cover
Contact Name
Dimas Ardika Miftah Farid
Contact Email
helper@unipasby.ac.id
Phone
+6285648627206
Journal Mail Official
helper@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Ngagel Dadi III-3B No.37, Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60234
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
HELPER: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran
ISSN : 02162938     EISSN : 27755878     DOI : https://doi.org/10.36456/helper
Core Subject : Education,
AIM Helper: Journal Guidance and Counseling from Universitas PGRI Adi Buana Surabaya which publish articles from the fields of guidance and counseling based on researches. Helper is published twice a year in February and September. SCOPE: Techniques in Guidance and Counseling Assessment in Guidance and Counseling Counseling Multicultural Cyber Counseling Media Development in Guidance and Counseling Traumatic Counseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
EFEKTIFITAS METODE REINFORCEMENT GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X SMKS AL KAAFFAH KEPANJEN Siti Mardiana Hindayati; Diana Mayasari
HELPER Vol 36 No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no1.a2816

Abstract

Permasalahan mengenai motivasi belajar sangat sering muncul dikalangan siswa atau peserta didik. Jika siswa memiliki motivasi belajar rendah otomatis dia tidak bisa mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Menerima materi dengan asal-asalan bahkan untuk menyelesaikan tugas juga pasti tidak maksimal. Sedangkan reinforcement memegang peranan yang cukup penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas metode reinforcement guna meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI di SMKS AL KAAFFAH Kepanjen. Proses penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus. Melalui layanan bimbingan konseling,pemberian tindakan reinforcement mulai diberikan pada siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dimana untuk pengambilan data peneliti menggunakan angket. Metode Analisa data pada penelitian ini adalah rating scale dan mengevaluasi hasil dari angket tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reinforcement cukup efektif guna meningkatkan motivasi belajar pada siswa.
MENINGKATAN TANGGUNG JAWAB BELAJAR DARING DENGAN MENERAPAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU MENGGUNAKAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT Kusumaningtyas Febri Wijayanti; Anita Dianasari
HELPER Vol 36 No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no1.a2817

Abstract

Pada zaman sekarang ini pendidikan di Indonesia sedang berusaha mencapai mutu pendidikan yang baik. Agar mutu pendidikan yang baik dapat tercapai, maka peserta didik harus belajar dengan tekun karena tanggung jawab seorang peserta didik adalah belajar. Apabila permasalahan tersebut tidak segera diatasi maka akan berdampak pada hasil belajar peserta didik. Strategi yang bisa dilakukan untuk mengatasi adalah dengan menggunakan konseling individu teknik self-management. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tanggung jawab belajar daring peserta didik dengan menggunakan layanan konseling individu dengan teknik self-management pada siswa kelas XII TKJ di SMK PGRI 2 Jombang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif desain Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini dilakukan 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan skala pengukuran. Hasil dari siklus I 30% dengan katagori rendah sedangkan siklus II meningkat menjadi 70% dengan katagori sedang. Hal ini berarti Strategi self-management dapat meningkatkan tanggung jawab belajar daring peserta didik.
MEREDUKSI KECANDUAN GAME ONLINE MELALUI LAYANAN KONSELING DENGAN TEKNIK KONTRAK PERILAKU PADA SISWA XI RPL SMK NEGERI 1 LUMAJANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Fitrah Romadhoni Laily; Etik Sulistiyowati
HELPER Vol 36 No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no1.a2818

Abstract

Kecanduan game online adalah perilaku yang bersifat kronis dan kompulsif untuk memuaskan diri pada permainan yang dimainkan dengan koneksi internet hingga menimbulkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang timbul sifatnya merugikan diri sendiri, meskipun demikian tidak membuat pemain berusaha untuk menghentikan atau mengurangi aktivitasnya bermain game online karena merasa sulit untuk keluar atau berhenti memainkan game online (Pratiwi dkk, 2012:3). Jadi, bagi para pecandu game online akan sulit untuk mengontrol atau mengendalikan dirinya dan berhenti atau setidaknya mengurangi waktu dan kuantitas bermain game onlinenya. Untuk memperbaiki kondisi kecanduan Game Online, Guru BK memberikan layanan konseling individu dengan teknik kontrak perilaku diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan kecanduan Game Online. Pada proses konseling diharapkan konseli akan lebih terbuka untuk menceritakan masalahnya yang mungkin berkaitan dengan penyebab munculnya perilaku bermasalah. Upaya dalam mengubah perilaku dalam konseling individu ini dengan tehnik kontrak perilaku (behaviour contract). Subjek dalam penelitian ini adalah konseli di SMK Negeri 1 Lumajang kelas XI RPL dengan karakteristik konseli bermasalah dalam kecanduan game online sehingga tidak mengikuti pembelajaran daring dan nilai menjadi kosong sehingga konseli memiliki ketakutan terhadap guru pengajar dan kejengkelan kepada ibu dikarenakan ibu marah dengan aktifitas konseli. Hasil penelitian ini menunjukkan ketercapaian mereduksi kecanduan game online melalui konseling individu dengan strategi kontrak perilaku yaitu hasil angket kecanduan game online pada konseli mengalami perkembangan yang signifikan pretest siklus 1, posttest siklus 1 dan posttest siklus 2 menunjukkan perkembangan hasil skor yang meningkat pada setiap siklusnya yaitu 55 kategori Tinggi ; 46 kategori Tinggi dan ; 24 Kategori Sedang.
MEREDUKSI KECANDUAN SMARTPHONE MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK KONTRAK PERILAKU SISWA XII TEI 1 SMKN 1 BANDUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG Prabandari Nuansmahira; Dewi Nurmalika
HELPER Vol 36 No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no1.a2819

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi pada saat ini maju dengan pesat. Salah satu adalah perkembangan alat komunikasi berupa telepon selular. Telpon yang pada awalnya ditemukan sebagai alat media menyampaikan pesan suara dan alat komunikasi sekarang berkembang pesat. Telepon selular kini berganti nama menjadi smartphone atau telpon pintar. Kita bisa melakukan banyak hal dalam smartphone selain berkomunikasi lewat suara dan pesan. Kita bisa menambahkan berbagai aplikasi di smartphone, misalnya Whatsapp, TikTok, Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain. Selain itu smartphone juga bisa digunakan untuk browsing berita atau info terkini, bermain game online, belanja online bahkan smartphone juga bisa dimanfaatkan untuk bekerja.Kecanduan smartphone adalah tindakan yang tidak bisa mengontrol penggunaan smartphone dengan kata lain hidup kita di bawah kendali smartphone. Hal ini sangat menjangkiti para remaja. Remaja menghabiskan sebagian besar waktu dihadapan smartphone. Interaksi dengan orang lain terasa berbeda. Ada istilah menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh. Dengan keadaan yang seperti ini, penulis tertantang untuk mengadakan penelitian tentang mereduksi kecanduaan smartphone pada siswa SMKN 1 Bandung melalui layanan konseling individu dengan teknik kontrak perilaku.Penelitian ini menerapkan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan dua siklus. Hasil dari penelitian kecanduan smartphonesiswa dapat direduksi melalui konseling individu dengan 21eknik kontrak perilaku. Hal ini terlihat dari hasil angket penggunaan smartphone oleh siswa. Pada siklus I skor angket 77 termasuk kategori ‘sangat aktif’. Pada siklus II skor tersebut mengalami penurunan menjadi 43 termasuk dalam kategori ‘cukup aktif’.Penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan pada konselor sebagai praktisi lapangan, yaitu layanan konseling individu dengan teknik kontrak perilaku dapat mereduksi kecanduan smartphone pada siswa.
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNTUK MENGURANGI SCHOOL REFUSAL (PENOLAKAN SEKOLAH) SISWA KELAS XII IPA SMAN 1 TONGAS Winda Nur Hidayanti; Dwi Ridhowati
HELPER Vol 36 No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no1.a2820

Abstract

School refusal (penolakan sekolah) adalah masalah emosional yang dimanifestasikan dengan penolakan anak atau remaja untuk menghadiri sekolah dengan disertai ketakutan yang tidak irasional, yang disebabkan oleh kecemasan berpisah dari orang terdekat, pengalaman negatif disekolah. Peneliti menemukan fenomena school refusal (penolakan sekolah) di kelas XII IPA SMAN 1 Tongas Probolinggo melalui data dokumentasi wali kelas dan guru matapelajaran. Masalah yang terlihat pada school refusal (penolakan sekolah) siswa beberapa kali tidak mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy (REBT) dengan teknik disput reinforcement positif yang digunakan untuk mengurangi school refusal (penolakan sekolah) siswa kelas XII IPA SMAN 1 Tongas Probolinggo.Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 siswa kelas XII IPA yang memiliki school refusal (penolakan sekolah) tinggi. Pada penelitian ini siswa mengalami perubahan positif dengan menurunnya school refusal (penolakan sekolah) yangdialami setelah mengikuti konseling kelompok pada siklus I. Perubahan positif ini semakin mengalami perkembangan untuk penurunan school refusal (penolakan sekolah) setelah dilaksanakan konseling kelompok siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa konseling kelompok rational emotif behavior therapy (REBT) dapat menurunkan school refusal (penolakan sekolah) pada siswa kelas XII IPA SMAN 1 Tongas Probolinggo.
MENINGKATKAN EMPATI MELALUI PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK KONTRAK PERILAKU PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA 5 SMA NEGERI 1 KALIANGET Riyanti Utami; Akhmad Baihaqi
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2821

Abstract

Di zaman globalisasi ini atau biasa disebut dengan zaman modern menyebabkan semakin menipisnya empati pada diri tiap individu khususnya remaja. Semakin modern dunia semakin tinggi pula egoisme pada tiap remaja, sehingga kepedulian terhadap sesama sangat jarang dilakukan. Kenyataan yang ada saat ini kepedulian terhadap sesama manusia semakin menipisdan lebih disibukkan dengan kepedulian terhadap diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya masalah sosial yang sering kita temui saat ini. Tujuan penelitian bimbingan konseling adalah untuk meningkatkan sikap empati menggunakan pendekatan behavioral teknik kontrak perilaku. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif oleh Miles dan Huberman, yaitu teknik analisis interaktif. Hasil dari siklus I diperoleh skor empati 64 sedangkan siklus II diperoleh skor empati 80. Kemampuan empati perlu diasah setiap orang agar dirinya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
MENINGKATKAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN BIJAK MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN STRATEGI PENDEKATAN KOGNITIF PERILAKU DI SMKN 1 SINGOSARI KABUPATEN MALANG Novita Karnida Khurri; Edi Purwanto
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2822

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yaitu bagaimana meningkatkan penggunaan media sosial dengan bijak melalui layanan konseling individu dengan strategi pendekatan koginitif perilaku di SMKN 1 Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuisejauh mana meningkatnya penggunaan media sosial dengan bijak melalui layanan konseling individu dengan strategi pendekatan kognitif perilaku di SMKN 1 Singosari kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X AB SMKN 1 Singosari Kabupaten Malang semester gasal tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil angket dan lembar observasi kegiatan layanan konseling. Hasil skor pada angket siklus I lebih rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu dari 58% menjadi 89%. Hasil dari pengisian evaluasi proses dari skor 55 dengan persentase 55% menjadi skor 90 dengan persentase 90% dan evaluasi hasil dariskor 13 dengan persentase 54% menjadi skor 27 dengan persentase 96% . Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatkan penggunaan media sosial dengan bijak dapat dilakukan melalui konseling individu dengan strategi pendekatan kognitif perilaku.
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SELF MANAGEMENT UNTUK MEMPERBAIKI HUBUNGAN SOSIAL SISWA KELAS XII TKJ B SMKS NURIS JEMBER Trikayani; Dwi Noviarini
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2823

Abstract

Pada siklus 1 penelitian tindakan kelas ini, siswa yang menjadi obyek penelitian ada pada rangking 9 dengan pilihan 1,2,3 masing-masing 0 (Nol) di dukung dengan interprestasi pilihan dari teman-temannya yaitu dari jumlah 39 siswa yang tidak menyukai sejumlah 30 siswa, serta 2 orang siswa tidak menyatakan apa-apa kerena sedang sakit, 1 orang siswa ijin, dan yang tidak memberikan pernyataan apa-apa sejumlah 6 siswa. Sedangkan pada Siklus ke II Dilihatdari hasil analisa sosiometri yang ada maka posisi siswa yang menjadi obyek penelitian yaitu no kode 12 mendapat jumlah pilihan ke 2 dua orang dan pilihan ke 3 dua orang dengan jumlah total 4 pilihan yang sudah di berikan oleh teman-temannya. Dengan demikian sudah meningkat pada posisi rangking 5. Hasil layanan konsultasi dari guru bidang studi dan juga wali kelasbahwa kehadiran siswa yang menjadi Obyek penelitian sudah tidak lagi sering meninggalkan palajaran serta sudah namapak lebih baik dalam bergaul dengan teman-temannya di kelas, dari hasil konseling individu juga sudah ada alternatif yang sudah di laksanakan dan hasilnya sudah dirasakan banyak manfaatnya oleh siswa yang menjadi obyek penelitian.
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN SOLUTION FOCUS BRIEF COUNSELING (SFBC) UNTUK MENURUNKAN TINGKAT PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS X SMA TARUNA DRA ZULAEHA LECES PROBOLINGGO Trias Endarti; Edi Susanto
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok pendekatan solution focus brief counseling (SFBC) untuk menurunkan tingkat prokrastinasi akademi siswa kelas X SMA Taruna Dra. Zulaeha Leces Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penentuan subjek berdasarkan data guru mata pelajaran tentang siswa yang sering terlambat menyelesaikan tugas. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa kelas X SMA Taruna Dra. Zulaeha Leces Probolinggo. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat prokrastinasi akademik siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok pendekatan Solution Focus Brief Counseling (SFBC).
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SENI GRAFIS (DESAIN KEMASAN PRODUK) HASIL OLAHAN BAHAN ALAM (KEARIFAN LOKAL) MASYARAKAT DESA BEGAGANLIMO, KECAMATAN GONDANG, KABUPATEN MOJOKERTO Tantra Sakre; Ismurdyahwati
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2825

Abstract

Program kerja Nawacita yang digaungkan Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, dalam pidato pelantikannya pada tahun 2014 lalu memasukkan pembangunan dan pengembangan desa dan daerah terluar Indonesia sebagai salah satu sasaran utama program kerjanya (Halimah, 2017). Sejurus dengan itu, berangkat dari prinsip Trisakti oleh Bung Karno, beliau kembangkan pula cita-cita Bapak Pendiri Bangsa itu untuk mengembalikan kepribadian bangsa dalam kebudayaan (Soleman & Noer, 2017). Desain grafis sebagai cabang dari batang kesenian pada pohon kebudayaan, bertansformasi dari sekedar wahana berekspresi seniman atau desainer menjadi sebuah alternatif jawaban bagi berbagai problematika pemasaran dan ekonomi. Desain kemasan yang baik dapat menaikkan nilai jual pada sebuah produk dalam persaingan pasar (Cenadi, 2004). Tujuan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah yang dijumpai di Desa Begaganlimo yaitu rendahnya pendapatan warga, rendahnya pengetahuan dan pemahaman mengenai pembuatan seni grafis (desain kemasan produk). Pelatihan ini dapat digunakan sebagai alternatif ketika menunggu hasil panen serta pemberian nilai tambah bagi produk lokal dengan hadirnya desain kemasan yang lebih menarik.

Page 5 of 17 | Total Record : 163