cover
Contact Name
Taopik Rahman
Contact Email
opik@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagapedia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PAUD AGAPEDIA
ISSN : 25812823     EISSN : 25809679     DOI : https://doi.org/10.17509/jpa
Core Subject : Education,
Jurnal PAUD Agapedia adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian terkait pendidikan anak usia dini dari perspektif mutidisipliner. Jurnal ini bertujuan untuk memperluas dan menciptakan inovasi konsep, teori, paradigma, perspektif dan metodologi dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020" : 15 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA KELOMPOK B Nahdyawati, Dhea; Muslihin, Heri Yusuf; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.927 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30439

Abstract

Learning media are the most important component in learning in schools. Preliminary studies in group B Kobermatholiul Falah found learning media are used only when needed. The more practical learning media that areoften used are whiteboard markers with blackboards and numeric block media associated with number symbols.While early age children need media that can help towards their knowledge and can be used directly to trainchildren and provide new experiences for children. The results of the research and analysis of the problem,researchers followed up by discussing and developing the media of flannel boards as one of the solutions infacilitating the ability to recognize the number symbols in children in group B. The method in this study uses theDesign Based Research (DBR) method developed by Amiel and Reeves to discuss, develop, and discuss aproduct to overcome problems in the learning process. Products designed using the main ingredient of thickbrown flannel and duplex. The preliminary study and media validation of this research were conducted at KoberMatholiul Falah. Data collection was only done by interviews and expert validation because of the influence ofthe Corona Virus pandemic (COVID-19) product the product could not collect trials directly to children toimprove children's understanding of using the product. The product design that was approved was feasible bythe validator, then made revisions according to the suggestions and approval of the expert validator. In general,approved products are suitable for use as learning media about recognizing the number symbols in group B.Media pembelajaran adalah komponen terpenting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Studipendahuluan di kelompok B Kober matholiul Falah ditemukan bahwa penggunaan media pembelajarandigunakan hanya pada saat dibutuhkan saja. Media pembelajaran yang lebih praktis yang sering digunakanadalah spidol whiteboard beserta papan tulis serta media balok angka yang berkaitan dengan pengenalanlambang bilangan. Padahal anak usia dini lebih membutuhkan media yang dapat merangsang keingin tahuannyadan dapat digunakan secara langsung untuk melatih konsentrasi anak dan memberikan pengalaman baru bagianak. Hasil identifikasi dan analisis masalah tersebut, peneliti menindak lanjuti dengan merancang danpengembangkan media papan flanel sebagai salah satu solusi dalam memfasilitasi kemampuan mengenallambang bilangan pada anak kelompok B. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Design BasedResearch (DBR) yang dikembangkan oleh Amiel dan Reeves untuk merancang, mengembangkan, dan mengujikelayakan suatu produk untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran. Produk dirancang menggunakanbahan utama kain flanel dan duplek coklat yang tebal. Studi pendahuluan dan validasi media penelitian inidilakukan di Kober Matholiul Falah. Pengumpulan data hanya dengan wawancara dan validasi ahli saja karenadampak dari danya pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) produk tidak bisa diuji cobakan langsung keanak untuk menilai perilaku anak selama penggunaan produk. Rancangan produk dinyatakan layak olehvalidator ahli, kemudia melakukan revisi sesuai saran dan rekomendasi dari validato ahli. Secara umum produkdinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran tentang mengenal lambang bilangan pada kelompok B.
KETERAMPILAN SIKAP TOLERANSI ANAK USIA 5-6 TAHUN Lestari, Shinta; Muslihin, Heri Yusuf; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30452

Abstract

Tolerance in early childhood is clearly stated in STPPA (Standard for the Level of Achievement of ChildDevelopment). STPPA refers to the child's development in relation to the process of knowing and learning abouttolerance contained in the aspect score Religion and Morals (NAM) and Social-Emotional. In the 5-6 years agegroup or kindergarten, children have started to recognize the religion that is embraced, do worship , behavehonestly and are helpful, polite, respect, sportsmanship, etc., maintain personal hygiene and the environment,know the religious holidays, and respect (tolerance) of other people's religions. This study aims to describe howhabituation in the implementation of religious tolerance, describing the role of classroom teachers in carryingout religious tolerance development. This research is a descriptive qualitative approach and uses the method ofliterature study. The source of the data obtained is the study of literature that is from books, journals orscientific articles, dictionaries, and reports of research results without researchers going into the field directly.The results of this study are categorized into 2 (two) components, namely (1) habituation patterns, and (2)teacher roles.Toleransi pada anak usia dini dinyatakan secara jelas dalam STPPA (Standar Tingkat Pencapaian PerkembanganAnak). Mengacu pada STPPA tersebut, perkembangan anak dalam kaitannya dengan proses mengenal danbelajar tentang toleransi terdapat dalam aspek Nilai Agama dan Moral (NAM) dan Sosial-Emosional. Padakelompok usia 5-6 tahun atau TK Besar, anak sudah mulai mengenal agama yang dianut, mengerjakan ibadah,berperilaku jujur dan penolong, sopan, hormat, sportif, dan sebagainya, menjaga kebersihan diri danlingkungan, mengetahui hari besar agama, dan menghormati (toleransi) terhadap agama orang lain. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembiasaan dalam implementasi toleransi beragama,mendeskripsikan peran guru kelas dalam melaksanaan pembinaan toleransi beragama. Penelitian ini merupakanpenelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan metode studi literatur. Sumber data yangdiperoleh merupakan studi kepustakaan yakni dari buku, jurnal atau artikel ilmiah, kamus, dan laporan hasilpenelitian tanpa peneliti terjun ke lapangan secara langsung. Hasil dari penelitian ini dikategorikan ke dalam 2(dua) komponen yaitu (1) pola pembiasaan, dan (2) peran guru.
PERMAINAN BOLA TERHADAP PERKEMBANGAN GERAK MANIPULATIF ANAK USIA 4-5 TAHUN Imani, Rifa Auliya; Muslihin, Heri Yusuf; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30446

Abstract

This journal is entitled "Ball Games Against Manipulative Motion Development of Children 4-5 Years Old". Themethod used in this study uses a descriptive method with a qualitative research approach through literature studytechniques as a technique used to study research that has been done by previous researchers that are considered tobe relevant and in accordance with the problem to be studied. The purpose of this study was to look at the effect ofgames using balls for the manipulative basic skills of children aged 4-5 years. The findings in this study concerningprevious researchers who examined the game of football in various forms of game rules and different researchfocus. The results of the descriptive analysis of the journals studied show that ball games are very influential on thebasic manipulative ability of children aged 4-5 years, it should be noted that each journal reviewed presentsdifferent objectives in playing games using balls but falls into the category of manipulative aspects children aged 4-5 years. From all journals examined on this issue, it shows significant results that games for children using ballmedia can improve the manipulative basic movement skills of children aged 4-5 years.Jurnal ini berjudul “Permainan Bola Terhadap Perkembangan Gerak Manipulatif Anak Usia 4-5 Tahun”. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatifmelalui teknik studi literatur sebagai suatu teknik yang digunakan untuk mempelajari penelitian-penelitian yangsudah dilakukan oleh peneliti terdahulu yang dianggap sudah relevan dan sesuai dengan masalah yang akan dikaji.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh permainan menggunakan bola untuk kemampuanketerampilan gerak dasar manipulatif anak usia 4-5 tahun. Temuan dalam penelitian ini mengenai peneliti terdahuluyang mengkaji permainan bola dalam berbagai bentuk aturan permainan dan fokus penelitian yang berbeda-beda.Hasil analisis deskriptif mengenai jurnal yang dikaji menunjukan bahwa permainan bola sangat berpengaruhterhadap kemampuan gerak dasar manipulatif anak usia 4-5 tahun, perlu diketahui bahwa setiap jurnal yang dikajimengemukakan tujuan yang berbeda-beda dalam melakukan permainan menggunakan bola akan tetapi masuk dalamkategori aspek manipulatif anak usia 4-5 tahun. Dari seluruh jurnal yang dikaji mengenai masalah ini, menunjukanhasil yang signifikan bahwa permainan-permainan untuk anak dengan menggunakan media bola dapatmeningkatkan keterampilan gerak dasar manipulatif anak usia 4-5 tahun
DESAIN MEDIA PASIR KINETIK UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK USIA DINI Muthiah, Muthiah; Sumardi, Sumardi; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.644 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30440

Abstract

Learning media is one of the important components n the implementation of the learning at school. By usingmedia, the learning process at school will run effectively and efficiently. The purpose of this study is todescribe the design of kinetic sand media to facilitate the ability to write early childhood.. This study uses theReeves Model Design Basic Research (DBR) method, because at this stage of the model, which is identifyingproblems, developing products, testing product feasibility and reflection to overcome problems in thelearning process. Retrieval of data in this study only by interviews and expert validation, because of theimpact of the Corona Virus Disease pandemic (COVID-19), this researcher cannot conduct trials on the fieldor school products. Preliminary studies and interviews were conducted with RA teacher Miftahul Jannah.Validation test conducted in this study involved three experts, namely experts in the media of learning,experts in the theory and experts in the field of pedagogy. The product design was declared feasible by theexpert validator, then revised according to the comments and suggestions of the expert validator. Kineticsand media to facilitate the ability to write early childhood is declared appropriate for use in the learningprocess.Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pelaksanaan pembelajaraan disekolah.Dengan menggunakan media, proses pembelajaran disekolah akan berjalan dengan efektif dan efisien.Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan desain media pasir kinetik untuk memfasilitasikemampuan menulis permulaan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode Design Basic Research(DBR) model Reeves, karena pada tahap model ini, yaitu mengidentifikasi masalah, mengembangkanproduk, menguji kelayakan produk dan refleksi untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran.Pengambilan data pada penelitian ini hanya dengan wawancara dan validasi ahli, karena adanya dampakpandemi Corona Virus Disease (COVID- 19) ini peneliti tidak dapat melakukan uji coba produk kelapanganatau kesekolah. Studi pendahuluan dan wawancara dilakukan dengan guru RA Miftahul Jannah. Uji validasiyang dilakukan pada penelitian ini melibatkan tiga ahli, yaitu ahli bidang dalam media pembelajaran, ahlibidang teori dan ahli dalam bidang pedagogik. Rancangan produk dinyatakan layak oleh validator ahli,kemudian dilakukan revisi sesuai dengan komentar dan saran dari validator ahli. Media pasir kinetik untukmemfasilitasi kemampuan menulis permulaan anak usia dini dinyatakan layak untuk digunakan dalam prosespembelajaran.
NALISIS PERILAKU DISIPLIN ANAK USIA 5-6 TAHUN Faujiah, Sonia; Mulyadi, Sima; Sumardi, Sumar
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30453

Abstract

The family has a very significant role in implementing the discipline behavior of children at home. Theapplication of children's disciplinary behavior at home should be done in the child's daily activities.This research was conducted in Mangkubumi Village, Mangkubumi District, Tasikmalaya City which aimsto describe the discipline behavior of children aged 5-6 years at home. The subjects in this study were 31parents who had children aged 5-6 years and had taught children to be disciplined at home. This researchuses a quantitative approach with descriptive research methods. Data collection techniques used werequestionnaires and documentation. The results of research findings and data analysis show that disciplinarybehavior of children aged 5-6 years includes sleep discipline behavior, prayer discipline behavior, Al-Quranreading discipline behavior, bathing discipline behavior, eating discipline behavior, learning disciplinebehavior. the result is that there are no children who have excellent discipline behavior (0%),13 children have good disciplinary behavior (41.94%), 8 children have moderate disciplinary behavior(25.81%), 9 children have poor disciplinary behavior (29.03%), and 1 child has very poor disciplinarybehavior (3,23%). The average result of disciplinary behavior of children aged 5-6 years is 75.00, meaningthat the average age of children 5-6 years in Mangkubumi Village, Mangkubumi District, Tasikmalaya Cityhas good discipline behavior.Keluarga memiliki peran yang sangat signifikan dalam menerapkan perilaku disiplin anak di rumah.Penerapan perilaku disiplin anak di rumah seyogiyanya dilakukan dalam kegiatan sehari-hari anak.Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya yangbertujuan untuk mendeskripsikan perilaku disiplin anak usia 5-6 tahun di rumah. Subjek dalam penelitian iniadalah 31 orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun dan telah mengajarkan anak untuk disiplin di rumah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Hasil dari temuan penelitian dan analisisdata menunjukan bahwa perilaku disiplin anak usia 5-6 tahun meliputi perilaku disiplin tidur, perilakudisiplin sholat, perilaku disiplin membaca Al-Quran, perilaku disiplin mandi, perilaku disiplin makan,perilaku disiplin belajar. Hasilnya adalah belum terdapat anak yang memiliki perilaku disiplin yang sangatbaik (0%), 13 anak memiliki perilaku disiplin baik (41,94%), 8 anak memiliki perilaku disiplin sedang(25,81%), 9 anak memiliki perilaku disiplin kurang (29,03%), dan 1 anak memiliki perilaku disiplin sangatkurang (3,23%). Hasil rata-rata perilaku disiplin anak usia 5-6 tahun adalah 75,00, artinya rata-rata anak usia5-6 tahun di Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya memiliki perilaku disiplinbaik.
ANALISIS KEMAMPUAN EMPATI ANAK USIA 5-6 TAHUN (LITERATURE REVIEW) Nurfazrina, Syifa Aulia; Muslihin, Heri Yusuf; Sumardi, Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30447

Abstract

This research was motivated by the problem of the ability of child empathy after 5-6 years. Thereare children who still have not been able to develop their army attitudes, because there is still alack of appastation of habituation carried out by parents or teachers in schools and children'splaying environments. This study aims to analyze the ability of children's empathy aged 5-6 yearsand efforts to improve their two capabilities that have been studied by previous studies. Theresearch method used is a qualitative-descriptive approach with the literature review method. Thetechnique of collecting data carried out by researchers is in the form of previous research resultsin the form of journals that are relevant to the topic of research. Data analysis techniques used arecontent analysis. The findings of the data analysis obtained that the empathy attitude of a girl ishigher than boys in the cognitive and affective aspects of their emotional pressure. But with theinteraction of sex, the ability of martial empathy will be the same as the ability of empathy for girlswho interact same sex as well. The ability of children's empathy can increase with a given positivehabituation and stimulus properly through the Motede method or the learning model at the school.Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan mengenai kemampuan empati anakusai 5-6 tahun. Terdapat anak yang masih belum mampu mengembangkan sikap empatinya,disebabkan masih kurangnya penerapan pembiasaan yang dilakukan oleh orang tua ataupun gurudi sekolah dan lingkungan bermain anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuanempati anak usia 5-6 tahun dan upaya meningkatkan kemampuan empatinya yang sudah ditelitioleh penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatifdeskriptif dengan metode studi literatur. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penelitiyaitu berupa hasil penelitian yang terdahulu berupa jurnal-jurnal yang relevan dengan topikpenelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis isi (content analysis). Hasil temuandari analisis data yang diperoleh bahwa sikap empati anak perempuan lebih tinggi dibandingkandengan anak laki-laki pada aspek kognitif dan afektif dari tekanan emosionalnya. Namun denganadanya interaksi sesama jenis kelamin, kemampuan empati anak laki-laki akan sama dengankemampuan empati anak perempuan yang melakukan interaksi sesama jenis kelamin juga.Kemampuan empati anak dapat meningkat dengan diberikan berupa pembiasaan-pembiasaan yangpositif dan stimulus yang tepat melalui metode ataupun model pembelajaran di sekolah.
METODE BERMAIN PERAN MAKRO SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN : TINJAUAN PUSTAKA Fauziah, Nurul; Elan, Elan; Mulyadi, Sima
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.91 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30441

Abstract

Early childhood education is very important for children because early childhood is in the golden age. Atthis time all aspects of child development are very important to be developed, especially children's socialdevelopment. The child's social development will develop when the child has social skills. Children's socialskills are very important because this will become a provision when the child enters a wider social world,where the influence of friends and social environment will affect his life. Children's social skills need to bedeveloped because basically every child will need help from others and will live to be social people, but inreality there are still many children who cannot socialize with others. Therefore children need to be helpedin order to have social skills in themselves. Children's social skills can be developed with fun methods. Oneof them is the method of playing macro roles. Macro role play is one of the fun active play activities, byplaying the role of children given the opportunity to explore what they encounter in the surroundingenvironment. Most children really like to play roles, because basically children are accomplished imitators.The method of playing macro role can be done when learning in early childhood education by designinglearning designs with indicators that are appropriate to the implementation of role playing.Pendidikan anak usia dini sangat penting bagi anak karena anak usia dini berada dalam masa keemasan(Golden Age). Pada masa ini seluruh aspek perkembangan anak sangat penting untuk dikembangkan,terutama perkembangan sosial anak. Perkembangan sosial anak akan berkembang ketika anak memilikiketerampilan sosial. Keterampilan sosial anak sangat penting karena hal ini akan menjadi bekal saat anakmemasuki dunia pergaulan yang lebih luas, dimana pengaruh teman-teman dan lingkungan sosial akanmempengaruhi kehidupannya. Keterampilan sosial anak perlu dikembangkan karena pada dasarnya setiapanak akan memerlukan bantuan orang lain dan akan hidup menjadi manusia sosial, namun dalamkenyataannya masih banyak anak yang tidak dapat bersosialisasi dengan orang lain. Oleh karena itu anakperlu dibantu agar memiliki keterampilan sosial pada dirinya. Keterampilan sosial anak dapat dikembangkandengan metode dan cara yang menyenangkan. Salah satunya metode bermain peran makro. Bermain peranmakro merupakan salah satu kegiatan bermain aktif yang menyenangkan, dengan bermain peran anak diberikesempatan untuk mengeksplorasi apa yang mereka temui di lingkungan sekitarnya. Kebanyakan anaksangat menyukai bermain peran, karena pada dasarnya anak merupakan peniru yang ulung. Metode bermainperan makro bisa dilakukan saat pembelajaran di pendidikan anak usia dini dengan cara menyusunrancangan pembelajaran dengan indikator yang sesuai dengan pelaksanaan bermain peran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MONTASE PADA ANAK USIA DINI Afifah, Tsalitska Sindi; Sumardi, Sumardi; Mulyadi, Sima
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30454

Abstract

This study aims to determine how the effect of montage activities in improving motor skills in early childhood. Forearly childhood education is certainly an effort that must be given to improve the quality of a child's self. ThroughEarly Childhood Education (PAUD) is carried out on children up to the age of six years by helping the growth anddevelopment of children both physically and spiritually to help prepare a child in entering further elementary schooleducation. The development aspects of each child will be different, which is influenced by the readiness or sensitivityof each child including the child's physical abilities. Physical motor in this case fine motor skills are influenced byopportunities to practice and learn. To support motor physical abilities of early childhood can be improved throughmontage activities. This montage activity includes several aspects in the form of cutting, arranging, and sticking. Inthis study using the method of library research and library research / library research is a study conducted onlybased on written works, including the results of research both those that have not been published. The data neededin research can be obtained from library sources or documents. Data collection methods in this study were carriedout by taking data in the library, reading, recording, and processing research materials. Based on the results ofresearch from previous researchers who were used as a source of literature in this study concluded that the finemotor skills of children who were warned through montage activities also increased starting from pre-action, thefirst cycle, and increased again in the second cycle.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari kegiatan montase dalam meningkatkankemampuan motorik pada anak usia dini. Bagi anak usia dini pendidikan tentunya menjadi suatu upaya yang harusdiberikan untuk meningkatkan kualitas diri seorang anak. Melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dilakukanpada anak hingga berusia enam tahun dengan membantu pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara jasmanimaupun rohani untuk membantu mempersiapkan seorang anak dalam memasuki pendidikan sekolah dasarselanjutnya. Aspek perkembangan setiap anak akan berbeda, yang dipengaruhi oleh kesiapan atau masa peka masingmasing anak termasuk juga dalam kemampuan fisik anak. Fisik motorik yang dalam hal ini kemampuan motorikhalus dipengaruhi oleh kesempatan berlatih dan belajar. Untuk mendukung kemampuan fisik motorik anak usia dinidapat ditingkatkan melalui kegiatan montase. Kegiatan montase ini meliputi beberapa aspek berupa menggunting,menyusun, dan menempel. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dan studipustaka/riset pustaka yaitu sebuah penelitian yang dilakukan hanya berdasarkan atas karya tertulis, termasuk hasilpenelitian baik yang telah maupun yang belum dipublikasikan. Data-data yang dibutuhkan dalam penelitian dapatdiperoleh dari sumber pustaka atau dokumen. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan denganmengambil data di pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian daripeneliti terdahulu yang dijadikan sebagai sumber kepustakaan pada penelitian ini menyimpulkan jika kemampuanmotorik halus anak yang ditingatkan melalui kegiatan montase juga mengalami peningkatan mulai dari pratindakan,Siklus pertama, dan meningkat lagi pada Siklus kedua. 
ANALISIS KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN (LITERATURE RIVIEW) Maulinda, Resti; Muslihin, Heri Yusuf; Sumardi, Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30448

Abstract

TEarly childhood ability in managing self-emotion is part of the maturation of the child’s emotionaldevelopment during the transition from pre-operation to a period of concrete operations. Early childhoodabilities in managing their own emotions can be seen from the dimensions of children's capabilities inharnessing their emotions positively, emotion-managing ability in accordance with the situation andcondition of themselves, and self-defense capability of the child itself in various forms of children's self-issuepositions properly. In the ability to manage children's emotions, parents have an important role in helpingtheir development. The purpose of the research is to find out to what extent children are able to manageemotions in themselves which certainly can be done with some effort to increase these abilities. In this studyusing a descriptive qualitative approach by using a type of literature review method or literature study. Thedata obtained in this study is from the results of the analysis of several journals that are relevant to the topicof the researcher's problem. The results of research conducted by analyzing several journals can beconcluded that the ability to manage children's emotions is seen from how big the role of parents in helpingdevelop these abilities.Kemampuan anak usia dini mengelola emosi diri merupakan bagian dari pematangan perkembangan emosianak dimasa peralihan dari pra operasional memasuki masa operasional konkret. Kemampuan anak usia dinidalam mengelola emosi dirinya sendiri dapat dilihat dari dimensi kemampuan anak dalam memanfaatkanemosi diri secara positif, kemampuan mengatur emosi sesuai dengan situasi dan kondisi diri, dankemampuan pertahanan diri anak itu sendiri dalam berbagai bentuk posisi persoalan diri anak secara wajar.Dalam kemampuan mengelola emosi anak, orang tua memiliki peranan penting dalam membantuperkembangannya. Banyak hal atau strategi yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam memberikanstimulasi kepada anak agar mereka mampu mengoptimalisasikan kemampuan mengelola emosi dalamdirinya yang tentunya hal tersebut akan berpengaruh terhadap proses sosial anak. Tujuan dari penelitianadalah untuk mengetahui sudah sejauh mana anak mampu mengelola emosi dalam dirinya yang tentunyadapat di lakukan dengan beberapa upaya untuk meningkatnya kemampuan tersebut. Maka dari itu, penelitimengumpulkan beberapa sumber analisis beberapa jurnal yang berasal dari penelitian sebelumnya. Padapenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan jenis metode studiliteratur (literature review) atau studi kepustakaan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu dari hasilanalisis beberapa jurnal yang relevan dengan topik permasalahan peneliti. Hasil penelitian yag dilakukandengan cara menganalisis beberapa jurnal dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengelola emosi anak itudilihat dari seberapa besar peran orang tua dalam membantu mengembangkan kemampuannya tersebut.Selain itu, dapat di lakukan juga dengan beberapa metode yang dapat di lakukan baik itu orang tua ataupunguru sebagai orang yang berpera dalam membantu perkembangannya.
PENGEMBANGAN RANCANGAN MEDIA PERMAINAN SAINS LAMPU LAVA BERBASIS SEL (SOCIAL AND EMOTIONAL LEARNING) UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN Lestari, Sindi Lia; Mulyana, Edi Hendri; Nur, Lutfi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.867 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30443

Abstract

The problem in this research is limited of game media, specifically media games science for social emotionaldevelopment. The research aims to develop of lava lamp science play media based on SEL for children aged 5-6years. The research method is Educational Design Research model of McKenney Reeves. The research wascarried out up to the design and construction stage. This is based on the existence of the pandemic corona virusdisease-19 (Covid-19). Data collection techniques used observation, interviews, and expert judgment. Theresults of this study found that the science game media used in learning were not optimal, teachers tended to usemedia in the form of images and reality media as they were; SEL-based lava lamp science social media designin the form of development of science game tools and materials tailored to the stages of science games that referto SEL potential, there is a guidebook as a companion of the use of developed media; SEL-based lava lampscience game media are considered suitable for use in learning with some suggestions for improvement fromexperts. After the product has been repaired, the design of the media deserves to be tested for effectivenessthrough the testing phase.Permasalahan dalam penelitian ini yakni keterbatasan penggunaan media permainan sains, khususnya mediapermainan sains yang berfokus pada perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan mengembangan media permainan sains lampu lava berbasis SEL (Social and EmotionalLearnng) untuk anak usia 5 s.d. 6 tahun sebagai solusi permasalahan di lapangan. Metode penelitian dalampenelitian ini yaitu EDR (Educational Design Research) model McKenney Reeves, terdiri dari tiga tahapanyakni analisis dan eksplorasi; desain dan konstruksi; evaluasi dan refleksi. Pelaksanaan penelitian ini dilakukansampai pada tahap desain dan konstruksi, karena tidak memungkinkan untuk melakukan uji coba akibatpandemi corona virus disease-19 (Covid-19) dan kebijakan belajar di rumah. Teknik pengumpulan data padatahap penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara semiterstruktur, dan validasi ahli (expertjudgment). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa 1) media permainan sains yang digunakan dalampembelajaran di lapangan belum optimal, guru cenderung menggunakan media berupa gambar dan media realitaseadanya; 2) rancangan media permainan sains lampu lava berbasis SEL (social and emotional learning) berupapengembangan alat dan bahan permainan sains disesuaikan dengan tahapan permainan sains yang mengacu padakompotensi SEL, terdapat buku panduan sebagai pendamping/kelengkapan penggunaan media yangdikembangkan; 3) media permainan sains lampu lava berbasis SEL (social and emotional learning) untuk anakusia dini dinilai layak untuk digunakan dalam pembelajaran dengan beberapa saran perbaikan dari ahli. Setelahproduk selesai diperbaiki, rancangan media layak untuk diuji keefektivitasannya melalui tahap uji coba.

Page 1 of 2 | Total Record : 15