JUANG: Jurnal Wahana Konseling
JUANG: JURNAL WAHANA KONSELING JUANG merupakan jurnal konseling yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang. Tujuan dari jurnal ini adalah mempublikasikan artikel atau karya ilmiah berupa penulisan teoritis dan praktis, serta hasil penelitian baik Mahasiswa, Guru, Dosen maupun Praktisi Bimbingan dan Konseling. Fokus artikel dalam jurnal ini adalah Konseling dan Pendidikan, diantaranya isu Pendidikan serta masalah pelayanan konseling baik di institusi Pendidikan maupun di luar institusi Pendidikan. Jurnal ini terbit enam bulan sekali yaitu pada bulan Maret dan September.
Articles
140 Documents
Hubungan Self Control dengan Perilaku Agresif Siswa
Ratna Juita;
Muhammad Ferdiansyah;
Erfan Ramadhani
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 1 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v3i1.4878
Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan terdapat siswa yang menantang guru untuk berkelahi saat pulang sekolah, hal tersebut dikarenakan siswa yang tidak terima dengan hukuman yang diberikan guru karena melanggar tatatertib sekolah, siswa SMP yag bunuh diri karena dibully, terdapatnya pelajar yang tewas dalam tawuran antar pelajar serta siswa yang berteriak kencang sambil mengucapkan kata-kata kurang sopan karena kalah main game. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self control dan perilaku agresif. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X IPA dengan jumlah keseluruhan sebanyak 80 orang. Metode peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan angket variabel X (Self Control) dan variabel Y (Perilaku Agresif). Dengan teknik analisis data menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara self control dengan perilaku agresif, hipotesis diterima adalah Ha dan Ho ditolak dengan nilai rhitung=0.652 lebih besar dari rtabel=0.220 Maka dari itu guru Bimbingan dan Konseling bisa memberikan layanan BK sebagai strategi untuk mengurangi perilaku agresif pada siswa. Diantaranya layanan informasi, layanan penguasaan konten, dan konseling kelompok
Implementasi Peran Wali Kelas dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Benakat
Surya Dharma Atmaja;
Edi Harapan;
Nurlela Nurlela
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 2 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v2i2.4700
Masalah yang dihadapi siswa yaitu terdapat salah satu siswa berinisial S sering bolos sekolah, dari absensi siswa S lebih banyak tidak masuk sekolah, setiap minggu siswa S hanya masuk dua atau tiga hari dan ketika siswa S masuk sekolah yang dilakukan saat jam pelajaran berlangsung siswa S lebih banyak tidur dikelas serta melalaikan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pelajar. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi peran wali kelas dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMK Negeri 1 Benakat? Tujuan penelitian ini untuk mengatahui implementasi peran wali kelas dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMK Negeri 1 Benakat. Subjek Penelitian yaitu peran wali kelas terhadap guru bimbingan dan konseling, sedangkan informan terdiri atas wali kelas dan guru bimbingan dan konseling. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisis data dilaksanakan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil temuan peneliti dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa Bantuan wali kelas berjalan dengan baik hal ini dilihat dari wawancara yang telah dilakukan. Secara keseluruhan pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Benakat, sudah terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat dari kerjasama yang dilakukan oleh wali kelas, kepada guru Bimbingan dan Konseling dalam mengatasi masalah siswa yang bermasalah di sekolah.Kata kunci : Implementasi, Peran Wali Kelas, Bimbingan dan Konseling.
Minat Siswa dalam Melanjutkan Studi Perguruan Tinggi di SMK Negeri 1 Talang Ubi
Nabila Putri Gusmi
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 2 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v3i2.4855
ABSTRAKLatar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya minat siswa dalam melanjutkan studi perguruan tinggi pada siswa kelas X teknik kendaraan ringan otomotif SMK Negeri 1 Talang Ubi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase minat siswa dalam melanjutkan studi perguruan tinggi dan bagaimana implikasi bimbingan dan konseling terhadap minat siswa dalam melanjutkan studi perguruan tinggi. Metode Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas X SMK Negeri 1 Talang Ubi yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket minat siswa melanjutkan studi perguruan tinggi. Analisis datanya menggunakan rumus Persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat siswa dalam melanjutkan studi perguruan tinggi di SMK Negeri 1 Talang Ubi yang terdiri dari 30 siswa sebagian besar mereka berada pada kategori Tinggi (T) dengan jumlah frekuensi 15 siswa atau dapat dipersentasekan dengan nilai 50%. Selanjutnya disusul pada kategori sangat tinggi (ST) dengan jumlah frekuensi 10 siswa yang dapat dipersentasekan dengan nilai 33,3%. Kemudian minat siswa berada pada kategori sedang (S) dengan jumlah frekuensi 5 siswa yang dapat dipersentasekan dengan nilai 16,7% dan tidak ada siswa yang berada pada kotegori rendah dan sangat rendah. Berdasarkan data diatas maka rata-rata minat siswa dalam melanjutkan studi perguruan tinggi berada pada kategori tinggi. Dalam hal ini guru bimbingan dan konseling sangat berperan penting dalam mempertahankan minat siswa dengan memberikan arahan kepada siswa untuk mengikuti sosialisasi mengenai beasiswa perguruan tinggi dan mengikuti seminar perguruan tinggi agar mereka selalu termotivasi dalam mempertahankan minat dalam melanjutkan studi perguruan tinggi. Kata kunci: Minat, Perguruan Tinggi.Layanan Bimbingan Konseling
Kecanduan Gadget pada Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Lahat
Teresya Bella Dwi Prizki;
Syska Purnama Sari
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 1 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v3i1.4938
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ditemukannya di sekolah banyaknya siswa yang membawa handphone kesekolah. Bermain game, tiktok, membuka instagram bahkan siswa tidak fokus belajar karena sambil memainkan handphone pada saat proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar persentase gambaran kecanduan gadget pada siswa. Penelitian ini menggunkan metode deskriptif kuantitatif. Menggunakan google form dengan membagikan link angket kepada siswa, sampel penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Lahat yang di ambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa angket Kecanduan gadget dengan uji validitas 3,61 menggunakan korelasi product moment dan realiabilitas menggunakan rumus alpha cronbach. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kecanduan gadget pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Lahat berada pada kategori Tinggi 56,66% kategori Sedang 23,33% kategori Rendah 16,66% Sangat Rendah 3,33% dan tidak ada yang beradah pada kategori Sangat Tinggi. Berdasarkan data di atas maka rata-rata kecanduan gadget pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Lahat berada pada kategori Tinggi sehingga diharapkan bisa menjadi acuhan untuk guru bimbingan dan konseling berperan aktif terhadap prestasi belajar peserta didik, senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kompetensinya dalam mengatasi berbagai permasalah di sekolah dan memberikan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Usaha Guru Bimbingan dan Konseling Memperbaiki Cara Belajar Melalui Analisis Prilaku Belajar Siswa di SMP PGRI 9 Palembang
Andrean Gumara;
Endang Surtiyoni
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 2 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v3i2.4754
Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa yang memiliki prilaku belajar kurang efektif, mengapa demikian saya berbicara seperti itu yang saya lihat dilapangan siswa disana belajar hanya terpaku dengan ucapan guru didepan tanpa merespon atau sebagaimana mestinya. Oleh karna itu diperlukan layanan khusus yaitu pemberian layanan oleh guru bimbingan dan konseling agar permasalahan siswa dapat teratasi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk keberhasilan guru bimbingan dan konseling dalam memperbaiki cara belajar siswa dan menganalisi prilaku belajar siswa di SMP PGRI 9 Palembang, untuk mengatasi permasalahan ini maka guru bimbingan dan konseling memberikan layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi untuk membantu siswa mengatasi permasalahan yang ada disekolahan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dimana peneliti melakukan informasi atau data yang berkaitan dengan masalah yang diteliti kemudian peneliti menarik kesimpulan informasi dari data yang diteliti. Metode deskriptif dianggap sesuai dengan peneliti ini, karena peneliti menganalisis prilaku belajar siswa di SMP PGRI 9 Palembang.Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang cukup signifikan dan hasil perubahan prilaku siswa yang memperoleh bimbingan dari guru bimbingan dan konseling dengan siswa yang tidak memperoleh bimbingan di SMP PGRI 9 PalembangKata kunci : Layanan Bimbingan Belajar, Cara Belajar Siswa
Gambaran Perilaku Burnout di SMP Negeri 2 Pedamaran
Febta Trisnawati
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 1 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v3i1.4893
Berdasarkan data dan informasi yang didapatkan oleh peneliti melalui observasi bahwa siswa sering mengalami malas dan jenuh untuk belajar dikarenakan pembelajaran yang diberikan kurang menarik dan pemberian pelajaran monoton seperti di suruh meringkas dengan banyak halaman serta tidak disertai dengan penjelasan dari guru yang mengajar sehingga tindakan-tindakan untuk merespon kejenuhannya dengan cara tidak masuk kelas dan suka membolos duduk dikantin sekolah dan tidur di dalam kelas saat sedang ada pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil presentase siswa pada gambaran perilaku burnout di SMP Negeri 2 Pedamaran dan juga untuk mengetahui perilaku burnout pada siswa laki-laki dan perempuan di SMP Negeri 2 Pedamaran dan juga untuk mengetahui implikasi bimbingan dan konseling terhadap gambaran perilaku burnout di SMP Negeri 2 Pedamaran. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi sebanyak 120 siswa dari kelas IX. dan sampel diambil dari 60 siswa kelas IX.3 dan kelas IX.4 Sebanyak 60 siswa. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi, rumus untuk menghitung persentase dengan rumus norma kategori presentase dan interpretasi skor. Hasil penelitian persentase perilaku burnout di SMP Negeri 2 Pedamaran adalah sangat tinggi (ST) 40%, tinggi (T) 45%, sedang (S) 10%, rendah (R) 5%, sedangkan sangat rendah (SR) 0% tidak ada. Sedangkan implikasi bimbingan dan konseling guru tetap memberikan arahan agar perilaku burnout tidak terjadi meningkat seperti melakukan sosialisasi mengenai dampak perilaku kejenuhan dan memberikan motivasi agar para siswa memiliki pengetahuan.
Pengaruh Bimbingan Klasikal Berbantuan Media Video untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Kikim Selatan
Bogi Wulansyah
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 2 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v2i2.3099
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal berbantuan media video untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Kikim Selatan. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen pretest-posttest design group. Populasi penelitian ini berjumlah siswa 60 orang, sedangkan sampel diambil sama dengan jumlah populasi. Data diperoleh menggunakan teknik angket. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistika uji-t. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa layanan bimbingan klasikal berbantuan media video dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Kikim Selatan. Hal ini dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana thitung = 12,15 > ttabel = 1,67 yang berarti tolak H0 dan terima Ha.
Hubungan Antara Pemberian Hukuman dengan Pembentukan Karakter Siswa
Taufik Taufik
Jurnal Wahana Konseling Vol 4, No 1 (2021): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v4i1.5322
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian hukuman dengan pembentukan karakter. Penelitian ini dilaksankan di sekolah SMK Negeri 2 Barru yang berada di desa Coppeng-Coppeng Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Penentuan sampel dalam penelitian ini diambil secara proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan pengumpulan triangulasi data yaitu Observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai r atau korelasi antara variabel adalah 0,6 yang berarti hubungannya cukup kuat/tinggi. Sementara pada uji hipotesis ternyata t hitung lebih besar dari t tabel, atau 6,22>1,995 maka dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak artinya terdapathubungan antara pemberian hukuman dengan pembentukan karakter siswa di SMK Negeri 2 Barru.
Penerapan Tehnik Bermain Peran Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X SMA Pesantren Modern Palembang
Risma Yudata
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 1 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v3i1.4879
Tujuan diadakannya penelitian ini untuk mengetahui penerapan tehnik bermain peran bimbingan kelompok untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Pesantren Modern Palembang dan untuk mengetahui ada dan tidaknya peningkatan komunikasi interpersonal siswa sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik bermain peran.Metode penelitian ekperimen ini, peneliti menggunakan dengan bentuk pre-experimental design ‘One-group pre-test dan post-test’. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa adanya komunikasi interpersonal siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan bimbingan kelompok dan menggunakan teknik bermain peran. Hal ini di tunjukan dari hasil data dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pre-test dan post-test yang di peroleh Zoutput > Ztabel (-7.304) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti untuk meningkatakan komunikasi interpersonal siswa dapat menggunakan bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran kepada siswa.
Pengaruh Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah
Sri Hermawati
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 2 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v2i2.4277
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari bimbingan kelompok untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Makarti Jaya tahun ajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi exsperiment dengan One Grup Pretest dan Postest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah total 10 orang. Data mengenai kreativitas dalam memecahkan masalah diperoleh dari angket kreativitas siswa. Analisis data menggunakan uji-t, dengan terlebih dahulu menghitung rata-rata dari Pre-Test dan Post-Tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai rata-rata postest lebih besar dibandingkan nilai rata-rata pretest yaitu 60 > 44, Nilai thitung > ttabel yaitu 8,138 > 1,833 dengan taraf signifikan 5%, ini berarti terdapat perbedaan kreativitas dalam memecahkan masalah antara pretest dan postest secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Bahwa adanya pengaruh bimbingan kelompok dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Makarti Jaya.