cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PEMBUATAN SABUN HERBAL DARI EKSTRAK DAUN SIRIH (PIPER BETLE) DAN LIDAH BUAYA (ALOEVERA) SEBAGAI ANTISEPTIK ALAMI Bago, Adam Smith; Sarumaha, Murnihati
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sabun herbal yang mengandung ekstrak daun sirih (Piper betle) dan lidah buaya (Aloe vera) sebagai antiseptik alami. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian kualitatif digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah. Hasil penelitian ini adalah lidah buaya dan daun sirih merupakan kombinasi yang bagus dalam pembuatan sabun herbal antiseptik. Lidah buaya terbukti memiliki kemampuan antiseptik yang dapat menggantikan bahan kimia sintetis seperti triclosan. Dari pengakuan Masyarakat jika sabun herbal ini membantu penggunaan sabun konversial yang mudah didapatkan dialam tanpa harus dibeli dan aman alami untuk digunakan. Kesimpulan penelitian ini adalah Dengan demikian, pembuatan sabun herbal dari ekstrak daun sirih dan lidah buaya tidak hanya berkontribusi pada kesehatan kulit, tetapi juga memberikan alternatif alami yang aman dan ramah lingkungan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Saran penelitian ini adalah diharapkan supaya dapat memperkaya dan menambah sumber informasi tantang sabun herbal. Masyrakat supaya dapatmemanfaatkan lidah buaya dan saun herbal dalam pembuatan sabun Peneliti dapat dikembangkan lagi untuk dijadikan sebagai bahan referansi kedepan tantang pembuatan sabun herbal.
PEMANFAATAN TANAMAN AKAR PUTRI MALU (Mimosa Pudica) SEBAGAI ALTERNATIF OBAT PENURUNAN KADAR GULA DARAH DI DESA HILISATARO Bago, Adam Smith; Sarumaha, Murnihati
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7754

Abstract

Permasalah dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pemanfaatan akar tanaman putri malu, cara meracik akar tanaman putri malu, serta bagaimana tanggapan masyarakat, mengenai pemanfaatan obat herbal dari akar putri malu (Mimosa pudica L), di Desa Hilisataro, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini meliputi metode atau pendekatan dengan studi kasus (case study). penelitian kualitatif adalah pengumpulan data pada suatu latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian ini masyarakat memanfaatkan akar tanaman putri malu sudah cukup lama, berdasarkan pengalaman masyarakat yang diperoleh dari orang terdahulu yang sudah dilestarikan secara turun temurun. Cara meracik akar tanaman putri malu (Mimosa pudica) menjadi obat herbal bervariasi, yaitu terdiri dari direbus, dikeringkan dan ditumbuk. Akar tanaman putri malu (Mimosa pudica) dapat diracik menjadi berbagai ramuan tradisional untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti penurunan kadar gula darah, sakit pinggang, rematik, hingga insomnia. Masyarakat Desa Hilisataro sangat melestarikan tanaman putri malu karena masyarakat percaya khasiat yang sangat luar biasa yang dapat membantu kesehatan dan masih digunakan sampai sekarang. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan terkait pemanfaatan akar tanaman putri malu sebagai obat alternatif penurunan kadar gula darah di Desa Hilisataro Kecamatan Hilisataro Kabupaten Nias Selatan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa pemanfaatn akar tanaman putri malu sebagai obat herbal menjadi bagian dari kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh sebagian kecil warga Desa. Semoga penelitian ini dapat mengedukasi masyarakat dan dapat dikembangkan lagi dalam cara mengolah dan melestarikan tanaman-tanaman lokal yang memiliki manfaat yang luar biasa.
TINJAUAN YURIDIS PERBUATAN MENGHILANGKAN NYAWA ORANG LAIN: ANALISIS UNSUR KESENGAJAAN DAN KEALPAAN (STUDI PUTUSAN NOMOR: 454/Pid.B/2024/PN.Sby) Shidiq, Amirul; Samuji, Samuji; Haniyah, Haniyah
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7792

Abstract

Perbuatan menghilangkan nyawa orang lain merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang menuntut ketepatan dalam klasifikasi hukum, khususnya dalam membedakan antara penganiayaan yang berakibat mati dan kealpaan yang menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) batasan yuridis perbuatan menghilangkan nyawa akibat penganiayaan dan kealpaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP); dan (2) penerapan Pasal 351 ayat (3) dan Pasal 359 KUHP dalam Putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor: 454/Pid.B/2024/PN.Sby yang berujung pada putusan bebas terhadap terdakwa. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, Pasal 351 ayat (3) KUHP mengatur penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan unsur kesengajaan awal, sedangkan Pasal 359 KUHP mengatur kealpaan yang mengakibatkan kematian tanpa adanya niat. Namun dalam praktik, pembedaan antara dua tindak pidana ini tidak selalu jelas. Dalam putusan yang dianalisis, hakim memutus bebas dengan pertimbangan bahwa unsur kesengajaan maupun kelalaian berat tidak terbukti secara meyakinkan. Padahal, berdasarkan fakta persidangan, ditemukan adanya tindakan kekerasan fisik yang berpotensi memenuhi unsur penganiayaan berat. Temuan ini menunjukkan ketidakkonsistenan dalam penerapan hukum dan menimbulkan kekhawatiran terhadap efektivitas perlindungan hukum bagi korban. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pedoman teknis bagi aparat penegak hukum dalam membedakan tindak pidana penganiayaan dan kealpaan secara lebih sistematis dan berkeadilan.
IMPLEMENTASI GUI PHYTHON PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU TERBAIK BERBASIS METODE SAW DI SEKOLAH DASAR Ermawita, Ermawita; Sari, Lia Purnama; Siregar, Dwi Aninditya; Fauzi, Rahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.6392

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor krusial dalam menentukan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Oleh karena itu, evaluasi kinerja guru perlu dilakukan secara objektif, terukur, dan berkesinambungan agar dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang akurat. Namun, proses penilaian manual sering menimbulkan ketidakefisienan dan potensi subjektivitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) bertujuan untuk membantu proses seleksi guru terbaik di sekolah dasar. Sistem ini dirancang dengan mempertimbangkan empat kriteria utama, yaitu kedisiplinan, kehadiran, hasil belajar siswa, serta kemampuan transfer ilmu dan teknologi. Setiap kriteria diperinci menjadi tiga subkriteria yang dinilai melalui data input pengguna. SPK ini dibangun menggunakan antarmuka Python GUI dan menghasilkan nilai akhir berdasarkan proses normalisasi serta pembobotan. Pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi secara objektif, efisien, dan mudah dioperasikan oleh pihak sekolah. Dengan diterapkannya sistem ini, proses evaluasi kinerja guru dapat dilakukan secara lebih transparan dan akurat.
HUBUNGAN BUDAYA RELIGIUS DENGAN BUDAYA KERJA TENAGA KEPENDIDKAN Aulia, Annisa Nur Azizah; Irawan, Irawan; Kasmin, Kasmin
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.6559

Abstract

Pada prakteknya penanaman pembiasaan atau budaya keagamaan di sekolah ini untuk memberikan bimbingan agar memiliki akhlak yang mulia. Dengan penanaman nilai-nilai keagamaan tersebut maka dapat menciptakan pembiasaan atau budaya kerja yang secara konsisten juga dapat memengaruhi cara berinteraksi. Walaupun pada kenyataannya seringkali terdapat penyimpangan yang disebabkan kurangnya pemahaman terhadap pelaksanaan budaya religius dan budaya kerja yang sudah berusaha diterapkan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Budaya Religius terhadap Budaya Kerja Tenaga Kependidikan di Sekolah Islam Muhammadiyah Kecamatan Jatinangor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Berdasarkan hasil pengujian budaya religius memiliki hasil sebesar 4,4 dengan kategori tinggi. Hasil pengujian budaya kerja tenaga kependidikan sekolah memiliki hasil sebesar 4,3 dalam kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya religius memiliki hubungan yang kuat dan signifikan yang dibuktikan melalui uji korelasi dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kontribusi budaya religius dalam peningkatan budaya kerja tenaga kependidikan sekolah sebesar 61,1%. Hipotesis yang diajukan peneliti diterima yang dibuktikan dengan uji t dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Maka terdapat hubungan yang signifikan antara budaya religius dengan budaya kerja tenaga kependidikan di Sekolah Islam Muhammadiyah Kecamatan Jatinangor.
READINESS FOR CHANGE DITINJAU DARI TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP DENGAN ORGANIZATIONAL CULTURE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI MPP (MITRA PELAKSANA PROGRAM) PENDIDIKAN DOMPET DHUAFA Fazar, Mochammad; Azmy, Ahmad; Badawy, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kesiapan untuk berubah, dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi, pada karyawan Mitra Pelaksana Program (MPP) Pendidikan Dompet Dhuafa yang telah bertransformasi menjadi Yayasan Pendidikan Umar Usman. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif, dengan teknik pengumpulan data melalui survei menggunakan kuesioner terstruktur. Responden dipilih secara simple random sampling, dan data dianalisis menggunakan teknik statistik inferensial untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan untuk berubah, serta memiliki pengaruh yang signifikan terhadap budaya organisasi. Selain itu, budaya organisasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesiapan untuk berubah dan memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kesiapan individu dalam menghadapi perubahan organisasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan perubahan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas kepemimpinan, tetapi juga oleh kemampuan pemimpin dalam membentuk budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, kepemimpinan transformasional yang didukung oleh budaya organisasi yang positif menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kesiapan individu terhadap perubahan.
ANALISIS PERFORMANCE MANAGEMENT KARYAWAN HOTEL THE JAYAKARTA SUITES BANDUNG Trivera, Cheryl; Muhyi, Herwan Abdul; Tresna, Pratami Wulan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen kinerja karyawan di Hotel The Jayakarta Suite Bandung dengan mengacu pada lima tahap dalam siklus manajemen kinerja menurut Aguinis (2019), yaitu prerequisites, performance planning, performance execution, performance assessment, dan performance review. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Head of Human Resources Department, Head of Department dari dua departemen, Training Coordinator, serta beberapa karyawan pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen kinerja telah berjalan cukup baik dan mencerminkan tahapan yang dijelaskan oleh Aguinis (2019), seperti adanya pembagian job description yang jelas, pelatihan berkala, evaluasi berbasis core value perusahaan, serta komunikasi umpan balik dua arah. Namun demikian, ditemukan bahwa pemahaman sebagian karyawan terhadap konsep dan tujuan manajemen kinerja belum merata. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun praktik manajemen kinerja sudah mengarah sesuai teori, diperlukan peningkatan komunikasi internal dan sosialisasi sistem secara menyeluruh agar seluruh karyawan memiliki pemahaman yang sama. Dengan demikian, penerapan manajemen kinerja di Hotel The Jayakarta Suite Bandung dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kinerja individu dan pencapaian tujuan strategis organisasi, sebagaimana ditegaskan dalam kerangka teoritis Aguinis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA KELAS 2 DI SDN GEBANG RAYA 1 KOTA TANGERANG Zayhaqqi Ali, Cut Dihe; Zamroni, Moh; Unaenah, Een
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep menggunakan model Contextual Teaching and Learning pada siswa-siswi kelas 2 SDN Gebang Raya 1 Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode penelitian quasi eksperimen dengan jenis nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas 2 SDN Gebang Raya 1 Kota Tangerang, yang berjumlah 59 siswa, dengan pengambilan sampel 2 kelas yang terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, interview (wawancara), dokumentasi, dan observasi. Soal pretes dan posttes yang akan diujikan terbukti memiliki reliabilitas yang kuat karena lebih besar dibandingkan dengan 0,349. Pada uji hipotesis t data posttes kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukkan nilai thitung lebih besar dibandingkan dengan nilai ttabel atau 13,176 > 1,671. Maka keputusan yang diambil H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat perbedaan pemahaman konsep Matematika menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa kelas 2 SDN Gebang Raya 1 Kota Tangerang.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE SCRIPT BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN TANGERANG 2 Ramadhana, Putri Innayya; Huliatunisa, Yayah; Azhar, Arry Patriasurya
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model cooperative script berbantuan media canva terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Tangerang 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode penelitian quasi eksperimen dengan jenis nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V C dan kelas V D SDN Tangerang 2 yang berjumlah 60 siswa, dengan pengambilan sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas, yaitu Kelas V C sebagai kelas kontrol dan Kelas V D sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, interview (wawancara), dokumentasi, dan observasi. Soal pretest dan posttest yang akan diujikan terbukti memiliki reliabilitas yang kuat karena lebih besar dibandingkan dengan 0,349. Pada uji hipotesis t data posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukkan nilai thitung lebih besar dibandingkan dengan nilai ttabel atau 3,283 > 2,042. Maka keputusan yang diambil H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat pengaruh model cooperative script berbantuan media canva terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Tangerang 2.
DAMPAK PERILAKU VERBAL BULLYING TERHADAP KECERDASAN INTRAPERSONAL SISWA SDN 628 SUMABU KABUPATEN LUWU Ilma, Nurul; Rustan, Edhy; Mirnawati, Mirnawati
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7562

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan jenis-jenis perilaku verbal bullying di SDN 628 Sumabu Kabupaten Luwu, menilai tingkat kecerdasan intrapersonal siswa, mengevaluasi dampak bullying terhadap kecerdasan intrapersonal, serta mengidentifikasi upaya sekolah dalam penanganannya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa verbal bullying meliputi ejekan, julukan merendahkan, sindiran, dan penyebaran kabar bohong saat bermain, berselisih, atau bersaing, tanpa unsur SARA atau pelecehan seksual; tingkat kecerdasan intrapersonal siswa umumnya cukup baik, dengan kemampuan mengelola emosi dan kesadaran diri meski sebagian masih memerlukan bimbingan; bullying berdampak negatif terhadap kepercayaan diri, pengelolaan emosi, dan interaksi sosial; serta upaya sekolah meliputi konseling, penyuluhan rutin, pembinaan pelaku, dan pelibatan orang tua, menunjukkan pendekatan humanis, preventif, dan edukatif untuk menciptakan lingkungan sekolah aman dan suportif.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue