cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA PADA MATERI POKOK UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN DI KELAS XI SMA NEGERI 1 BATANG ONANG Siregar, Ali Padang
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.148 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang sejauh mana pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap hasil belajar siswa materi pokok Unsur-Unsur Kebudayaan. Populasi dalam penelitian ini adalah: seluruh Kelas X SMA Negeri 1 Batang Onang sebanyak 4 (empat) kelas dengan jumlah 112 siswa. Untuk menentukan besarnya sampel dalam penelitian ini, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan teknik random sampling. Oleh karena itu sampel yang ditetapkan penulis dalam penelitian ini 30 % dari jumlah populasi yaitu sebesar 35 orang. Berdasarkan hasil analisis deskriptif model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD diperoleh nilai rata-rata sebesar 2,85 apabila dikonsultasikan dengan kriteria penilaian yang ditetapkan maka nilai tersebut masuk pada kategori “Baik”. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa materi pokok Unsur-Unsur Kebudayaan sebelum menggunakan model pembelajaran Koopratif Tipe STAD diperoleh nilai sebesar 65,14 apabila nilai tersebut dikonsultasikan pada kriteria penilaian yang ditetapkan masuk pada kategori “Cukup”. Kemudian hasil belajar siswa materi pokok Unsur-Unsur Kebudayaan sesudah menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,86 apabila nilai tersebut dikonsultasikan dengan kriteria penilaian yang ditetapkan masuk pada kategori “Baik”. Dari perhitungan diperoleh t-hitung = 2,65, bila dibandingkan dengan t-tabel pada tingkat kepercayaan 95% atau tingkat kesalahan 5% dengan derajat kebebasan (dk) = n – 2 = 35– 2 = 33. Dari daftar distribusi didapat ttabel = 1,69. Berdasarkan kriteria pengujian maka Ho di tolak jika thitung  > t-tabel. Ternyata t-hitung lebih besar dari t-tabel yaitu 2,65 > 1,69. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan diterima yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Pokok Unsur-Unsur Kebudayaan di Kelas XI SMA Negeri 1 Batang Onang dengan kata lain hipotesis yang di ajukan dapat diterima atau di setujui. Artinya tinggi-rendahnya Hasil Belajar Siswa Materi Pokok Unsur-Unsur Kebudayaan dipengaruhi oleh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD khususnya di Kelas XI SMA Negeri 1 Batang Onang.
KOMPARASI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 ANGKOLA BARAT Sormin, Salman Al Paris
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.896 KB)

Abstract

This study aims to determine differences of historical learning outcomes with the application of cooperative learning type STAD and Jigsaw in learning history in Class XI SMA Negeri 1 Angkola Barat. Population in this research is class XI SMA Negeri 1 Angkola Barat. The sampling technique used in this study using cluster sampling technique is obtained class XI IPS as a sample of 64 people. Data analysis techniques used in this study is descriptive data analysis to see the state of variable research and statistical data analysis to test the research hypothesis by using t-test. Based on the results of research that has been done to get the picture that, the learning outcomes history using STAD type cooperative learning model obtained an average value of 75.37 "good" category, while the students learning outcomes using Jigsaw type obtained an average value of 65 , 97, category "enough". While the result of the hypothesis test is obtained t0 value of 11.21 while the value of t-table with 5% significance level obtained by 2.00. So if consulted then the value of t0> t table is 11.21> 2.00 means the alternative hypothesis proposed in this study can be accepted, in other words there are differences in historical learning results using STAD type cooperative learning and Jigsaw in history learning. The results of this study can be concluded that the first application of cooperative learning type STAD and Jigsaw can improve student learning outcomes. Second, STAD type in teaching history especially on Indonesian proclamation material is more suitable than Jigsaw type. Third, the alternative hypothesis is acceptable meaning that there are differences in historical learning outcomes by using STAD type cooperative learning model and Jigsaw type in history learning.
Peningkatan Kemampuan Menginventarisasi Kata Melalui Pemahaman Medan Makna Mahasiswa Semester VI pada Mata Kuliah Semantik Institut Pendidikan Tapanuli Selatan HARAHAP, SRI MAHRANI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.647 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan menginventarisasi kata mahasiswa yang rendah sehingga tidak mencapai ketuntasan keterampilan belajar yang diharapkan. Permasalahan ini terjadi, diantaranya kurangnya pemahaman terhadap mata kuliah, dan ketidaktepatan dalam pemilihan cara pembelajaran yang digunakan dosen. Faktor lain, berasal dari mahasiswa adalah kurangnya motivasi untuk menginventarisasi kata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan menginventarisasikan kata dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat proses menginventarisasikan kata mahasiswa dengan pemahaman mata kuliah medan makna. Jenis penelitian yang digunakan adalah peneltian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian berupa hasil tes unjuk kerja tertulis, hasil lembar observasi, catatan lapangan, wawancara, dan angket mahasiswa terhadap pembelajaran menginventarisasikan kata melalui pemaham medan makna mahasiswa semester VI Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Padangsidimpuan tahun pelajaran 2017-2018 yang berjumlah 32 orang. Prosedur penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, yang pelaksanaanya dalam empat kali pertemuan dan berkolaborasi dengan dosen bahasa Indonesia di kampus yang sama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap mata kuliah medan makna dapat meningkatkan kemampuan menginventarisasi kata mahasiswa. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. Pada siklus I, rata-rata hasil kemampuan menginventarisasikan kata mahasiswa semester VI adalah 70,33. Permasalahan yang terjadi pada siklus I ini adalah, (1) mahasiswa masih belum mampu menginventarisasikan kata, (2) mahasiswa masih belum mampu membuat diagram medan makna, (3) mahasiswa masih belum mampu membuat menjelaskan hasil temuannya, dan (4) mahasiswa masih belum percaya diri dalam bersosialisasi dalam lingkungan sekitarnya. Pada siklus II, rata-rata hasil kemampuan menginventarisasikan kata mahasiswa semester VI meningkat, yaitu 99,56. Perubahan tingkah laku yang tampak dalam pembelajaran menginventarisasi kata rnelalui pemahaman medan makna yaitu mahasiswa merasa senang, lebih bersemangat, aktif dan mandiri dalam melaksanakan tugasnya  
Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Model Project Based Learning (PjBL) untuk Kelas VI Sekolah Dasar”. NASUTION, SARTIKA RATI ASMARA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.138 KB)

Abstract

Bahan ajar yang berkualitas sangat penting dalam pembelajaran, terutama dalam pembelajaran IPA. Ketersediaan bahan ajar yang berkualitas dapat menjadi salah satu pedoman bagi guru membelajarkan siswa dalam proses pembelajaran. Paradigma proses pembelajaran yang selama ini hanya berpusat kepada guru hendakny berubah mejadi berpusat kepada siswa, bahan ajar IPA yang berkualitas hendaknya dapat meningkatkan kemampuan siswa berfikir kreatif, kritis, mencari informasi, melakukan investigasi, menarik kesimpulan dan menghasilkan produk. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan suasana belajar yang diharapkan, dilakukan  pengembangan bahan ajar IPA berbasis model Project Based Learning di kelas VI Sekolah dasar.  Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp yang terdiri dari tiga tahapan yaitu: preliminary research, prototyping phase, dan assesment phase. Data penelitian dari uji validitas diperoleh melalui lembar validasi bahan ajar ajar yang telah divalidasi oleh pakar. Data kepraktisan didapatkan melalui lembar angket respons guru, angket respon siswa, serta wawancara yaang dilakukan terhadap guru dan siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan bahan ajar yang dikembangkan. Keefektifan dilihat dari aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa yang meliputi aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian dari uji validitas menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan nilai rata-rata 91%. Hasil uji praktikalitas bahan ajar dari angket guru dan siswa menunjukkan kategori sangat praktis dengan rata-rata nilai 83% dan 89%. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan, sudah efektif dengan nilai rata-rata aktivitas siswa 87%, hasil belajar kognitif dengan rata-rata 85, hasil belajar aspek afektif dengan rata-rata nilai 82%, dan hasil belajar aspek psikomotor dengan rata-rata ketuntasan siswa mencapai 86%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis  model Project Based Learning yang dikembangkan pada pembelajaran IPA di kelas VI Sekolah Dasar dapat dikatakan Valid, Praktis, dan Efektif.
PENGARUH MODEL CTL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR TRI SAKTI LUBUK PAKAM T.A 2016/2017 MARBUN, LISMAWATI PUSPITA SUSILAWATI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.355 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar IPS yang diajarkan dengan pendekatan pembelajaran CTL dengan hasil belajar IPS yang diajarkan dengan pendekatan pembelajaran Ekspositori; (2) perbedaan  hasil belajar IPS yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih dengan hasil belajar IPS yang memiliki motivasi belajar rendah; dan (3) interaksi antara pendekatan pembelajaran CTL dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Swasta Tri Sakti  Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2016/2017 pada semester genap yang terdiri dari 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling, dengan mengambil dua kelas dengan jumlah tiap kelas 30 anak. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar IPS dalam bentuk pilihan berganda  sebanyak 40 soal dan instrumen angket motivasi belajar sebanyak 25 pernyataan. Analisis data yang digunakan adalah ANAVA  faktorial 2 x 2.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR S.Pd,.M.Pd, NURBAITI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.009 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pengembangan LKS matematika. LKS yang digunakan di sekolah-sekolah belum menuntut siswa untuk menemukan konsep matematika secara mandiri. Untuk itu dikembangkan LKS berbasis PBL yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep secara mandiri sehingga konsep dapat bertahan lama dalam ingatan siswa. Tujuan yang hendak dicapai dari upaya pengembangan ini adalah menghasilkan LKS berbasis PBL yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp, yang terdiri atas tiga tahap yaitu preliminary research, prototyping phase, dan assesment phase. Data penelitian diperoleh dari uji validitas, praktikalitaas, dan efektivitas. Data uji validitas diperoleh melalui lembar validasi LKS. Data kepraktisan diperoleh dari hasil wawancara dengan peserta didik dan angket respon guru dan peserta didik. Data keefektifan dilihat dari aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis PBL yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dari segi isi dan konstruk. LKS sudah praktis baik dari segi keterlaksanaan, kemudahan dan waktu yang diperlukan. LKS juga telah efektif dari segi aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Dalam hal ini aktivitas siswa meningkat selama pembelajaran dan tingkat ketuntasan hasil belajar siswa 89,4%. ini berarti LKS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis Problem Based Learning untuk pembelajaran matematika di kelas IV SD yang telah dihasilkan dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID MATAKULIAH APLIKASI KOMPUTER GUNA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MAHASISWA Nasution, Hanifah Nur
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.05 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran aplikasi Buku Saku Digital Komputer  berbasis Android dengan Kompetensi Dasar Membuat Pengantar Aplikasi Komputer untuk mahasiswa jurusan Vokasional Informatika semester I (SATU) dan mengetahui kelayakan aplikasi Buku Saku Digital,berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan pendapat dari mahasiswa  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model pengembangan ADDIE. Tahapannya ada 5 tahap yaitu: 1) Analysis (Analisis), 2) Design (Perancangan), 3) Development (Pengembangan), 4) Implementation (Implementasi), dan 5) Evaluation (Evaluasi), namun hanya dilaksanakan hingga tahap keempat, yaitu Implementasi. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, praktisi pembelajaran Aplikasi Komputer. Media yang dikembangkan diuji cobakan kepada 26 mahasiswa semester I di STKIP Tapanuli Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media pembelajaran Pengantar Aplikasi Komputer dengan aplikasi Buku Saku Digital berbasis Android sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian: 1) Ahli materi diperoleh total skor 89,14 yang termasuk dalam kategori “Sangat Valid”  2) Ahli media diperoleh total skor 90,25 yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Respon mahasiswa terhadap media ini pada saat dilakukan uji coba rata-rata Dengan demikian media pembelajaran dalam bentuk Buku Saku Digital berbasis Android Untuk Matakuliah Aplikasi Komputer ini layak digunakan sebagai media pembelajaran Pengantar Aplikasi Komputer.
STRUKTUR PENULISAN TEKS PIDATO MAHASISWA SEMESTER III PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA INSTITUT PENDIDIKAN TAPANULI SELATAN : KAJIAN RETORIKA Lubis, Mina Syanti
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.786 KB)

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur pidato yang ditulis oleh mahasiswa semester III Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IPTS (Institut Pendidikan Tapanuli Selatan). Penelitian ini dianalisis dengan metode kualitatif. Struktur penulisan pidato meliputi: judul, salam pembuka, pendahuluan , isi (fakta dan data), penutup (simpulan, harapan, dan permohonan maaf), dan salam penutup. Objek dari penelitian ini adalah mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh data sebagai berikut: judul yang menarik sebanyak 18 orang. Aspek salam pembuka ada 24. Pendahuluan ada 25. Aspek isi ada 13 objek.  Aspek penutup terdapat 12 objek. Aspek salam penutup diperoleh data sebanyak 25.  Dapat dideskripsikan yang memiliki struktur penulisan pidato yang baik dan lengkap sebanyak 6. Artinya yang lengkap dan paham dengan struktur penulisan pidato hanya sebagian kecil, tetapi untuk pembahasan setiap aspek struktur pidato sebagian besar sudah paham tetapi tidak direalisasikan dalam menulis pidato yang baik.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MORO’O Waruwu, Toroziduhu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.755 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dengan Student Teams Achievement Division pada materi pokok keanekaragaman Hayati. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Moro’o yang terdiri dari 4 kelas. Sampel diambil dengan tenik random sampling. Data diperoleh melalui tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together sebesar 80,38 dan satandar deviasi sebesar 7,96, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division sebesar 75,13 dan standar deviasi 8,66. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf kepercayaan α = 0,05, memperoleh hasil thitung ˂ -ttabel atau -2,82 ˂ -1,99 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dengan tipe Student Teams Achievement Division pada materi pokok keanekaragaman Hayati di SMA Negeri 1 Moro’o Tahun Pelajaran 2017/2018.
ANALISIS POTENSI SEKTORAL EKONOMI KABUPATEN NIAS SELATAN METODE ANALISIS SHIFT-SHARE DAN LOCATION QUOTIENT Fau, Jhon Firman
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.868 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sektoral ekonomi kabupaten Nias Selatan. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder periode 2012 – 2015 yang meliputi Produk Domestik Bruto Regional (PDRB) Propinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Nias Selatan. dengan menggunakan data time series. Model penelitian ini dengan menggunakan model analisis shift-share dan location quotient. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sektor pertambangan dan penggalian berspesialisasi, berkompetitif dan berpotensi  dalam pertumbuhan ekonomi sedangkan sektor pertanian tidak berspesialisasi dalam pertumbuhan ekonomi meskipun berpotensi, maka dalam hal ini pemerintah mengupayakan agar sektor yang bekompetitif dan berpotensi tetap konsisten dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi.

Page 11 of 282 | Total Record : 2820


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue