cover
Contact Name
Rudy Hartono
Contact Email
dinomks70@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rudyhartono@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 19078153     EISSN : 25490567     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar adalah jurnal ilmiah yang dipublikasi oleh Unit Penelitian Poltekkes Kemenkes Makassar. Jurnal Media Kesehatan merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan telah teregister dengan e-ISSN: 2549-0567. Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar fokus pada hasil-hasil penelitian asli dan terbaru dalam lingkup ilmu kesehatan mencakup ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan lingkungan, ilmu farmasi, analis kesehatan atau laboratorium medis, ilmu gizi, fisioterapi, kesehatan gigi, ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
PENAMBAHAN IBUPROFEN PHONOPHORESIS LEBIH BAIK DARI PADA ULTRASOUND TERHADAP PERBAIKAN FUNGSIONAL KNEE Ririn Andasari; Fahrul Islam; Sudaryanto Sudaryanto
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2245

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Osteoartritis (OA) juga dikenal sebagai penyakit sendi degeneratif, berhubungan dengan degradasi kartilago artikular, yang mendasari pembentukan osteofit pada bagian sendi. OA knee umumnya menyebabkan nyeri gerak terutama saat menumpu berat badan, keterbatasan gerak, dan kesulitan dalam aktivitas fungsional. Metode : Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain randomized control group pre test – post test, bertujuan untuk mengetahui beda pengaruh antara ibuprofen phonophoresi dan mobilisasi with movement tibio femoral joint dengan ulrasound dan mobilisasi with movement tibio femoral joint terhadap perbaikan fungsional knee pada penderita osteoarthritis knee, dilaksanakan di Poli Fisioterapi RSAD Tk. II Pelamonia dengan sampel adalah pasien OA knee yang sesuai dengan kriteria inklusi. Jumlah sampel adalah 12 orang yang dibagi secara acak kedalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol yang diberikan Ultrasound dan MWM sebanyak 6 orang dan kelompok perlakuan yang diberikan Ibuprofen Phonophoresis dan MWM sebanyak 6 orang. Alat ukur yang digunakan adalah KOOS dengan menggunakan quesioner. Hasil : Berdasarkan analisis uji paired sample t pada kelompok kontrol diperoleh nilai p<0,05 yang berarti bahwa intervensi Ultrasound dan MWM dapat memberikan peningkatan KOOS yang signifikan pada penderita Osteoarthritis Knee, pada kelompok perlakuan juga diperoleh nilai p<0,05, yang berarti bahwa intervensi Ibuprofen Phonophoresis dan MWM dapat memberikan peningkatan KOOS yang signifikan. Kemudian, berdasarkan uji independen sample t diperoleh nilai p>0,05 yang berarti bahwa tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan  diantara kedua kelompok sampel terhadap peningkatan KOOS. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa pemberian Ibuprofen Phonophoresis dan MWM tidak lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan Ultrasound dan MWM terhadap peningkatan KOOS  pada penderita Osteoarthritis Knee. Kata Kunci : Fungsional Knee, Ibuprofen Phonophoresis, MWM (Mobilization With Movement), Ultrasound 
KEHAMILAN PADA USIA REMAJA DENGAN OUTPUT MATERNAL NEONATAL DI PUSKESMAS JONGAYA Andi Syintha Ida; hidayati hidayati hidayati; Wirawati Amin
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2206

Abstract

ABSTRAK Proses kehamilan dan kelahiran pada usia remaja turut berkontribusi dalam meningkatkan angka kematian perinatal di Indonesia. Menurut Sarwono (2005) pada ibu hamil usia remaja sering mengalami komplikasi kehamilan yang buruk seperti persalinan prematur, berat bayi lahir rendah (BBLR) dan kematian perinatal. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan kehamilan pada usia remaja dengan output maternal dan neonatal di Puskesmas Jongaya Makassar. Penelitian ini menggunakan penelitian observational yang bersifat deskriptif dengan metode crosssectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2020 di Puskesmas Jongaya Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan pada usia remaja tahun 2019 sampai Juni 2020, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total Sampling, artinya mengambil semua populasi sebagai sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk memperoleh keterangan sesuai dengan tujuan penelitian. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mencatat semua persalinan usia remaja dan melihat out put maternal neonatal dari data medical record Puskesmas Jongayya dengan Teknik Analisis Data menggunakan uji dilakukan analisis statistik dengan menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian; ada hubungan antara ibu hamil usia remaja dengan partus lama (p=0,003), ada hubungan antara ibu hamil usia remaja dengan BBLR (p=0,001), tidak ada hubungan hamil usia remaja dengan perdarahan (p=0,179), tidak ada hubungan hamil usia remaja dengan prematur(p=0,155). Kata kunci : Kehamilan remaja, maternal, neonatal
DETEKSI DINI PERKEMBANGAN ANAK Nurul Komariah; Rina Nursanti
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2160

Abstract

Perkembangan anak merupakan faktor penentu penting bagi kesehatan sepanjang hidup. Salah-satu upaya dalam peningkatan kualitas pertumbuhan dan perkembangan adalah dengan melakukan deteksi dini perkembangan anak. Tujuan Penelitian untuk menganalisis pelaksanaan deteksi dini perkembangan anak di Puskesmas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Partisipan penelitian yaitu bidan yang bekerja di Puskesmas, kader Posyandu. Tehnik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling, Tehnik pengumpulan data yaitu tehnik observasi, wawancara, dukumentasi. Analisa data dengan menggunakan data reduction, merangkum, data display, verification. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan deteksi dini perkembangan anak hanya dilaksanakan jika ada keluhan dari orang tua tidak dilaksanakan secara rutin. Hasil observasi masih fokus pada pertumbuhan anak yaitu melakukan penimbangan berat badan.  
PERILAKU PREVENTIF COVID 19 BERDASARKAN KARAKTERISTIK DAN SIKAP MASYARAKAT PUSKESMAS PAMPANG Syaipuddin Syaipuddin; Hasriana Hasriana
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2404

Abstract

Covid-19 saat ini  menjadi  permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu  mengalami  peningkatan  setiap  harinya, menyerang setiap orang tanpa memandang usia maupun  jenis  kelamin  dan sudah  dikategorikan sebagai    pandemi    global (Setiawan,    2020). Covid-19 merupakan   jenis   virus   yang   baru sehingga  banyak  pihak  yang  tidak  tahu  dan tidak    mengerti    cara    penanggulangan    virus tersebut.  Gejala  yang  ditimbulkan  oleh Covid-19 hampir    menyerupai    dengan    flu    pada umumnya.  Saat  ini,  penyebaran  SARS-CoV-2 dari   manusia ke   manusia   menjadi   sumber transmisi  utama  sehingga  penyebaran  menjadi lebih agresif. Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dan sikap terkait pencegahan Covid-19 dengan perilaku preventif Covid-19.Penelitian  ini  merupakan  jenis  penelitian cross-sectional.  Metode  yang  digunakan  adalah dengan    pendekatan    kuantitatif.    Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Adapun  variabel  bebas  yang  digunakan pada  penelitian  ini  adalah karakteristik  dan sikap masyarakat,  sedangkan  variabel  terikatnya  berupa  behavior preventif  covid-19. Penelitian ini akan dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar pada bulan Februari sampai Agustus Tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang data berkunjung di Puskesmas Pampang Kota Makassar, teknik sampling menggunakan accidental sampling sehingga besaran sampel tidak ditentukan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan dan sikap terhadap perilaku pencegahan Covid 19 pada masyarakat Puskesmas Pampang Kota Makassar. Sedangkan umur tidak ada hubungan dengan perilaku pencegahan covid 19.
Gambaran Faktor Risiko Hipertensi Berdasarkan Derajat Hipertensi Di Puskesmas Samata wardani wardani; Muh. Akhyar Ahmad
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2122

Abstract

  Hipertensi telah menjadi masalah kesehatan yang utama tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskuler yang tergolong penyakit mematikan. Sebanyak 1 miliar orang di dunia atau 1 dari 4 orang dewasa menderita hipertensi. Secara umum faktor risiko hipertensi dibedakan menjadi dua yaitu faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan faktor risiko yang tidak dapat diubah. Hipertensi dapat dikendalikan dengan modifikasi gaya hidup yang lebih sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko hipertensi di Puskesmas Samata Kabupaten Gowa. Penelitian dilakukan dengan desain cross sectional yang dilakukan pada 231 responden yaitu pasien hipertensi pada usia 18 sampai > 75 tahun di Puskesmas Samata Kabupaten Gowa, yang diambil secara acak dengan teknik purposive sampling pada bulan Maret 2021. Karakteristik demografi responden dalam penelitian ini pendidikan lulus SMA  dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Faktor risiko tertinggi pre hipertensi ,hipertensi derajat 1 dan derajat 2 adalah kebiasaan makan makanan asin,makanan berlemak,malas melakukan aktifitas fisik/olahraga dan obesitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran subjek penelitian akan risiko kejadian hipertensi dan faktor risiko hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi, Faktor Risiko Hipertensi
RIWAYAT KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU DAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TURIKALE Miftahul Jannah; Nadimin Nadimin
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2421

Abstract

Chronic Energy Deficiency (KEK) is a condition of experiencing malnutrition, especially in energy and protein that lasts a long time, causing health problems for pregnant women. Intrauterine Growth Retardation (IUGR) occurs due to nutritional deficiency where protein restriction causes growth retardation in the fetus. The adaptive responses that cause malnutrition occurring in utero has long-term consequences associated with adverse developmental health for both mother and child. The purpose of this research was to know the relationship of history of KEK in Mothers with Stunting Incidence in Toddlers in the Work Area of the Turikale Health Center, Maros Regency. This research is an analytical observational study with a cross sectional study design carried out in Pettuadae Village, Turikale District, Maros Regency in June 2021. There are two variables in this study, namely the independent variable, history of KEK and the dependent variable stunting. The collection of data on the history of KEK in mothers was obtained from the Maternal and Child Health (KIA) book and stunting data using secondary data sourced from the EPPGBM big data in February 2021 for 37 children. The population in this study were all 37 stunted children in Pettuadae Village, Turikale District, Maros Regency. The sample uses total sampling. Univariate data analysis to calculate frequency distribution and bivariate analysis using chi square test using SPSS 18 software. There is a relationship between the history of maternal constipation and the incidence of stunting in toddlers. It is expected that pregnant women will increase their nutritional needs during pregnancy so that they can avoid the occurrence of stunting in children and who want to conduct similar research, it is better to discuss other risk factors related to stunting in children and use a larger sample size. Keywords: Dietary habit, KEK, Stunting
FAKTOR-FAKTOR KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS PUTRI AYU Amelia Vadila; M. Dody Izhar; Helmi Suryani Nasution
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2282

Abstract

Trend obesitas dan diabetes melitus (DM) di Puskesmas Putri Ayu menunjukkan peningkatan. Sejumlah faktor diketahui berhubungan dengan terjadinya DM tipe 2. Di puskesmas tersebut belum pernah dilakukan penelitian mengenai faktor risiko DM tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah umur, jenis kelamin dan obesitas berhubungan dengan kejadian DM tipe 2 di Puskesmas Putri Ayu. Penelitian ini menggunakan desain case control. Sampel terdiri dari 51 kasus dan 51 kontrol, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Variabel independen dan dependen berasal dari rekam medis rumah sakit. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan 0,05. Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan DM tipe 2 adalah usia (nilai p=0,000, OR=6,500 (95%CI=2,702-12,521)), jenis kelamin (nilai p =0,012, OR=2,987 (95%CI=1,257-7,099)), dan obesitas (nilai p =0,000, OR=14,304 (95%CI=4,483-45,644)). Dianjurkan masyarakat dapat menjaga berat badan ideal dan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, masyarakat yang berusia 40 tahun ke atas disarankan melakukan skrining DM secara rutin.
JENIS KELAMIN SEBAGAI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN POSTOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING PADA TINDAKAN LAPAROSKOPI APENDEKTOMI Resiana Karnina; Mutiara Putri
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2007

Abstract

Kejadian Postoperative Nausea and Vomiting (Mual muntah pascaoperasi) merupakan masalah tersering pada pasien yang menjalani tindakan laparoskopi apendektomi. Jenis kelamin merupakan faktor independen terbesar yang mempengaruhi PONV selain banyak faktor lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kelamin sebagai faktor yang mempengaruhi kejadian Postoperative Nausea and Vomiting pada tindakan laparoskopi apendektomi di Rumah Sakit MK Kemayoran. Desain penelitian cross sectional dengan metode analitik observasional data diambil dari catatan rekam medis pasien yang menjalani prosedur tindakan laparoskopi apendektomi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran. Sampel diambil dengan metode total sampling sebanyak 103 sampel. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan menggunakan SPSS 25.0 for Windows. Hasil uji chi-square didapatkan pengaruh bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian PONV pada tindakan laparoskopi apendektomi dengan nilai signifikansi lebih kecil dari α=5% (0,002<0.05). PONV lebih banyak dirasakan perempuan karena adanya hormon estrogen sebagai hormon utama yang dapat mempengaruhi sensitisasi dari reseptor dopamin yang berperan dalam mekanisme terjadinya PONV. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian PONV pada tindakan laparoskopi apendektomi.
KEJADIAN INFERTILITAS DENGAN TINGKAT EMOSI PADA PASANGAN USIA SUBUR Luh Putu Widiastini; I Gusti Agung Manik Karuniadi
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2406

Abstract

Infertilitas merupakan suatu kondisi dimana pasangan suami istri belum memiliki anak dalam kurun waktu 1 tahun, walaupun telah melakukan hubungan seksual sebanyak 2-3 kali seminggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi jenis apapun. Faktor resiko infertilitas pada pria dipengaruhi oleh usia, obesitas, Alkohol, paparan lingkungan pekerjaan baik fisik dan bahan kimia, olahraga berat jangka panjang, merokok, pemaparan jangka panjang pada laptop dapat meningkatkan suhu skrotum, serta stress. Sedangkan efek psikologis yang ditimbulkan kejadian fertilitas akan mempengaruhi emosi pasangan infertile. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Kejadian Infertilitas Terhadap Tingkat Emosi Pada Pasangan Usia Subur di Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah sampel 60. Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square Test, didapatkan bahwa nilai P sebesar 0,017 (< 0,05), yang artinya ada hubungan yang signifikan antara kejadian infertilitas terhadap tingkat emosi pada pasangan usia subur di kota Denpasar. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi tenaga kesehatan yang menangani kasus infertilitas untuk dapat memberikan asuhan yang komprehensif tidak hanya memperhatikan fisik tetapi juga psikologis khususnya emosi dari pasangan infertilitas.
DETERMINAN PEMERIKSAAN RUTIN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MASSENGA Nurul Ilmi Idrus; Ansariadi Ansariadi; Jumriani Ansar
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16, No 2 (2021): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v16i2.2125

Abstract

Hipertensi dikategorikan sebagai the silent disease karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Pemeriksaan rutin tekanan darah sangat diperlukan untuk mengetahui tekanan darah serta mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan rutin tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Massenga. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah pasien hipertensi yang melakukan kontrol tekanan darah di Puskesmas Massenga selama tahun 2017 yaitu 742 orang. Teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling dengan besar sampel sebanyak 117 orang. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,004), pengetahuan (p=0,000), akses pelayanan kesehatan (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,000) dengan pemeriksaan rutin tekanan darah sedangkan variabel jenis pekerjaan tidak berhubungan dengan pemeriksaan rutin tekanan darah pada pasien hipertensi (p=0,386). Disarankan kepada masyarakat agar aktif mengikuti sosialisasi yang berkaitan dengan hipertensi untuk menambah pengetahuan utamanya bagi para penderita hipertensi serta bagi petugas kesehatan sebaiknya memberikan penyuluhan yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai hipertensi utamanya tentang pentingnya melakukan kontrol tekanan darah secara rutin untuk menghindari komplikasi. Kata Kunci: Hipertensi, tekanan darah, pemeriksaan rutin