cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
Pengolahan Dan Analisis Usaha Tanaman Jahe Menjadi Produk Jahe Instan Di Panti Asuhan Al-Ikhlas Ngentak Pelem RT.13 Baturetno Banguntapan Bantul Nurcahyani Dewi Retnowati; Daru Retnowati
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v2i2.454

Abstract

Ginger plants are widely cultivated in Indonesia and can be used for health. One of the ginger products is instant ginger. The process of making instant ginger can be easily done by everyone, especially the children of the orphanage. The aim of community service is that children of Orphanage are expected to make their own instant ginger, sell, and do business analysis calculations so that the children of the Orphanage become more independent. The training process for making instant ginger and business analysis was carried out at the Al-Ikhlas Orphanage Ngentak Pelem RT.13 Baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta. The method carried out in the implementation of this training was by counseling and practicing directly the making of instant ginger and calculation of business analysis. There are three types of activities, namely an explanation of ginger plants and their properties, making instant ginger products, and teaching business analysis calculations and a little about product marketing. The output target to be achieved in this community service is that the partners are able to make instant ginger and business analysis. 
Implementasi gaya komunikasi asertif orang tua-anak selama masa pandemi covid 19 Suciati Yahono; Ade Putranto Prasetyo
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i1.1070

Abstract

Tanggung jawab orang tua terhadap anak dimulai sejak anak dalam kandungan. Orang tua dalam hal ini tidak hanya terbatas pada posisi ibu atau bapak saja, tetapi keduanya. Sebagian  besar orang percaya bahwa ibu lebih pandai dalam berkomunikasi dengan anak, karena sejak dalam kandungan, anak sudah memiliki kontak batin dengan ibunya. Namun demikian  bukan berarti peran bapak dianggap tidak efektif dalam berkomunikasi dengan anak. Ada suatu budaya yang lebih memposisikan bahwa gaya komunikasi pria lebih baik daripada gaya komunikasi perempuan, demikian juga budaya lain mengatakan sebaliknya. Perbandingan gaya komunikasi antara dua budaya yang berbeda yakni budaya maskulin (pria) dan budaya feminin (wanita), sebenarnya tidak menunjukkan bahwa cara berkomunikasi pria lebih baik daripada cara berkomunikasi wanita atau sebaliknya. Namun perbedaan gaya komunikasi tersebut akan lebih dapat diamati berdasarkan kategorisasi tertentu, seperti perbedaan saat berbicara, pemilihan topik pembicaraan, cara interupsi, penggunaan kata/kalimat tanya, menggunakan cerita dan guyonan, dan kategori-kategori lainnya. Dalam masa pandemi covid 19,  berada di dalam rumah selama berbulan-bulan sangat memungkinkan terjadinya kebosanan pada semua anggota keluarga karena rutinitas. Orang tua harus menjadi guru bagi anaknya dalam pembelajaran daring. Sedangkan tidak semua orang tua dan anak siap menghadapi perubahan kebiasaan selama Work From Home / WFH. Tingkat stres pun meningkat. Ketidaksiapan tersebut pada akhirnya melahirkan konflik dengan orang sekitar, terutama anak.
Pengenalan Desain Dan Manufaktur Komponen Otomotif Bagi Muda-Mudi Wonokromo II Pleret Bantul Nur Akhmad Triwibowo; Benedictus Mardwianta
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v2i1.409

Abstract

Salah satu tujuan dari pendidikan adalah untuk menghasilkan manusia yang produktif, mandiri dan mempunyai daya saing. Namun faktanya banyak dijumpai lulusan setingkat SMU yang tidak dapat melanjutkan pendididkan ke jenjang yang lebih tinggi. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah diperlukan peningkatan pengetahuan produksi / manufaktur untuk meningkatkan wawasan kewirausahaan bagi pemuda. Dengan demikian pengetahuan produksi / manufaktur nanti bisa menjadi ide untuk membuka usaha baru dalam skala industri kecil (UMKM) Salah satu program peningkatan pengetahuan yang diberikan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan produksi / manufaktur. Sasaran pengabdian masyarakat adalah pemuda yang tertarik untuk mengembangkan kemandirian di bidang industri kecil. Program yang ditawarkan adalah mengenalkan dan membuka wawasan bahwa peluang usaha di bidang produksi / manufaktur memiliki prospek yang sangat baik
Pelatihan Kompetensi Air Conditioning (AC) Bagi Guru SMK Bidang Keteknikan Kota Balikpapan Akbar, Syaeful; Anhar, Wahyu; Dahlan, Basri
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v3i1.585

Abstract

Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan merupakan sektor energi sehingga banyak terdapat industri perminyakan, gas, dan pertambangan, termasuk industri pendukung seperti alat berat, dan otomotif (light vehicle). Sinkronisasi elemen kompetensi SMK terhadap stakeholders/industri adalah mutlak harus dikuasai siswa/siswi SMK. Salah satu kompetensi dalam bidang alat berat, dan otomotif adalah kompetensi air conditioning (AC). Penguasaan kompetensi AC menjadi penting demi menunjang perangkat kerja alat berat, dan otomotif. Minimnya kompetensi guru dan alat praktek AC di sekolah menjadi latar belakang dilakukannya kegiatan pelatihan kompetensi AC bagi para guru SMK bidang keteknikan. Tujuan kegiatan pelatihan adalah peningkatan kompetensi AC bagi pada guru, dan mampu membuat alat praktek AC secara mandiri. Materi teori meliputi konsep AC, sistem kerja, perhitungan dan desain AC, dan refrigerant. Kegiatan praktek menitikberatkan pada perancangan, perakitan, dan pembuatan alat praktek AC. Penilaian keberhasilan pelatihan dilakukan menggunakan perangkat kuesioner yang dibagikan kepada peserta pelatihan. Variabel penilaian meliputi efisiensi waktu, kualitas materi, kualitas narasumber, sarana prasarana teori/praktek, dan pelayanan panitia. Berdasarkan hasil penilaian bahwa pelatihan telah diselenggarakan dengan baik. Diakhir kegiatan pelatihan, dilakukan penyerahan alat praktek AC yang digunakan dalam kegiatan pelatihan kepada salah satu SMK peserta pelatihan.
Pengenalan basic navigation-dead reckoning bagi mahasiswa dan alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto Lasmadi Lasmadi; Freddy Kurniawan; Sutjianto Sukarno
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i1.1029

Abstract

Pengetahuan avionik merupakan hal yang sangat diperlukan bagi mahasiswa prodi Teknik Elektro Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto. Bagi mahasiswa yang mendapatkan kurikulum baru, mereka telah dibekali pengetahuan avionik sesuai dengan target. Namun, bagi angkatan dengan kurikulum sebelumnya dan juga alumni, pengetahuan ini belum sepenuhnya didapatkan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan avionik Dead reckoning system kepada mahasiswa prodi Teknik Elektro khususnya angkatan 2016 dan sebelumnya serta alumni. Program ini diwujudkan dalam bentuk webinar melalui media zoom selama dua hari yang terbagi dalam  5 sesi penyampaian materi. Materi disajikan dalam bentuk slide presentasi yang disampaikan oleh para dosen prodi Teknik Elektro. Untuk lebih mendesiminasikan pengetahuan, kegiatan ini juga disiarkan melalui kanal youtube agar dapat diikuti oleh semua lapisan masyarakat. Berdasarkan asal peserta yang mengikuti webinar ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini telah memenuhi sasaran. Selain itu, berdasarkan jumlah peserta dan respon yang diberikan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi sebagian besar peserta. Kegiatan serupa dapat diadakan kembali pada waktu mendatang dengan materi yang berbeda dalam lingkup kedirgantaraan.
Pengenalan Komponen Otomotif Dalam Bahasa Inggris Bagi Pemuda Daerah Wonokromo II Dewanti Ratna Pertiwi
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v2i1.407

Abstract

Posisi bahasa Inggris sebagai bahasa internasional nomor satu di dunia menjadikan berbagai produk menggunakan bahasa ini sebagai bahasa utama dalam menjelaskan spesifikasi. Salah satu produk yang banyak menggunakan istilah bahasa Inggris adalah kendaraan bermotor. Sebagai produk yang digunakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia, mengenal komponen otomotif pada kendaraan bermotor dalam bahasa Inggris dianggap penting. Persatuan muda mudi Wonokromo II Pleret Bantul Yogyakarta merupakan salah satu masyarakat yang dipandang perlu mendapat pengenalan komponen otomotif dalam bahasa Inggris. Komunitas ini terdiri dari pemuda dengan berbagai lapisan usia antara usia sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi. Potensi daerah Pleret memungkinkan pengembangan sektor otomotif lebih jauh karena terdapat beberapa sentra penyedia sparepart kendaraan bermotor sehingga pengenalan komponen otomotif diharapkan mampu membuka peluang para pemuda untuk mengembangkan usaha bidang otomotif baik offline maupun online. Dalam kegiatan ini, pengenalan difokuskan pada komponen-komponen (part) otomotif yang didukung oleh media pembelajaran autentik, gambar, video, dan online (digital). Pengenalan komponen-komponen otomotif diharapkan dapat memberikan dasar kosa kata sehingga lebih menguasai bidang otomotif secara luas.  
Pemanfaatan Endorse dan Hashtag untuk Pemasaran Produk Menggunakan Instagram pada UMKM di Kecamatan Patuk Kabupaten Gunung Kidul Retnowati, Nurcahyani Dewi; Indrianingsih, Yuliani; Honggowibowo, Anton Setiawan
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v3i1.530

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are businesses that develop in the community and can increase Indonesia's economic growth. These MSMEs are spread in many areas, including the Patuk District in Gunung Kidul Regency and are engaged in products and services. Until now, the marketing of products carried out by SMEs in Patuk District is conventional marketing, which is marketing products through relationships within the business community. So it is very important to increase product marketing by using online marketing based on social media, one of which is using Instagram. The use of Instagram as a marketing medium also requires the use of endorse and hashtags to further optimize marketing. Therefore, SMEs in Patuk Subdistrict need training on how to use Instagram as a marketing strategy, especially on how to utilize endorse and hashtag so that marketing is expected to be more optimal and targeted. To meet the needs of partners (UMKM actors), mentoring is used in the use of endorse and hashtags on Instagram social media as a product marketing medium by implementing community service, which is a lecturer in the Informatics Engineering Study Program at Adisutjipto College of Technology. This assistance can improve the ability of SMEs in Patuk District to utilize endorse and hashtag using Instagram as an effort to improve product marketing. The results of the community service activities show that 10% of community service participants have not been able to use Instagram optimally because they only come on the first day, 20% of community service participants have been able to use Instsgram well but have not been optimal in using endorse and hashtag, and 70% of community service participants have very optimal using Instagram and utilizing endorse and hashtag.
Implementasi sistem informasi Heypenyidik Satreskrim Polres Tarakan berbasis web Suprianto Suprianto; Muhammad Muhammad; Muhammad Fadlan; Pratama Dyas Wicaksana
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i1.971

Abstract

Sistem informasi merupakan suatu kebutuhan pokok di dalam suatu pelayanan di berbagai bidang, contohnya Polres Tarakan yang memiliki beberapa satuan reserse diantaranya adalah Satreskrim. Terdapat berbagai masalah internal penyidik dan juga permasalahan pada masyarakat yang ingin mengetahui perkara yang dialaminya. Penyidik terkadang melewatkan kasus yang ditanganinya, padahal waktu perkara sudah hampir habis, sehingga diperlukannya sistem yang dapat mengingatkan serta mendata agar dapat dengan mudah dicari oleh masyarakat yang terkena perkara. Metode waterfall digunakan untuk memberikan solusi dalam pembuatan aplikasi diantaranya identifikasi masalah, pengumpulan data, analisa dan desain sistem, koding program, uji coba, evaluasi dan sosialisasi. Hasil aplikasi heypenyidik.com memiliki fitur untuk mengingatkan penyidik h-4 sebelum waktu perkara habis. Aplikasi ini juga dapat melakukan pencarian data yang diperuntukkan untuk masyarakat dengan kata kunci nama dan nomor handphone. Aplikasi ini mendapatkan penilaian yang sangat positif oleh masyarakat dan penyidik pada saat launching
Pendampingan Pengembangan Kemampuan Story Telling Guru Kelompok Bermain Dan Taman Penitipan Anak Aviciena Dewanti Ratna Pertiwi
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v2i2.456

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan pendidikan tahap awal di mana anak mulai dikenalkan dengan beberapa bahasa selain bahasa ibu misalnya bahasa nasional dan bahasa asing. Salah satu bahasa asing yang bisa mulai dikenalkan adalah bahasa Inggris. Pengenalan bahasa Inggris bisa dikemas dengan berbagai cara misalnya bernyanyi, membaca, dan story telling. Story telling diyakini mampu memberi pesan moral, mengenalkan budaya, mengenalkan kosa kata, dan merangsang imajinasi dan kreativitas anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kelompok bermain dan taman penitipan anak Aviciena. Program sekolah untuk mengembangkan fun reading dianggap selaras dengan kegiatan pengembangan kemampuan story telling guru. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan story telling guru sehingga guru mampu membawakan cerita tidak hanya dalam bahasa Indonesia tetapi juga bahasa Inggris. Selain itu, beberapa fasilitas peraga story telling akan diberikan pada lembaga ini untuk mendukung kelancaran kegiatan story telling
Merintis desa wisata, menguatkan kerjasama badan usaha milik desa dan kelompok sadar wisata Haniek Listyorini; Aurilia Triani Aryaningtyas; Gana Wuntu; Renny Aprilliyani
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i1.1076

Abstract

Kabupaten Kuningan Jawa Barat memiliki target menumbuhkan 25 desa wisata, dan salah satu yang sedang dirintis adalah desa wisata Cikaso Desa Kramatmulya. Dalam pembentukan desa wisata membutuhkan organisasi kelembagaan yang akan mengelola pariwisata di desa tersebut. Meskipun pemerintah telah menetapkan kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa wisata namun dalam perjalanannya pengelola masih memiliki ketidakmampuan dalam mengelola. Masalah lain adalah tidak adanya hubungan harmonis dan tumpang tindih tupoksi antara Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan Pokdarwis dalam pengelolaan rintisan desa wisata. Pokdarwis membutuhkan pendampingan bagaimana tata organisasi dapat berjalan, tupoksi masing-masing, apa saja permasalahan yang ada dalam pengembangan destinasi dan bagaimana mendapatkan dukungan dari masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memperkuat kerjasama antara Bumdes dan Pokdarwis dalam rintisan suatu desa wisata. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, Focus Group Discussion, simulasi, dan role play lapangan.

Page 10 of 35 | Total Record : 344