cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
POTENSI FISIK, SPORTIVITAS, DAN KESEHATAN SEBAGAI TUJUAN BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN SISWA SMA/SMK SE KECAMATAN BENOWO SURABAYA Anton Prayitno; I Made Sriundy Mahardika; Amrozi Khamidi
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.777 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi kondisi potensi fisik, sportivitas dan kesehatan siswa SMA/SMK se kecamatan Benowo. Sasaran penelitian ini adalah siswa yang masih aktif menjadi peserata didik di sekolah yang berada di kecamatan Benowo yang diambil dengan tehnik sampling berjumlah 435 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik desikriptif kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes yang meliputi: tinggi loncatan, kekuatan otot perut, kekuatan lengan, kecepatan, daya tahan, disiplin diri, dan kesehatan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan (1) kekutan otot lengan, tinggi lompatan, daya tahan siswa SMA/SMK kecamatan Benowo masih termasuk kategori kurang dan kurang sekali. (2) Tujuan belajar dalam Pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan (PJOK) siswa SMA/SMK Kecamatan Benowo Surabaya ternyata belum tercapai. Hal ini diketahui dari hasil potensi fisik yang masih tergolong kategoro kurang dan kurang sekali. kemudia setiap jenjang kelas seharusnya semakin tinggi kelas semakin meningkat pula potensi fisiknya. kelas 11 seharusnya potensi fisiknya lebih baik dari kelas 10, mengingat tujuan dari PJOK adalah meningkatkan potensi fisik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDN TANAH KALIKEDINDING 1/251 Indang Mustiko Rini; Wahono Widodo; Widowati Budijastuti
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.89 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2019/2020 di SDN Tanah Kalikedinding 1/251 Surabaya. Penelitian dan pengembangan bahan ajar ini menggunakan desain pengembangan Borg and Gall dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Kualitas produk meliputi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar yang dinilai oleh dua orang validator ahli. Kualitas produk bahan ajar pada aspek kevalidan pada kelayakan isi, format sajian, dan kebahasaan sebesar 94,44%, komponen relevansi dan keakuratan sebesar 88,06%, dan komponen desain dan kegrafikaan sebesar 88,79%. Kepraktisan pada keterlaksanaan pembelajaran daring sebanyak tiga pertemuan sebesar 84% dengan reabilitas 93%, aktivitas siswa sebesar 81% dengan reabilitas 90%. Keefektifan bahan ajar pada aspek penilaian pretest 33%, posttest 87% mengalami kenaikan sebesar 60% dengan rata-rata modus N-Gain kriteria sedang. Pada aspek respon guru sebesar 83%, sedangkan respon siswa sebesar 81% dengan modus kategori positif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPA berbasis Science Environment Technology and Society (SETS) valid, praktis, dan efektif untuk melatihakan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Tanah Kalikedinding 1/251 Surabaya.
EFEKTIFITAS PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TREEFINGGER TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF Mhd Kifli Hutagalung
Jurnal Education and Development Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.639 KB)

Abstract

Seiring Modern nya teknologi dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, hal ini memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi secara akurat dan cepat sebab informasi merupakan kebutuhan setiap orang dalam mengambil keputusan saat ini maupun mendatang, perkembangan teknologi yang sangat cepat dan dalamera globalisasi ini sangat berarti bagi semua kalangan masyarakat terutama dari segi pendidikan Gambaran yang diperoleh dari hasil data tentang penggunaan sistem informasi model pembelajaran Treffinger termasuk kategori “Sangat Baik” sesuai dengan analisis data yang dilakukan dengan nilai rata-rata 3,8. Artinya proses pembelajaran sudah terlaksana sesuai dengan kaidah penggunaan model pembelajaran Treffinger. Gambaran kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas X SMA Negeri 2 Muara Bungo sebelum penggunaan model pembelajaran Treffinger memiliki nilai rata-rata 24,95 yang termasuk dalam kategori “Gagal” dan gambaran kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas X SMA Negeri 2 Muara Bungo sesudah penggunaan model pembelajaran Treffinger memiliki rata-rata 83,60 yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Penggunaan sistem informasi model pembelajaran Treffinger efektif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai gain yaitu 0,58 berada pada kategori “Sedang”. Artinya model pembelajaran Treffinger efektif digunakan dan persentasi keefektifan model pembelajaran Treffinger 68% tergolong kriteria “Efektif”. dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa di SMA Negeri 2 Muara Bungo
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG ELEKTRONIK BERBASIS WEB Hanifah Nur Nasution; Efendi Rambe; Thofik Hidayat
Jurnal Education and Development Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.778 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan yang begitu pesatnya perancangan sistem berbasis tekhnologi saat ini, hal ini memungkinkan Sistem yang dibangun ini dapat mempermudah dalam proses pendataan barang masuk dan keluar yang sudah tersistem sehingga lebih mudah dalam pencarian data yang diperlukan dan dengan adanya sistem inventory ini dapat mengurangi penumpukan kertas. Untuk proses pemesanan barang yang dilakukan oleh pelanggan bisa dilakukan secara online melalui website yang telah disediakan dengan cara pelanggan harus mendaftar terlebih dahulu untuk bisa memesan barang. Setelah terdaftar pelanggan bisa memesan barang dan kemudian melakukan konfirmasi pembayaran melalui nomor rekening yang tertera di website agar barang bisa segera dikirim ke alamat tujuanpelanggan.Sistem informasi inventory yang dibangun dapat mendata transaksi pesanan, pengiriman, barang masuk dan keluar dan transaksi pembayaran yang sudah terkomputerisasi dan dengan adanya laporan dan grafik sehingga dapat mengertahui dan memberikan informasi yang cepat, tepat dan akurat setiap harinya
IDENTIFIKASI JENIS TANAMAN TIN SESUAI DENGAN BENTUK DAUN MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN (JST) DENGAN METODE BACKPROPAFATION Rahmad Fauzi
Jurnal Education and Development Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.17 KB)

Abstract

Jaringan Syaraf Tiruan dengan metode Backpropagation dapat diterapkan untuk mengidentifikasi kualitas daun tanaman tin, sesuai dengan ciri-ciri dari daun tin yang sudah diamati dan diukur secara manual. Jaringan Syaraf Tiruan dengan metode Backpropagation menggunakan arsitektur pola 6 15 1 lebih akurat dibandingkan dengan pola yang lain yaitu pola 6 10 1, pola 6 5 1, pola 6 3 1 dan pola 6 2 1. Semakin Banyak Hidden Layer yang dibuat maka semakin bagus Jaringan Syaraf Tiruan dalam mengenali objek. Semua sampel yang digunakan dalam pengujian dapat dikenali dengan baik oleh Jaringan Syaraf Tiruan dengan tingkat akurasi hasil pengujian yang dilakukan terhadap daun tin sebesar 100%.
MARHATA SINAMOT PADA BUDAYA BATAK TOBA KAJIAN SEMANTIK Hana Maria Hutagalung; Mina Syanti Lubis; Anni Rahimah
Jurnal Education and Development Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.622 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i4.854

Abstract

Idiomatikal yang ada di dalam Marhata sinamot pada Budaya Batak Toba. Dianalisis menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah ucapan di dalam pesta marhata sinamot yaitu marhata jambara, pingan tuhor, pasahat sinamot yang ada di dalam bahasa Batak Toba. Sumber data penelitian ini adalah ucapan yang diucapkan dari marhata sinamot. Teknik pengumpulan data observasi,wawancara dan teknik rekaman. Hasil analisis data dapat ditemukan bentuk idiomatikal dalam marhata jambarterdapat 4 kalimat ungkapan idomatikal, pingan tuhor 3 kalimat ungkapan idomatikal, pasahat sinamot terdapat 4 kalimat ungkapan idomatikalyang terdapat dalam marhata sinamot pada Budaya Batak Toba yang berasal dari percakapan, dan dalam marhata sinamot terdapat umpasa yang memiliki makna idomatikal,berdasarkan hasil analisis data dapat ditemukan bentuk idiomatikal dalam marhata jambar terdapat 5 kalimat ungkapan idomatikal, pingan tuhor 4 kalimat ungkapan idomatikal, pasahat sinamot terdapat 3 kalimat ungkapan idomatikalyang terdapat dalam marhata sinamot pada Budaya Batak Toba yang berasal dari percakapandalam bentuk kalimat. Arti idiomatikal adalah makna yang beralih dari unsur makna leksikal dan gramatikal yang memiliki makna tersendiri.Penggunaan idiomatikal yang terdapat dari marhata jambar, pingan tuhor, pasahat sinamot, yaag terdapat dalam marhata sinamot memberikan nasihat, dan memberikan pengajaran moral.
ANALISIS BEKAL AWAL BELAJAR MAHASISWA BIOLOGI STKIP “TAPANULI SELATAN” PADANGSIDEMPUAN TAHUN MASUK 2014 Seri Irawati Batubara
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.707 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i3.1527

Abstract

Bekal awal belajar pada dasarnya merupakan keadaan pengetahuan atau keterampilan yang harus dimiliki terlebih dahulu oleh siswa ataupun mahasiswa sebelum mempelajari pengetahuan atau keterampilan baru. Bekal awal belajar mahasiswa pada Perguruan Tinggi merupakan kemampuan (hasil belajar) yang diperoleh mahasiswa tersebut pada jenjang sekolah menengah atas (SMA). Melalui bekal awal belajar ini seorang pendidik (fasilitator) dapat menentukan substansi yang akan diperluas dan diperdalam sesuai dengan kemampuan peserta didik. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan bekal awal belajar mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan di STKIP “Tapanuli Selatan” Padangsidimpuan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Biologi STKIP “Tapanuli Selatan” Padangsidimpuan tahun masuk 2014 dan sampelnya adalah seluruh anggota populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik persentase (untuk memetakan kelemahan dan keunggulan bekal awal belajar yang dimiliki mahasiswa) dan teknik korelasi pearson yang digunakan untuk melihat korelasi nilai SKHUN dan bekal awal belajar mahasiswa serta melihat korelasi antara bekal awal belajar dengan nilai biologi umum. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Mahasiswa yang memiliki bekal awal belajar kategori kuat lebih sedikit bila dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki bekal awal belajar kategori lemah.; 2. Tidak terdapatnya korelasi antara bekal awal belajar dengan nilai SKHUN.; 3. Terdapat korelasi antara bekal awal belajar dengan nilai biologi umum.; 4. Penguasaan materi biologi berdasarkan indikator-indikator yang terdapat pada silabus biologi SMA kelas X-XII sudah termasuk pada kategori kuat.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI KELAS X MIA SMA NEGERI 6 PADANGSIDIMPUAN Emmi Juwita Siregar; Dwi Aninditya Siregar
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.038 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i1.1725

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan ± 3 bulan dari bulan Oktober sampai Desember 2019. Adapun penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kesiapan berpikir kreatif lancar peserta didik melalui pembelajaran kimia di kelas X MIA SMA Negeri 6 Padangsidimpuan, untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan berpikir kreatif luwes siswa melalui pembelajaran kimia di klas X MIA SMA Negeri 6 Padangsidimpuan, dan untuk melihat upaya peningkatan kesiapan berpikir kreatif merinci peserta didik pada pembelajaran kimia di kelas X MIA SMA Negeri 6 Padangsidimpuan, dan pengaruh berpikir kratif orisinal peseta didik pada pemblajaran kimia di kelas X MIA SMA Negeri 6 Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah penlitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas X MIA yang berjumlah 49 orang. Adapun metode pengumpulan data yang diterapkan yankni angket,wawancara dan dokumntasi.hasil pnelitian pada peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 6 Padangsidimpuan menunjukkan bahwa rata-rata perindikator (1). Adapun hasil perhitungan yang diperoleh untuk kemampuan berpikir kreatif lancar peserta didik 75 %, (2) Adapun hasil perhitungan yang diperoleh untuk perhitungan kemampuan berpikir kreatif luwes peserta didik 66,3 %, kemampuan berpikir kreatif merinci 60,6 %, kemampuan berpikir kreatif asli pesettadidik 61,2 %, dan hasil nilai rata-rata dari indikator kemampuan berpikir kreatif peserta didik yaitu 65,6.
PENGARUH PERILAKU INOVATIF, TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN LABUHANBATU Agus Anjar; Marlina Siregar; Toni .; Muhammad Khoirul Ritonga; Hasmi Syahputra Harahap; Zunaidy Abdullah Siregar
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.595 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i3.1742

Abstract

Inovatif, Terhadap Kinerja Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Labuhanbatu.Jen Labuhanbatu selama 4 (empat bulan) mulai Juli 2019 hingga Oktober 2019. Target populasi dalam penelitian ini adalah kepala Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Labuhanbatu sebanyak 241 sekolah. Dengan demikian, jumlah populasi yang terjangkau dalam penelitian ini adalah 241 orang kepala sekolah. Sampel penelitian diambil sebagai bagian dari target setiap kecamatan, dengan pertimbangan masa kerja, pendidikan dan kepangkatan. Untuk menentukan jumlah sampel penelitian, dengan menggunakan Tabel Isaac dan Michael pada taraf signifikansi 5 persen. Berdasarkan tabel tersebut, untuk jumlah partisipasi sebanyak 241 sampel yang diperoleh sebesar 142. Teknik pengambilan sampel yang digunakan Proportional Random Sampling, yaitu pengambilan sampel yang dilakukan olehacak sederhanadengan proporsionalberdasarkan kecamatan. 1) Kompetensi dan sosial, 2) Kompetensi pembelajaran, 3) Kompetensi pengembangan sekolah, 4) Kompetensi manajemen sumber daya, 5) Kompetensi kewirausahaan dan 6) Kompetensi supervisi. yang signifikan antara Perilaku Inovatif dengan Kinerja, yaitu: ρ51 = 0,237, Selanjutnya berdasarkan hasil perhitungan proporsi proporsional diperoleh motivasi langsung Inovatif terhadap Kinerja sebesar 0,237. Dengan demikian Perilaku Inovatif berdampak langsung positif terhadap kinerja, yang mana 23,70% perubahan-perubahan dukungan kinerja dapat ditentukan oleh Perilaku Inovatif.Perilaku inovatif mendukung langsung positif terhadap kinerja kepala SD di Kabupaten Labuhanbatu. Dengan perkataan yang lain, semakin tinggi kebijakan inovatif, semakin baik kinerja kepala SD di Kabupaten Labuhanbatu.
TINJAUAN YURIDIS TRANSAKSI JUAL BELI PROPERTI MELALUI PRE-PROJECT SELLING Denise Elysia; Zain Lestya Pradana; Roniko Putra Julio Affani; Arif Rahman
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.417 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i3.1752

Abstract

Housing is a basic human need, the fulfillment of food and clothing is a measure of community welfare. However, housing prices continue to rise making it difficult for people to have it. Transaction of buying and selling shelter through Pre Project Selling makes it easy for people to have a place to live, but people have fears. How to guarantee the certainty of the residence is built and legal protection for people who buy the residence. The legal research method used is normative juridical, by reviewing through the Statute Approach and Conceptual Approach approaches. The basis for the Pre Project Selling is the principle of freedom of contract. The rights of the Pre Project Selling buyers, will be protected by the provider company and the seller of the residence.

Page 77 of 282 | Total Record : 2820


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue