah pendidikan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi, memberikan sumbangan ide dan gagasan dalam upaya melakukan revisi terhadap kurikulum di program studi BK khususnya di Universitas PGRI Palembang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan FGD. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Temuan penelitian diperiksa melalui empat kreteria yaitu (1) uji Kepercayaan 2) Keteralihan, 3) Defendibilitas 4) Konformitas. Hasil penelitian ditemukan bahwa a) struktur telah dilakukan revisi b) Permendikbud No. 111 tentang BK telah dijadikan acuan dalam menyusun materi perkulihan c) Permendikbud No. 111 tentang BK di sakolah dasar dan menengah membantu dosen dalam mengembangkan materi perkuliahan yang kreatif dan inovatif. Kata Kunci: Implementasi, Permendikbud No. 111 tentang BK, Materi Perkuliahan  IMPLEMENTATION PERMENDIKBUD NO. 111 OF 2014 CONCERNING MENTORING AND CONSELING IN THE PRIVATE VOCATIONAL SCHOOL AND MEDIUM OF QUALITY IMPROVEMENT OF EDUCATION MATERIALSAbstractRecently the emergence of regulations on BK in the fifth period of the BK movement in Indonesia, in this is cased increasingly and strengthening BK in the realm of education. Research aims to evaluate, contribute ideas and ideas which is an effort to revise towards the curriculum in the BK study program, especially at Palembang PGRI University. This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques are collected interview, observation, documentation and FGD. Determination of informants are using techniques purposive sampling. Research findings were examined through four criteria, namely (1) test Trust 2) Pass ability, 3) Deficiency 4) Conformity. The results of the study were found that a) the structure has been revised b) Permendikbud No. 111 about BK has used as a reference in preparing the material for recovery c) Permendikbud No. 111 about BK elementary and secondary schools assist lecturers in developing material creative and innovative lectures. Keywords: Implementation, Permendikbud No. 111 concerning BK, Lecture Materials
Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Beretika Melalui Pembuatan Film Pendek (Studi Eksperimen Semu di SMAN 1 Tungkal Ilir) Zuli Febriyati; Evia Darmawani; Ahmad Rofi Suryahadikusumah
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 1 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.129 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i1.2699

Abstract

Kemampuan berperilaku etis siswa saat ini mengalami penurunan yang ditandai dengan  seringnya membuat gaduh di kelas sehingga mengganggu kelas yang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pembuatan film pendek dapat mempengaruhi perilaku siswa dalam beretika di Sekolah Mengah Atas Negeri 1 Tungkal Ilir.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental design one-group pre-test-post-test design. Sampel penelitian siswa kelas XI IPS 1 yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan pembuatan film pendek efektif untuk meningkatkan perilaku etis siswa, dilihat dari analisis data statistik didapat bahwa berdasarkan hasil perhitungan uji-t dengan taraf signifikan (α) 0,05 dan dk = 25 − 1 = 24 didapatkan nilai thitung = 8,3172. Penelitian membuktikan dengan membuat film pendek siswa menyadari dan memahami baik buruknya perilaku. Pembuatan film pendek ini dapat dijadikan media bagi pelayanan bimbingan klasikal di kelas lain
Komunikasi Interpersonal pada Siswa Serta Implikasinya dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling Dika Sahputra
Jurnal Wahana Konseling Vol 1, No 2 (2018): JUANG
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.433 KB) | DOI: 10.31851/juang.v1i2.2088

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX SMP Negeri 1 Sipis Pis yang berjumlah 764 siswa, sampel berjumlah 263 siswa, yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen komunikasi interpersonal siswa, menyatakan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa  secara umum gambaran komunikasi interpersonal berada pada kategori tinggi. Implikasi hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai analisis kebutuhan dalam pembuatan program pelayanan BK yang berkenaan dengan komunikasi interpersonal melalui berbagai jenis layanan bimbingan konseling. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Layanan Bimbingan dan Konseling INTERPERSONAL COMMUNICATION IN STUDENTS AND IMPLICATIONS IN MINING AND CONSELING SERVICES ABSTRACT This research is motivated by the low level of student interpersonal communication. This study aims to describe student interpersonal communication. This study uses a quantitative method with a descriptive approach. The study population was students of class VII, VIII, and IX of Sipis Pis State Junior High School 1 totaling 764 students, a sample of 263 students, who were selected by proportional stratified random sampling technique. The instrument used is a Likert model scale. The results of the validity and reliability test of students' interpersonal communication instruments stated that the research instruments were valid and reliable. Research findings show that in general the picture of interpersonal communication is in the high category. Implications of the results of this study can be used as a needs analysis in the development of counseling guidance service programs relating to interpersonal communication through various types of counseling guidance services. Keywords: Interpersonal Communication, Guidance and Counseling Services
Minat Remaja Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi Ditinjau Dari Kondisi Ekonomi Keluarga di Desa Manyabar Kecamatan Panyabungan Dela Vitria; Kholilah Kholilah
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 2 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.855 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i2.3323

Abstract

ABSTRACTEducation has an important role in showing national civilization. The goverment is required to concentrate to improve and advance the quality and quantity of education continuously. Therefore the authort are interested in examining the interest of adolescents in continuing their education to higher education in terms of the family economic conditions in the manyabar village of panyabungan sub-district. The aim to be achieved in this study is to determine the economic level of parents wits interest in adolescents continuing their education to college. The approach taken in this study are three teenagers who did not continue their education to college. Data collection used is observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the economic cindition of the family strongly influenced adolescents in this village to continua their education to college.Keywords: Teenage , Education, College, Economic
Metode Ekspositori dalam Pelaksanan Bimbingan dan Konseling Klasikal Evia Darmawani
Jurnal Wahana Konseling Vol 1, No 2 (2018): JUANG
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.735 KB) | DOI: 10.31851/juang.v1i2.2098

Abstract

ABSTRAK Metode Ekspositori salah satu metode pembelajaran yang diadopsi dan  dikembangkan dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling secara kalsikal untuk komponen pelayanan dasar serta peminatan dan perencanaan individu, yang tercantum secara jelas dalam POP BK 2016. Namun kenyataan di lapangan masih banyak kalangan profesional (guru atau keonselor di sekolah maupu luar sekolah, akademik maupun mahasiswa) yang belum familiar atau mengenal dengan metode ekspositori. Isu ini dapat menjadi ancaman bagi harmonisasi dan keefektifan pelayanan bimbingan dan konseling terutama di lingkungan pendidikan, apabila  tidak dijadikan bahan rujukan untuk  diskusi ataupun mencari  alternatif  pemecahannya dari semua pihak  dari kalangan praktisi, pendidik maupun birokrasi ataupun ahli lainnya. Metode ekspositori dianalogikan dengan  metode ceramah dan  konvensional, metode  pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seseorang guru kepada sekelompok siswa atau peserta didik dengan maksud agar siswa dapat  menguasai materi pembelajaran secara optimal. Guru cenderung menjadi  lebih berperan sebagai fokus  pembelajaran yang memberikan informasi sedangkan peserta didik  tidak terlalu banyak aktivitas untuk menemukan materi. Dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling guru BK atau konselor berdampingan menggunakan metode ekspositori dalam bentuk ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan penugasan. Konselor atau guru BK menyiapkan materi layanan, dengan menggunakan berbagai media baik langsung maupun elektronik (film, tulisan, gambar dan simulasi) dengan  memberikan kesempatan kepada peserta didik sehingga dapat mencapai kemandirian yang utuh dan optimal dalam kehidupan pribadi, sosial dan karir serta mencapai keselarasan antara pikiran, perasaaan dan perilaku.  Kata Kunci: Metode Ekspositori, bimbingan dan konseling, layanan klasikal, peminatan, perencanaan, metode pembelajaran, konselor.        EKSPOSITORI METHODES IN GUIDANCE AND COUNSELING KALSIKAL ABSTRACT Ekspositori methods is one of the learning methods that was adopted an develop in the implementation of guidance and counseling program in kalsikal, to based service component so prefering and individual planning which be listed clearly in POP BK 2016. But in the reality many professionals (a teacher or counselor at school or out school, academic and students) who have not yet familiar or knowing ekspositori methods. This issue can be a threat to harmonisation and effectiveness of assistance would not only provide services and counseling said especially in educational environment, if this issue is not used as the used as a reference for discussion on the great commission nor a search for an alternative disgrace or bury it alive from all parties from among official would receive any commission, educator as well as government to process their claims on the great commission nor the people of the other. Ekspositori methods like as learning method and conventionally, the learning methods emphasized to attention was given the process of to deliver the material was verbally of a teacher told a group of students or school tuition in order that student could be control of learning optimally. Teachers tend to be more of a role as focus learning that gives the information while participants students not too much activity to find matter. In the implementation of the programs of guidance and counseling,  counseling teacher or counselor side by side uses the method ekspositori in the form of lectures, a demonstration, a question and answer session and the commissioning of.  A counselor or teacher counseling deliver the material was the local authority by preparing services, by the use of various media including directly and electronic media (film, of a piece of writing, the fact that figure and a simulation) with could provide the opportunity to kids so that it can be independency together and the optimal in our personal lives, as well as social and a career as well as achieve harmony between the mind, distress and behavior. Keywords: Ekspositori method, guidance and counseling, kalsikal service, prefering, planning, learning methods, counselor.
Upaya Mengembangkan Kemampuan Bakat Melalui Layanan Bimbingan Karir dengan Strategi Problem Solving Peserta Didik Kelas X IPS 2 SMA Negeri 18 Palembang Yusfandaria Yusfandaria
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 1 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.711 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i1.2756

Abstract

Abstrak PTK Konseling ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan mengenal bakat siswa melalui layanan Bimbingan Karir dengan strategi Problem Solving peserta didik kelas X IPS 2 SMA Negeri 18 Palembang. Perencanaan ini dilakukan selama tiga bulan dari Februari s/d April 2017 semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Subjek penelitian sebanyak 30 orang. Dilaksanakan pada tugas perkembangan "mengenal kemampuan, bakat, minat serta arah kecendrungan karir dan aspirasi seni". Ditambah satu orang guru sebagai kolaborator. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terlihat adanya peningkatan kemampuan belajar siswa dari siklus I ke siklus II.  Kata kunci: BK, layanan Bimbingan Karir, Strategi Problem Solving EFFORTS TO DEVELOP TALENT ABILITY THROUGH CAREER BIMBING SERVICES WITH PROBLEM SOLVING STRATEGIES PARTICIPANTS IN X IPS.2 SMA NEGERI 18 PALEMBANGAbstract Counseling was carried out with the aim of knowing the ability to recognize students' talents through Career Guidance services with a strategy of Problem Solving students in class X IPS 2 SMA Negeri 18 Palembang. This planning is carried out for three months from February to April 2017 even semester 2016/2017. The research subjects were 30 people. Performed in the development task "to recognize the abilities, talents, interests and direction of career trends and artistic aspirations". Added one teacher as a collaborator. Based on the results of the research that has been done, it can be seen that there is an increase in student learning abilities from cycle I to cycle II. Keywords: BK, Career Guidance service, Problem Solving Strategy 
Pengalaman Remaja dalam Mengimplementasikan Puasa Sebagai Pembentuk Kepribadian (Studi Terhadap Remaja Masjid Jami’ Al-Muharram di Desa Bandar Khalipah) Anas Munandar Matondang
Jurnal Wahana Konseling Vol 1, No 2 (2018): JUANG
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.523 KB) | DOI: 10.31851/juang.v1i2.2089

Abstract

ABSTRAKAdapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah, bahwa secara umum remaja  melaksanakan puasa  wajib (ramadhan). Akan tetapi puasa yang mereka lakukan dari tahun ke tahun belum ada efeknya terhadap perubahan prilaku mereka sehari-hari. Selama puasa mereka masih suka mengucapkan kata-kata kotor, mengejek dan menghina kawan sendiri, mencuri, main judi, minum-minuman, menonton film porno, pergaulan bebas (pacaran), melawan orang tua, keterlibatan obat-obatan (Narkoba) dan lain sebagainya yang mengakibatkan puasa yang mereka kerjakan tidak berdampak pada perubahan perilakunya. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan metode kualitatif. Hakikat peneliti sebagai instrumen kunci diaplikasikan dalam penggunaan teknik pengumpulan data kualitatif yang terdiri dari observasi berperanserta dan wawancara. Aalisis data dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu analisis data pada tingkat awal, analisis pada saat pengumpulan data lapangan dan analisi data setelah selesai pengumpulan data dan terakhir adalah triangulasi data. Hasil yang dipeoleh dalam penelitian ini yaitu pertama saudara Angga advori Pratama memiliki pengalaman  bahwa puasa berdampak positif terhadap pembentukan kepribadiannya. Kedua Anggi Putri Dewi memiliki pengalaman bahwa puasa berdampak positif terhadap pembentukan kepribadiannya. Ketiga Hermansyah Piliang memiliki pengalaman bahwa puasa belum berdampak apapun terhadap kepribadiannya dan terakhir saudara Ridwan memiliki pengalman belum dapat merasakan hikmah dari puasa  terutama terhadap pembentukan kepribadiannya. Saran saya untuk mengatasi kendala-kendala dan problema yang dihadapi oleh remaja dalam melaksanakan puasa akan dapat teratasi apabila ada kerjasama yang dibangun antara orang tua dengan pemuka agama, antara orang tua dengan remaja, antara remaja dengan pemuka agama dan kerjasama antara remaja dengan masyarakat.Kata Kunci : Remaja, Puasa, Kepribadian                                                                      ADOLESCENT EXPERIENCES DRIVER MAKES FAST AS A PERSONAL FORMER (STUDY ON TEACHERS OF ADMINISTRATION, 'AL-MUHARRAM IN BANDAR KHALIPAH VILLAGE)ABSTRACTThe background of this research is that in general adolescents carry out compulsory fasting (ramadhan). But the fast that they do from year to year has no effect on their daily behavior changes. During fasting they still like to say dirty words, ridicule and insult their friends, steal, play gambling, drink, watch porn, promiscuity (dating), fighting parents, involvement of drugs (drugs) and others that cause fasting they do not have an impact on changes in behavior. The type of research used is field research using qualitative methods. The nature of the researcher as a key instrument was applied in the use of qualitative data collection techniques which consisted of observations of participation and interviews. Data analysis is divided into three levels, namely data analysis at the initial level, analysis at the time of field data collection and data analysis after completion of data collection and finally data triangulation. The results obtained in this study are first brothers Angga Pratama advocates have experience that fasting has a positive impact on the formation of his personality. Second Anggi Putri Dewi has experience that fasting has a positive impact on the formation of her personality. Third Hermansyah Piliang has experience that fasting has not had any impact on his personality and finally brother Ridwan has a pengalman not yet able to feel the wisdom of fasting especially towards the formation of his personality. My suggestion to overcome the constraints and problems faced by adolescents in carrying out fasting can be overcome if there is cooperation built between parents and religious leaders, between parents and teenagers, between adolescents with religious leaders and cooperation between adolescents and the community.Keywords: Teenagers, Fasting, Personality

Page 3 of 14 | Total Record : 140