cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA ARDIANA, NUNIK
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.819 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Group Investigation (GI) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VII SMP Negeri 1 sorkam. Jenis penelitian ini eksperimen, dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 sorkam yang berjumlah 160 siswa yang terdiri dari lima kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas VII-1, ditentukan dengan cara sampel random. Data penelitian ada dua macam yaitu observasi dan tes  yang sebelumnnya telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan gambaran penggunaan model pembelajaran Group Investigation (GI) diperoleh nilai rata-rata 3,67 berada pada kategori “sangat baik”. Gambaran kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) diperoleh rata-rata 47,48 berada pada kategori “kurang”. Sedangkan kemampuan komunikasi matematis siswa sesudah menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) diperoleh rata-rata 73,12 berada pada kategori “baik”. Berdasarkan analisis uji normalitas dan uji homogenitas diketahui bahwa data berdistribusi normal dan sampel berasal dari kelompok yang homogen. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai signifikan 0,000 dengan taraf signifikan 5%. Apabila nilai signifikan dibandingkan dengan 0,05 yaitu 0,0000,05  maka hipotesis alternatif diterima atau disetujui kebenarannya. Artinya “Terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI)  terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Sorkam”.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DI SMK NEGERI 1 ANGKOLA TIMUR HARAHAP, FITRIANI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1441.355 KB)

Abstract

This study aimed to determine the interpersonal communication of the teachers at State Vocational School of Angkola Timur.The teachers at State Vocational School of Angkola Timur, South Tapanuli become the respondents to interviewed. Interview, observation and documentation are the tools used for this research.The results showed that good interpersonal communication can improve the productivity and organizational citizenship behavior (OCB) of teachers. In this case, the existence of good interpersonal communication among teachers will increase the productivity and organizational citizenship behavior (OCB) of teachers to their work. Teachers arouse volunteerism to help co-workers despite their work duties, maintain good relationships with fellow workers, and accept any policies and procedures established by the organization, this is proving to have an impact on their organizational citizenship behavior (OCB). Teachers have extra behavior toward their organizations because teachers are dedicated to completing their tasks prematurely, reporting to superiors or co-workers first when not in work, and increasing teachers sense of responsibility to comply with school rules and regulations even in the absence of a person who are watching, care about the development and changes that occur in the organization and participate in various activities organized by the school.
PENTINGNYA KARAKTER TEACHERPRENEUR DALAM MEMENGARUHI PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) BAGI GURU SMK BISNIS DAN MANAJEMEN Nimah, Fahmi Ulin
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1491.326 KB)

Abstract

Pengembangan Keprofesian berkelanjutan atau biasa disebut dengan PKB merupakan program pegembangan bagi guru yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru dengan berbagai perubahan dan tuntutan dalam dunia pendidikan. Program tersebut terdiri dari pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Guru harus memiliki kemauan dan kemampuan untuk terus menyesuaikan diri dengan tuntutan pendidikan terutama pada saat ini, tuntutan pendidikan pada abad 21 sangatlah kompleks. Dalam melaksanakan PKB, seorang guru harus memiliki jiwa entrepreneurship yang mana sikap ini akan mendorong guru utuk terus berprestasi. Jiwa tersebut dimiliki oleh guru yang memiliki karakter teacherpreneur. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh karakter teacherpreneur terhadap PKB?. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Struktural Equation Modelling Partial Least Square (SEM-PLS). Teknik sampel yang digunakan adalah purposive proportional random sampling yang berjumlah 159 guru SMK bisnis dan Manajemen di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter teacherpreneur mempengaruhi PKB sebesar 54,6%. Guru yang memiliki karakter teacherpreneur tinggi akan melakukan pengembangan diri dengan mengeksplorasi kemampuan kreatif melalui berbagai kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada prestasi seperti menciptakan proyek inovatif, membuat PTK, melakukan publikasi ilmiah dan aktif dalam kegiatan MGMP.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PAIR CHECKS (PASANGAN MENGECEK) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 1 TANTOM ANGKOLA siregar, eva yanti
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.664 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi atas rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Tantom Angkola. Rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa dilihat dari cara siswa menjawab soal yang diberikan oleh guru, dimana siswa belum bisa menjawab soal tersebut sesuai dengan indikator kemampuan penalaran matematis. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti menyarankan menggunakan model pembelajaran pair checks (pasangan mengecek). Penelian ini bertempat di SMP Negeri 1 Tantom Angkola  selama 3 bulan yaitu mulai dari bulan juni sampai dengan bulan agustus 2018. Populasi dalam penelitian ini seluruh kelas VIII SMP Negeri 1 Tantom Angkola  yang terdiri dari 6 kelas yang berjumlah 183 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling acak. Sehingga di dapat sampel kelas VIII-2 yang berjumlah 30 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan desain one group pretest posttest design. Menjaring data yang diperlukan observasi dan tes. Berdasarkan hasil perhitunga statistic dengan menggunakan paired sample “t”test diperoleh nilai signifikansi 0,000, hasil ini dibandingkan dengan  taraf signifikan yaitu 0,005. Hasil signifikansi lebih kecil dari 0,005. Hal ini berarti terdapat efektifitas antara penerapan model pembelajaran pair checks (pasangan mengecek) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Tantom Angkola. Artinya dengan menerapkan model pembelajaran pair checks (pasangan mengecek) dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Tantom Angkola.  
KEBIJAKAN PEMERINTAH HINDIA BELANDA TERHADAP PENDIDIKAN KAUM BANGSAWAN DI INDONESIA ( 1900-1920) Siregar, Erwin
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.037 KB)

Abstract

This research aims to know state of the implementation of the Dutch East Indies government ability in the field of education for the nobility Indonesia in 1900-1920. The method is the historical research methods. The collection data technique used documentation an literation study, while the analysis of the data used is analysis of qualitative data. The results showed that the Dutch East Indies Government’s education policy is given to the Indonesian people are preferred for the nobility Bumiputera. Dutch East Indies government policy of education for the nobility in Indonesia is in the form of the estabilishment of school institution. School that established by the Ducth Government for the nobility in Indonesia, among which: ELS.
PENGEMBANGAN MODUL EKOSISTEM BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN di SMA Simbolon, Perima
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.586 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ekosistem berbasis problem based learning yang valid, praktis, dan efektif untuk SMA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D. Model 4D terdiri dari 4 tahap yaitu define (pendefenisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Pada tahap define dilakukan analisis kurikulum, materi, dan karakteristik siswa. Tahap design dilakukan perancangan modul. Tahap develop dilakukan uji validitas dan praktikalitas modul. Tahap disseminate dilakukan uji efektifitas. Modul divalidasi oleh 4 orang validator. Selanjutnya modul yang sudah valid, diuji praktikalitasnya oleh guru dan siswa SMA kelas X. Uji efektivitas dilakukan untuk mengetahui motivasi, aktivitas dan hasil belajar siswa. Data efektivitas dikumpulkan melalui angket motivasi, lembar observasi, dan tes. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dihasilkan modul ekosistem berbasis problem based learning untuk SMA. Modul ekosistem berbasis problem based learning yang dikembangkan telah memenuhi aspek validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Nilai validitas modul 84,84% kategori sangat valid, praktikalitas oleh guru 87,6% kategori sangat praktis, praktikalitas oleh siswa kategori 88,0% kategori sangat praktis, motivasi belajar 79,7% kategori termotivasi, aktivitas belajar 78,4% kategori aktif, dan hasil belajar siswa rata-rata 79,8 kategori baik. Hasil penilaian ini berarti modul yang dikembangkan sudah valid, praktis, dan efektif.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN MENGGUNAKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA MATERI POKOK PELUANG DI KELAS IX SMP NEGERI 1 SIPIROK Siregar, Nisah Ayu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.881 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara  penggunaan model pembelajaran Snowball Thowring dengan menggunakan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa materi pokok peluang di kelas IX SMP Negeri 1 sipirok. Tempat dan waktu penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 sipirok, dengan waktu penelitian  dilakukan selama tiga bulan, mulai  Juni sampai dengan Agustus 2016.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam skripsi ini adalah seluruh siswa Kelas VIII MTs YPKS Padangsidimpuan sebanyak 6 kelas dengan jumlah 121 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik Cluster Random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik. Penggunaan metode pemecahan masalah pada Materi Aljabar diperoleh nilai 3,11 termasuk kategori “Baik”. Gambaran hasil belajar pada materi aljabar sebelum menggunakan metode pemecahan masalah diperoleh nilai rata-rata sebesar 36,3 termasuk kategori “Gagal” dan sesudah menggunakan metode pemecahan masalah diperoleh nilai rata-rata sebesar 70,7 kategori “Baik”. Kemudian uji hipotesis dengan menggunakan “t-test” pada taraf kepercayaan sebesar 95% atau tingkat kesalahan sebesar 5% dan derajat kebebasan (dk) = 31 – 2  = 29 diperoleh t tabel 1,66, sedangkan  Nilai thitung diperoleh 2,37 (2,37 > 1,66). Hal ini berarti hipotesis yang diajukan diterima/disetujui. Artinya, terdapat Pengaruh yang Signifikan antara penggunaan model pembelajaran Snowball Thowring dengan  menggunakan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa materi pokok peluang di kelas IX SMP Negeri 1 sipirok.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA PADA MATERI POKOK SEL DI KELAS XI SMA NEGERI 1 BATANG ONANG Rinaldi, Riki Rinaldi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.807 KB)

Abstract

The aims of this study is to see the effect cooperative type of think pare share on students’ learning achievement of Biology on cell matter  to the XI grade students  of SMA Negeri 1 Batang Onang. The population of the study was all the XI-science grade students, there are two parallel classes. It consists of 58 students. Cluster random sampling technique was applied in this research. The sample of the research was two classes of science classes. XI-science 1 was a experimental group and XI-science 2 was a control group. Based on analysis of the descriptive  data, the pretest of experimental group was 41.5 in “fell” category, while in posttest was 72.8 in “good” category. In control group, the students achievement on pretest was 38.7 in “fell” category, while in posttest the average score was “less” category.  Based on the data  analysis, the researcher found that ttest was 3.96 and ttable was 1.70. In other words, the hypothesis of this research was accepted. It means, there is the significant effect of cooperative type of think pare share on students’ learning achievement of Biology on cell matter  to the XI grade students  of SMA Negeri 1 Batang Onang.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK ANGKAT DIKAITKAN DENGAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 54 TAHUN 2007 TENTANG PENGANGKATAN ANAK. HULU, KLAUDIUS ILKAM
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1801.666 KB)

Abstract

 Perlindungan anak merupakan usaha yang dilakukan untuk menciptakan kondisi agar setiap anak dapat melaksanakan hak dan kewajibannya demi perkembangan dan pertumbuhan anak baik secara fisik, mental, sosial dan rohaniah. Perlindungan terhadap anak angkat dapat diartikan sebagai upaya perlindungan hukum terhadap berbagai kebebasan dan hak asasi anak (Fundamental Rights freedoms children) serta berbagai kepentingan yang berhubungan kesejahteraan anak. Pengangkatan anak atau adopsi merupakan salah satu jalan yang ditempuh bagi suatu keluarga yang belum dikaruniakan anak atau ingin menambah anggota dalam keluarga sebagai pelimpahan kasih sayang sekaligus mengikat kasih sayang orang tua sehingga dalam kenyataannya, pengangkatan anak merupakan realitas yang ada dan tumbuh di dalam masyarakat. Adapun yang menjadi rumusan masalah adalah bagaimana konsep pengangkatan anak dan bagaimana kebijakan pemerintah dalam upaya perlindungan anak angkat.             Metode penelitian yang digunakan dengan melakukan studi pustaka (library research) yang jenis penelitiannya yuridis normatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan data sekunder berupa bahan hukum primer terdiri dari undang-undang dan peraturan pemerintah, bahan hukum sekunder terdiri dari penelitaian para ahli dan karya-karya ilmiah atau buku-buku yang berkaitan dengan pokok pembahasan dan bahan hukum tertier berupa kamus umum, kamus hukum dan ensiklopedia. Analisis data yang digunakan deskriptif analisis kualitatif.             Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa konsep pengangkatan anak dapat dilakukan melalui prosedur hukum yakni penetapan di pengadilan dan melalui adat kebiasaan setempat dan kebijakan pemerintah dalam upaya perlindungan hukum terhadap anak Pemerintah mempunyai peranan  penting dalam  melindungi hak hak anak tersebut,  karena anak  merupakan harta kekayaan bangsa dan negara yang menjadi generasi penerus bagi masa yang akan datang, sehingga pemerintah memberikan perlindungan terlihat dalam Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan anak dan Peraturan pemerintah No. 54 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Anak. Pemerintah dapat memberikan pengawasan, konsultasi, konseling penyuluhan dan pendampingan dalam proses pengangkatan anak. Hal ini, dapat menjadi ilmu pengetahuan bagi masyarakat dalam melakukan pengangkatan anak serta menjadi pedoman bagi pemerintah untuk dapat melakukan pengawasan terhadap pengangkatan anak untuk lebih efektif dan efisien.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 ONOLALU TAHUN PELAJARAN 2014-2015 LAIA, ASKARMAN
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.105 KB)

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti, keterampilan  siswa menulis puisi di kelas VIII SMP negeri 3 Onolalu masih rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah pendekatan Saintifik dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelasVIII SMP Negeri 3 Onolalu dan (2) Untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan menulis puisidengan menggunakan  pendekatan Saintifik siswa kelasVIII SMP Negeri 3 Onolalu Tahun Pembelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan  Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelasnya. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan  di SMP Negeri 3 Onolalu dengan jumlah siswa 21 orang, laki-laki 9 orang dan perempuan 12 orang.  Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah keterampilan kemampuan siswa dalam menulis puisi melalui pendekatan Saintifik. Proses dalam penelitian  ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Instrumen yang digunakan  dalam penelitian ini yaitu nontes dan tes. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Berdasarkan analisis data penelitian, kemampuan siswa menulis puisi adanya peningkatan. Hal ini tampak pada siklus I dan II. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 66,23 atau 33,33% dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 75,48 atau 90,47%.

Page 13 of 282 | Total Record : 2820


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue