cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JUANG: Jurnal Wahana Konseling
ISSN : 26229080     EISSN : 26226278     DOI : -
Core Subject : Social,
JUANG: JURNAL WAHANA KONSELING JUANG merupakan jurnal konseling yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang. Tujuan dari jurnal ini adalah mempublikasikan artikel atau karya ilmiah berupa penulisan teoritis dan praktis, serta hasil penelitian baik Mahasiswa, Guru, Dosen maupun Praktisi Bimbingan dan Konseling. Fokus artikel dalam jurnal ini adalah Konseling dan Pendidikan, diantaranya isu Pendidikan serta masalah pelayanan konseling baik di institusi Pendidikan maupun di luar institusi Pendidikan. Jurnal ini terbit enam bulan sekali yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Upaya Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Karier Melalui Bimbingan Karir Media Mind Mapping Kurnia Sari; Vella Auliya Istiqoma
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 1 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.467 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i1.2682

Abstract

Mid mapping merupakan suatu media untuk mempermudah siswa dalam merencanakan karier melalui gambar peta pemikiran yang dibuat oleh masing-masing siswa sesuai dengan minat dan bakat. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perencanaan karir melalui bimbingan karier media mind mapping pada siswa kelas XI di SMA Ungul Negeri 3 Palembang.Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Model penelitian yang digunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian ini yaitu 58 orang siswa. Objek penelitian adalah perencanaan karir. Pengumpulan data akan dilakukan melalui angket, observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dapat meningkatkan kemampuan perencanaan karir siswa. Peningkatan dapat dilihat pada hasil penelitian. Pada kondisi awal siswa mayoritas berada pada kriteria sangat rendah dengan jumlah 40 anak (69%). Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, kemampuan perencanaan karir mengalami peningkatan yaitu untuk kriteria sangat rendah tidak ada (0%). Perolehan skor terbanyak berada pada kriteria tinggi sejumlah 27 anak (47%). Pada siklus II meningkat pada kriteria sangat tinggi sejumlah 58 anak (100%). Penelitian ini dihentikan sampai siklus II karena sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan. Kata Kunci : Perencanaan Karier, Bimbingan Karier Media Mind Mapping 
Asesmen Keterampilan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Semester Enam dalam Pelaksanaan Konseling Lintas Budaya Muhammad Ferdiansyah; Romadhona Noverina
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 1 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.066 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i1.2758

Abstract

 Abstrak Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan perbedaan masyarakat, sehingga dalam pelaksanaan konseling konselor berpotensi mengalami kegagalan dalam memahami budaya peserta didik atau konseli sehingga dapat berakibat pada gagalnya proses konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil asesmen dan kemudian diajadikan sebagai informasi untuk mengambil tindakan yang lebih baik. penelitian menggunakan metode evaluasi dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan FGD. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Temuan penelitian diperiksa melalui empat kreteria yaitu (1) uji Kepercayaan 2) Keteralihan, 3) Defendibilitas 4) Konformitas. Hasil penelitian ditemukan bahwa ; a)kesalahan dalam melakukan diagnosis masalah konseli b)lemahnya wawasan tentang budaya konseli c)Lemahnya kemampuan dalam membangun relasi terapeutik, d) kesulitan dalam melakukan empati dan e)lemah dalam mengeksplorasi masalah konseli Kata Kunci:Asesmen,Keterampilan Mahasiswa BK, Konseling Lintas Budaya. AbstractIndonesia was a country that has many various in community differences, so that in the implementation of counseling, counselor had the potential to fail in understanding the culture of students or counselees, so it can be resulted in the failure of the counseling process. This study was aimed to obtain assessment result then made as information to take better action. The research used evaluation methods with a study case approach. The technique of collecting data was used by interview, observation, and documentation. The sample was used purposive sampling technique. The research findings were examined through four criteria, namely (1) Trust test, 2) Transferability, 3) Dependability, 4) Conformity. The result was showed that students were not skilled in a) diagnosing counselee problems b) low of insights about counselee culture c) low of ability to build therapeutic relationship, d) difficulty in doing empathy and e) low in exploiting counselee problems.Keywords: Assessment, Counseling Guidance Student Skills, Cross-Cultural Counseling. 
Hubungan Kecanduan Game Online dengan Hasil Belajar Siswa Suryadi Suryadi; Mori Dianto
Jurnal Wahana Konseling Vol 1, No 2 (2018): JUANG
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.251 KB) | DOI: 10.31851/juang.v1i2.2091

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangidari rendahnya hasil belajar siswa, siswa sering menghabiskan waktunya untuk bermain Game Online, hal ini diduga penyebab rendahnya hasil belajar siswa. Penelitianinibertujuanuntuk mendeskripsikan (1) kecanduan game online siswa, (2) hasil belajar siswa, (3) hubungan antara kecanduan game online dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif korelasional.. Penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) kecanduan siswa pada game tergolong kategori tinggi (2) hasil belajar siswa tergolong kategori rendah dan (3) Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecanduan gameonlinedengan hasil belajar dengan koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,225. Kata Kunci: Game Online, Hasil Belajar ONLINE ADDICTION RELATIONSHIP GAMESTUDENT LEARNING OUTCOMES ABSTRACT This research is motivated by low student learning outcomes, students often spend their time to play Online Game this is supposedly the cause of low student learning outcomes. This study aims to describe (1) addiction to online game students, (2) student learning outcomes, (3) the relationship between online game addiction with student learning outcomes. This research uses quantitative method of correlational descriptive type. This research explains that: (1) student addiction in game belonging to high category (2) result of student learning pertained low category and (3) There is significant negative relation between addiction of game online with result of learning with the correlation coefficient (rxy) of -0.225. Keywords: Game Online, Learning Out Comes
Model Teoritik Regulasi Diri, Motivasi Berprestasi, Harga Diri dengan Kematangan Karir Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Tulungagung Muhammad Sholihuddin Zuhdi
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 1 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.504 KB) | DOI: 10.31851/juang.v2i1.2594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji menguji model teoritik kematangan karir dan pengaruh harga diri, regulasi diri, dan motivasi berprestasi terhadap kematangan karir mahasiswa bimbingan dan konseling islami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Causal Relationship Study dan analisis data adalah uji statistik yakni struktural equation modelling (SEM). Hasil uji hipotesis melalui analisis SEM diperoleh kesimpulan bahwa model teoritik kematangan karir mahasiswa bimbingan dan konseling islam telah terbukti layak (GFI = 0.924 dengan kriteria > 0.900) dan memperoleh dukungan data empiris (x2=149.799, p=0.398 dengan kriteria > 0.05), serta harga diri mempengaruhi motivasi berprestasi, regulasi diri mempengaruhi motivasi berprestasi, harga diri mempengaruhi kematangan karir, regulasi diri mempengaruhi kematangan karir, dan motivasi berprestasi mempengaruhi kematangan karir.
Emotion Focused Coping dalam Mereduksi Kecemasan pada Masa Pandemi Covid-19 Syaiful Indra; Dian Ayuningtiyas; Rizky Andana Pohan
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 2 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v3i2.4870

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat tatanan kehidupan manusia terganggu akan kedatangannya. Dampak yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19 memaksa individu dalam bersikap adaptif pada kondisi psikologis. Berbagai persoalan psikologis muncul akibat pandemi covid-19, tidak semua individu mampu bertahan dengan kondisi yang baik. Fenomenanya tidak semua individu memiliki kemampuan resiliensi yang memadai, sehingga akan berdampak pula pada kecemasan. Kecemasan akan timbul apabila ada peristiwa buruk yang dialami oleh individu yang belum terselesaikan. Gangguan psikologis yang muncul disebabkan oleh kecemasan dapat terefleksi pada behavior, kognitif, dan fisik. Oleh sebab itu kecemasan sepatutnya perlu adanya penangan atau terapi khusus untuk mereduksi dampak yang muncul. Salah satu variabel yang dapat mereduksi kecemasan adalah emotion focused coping. Emotion focused coping merupakan suatu tindakan untuk mengurangi tekanan psikologis yang muncul oleh stressor. Naskah ini akan mendeskripsikan emotion focused coping dalam mereduksi kecemasan pada masa pandemi covid-19. 
Faktor Penyebab Siswa yang Terisolir (Studi Kasus di SMK PGRI 1 Palembang) Febri Ika Putra; Evia Darmawani; Ramtia Darma Putri
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 1 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v3i1.4945

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses dalam rangka membentuk siswa agar dapat menyesuaikan diri sebaik mungkin terhadap lingkungannya sehingga akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara memadai dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab siswa “R” yang terisolir di SMK PGRI 1 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data. Objek penelitian ini adalah siswa “R” kelas XII Akuntansi 2 SMK PGRI 1 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa siswa yang terisolir cenderung akan menarik diri dari lingkungan pergaulan teman sebayanya disebabkan oleh kemampuan bersosialisasi yang rendah. Siswa yang terisolir lebih sering menghabiskan waktu menyendiri, kurang aktif dan pendiam di kelas serta tidak bisa berpartisipasi dalam kegiatan kelompok, ini akan menyebabkan siswa tersebut merasa mider dan tidak percaya diri akibatnya siswa menjadi terisolir dan menarik diri dari lingkungan pergaulan teman sebayanya. Adapun faktor penyebab siswa “R” terisolir yaitu memiliki hambatan dalam berkomunikasi serta tidak terbiasa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, akibatnya siswa “R” menarik diri dari lingkungan pergaulan teman sebayanya serta tidak mempunyai minat untuk mengikuti kegitan-kegiatan kelompok sebagai proses sosial.
Analisis Bimbingan Kelompok Tentang Pelanggaran Tata Tertib Terhadap Siswa di Sekolah Menengah Atas PGRI 5 Palembang Juniar Saraswati; Erfan Ramadhani; Endang Surtiyoni
Jurnal Wahana Konseling Vol 2, No 2 (2019): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v2i2.4755

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa yang sering melangar Peraturan tata tertib diSekolah Menegah Atas Pgri 5 Palembang, Seperti tidak memakai atribut sekolah dengan lengkap, terlambat kesekolah, keluar masuk jam pelajaran, tidak memasuk ketika bel sudah berbunyi. Oleh karna itu diperlukan layanan khusus yaitu pemberian layanan bimbingan kelompok supaya permasalhan siswa dapat teratasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya layanan bimbingan kelompok terhadap pelangaran tata tertib yang dilakukan oleh anak-anak kelas 11, untuk mengetahui adakah bentuk keberhasilan setelah di diberikan layanan bimbingan kelompok. Untuk mengatasi permasalahan ini maka guru bimbingan dan konseling memberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok untuk membantu siswa mengatasi permasalahan yang ada disekolahan. Metode yang dipakai yaitu deskriftif kualitatif dengan mengunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, wawancara, dokumentasi. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dilakukan dengan 4 tahap yang meliputi pembentukan, peralihan, kegiatan dan pengakhiran, ke empat langkah tersebut sudah dilakukan guru BK Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, anak mengalami perubahan dari buruk ke baik. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signitifikan hasil perubahan perilaku siswa yang memperoleh bimbingan dari metode deskriptif kualitatif dengan siswa yang tidak memperoleh bimbingan di PGRI 5 Palembang. Kata kunci : Analisis Layanan Bimbingan Kelompok, Pelanggaran Tata Tertib
Gambaran Self Control Siswa Pelanggar Tata Tertib Sekolah di SMA Negeri 1 Lubai Deni Pranata; Muhammad Ferdiansyah; Syska Purnama Sari
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 2 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v3i2.4867

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi dengan ditemukannya siswa yang melanggar tata tertib sekolah karena self control yang dimilki rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar persentase gambaran self control siswa pelanggar tata tertib sekolah di SMA Negeri 1 Lubai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase.Populasi penelitian ini berjumlah 70 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lubai yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa instrumen angket kemampuan self control siswa. Analisis datanya menggunakan rumus Persentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa self control siswa pelanggar tata tertib sekolah di SMA Negeri 1 Lubai berada yang terdiri dari 70 siswa sebagian besar mereka berada pada kategori rendah (R) dengan jumlah frekuensi 54 siswa atau dapat dipersentasekan dengan nilai 77,1%. Selanjutnya disusul pada kategori sangat rendah  (SR) dengan jumlah frekuensi 10 siswa yang dapat dipersentasekan dengan nilai 14.3%. Kemudian Self-control siswa berada pada kategori sedang (S) dengan jumlah frekuensi 6 siswa yang dapat dipersentasekan dengan nilai 8.6% dan tidak ada siswa yang berada pada kotegori tinggi dan sangat tinggi. Berdasarkan data diatas maka rata-rata Self-control siswa Pelanggar Tata Tertib kelas XI di SMA Negeri 1 Lubai berada pada kategori rendah sehingga diharapkan bisa menjadi acuan untuk guru bimbingan dan konseling dalam memberikan program layanan bimbingan dan konseling disekolah. Kata kunci: Self Control, Pelanggar Tata Tertib.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama YWKA Palembang Trisni Hartina; Susun Nayati Nasution
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 1 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v3i1.5112

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah : Adakah pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa di sekolah menengah pertama YWKA Palembang?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap proses belajar di lingkungan kelas siswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes Observasi, kusioner (angket), dan wawancara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Observasi, Dokumentasi dan Angket. Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus uji t. Berdasakan hasil penelitian, analisis data, pengujian hipotesis yang dilakukan peneliti serta hasil pembahasan yang didapat, maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Ada pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa di SMP YWKA Palembang 2019/2020 diterima. 2) Ho Terima jika t hitung 6,369  < t tabel 1,683  maka Ha ditolak.
Kecemasan Menjelang Acara Pertandingan Taekwondo (Studi Pada Atlet Taekwondo Universitas PGRI Palembang) Lora Hapiani
Jurnal Wahana Konseling Vol 3, No 2 (2020): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v3i2.4843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh data mengenai tingkat kecemasan menjelang acara pertandingan taekwondo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus  persentase Populasi yang di gunakan di dalam penelitian ini adalah seluruh atlet taekwondo Universitas PGRI Palembang yang berjumlah 30 orang tersebut di tetapkan sebagai sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan skala likert.Hasil analis data menunjukan bahwa tingkat kecemasan menjelang acara pertandingan taekwondo ialah sebesar 93,3%  pada kategori tinggi. Capaian standar deviasi berada pada nilai (14,44) sangat tinggi, kemudian aspek emosional (24,8%) dan kognitif pada kategori tinggi persentase (29,63%), aspek fisiologis berada pada kategori  sangat tinggi dengan persentase (15,7%), dengan tingkat capaian masing-masing responden dapat di interprestasikan dalam kategori sangat tinggi dengan hasil persentase (67,82%). Maka pada tingkat kecemasan menjelang acara pertandingan taekwondo (studi pada atlet Univesitas PGRI Palembang) berada pada kategori tinggi. Sehingga dapat dijadikan sebagai acuan untuk memberikan teknik secara mandiri dalam mengurangi tingkat kecemasannya pada mahasiswa atlet Universitas PGRI Palembang

Page 4 of 14 | Total Record : 140