cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Pemberdayaan masyarakat sebagai pendamping keluarga diabetes melitus untuk mencapai Sustainable Development Goals ketiga Sri Masyeni; Saraswati laksmi Dewi; Arya Giri Prebawa; Gita Pritayanti Dinar
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.2880

Abstract

Dampak kesehatan global dari diabetes melitus telah diterima secara luas di berbagai tempat. Program pelayanan masyarakat yang menangani diabetes memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mempromosikan kesadaran, pencegahan, pengelolaan penyakit, dan pencegahan komplikasi. Tujuan dari pelayanan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para mitra dalam membimbing pasien. Metode program ini meliputi diskusi kelompok fokus untuk mengidentifikasi masalah mitra, penyuluhan pendidikan, permainan peran dengan tes pra dan pasca untuk mengevaluasi peningkatan, dan evaluasi program. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra tentang diabetes melitus sebesar 80%. Dengan melibatkan masyarakat dalam langkah-langkah kesehatan proaktif, program-program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi prevalensi diabetes tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup bagi mereka yang terkena dampaknya, yang pada akhirnya berkontribusi pada komunitas yang lebih sehat dan pencapaian SDGs ke-3.
Pelatihan penyusunan modul praktikum bermuatan numerasi bagi guru biologi SMA melalui webinar pembelajaran Puti Siswandari; Suhara Suhara; Mimin Nurjhani Kusumastuti; Hardini Puspitaningrum; Rani Siti Khoerunnisa
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3370

Abstract

Dalam implementasi pembelajaran numerasi, penguasaan guru dalam menyusun kegiatan pembelajaran yang melatihkan keterampilan numerasi siswa berperan penting. Untuk mendukung peningkatan kompetensi guru, Tim Pengabdian Praktikum Biologi Numerasi menyelenggarakan webinar pembelajaran numerasi. Kegiatan webinar bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi guru biologi SMA dalam menyusun modul praktikum berbasis numerasi. Melalui kegiatan webinar terjaring tujuh modul ajar yang disusun oleh guru yang berpartisipasi. Analisis modul ajar difokuskan pada kegiatan pembelajaran bermuatan numerasi. Konten numerasi yang dianalisis berupa keterlibatan aritmatika, pengolahan data, aljabar, grafik, dan geometri dalam pengolahan data hasil praktikum. Sebanyak 86% modul ajar mengimplementasikan pengolahan data, sedangkan 14% mengimplementasikan aritmatika. Modul ajar yang dibuat guru masih terbatas dalam melibatkan numerasi sebagai target kompetensi siswa. Berdasarkan hasil kegiatan webinar ini terungkap bahwa konten numerasi yang umum diimplementasikan guru dalam pembelajaran adalah pengolahan data. Kegiatan pelatihan bagi guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran atau praktikum biologi bermuatan numerasi penting untuk menguatkan konten numerasi dalam pembelajaran.
Strategi pencegahan stunting melalui edukasi dan praktik pembuatan MP-ASI berbasis pangan lokal Anzar Alfat Firdaus; Muhamad Nurudin Abdullah; Mohammad Ghofur Rofiq Amanu; Finky Yolanda Mafu; Navisa Martha Ardanasari; Ramzy Atsil Rosidi; Pingki Anjelika; Nanda Avita; Johannis Noch Suatan; Zelika Oktarani; Dina Nuril Hayati
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3355

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mencegah stunting di Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, melalui peningkatan literasi gizi dan keterampilan pengolahan makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis bahan pangan lokal. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman pada periode 10 Juli hingga 13 Agustus 2025. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, distribusi leaflet edukatif, praktik langsung pembuatan MP-ASI, serta evaluasi pengetahuan masyarakat melalui pre-test dan post-test. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, serta pengukuran kuantitatif melalui tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan didukung statistik sederhana untuk menilai dampak kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menyiapkan MP-ASI bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Analisis kandungan gizi pada menu MP-ASI menunjukkan bahwa kombinasi ikan lele, sayuran, dan sumber karbohidrat lokal mampu memenuhi kebutuhan gizi harian anak sesuai rekomendasi WHO. Program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menekankan aspek keberlanjutan melalui pelibatan kader posyandu serta dukungan pemerintah desa, sehingga berpotensi untuk direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa.
Mendorong produk lokal menuju pasar digital: Strategi dan dampak pada penjualan amplang Kite Ketapang Darmanto Darmanto; Novi Indah Pradasari; Ar-Razy Muhammad; Muhamad Dani
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3371

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi digital marketing dalam meningkatkan volume penjualan produk lokal Amplang Kite di Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, pendampingan, dan analisis data hasil pemasaran digital. Digital marketing diterapkan melalui beberapa platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, WhatsApp, dan Shopee. Hasil menunjukkan bahwa strategi ini berhasil meningkatkan visibilitas produk, kesadaran merek (brand awareness), dan interaksi dengan konsumen. Penjualan terbanyak diperoleh melalui WhatsApp dan Instagram, dengan kontribusi signifikan terhadap peningkatan volume penjualan dalam kurun waktu enam bulan. Selain menjangkau konsumen lokal, promosi digital juga mulai menarik minat dari pasar internasional seperti Brasil dan Malaysia. Faktor utama keberhasilan strategi ini terletak pada penggunaan konten visual yang menarik, konsistensi promosi, serta pemanfaatan data audiens untuk segmentasi pasar yang tepat. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi konten digital dan perluasan pasar global sebagai strategi lanjutan. Dengan demikian, digital marketing terbukti memberikan dampak nyata dalam memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk UMKM lokal.
Innovative training on deep learning implementation: applying mindful, meaningful, and joyful learning and assessment for/as/of learning Tiok Wijanarko; Ika Sandra; Hana Shilfia Iraqi; Yaumi Aulia Fadira; Windu Tri Mukherna
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3410

Abstract

This training aimed to enhance elementary school teachers’ competence in developing deep learning-based teaching modules and assessments aligned with the Merdeka Curriculum. The method applied was Participatory Action Research (PAR), consisting of problem identification, planning, training, observation, and reflection stages. Results showed a significant improvement in teachers’ understanding and skills, as reflected in the difference between pre-test and post-test scores. Teachers successfully produced deep learning-based teaching modules and assessment instruments packaged in digital flipbook format. They also demonstrated the ability to design contextual learning that fosters higher-order thinking skills. The program was integrated into the School Principals’ Working Group (MKKS) agenda to ensure sustainability and broader impact. Therefore, the training proved effective in strengthening teachers’ professional capacity and improving the quality of elementary school education.
Penerapan chatbot berbasis AI untuk pencegahan mafia tanah dalam kemitraan dengan Sekar Anindita and Partners Law Firm Mera Kartika Delimayanti; Dewi Yanti Liliana; MRR Tiyas Maheni; Ghania Shafiqa Raisa; Kevin Khalfani Fadillah; Muhamad Atsil Rifqi Riyansyah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3372

Abstract

Permasalahan mafia tanah di Indonesia menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial yang signifikan, sementara sistem pengelolaan arsip hukum yang manual menghambat akses informasi kredibel bagi masyarakat maupun firma hukum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghadirkan Hukum Cerdas, chatbot hukum berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan teknologi Retrieval Augmented Generation (RAG) dan Large Language Model (LLM), bekerja sama dengan Sekar Anindita and Partners (SAP) Law Firm selaku pengelola platform Gebukmantan.com. Chatbot dirancang untuk menjawab pertanyaan hukum secara langsung dengan merujuk dokumen terkurasi. Tahapan kegiatan meliputi pengumpulan arsip, pengembangan dan integrasi sistem, uji coba, pre-test dan post-test, serta pelatihan pengguna. Hasil menunjukkan pada pre-test, pemahaman indikator pengetahuan inti masih 48–70%, sedangkan kesiapan/harapan mencapai 86–92%. Setelah pelatihan, seluruh indikator meningkat signifikan menjadi 92–98% (≥92%). Peserta menilai chatbot cepat, kontekstual, dan kredibel dalam memberikan jawaban hukum. Luaran kegiatan mencakup integrasi chatbot dengan Gebukmantan.com, buku panduan penggunaan, dokumentasi kegiatan, artikel jurnal ilmiah, serta rencana pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Implementasi aplikasi peka toksin berbasis AI dalam mitigasi risiko jamur hitam di Desa Pamekaran Rizki Dwi Sya'bana Nugraha; Supriyati Supriyati; Nur Aisah; Rizka Dwi Putri Ningsih; Rhadith Eka Erlangga Shaputra; Abdul Malik Febrian Zulkifli; Ramadhan Syaeful Bahri
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3514

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan warga Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, yang menghadapi risiko kesehatan serius akibat rendahnya kesadaran terhadap bahaya paparan jamur hitam di lingkungan hunian yang padat dan lembab. Kondisi sanitasi lingkungan tersebut berpotensi besar memicu berbagai macam gangguan pernapasan kronis bagi penduduk setempat. Tujuan utama dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kolektif, membangun kemampuan adaptasi masyarakat, serta menyediakan solusi inovasi teknologi mutakhir untuk deteksi dini dan mitigasi risiko dampak negatif jamur hitam. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan edukasi kesehatan, pelatihan teknis, dan implementasi aplikasi Peka Toksin berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Masyarakat mitra menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian program ini dari awal hingga akhir. Hasil evaluasi melalui kuesioner pasca-kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana sebesar 90% responden menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan praktis mereka. Aplikasi Peka Toksin diharapkan dapat menjadi alat bantu digital yang efektif bagi warga desa untuk secara mandiri mendeteksi risiko ekologis dan menjaga kualitas lingkungan hunian agar tetap sehat, aman, serta berkelanjutan.
Creative innovative BUMDes menuju smart village berbasis kearifan lokal dalam kerangka Asta Cita 6 Tri Handayani Amaliah; Siti Pratiwi Husain; Ayu Rakhma Wuryandini; Hendra Pratama Danial
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3466

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berperan krusial dalam mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa. Namun, realitasnya BUMDes “Gemilang” yang berlokasi di Desa Huidu, Gorontalo, masih menghadapi tantangan serius terkait manajemen tata kelola usaha dan strategi pemasaran. Hambatan utama yang diidentifikasi terletak pada lemahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam hal perencanaan strategis, pencatatan keuangan akuntansi, serta adopsi teknologi digital. Oleh karena itu, penguatan kompetensi pengurus melalui pelatihan merancang pemetaan potensi desa berbasis kearifan lokal, penerapan sistem akuntansi sederhana, dan pembuatan akun marketplace menjadi sangat urgensi untuk menciptakan kelembagaan yang inovatif. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan BUMDes melalui edukasi manajemen dan keuangan berbasis potensi lokal menggunakan kerangka Smart Village yang selaras dengan visi Asta Cita 6. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah SINERGI_Motiayo (Sistem Inovasi Ekonomi dan Resiliensi Gotong Royong) yang menekankan tahapan pelatihan intensif, pendampingan berkala, evaluasi berkala, serta penjaminan keberlanjutan program. Hasil pengabdian menunjukkan dampak positif signifikan dengan adanya peningkatan pemahaman pengurus pada aspek tata kelola manajemen usaha sebesar 33,3%, aspek pencatatan transaksi keuangan sebesar 62,5%, serta adopsi pemasaran digital mencapai 55,6%.
Pengembangan greenhouse sebagai sarana pembelajaran berbasis lingkungan untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata unggulan Erry Rimawan; Euis Nina Saparina Yuliani; Hernadewita Hernadewita; Syifa Ur Rahmi
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3429

Abstract

SMKN 1 Gunung Sindur menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas greenhouse sebagai sarana pembelajaran lingkungan berkelanjutan. Kondisi ini menghambat upaya sekolah menuju predikat Adiwiyata Unggulan dan membatasi pengalaman praktik langsung bagi para siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui skema Kerja Kerja Sama Dalam Negeri (KDN) yang mengintegrasikan kolaborasi antara Universitas Mercu Buana dan Pemerintahan Desa Rawa Kalong. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman Tim Adiwiyata mengenai pendidikan lingkungan, sekaligus membangun fasilitas greenhouse sebagai laboratorium mini guna mendukung pencapaian Adiwiyata Unggulan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelaksanaan workshop pendidikan lingkungan, diskusi perencanaan desain teknis, konstruksi fisik greenhouse, serta tahap monitoring dan evaluasi menggunakan instrumen kuesioner dan observasi lapangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 92% peserta menilai kegiatan workshop sangat bermanfaat, yang disertai dengan peningkatan pemahaman signifikan terkait keberlanjutan lingkungan. Fasilitas greenhouse yang berhasil dibangun kini berfungsi optimal sebagai laboratorium praktik, meningkatkan keterampilan teknis siswa, serta memperkuat kesiapan sekolah dalam meraih Adiwiyata Unggulan. Secara lebih luas, program kolaboratif ini berkontribusi nyata pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan mendukung ketercapaian SDGs, khususnya tujuan 4 (pendidikan berkualitas), tujuan 11 (komunitas berkelanjutan), dan tujuan 13 (aksi iklim).
Implementasi program pasar rakyat dalam pemberdayaan UMKM untuk kemandirian ekonomi masyarakat Desa Sladi Nurul Karisma; Lazuardi Lazuardi; Muhammad Qommaruddin; Mahesa Rizky Saputra; Ardian Syahrul Ramadhani; Aghsyannisa Aghsyannisa; Nur Fatimah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3374

Abstract

Program Pasar Rakyat Desa Sladi 2025 dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendongkrak kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Desa Sladi sebenarnya memiliki potensi UMKM yang sangat besar dan beragam, namun para pelaku usaha lokal masih terkendala oleh terbatasnya jangkauan promosi serta minimnya akses ke pasar yang lebih luas. Metode pelaksanaan program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi lapangan untuk memetakan potensi UMKM, koordinasi intensif dengan pemerintah desa, penyelenggaraan kegiatan pasar rakyat yang melibatkan 16 pelaku UMKM lokal, serta evaluasi komprehensif terhadap dampak ekonomi, sosial, dan efektivitas promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan omzet penjualan yang signifikan bagi mayoritas pelaku UMKM, perluasan jangkauan promosi produk unggulan desa, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa setempat. Kegiatan ini membuktikan secara nyata bahwa pasar rakyat dapat menjadi sarana yang sangat efektif dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal, mengoptimalkan promosi produk, sekaligus menjadi wadah pembelajaran kewirausahaan berbasis komunitas. Oleh karena itu, disarankan agar program ini dapat dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan di masa depan dengan terus meningkatkan diversifikasi produk serta fasilitas teknis pendukung.