cover
Contact Name
Indria Nuraini
Contact Email
indria@unipasby.ac.id
Phone
+6281231489022
Journal Mail Official
abadimas@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl Dukuh Menanggal XII Surabaya Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abadimas Adi Buana
ISSN : 26225700     EISSN : 26225719     DOI : https://doi.org/10.36456/abadimas.v7.i02
This Scientific Periodic Issue is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage in the fields of Education, Economics, Technology, Science, and Health. Authors are encouraged to submit full, unpublished, original and complete articles that are not being reviewed in any other journal. The journal accepts submissions of articles online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 287 Documents
Pendampingan Kelas Ibu Hamil Dimasa Pandemi Covid Siti Cholifah; Paramitha Amelia Kusumawardani; Lely Ika Mariyati; Syndy Syeny Yuana
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3351

Abstract

Upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu hamil terus dilakukan, meningat masiht ingginya Angka kematian Ibu (AKI) di Indonesia, Di masa pandemic mengakibatkan berbagai permasalahan kesehatan termasuk kesehatan ibu hamil. Kebijakan pemerintah untuk menerapkan menjaga jarak sosial, menjaga jarak fisik dan bekerja dari rumah sebagai upaya untuk pencegahan penularan covid-19, menyebabkan kegiatan kelas ibu hamil tidak bisa dilaksanakan. Sehingga tujuan dari kelas ibu hamil sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi melalui kelas ibu hamil yang merupakan bagian dari antenatal berkualitas tidak tedapat terlaksana. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra berdasarkan hasil observasi dan dikusi antara lain kecemasan ibu hamil bersalin dimasa pandemi dan kurangnya pengetahuan tentang cara mengatasi stress selama kehamilan, kebutuhan senam hamil belum terpenuhi, kurangnya pemberdayaan ibu hamil untuk meningkatkan status kesehatan. Solusi permasalahan mitra dengan melakukan pendampingan kelas ibu hamil di masa pandemi. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 29 Desember 2020 sampai 12 Januari 2021 pada kelas ibu hamil desa Ketimang Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Metode yang dilakukan adalah pendampingan kelas ibu hamil, kegiatan pendidikan kesehatan dan pelatihan pada ibu hamil. Hasilnya ada peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang manajemen stres, senam hamil dan akupresur untuk meningkatkan status kesehatan ibu hamil
Pemasaran Online Dengan Memanfaatkan Market Place dan Strategi Meningkatkan Penjualan di Masa Pandemi Covid 19 di SMK IPIEMS Surabaya Novianto Eko Nugroho; Krido Eko Cahyono; Okto Aditya Suryawirawan
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3561

Abstract

The impact of the corona virus pandemic (covid-19) is felt in all aspects of community life, especially Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Through various training and mentoring activities which include the use of online marketing and sales improvement strategies is a concrete and concrete manifestation in an effort to increase entrepreneurial awareness among students of SMK IPIEMS Surabaya. The purpose of the realization of Community Service Activities through Online Marketing Training and Assistance by Utilizing the Shopee Mobile Marketplace Platform and Strategies to Increase Sales in the Covid Pandemic Period at SMK IPIEMS Surabaya is to provide insight and understanding of the importance of the ability to do online marketing and increase sales of goods to consumers. students of SMK IPIEMS Surabaya so that when they graduate they become entrepreneurs. In addition to lecturers from the School of Economics Indonesia Surabaya as the implementer of this Community Service activity, the counseling and mentoring carried out also involves strategic partners, namely Shopee Indonesia. The results obtained from this training and mentoring activity are students' understanding of the online marketing of the Mobile Marketplace Platform and sales improvement strategies, in order to increase product value and the resulting sales turnover.
Pendampingan Guru Mengembangkan Assesment Kompetensi Minimum (Akm) Berorientasi Pisa Untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Pembelajaran Di Sekolah Dasar Wilayah Kabupaten Bogor Uswatun Hasanah; Edwita; Ahmad Januar
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3634

Abstract

Asessmen kompetensi minimum merupakan jenis penilaian yang dapat mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan literasi membaca dan literasi numerasi yang dimiliki. Adapun konteks literasi yang dituju berorientasi pada PISA (Programme for International Student Assessment). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan assessment kompetensi minimum berorientasi PISA untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Peserta kegiatan terdiri dari 107 guru yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilakukan secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 72,9% guru pada kategori “Baik” dalam memahami hakikat assessment kompetensi minimum, komponen assessment sampai pada pengembangan instrument penilaian kompetensi minimm berorientasi PISA. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan guru dapat mengembangkan penilaian pembelajaran secara tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran
Edukasi Gizi pada Masyarakat dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Gizi Hanik Machfudloh; Paramitha Amelia Kusumawardani; Lukman Hudi; A. Miftakhurrahmat Miftakhurrahmat
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3695

Abstract

Dinegara berkembang, adanya transisi gizi membuat prevalensi gizi meningkat sehingga dapat mengalami beban ganda untuk masalah gizi dimana gizi yang kurang maupun gizi yang lebih dapat menganggu proses pertumbuhan dan perkembangan terutama pada anak serta dapat meningkatkan risiko penyakit pada anak maupun orang dewasa. Survey pendahuluan di Desa Sidokepung kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo, masih terdapat balita gizi kurang sehingga tim pengabdi mengadakan edukasi mengenai gizi yang melibatkan para peternak budidaya ikan lele dan masyarakat umumnya. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan ceramah, kunjungan, dan demo langsung. Kegiatan ceramah dan kunjungan dilakukan untuk pemahaman materi kesehatan dan gizi sedangkan demo langsung dilakukan untuk aplikasi materi yang langsung dapat ditiru dan dirasakan oleh peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah pemahaman dari peserta edukasi tentang kesehatan dan gizi dan edukasi dalam aplikasi penentuan gizi dan kesehatan sehingga masyarakat cukup tertarik pada masalah yang disajikan. Selain itu, peserta memahami dengan baik tentang materi yang diberikan narasumber bahkan mereka sadar bahwa menjaga kesehatan dan mengetahui serta memperhatikan tentang gizi yang baik merupakan keharusan dan kewajiban setiap keluarga apalagi didukung dengan sebagian besar masyarakat merupakan peternak budidaya ikan lele dimana ikan lele merupakan ikan yang tinggi protein.
PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT TERPADU (PPMT) PENINGKATAN POTENSI DESA GONDANG DENGAN PEMBENTUKAN KOPERASI lilik andriyani; Fani Riski Arbani; Faridatul Kudsiyah; Angke Diasi Iswarianti; Nur Lailia Ulinnuha; Ilma Filiana
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a2951

Abstract

The potential of Gondang Village, which has natural resources, is quite good, and most of its inhabitants are farmers. Most of the farmers in Gondang village are elderly. They experience difficulties in terms of access to long distances and access to the procurement of fertilizers, mostly subsidized fertilizers, agricultural medicines, and others, and limited knowledge of farmers. Although a small number of youth farmer groups who are members of "Taruna Tani" have not run optimally, they have not solved the problem. Another benefit of forming a cooperative is for saving money. Besides being useful for providing household consumption needs, saving money is also helpful for providing capital to meet the needs of buying fertilizers, agricultural medicines, etc. The existence of cooperatives can improve the standard of life of rural communities. The activity of forming this cooperative is to create a cooperative institution with the preparation of AD_ART, including the organizational structure of the farmer cooperative in Gondang village. The initial activity was to reactivate the farming card and BRI link. This farmer card and BRI link are handy for obtaining subsidized fertilizer and providing financial convenience.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KEMASAN PRIMER DAN SEKUNDER PADA UMKM DODOL BETAWI: PENDAMPINGAN PEMBUATAN KEMASAN PRIMER DAN SEKUNDER PADA UMKM DODOL BETAWI Rachmah Rachmah Nanda Kartika; Heribertus Kusumantoro; Emmidia Djonaedi
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a4717

Abstract

Kemasan merupakan faktor penting dalam memenangkan persaingan usaha. Kemasan dan harga sangat berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Meskipun kemasan produk sangat penting untuk mendongkrak penjualan, hanya sedikit terutama pelaku usaha mikro dan kecil yang memperhatikan kemasan produknya. Sebagian besar UMKM di Indonesia masih mengemas produknya dengan tampilan yang tidak menarik.. Hal ini juga terjadi pada kelompok usaha kecil dodol Betawi di Kota Depok dan sekitarnyaa. Sebagian besar pelaku usaha memiliki kendala pada packaging kemasan yang sederhana, bahkan tanpa merk. Dodol Betawi adalah produk makanan tradisional yang dibuat dari tepung beras ketan, santan, kelapa, dan gula memilik tekstur lembek dan lengket serta tingkat pembuatan yang rumit Dodol Betawi yang dihasilkan oleh UMKM umumnya tidak dapat disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama. Dodol Betawi yang disimpan tanpa diberikan perlakuan dalam hal ini kemasan primer dan kemasan sekunder akan rusak dalam kurung waktu 20 hari, dan dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas. Karena kondisi tersebut, dodol Betawi membutuhkan kemasan yang lebih baik dari sekedar kemasan plastik primer saja untuk menjaga tekstur, rasa, penampilan dan menambah nilai jual. Berdasarkan uraian diatas, pada pengabdian masyarakat ini ialah melakukan pendampingan pembuatan kemasan Primer dan Sekunder pada umkm Dodol Betawi. Peserta mendapatkan kuesioner pretest dan post-test sebelum diadakan pendampingan dan sesudah diadakan pendampingan menunjukkan hasil 66 % (Pretest) dan mengalami peningkatan menjadi 83 % (post test) mengetahui proses pembuatan kemasan primer dan kemasan sekunder.
PENGABDIAN BACK TO VILLAGE: UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN TAMBAKSARI SURABAYA : - Holy Ichda Wahyuni; Achmad Hariri; Ifan Pratama
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a4886

Abstract

Pendemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat, baik sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Salah satu pihak yang terimbas adalah pelaku UMKM, menurunnya penghasilan, karena omset penjualan mengalami penurunan drastis. Selain itu permasalahan juga dihadapi oleh dunia pendidikan. Pembelajaran virtual telah memicu berbagai keluhan dari orang tua siswa yang merasa keberatan. Hal tersebut dipengaruhi juga oleh latar belakang pendidikan orang tua yang tidak semuanya mampu mengenyam pendidikan tinggi. Hal ini menyebabkan ketimpangan dalam dunia pendidikan. Melalui pengabdian masyarakat kembali ke desa (back to village) diharapkan dapat menjadi upaya pemberdayaan masyarakat di masa pandemi. Mitra pengabdian adalah masyarakat Kecamatan Tambaksari yang juga megalami imbas di beberapa sector yang disebutkan di atas. Program yang direalisasikan dalam pengabdian masyarakat ini adalah meliputi; digitalisasi dalam manajemen UMKM, pendampingan pembelajarandaring, sosialisasi biopori untuk permasalahan banjir di kawasan setempat, serta sosialisasi taat protokol kesehatan. Masyarakat mitra berkomitmen untuk melanjutkan program ini baik secara kolektif maupun mandiri, sehingga diharapkan program ini mengalami berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih besar dalam jangka panjang.
PEMBINAAN DALAM PEMANFAATAN LIMBAH BIJI KAPUK MENJADI BIODIESEL BAGI MASYARAKAT DAN SENTRA INDUSTRI KAPUK KELURAHAN SUWAYUWO, PASURUAN Mutia Devi Hidayati; Arief Rahmatulloh; Sandra Santosa
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a5146

Abstract

Desa Suwayuwo merupakan daerah di wilayah Kabupaten Pasuruan yang menjadi sentra industri pengolahan kapuk dengan produksi puluhan ton setiap tahunnya. Produk yang dihasilkan dari industri pengolahan kapuk bermacam-macam, seperti kapuk halus, biji, kulit, dan ampas. Produk samping dari pengolahan kapuk yang berupa biji kapuk hanya dijual ke industri terdekat. Hal ini dikarenakan masyarakat setempat maupun pihak industri pengolahan kapuk menganggap bahwa produk samping tersebut tersebut merupakan limbah dan tidak dapat diolah menjadi produk. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan juga sentra industri kapuk di Desa Suwayuwo, Pasuruan untuk diberikan pembinaan dan pelatihan skill agar mendapatkan pengetahuan serta keterampilan dalam mengolah produk samping berupa biji kapuk. Salah satu bentuk pelatihan keterampilan yang dapat diberikan kepada masyarakat dan juga sentra industri kapuk adalah cara pembuatan bahan bakar biodiesel dari biji kapuk. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2021 dengan peserta sebanyak 10-15 peserta. Berdasarkan hasil uji kuisioner dapat diketahui bahwa nilai mean mencapai angka 3.90 dan nilai modus dari masing-masing pertanyaan adalah 4.0. Hal ini dapat diinformasikan bahwa peserta pelatihan paham, merasakan manfaat serta puas terhadap adanya pembinaan dalam pemanfaatan biji kapuk menjadi biodiesel.. Peserta pelatihan juga mendapatkan hibah sebuah mesin screw press dari tim pengabdian yang dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel secara mandiri.
ALAT PENCUCI RIMPANG EMPON EMPON UNTUK PENINGKATAN KECEPATAN PROSES PRODUKSI USAHA MINUMAN TRADISIONAL BAGI KELOMPOK TANI SURYO SUROBOYO Yuliati; Hadi Santosa; Julius Mulyono
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a5267

Abstract

Pengrajin minuman tradisional di Kelompok Tani Suryo Suroboyo Kelurahan Keputran Kecamatan Tegalsari Surabaya masih menggunakan metode pencucian dan penyikatan satu persatu secara manual di bawah kran air mengalir. Produksi minuman mereka terdiri dari 2 varian yaitu minuman sinom dan minuman beras kencur. Rata rata produksi minuman sinom adalah 30-40 liter/hari dengan kebutuhan rimpang kunyit adalah 10 kg/hari nya. Untuk minuman beras kencur, kebutuhan untuk rimpang kencur maupun jahe kurang lebih adalah 2-3 kg untuk 10-20 liter/ harinya. Oleh sebab itu, pengrajin membutuhkan waktu pencucian rata rata selama ±3 kg/jam, tergantung besar/kecilnya ukuran rimpang empon empon, serta tingkat lengketnya kotoran tanah/ tanah liat yang melekat pada kulit rimpang. Metode pencucian dan penyikatan manual ini beresiko meningkatkan kerusakan tekstur bahan rimpang sehingga dapat merangsang tumbuhnya bakteri atau mikroorganisme dan mempengaruhi mutu produk minuman dan cita rasanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditawarkan solusi bagi para pengrajin minuman herbal/ tradisional dalam bentuk implementasi teknologi tepat guna alat pencuci rimpang empon empon secara hidro elektrik mekanik yang mampu mempercepat pekerjaan pencucian rimpang empon-empon dengan kapasitas maksimum (±200kg/jam), daya listrik kecil, mudah cara pengoperasian dan pemeliharaannya. Tujuan kegiatan ini adalah diseminasi teknologi berbasis kerakyatan dalam upaya peningkatan kecepatan proses produksi pengolahan minuman tradisional.
PKM PELATIHAN PEMASARAN PRODUK KERUPUK IKAN PAYUS UD HIMMAH JAYA SIDOARJO Michael Ricky Sondak; Pramesti Sanicara; Natalia Christiani; Baswara Yua Kristama
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a5283

Abstract

Business development in culinary area requires marketing to be well known by customers. Online marketing nowadays can help many small businesses to be well known globally. This community service aims to provide marketing training for fish cracker products at UD Himmah Jaya in Sedati District, Sidoarjo. By implementing this program, UD Himmah Jaya will be able to improve their marketing strategy that has been done so far by utilizing social media. This training provided by highlighting the uniqueness of the product, utilizing the community and connections that have been established so far to be more productive.