cover
Contact Name
Dimas Ardika Miftah Farid
Contact Email
helper@unipasby.ac.id
Phone
+6285648627206
Journal Mail Official
helper@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Ngagel Dadi III-3B No.37, Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60234
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
HELPER: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran
ISSN : 02162938     EISSN : 27755878     DOI : https://doi.org/10.36456/helper
Core Subject : Education,
AIM Helper: Journal Guidance and Counseling from Universitas PGRI Adi Buana Surabaya which publish articles from the fields of guidance and counseling based on researches. Helper is published twice a year in February and September. SCOPE: Techniques in Guidance and Counseling Assessment in Guidance and Counseling Counseling Multicultural Cyber Counseling Media Development in Guidance and Counseling Traumatic Counseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN STRATEGI MODELING Dewi Nurmalika; Prabandari Nuansmahira
HELPER Vol 37 No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no1.a2826

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui disiplin belajar siswa dapat ditingkatkan dengan strategi self management pada siswa kelas X SMA NU GOBENGSARI. SMA NU GOMBENGSARI. Subjek yang diteliti adalah kelas X di SMA NU Gombengsari dengan tingkat disiplin belajar yang rendah. Siswa kelas X seluruhnyabrjumlah 30 orang, yang menjadi subjek penelitian berjumlah 8 siswa, masuk dalam kategori disiplin belajar rendah. Instrument pengumpul datayang digunakan adalah angket rendah diri. berdasarkan dengan data yang dieliti, penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre eksperimental. Metodel analisis yang digunakan adalah statistic non parametic yaitu uji jumlah yang mendapatkan skor paling rendah. Dapat diketahui pada tabel binominal. Strategi self management mampu meningkatkan disiplin belajar siswa yang ditunjukan melalui skor angket disiplin belajar siswa antara sebelum dan sesuadah diberikan treatmen menggunakan strategi self management.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT Anita Dianasari; Kusumaningtyas Febri Wijayanti
HELPER Vol 37 No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no1.a2827

Abstract

Peneliti berkeinginan untuk mengetahui signifikansi konseling kelompok dengan strategi self management terhadap motivasi belajar di masa pandemi covid-19 kelas XII MM di SMK Negeri 1 Kemlagi, Mojokerto. Sampel yang digunakan pada penelitian adalah 5 peserta didik yang mengalami penurunan motivasi belajar. Penelitian menggunakan 3 siklus yang indikator keberhasilannya baru dicapai pada siklus ke-3. Data hasil tindakan dijelaskan dengan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa awalnya peserta didik memiliki motivasi belajar kurang, setelah dilakukan konseling kelompok dengan menerapkan strategi self management ada 40% peserta didik yang memiliki motivasi belajar sedang dan 60% peserta didik memiliki motivasi tinggi. Dengan demikian dapatdisimpulkan bahwa ada signifikansi antara konseling kelompok dengan menerapkan strategi self management terhadap motivasi peserta didik dalam belajar pada masa pandemi kelas XII MM SMK Negeri 1 Kemlagi, Mojokerto.
MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR DENGAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK KONTRAK PERILAKU KELAS X MULTIMEDIA 3 SMKN 1 JETIS Etik Sulistyowati; Fitrah Romadhoni Laily
HELPER Vol 37 No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no1.a2828

Abstract

Dimasa pandemik ini, SMKN 1 Jetis melakukan pembelajaran dilakukan secara daring. Pembelajaran daring ini tidak lepas dari suatu permasalahan juga, hal ini di tunjukkan dari aplikasi edmodoo terdapat siswa yang dalam pengumpulan tugas progress yang dimiliki hanya 40%. Setelah di observasi ternyata mereka mengalami kejenuhan belajar, Adapun cirinya adalah cemas, bosan, tidak semangat dalam belajar sehingga mereka cenderung meninggalkan tugas-tugas sekolahnya. Factor yang menyebabkan adalah penggunaan metode belajar yang tidak bervariasi, belajar hanya di lakukan ditempat tertentu saja, kurangnya aktivitas rekreasi dan adanya ketegangan mental dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konseling kelompok teknik kontrak perilaku dapat mengurangi kejenunuhan belajar siswa kelas X MM 3 SMKN 1 Jetis. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan pengukuran skala kejenuhan belajar. Penelitian ini menggunakan 2 siklus dengan menggunakan pretest dan postest, Adapun hasil yang di peroleh pada siklus 1 rata-rata kejenuhan belajar 131.8 dan pada siklus ke 2 rata-rata kejenuhan belajar 88,8. Sehingga dapat di simpulkan bahwa konseling kelompok kontrak perilaku dapat menurunkan kejenuhan belajar siswa.
PENERAPAN KONSELING INDIVIDUAL TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENGURANGI KEBIASAAN MEROKOK SISWA XI DITF SMKN PASIRIAN Agus Wahyudianto; Endah Ruliyatin
HELPER Vol 37 No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no1.a2829

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menguji efektivitas Penerapan konseling teknik relaksasi Untuk Membantu mengurangi kebiasaan merokok siswa pada siswa XI DITF SMKN Pasirian. Penelitian ini termasuk jenis post test single person design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa kelas XI DITF SMKN Pasirian yang memiliki permasalahan kebiasaan merokok. Tekhnis analisa data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan menggunakan uji Wilcoxon, menunjukkan ada perbedaan skor tingkat kebiasaan merokok antara sebelum dilakukan relaksasi dengan setelah relaksasi. Dalam hal ini berarti bahwa penggunaan tekhnik relaksasi dapat digunakan untuk mengatasi kebiasaan merokok siswa. Jadi kesimpulan yang dapat diambil dalam hipoterisi ini adalah “Ada perbedaan yang signifikan kebiasaan merokok siswa sebelum dan sesudah konseling tekhnik relaksasi” dapat diterima.
MENURUNKAN PERILAKU SISWA TERLAMBAT MASUK SEKOLAH MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK RESTRUKTURING KOGNITIF Akhmad Baihaqi; Riyanti Utami
HELPER Vol 37 No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no1.a2830

Abstract

Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui; Model keterlambatan peserta didik, faktor penyebab keterlambatan peserta didik, penanganan tim tatib, guru BK, waka kesiswaan terhadap peserta didik yang datang terlambat, kendala dalam menangani peserta didik yang datang terlambat dan upaya konselor menangani hambatan tersebut, persepsi peserta didik terlambat yang telah mendapatkan penanganan dari konselor, dan hasil dari penanganan guru BK SMK Walisongo 2 Gempol terhadap peserta didik yang datang terlambat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi kasus. Dalam penelitian studi kasus ini teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu triangulasi, baik triangulasi sumber maupun triangulasi teknik. Subjek penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik yang terlambat datang ke sekolah di SMK Walisongo 2 Gempol serta diambil 6 peserta didik yang terlambat 3 kali berturut-turut, wawancara oleh 2 Guru BK, dan waka kesiswaan. Hasil penelitian yang diperoleh terkait keterlambatan peserta didik SMK Walisongo 2 Gempol sejumlah 6 peserta didik, dari 6 peserta didik itu diberi penanganan menggunakan teori Gestalt restrukturing kognitif melalui konseling kelompok serta konseling individual dengan guru BK. Dari jangka waktu penelitian 1 bulan, 3 dari 6 peserta didik mengulangi keterlambatannya sampai 3 kali berturut-turut. Sehingga peserta didik yang mengulangi keterlambatannya tersebut diberi penanganan oleh konselor berupa konseling individual/konseling kelompok dan jika masih mengulanginya lagi hingga 3 kali, maka konselor akan memanggil orang tua siswa untuk datang ke sekolah.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN STRATEGI MODELING SIMBOLIS Edi Purwanto; Novita Karnida Khurri; Mastubi; Dewi Nurmalika; Prabandari Nuansmahira
HELPER Vol 37 No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no2.a2832

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan berbicara siswa secara signifikan dapat ditingkatkan melalui keonseling kelompok dengan strategi modeling simbilis. Dalam penelitian ini digunakan jenis pendekatan pre eksperimental design, dengan jenis, pre-test dan post-test one group design. Instrumen pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket rendah diri. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMPN 1 Widang-Tuban yang memiliki keterampilan berbicara kategori rendah. Data dianalisis dengan menggunakan statistik non parametrik dengan mengunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa keterampilan berbicara siswa secara signifikan dapat ditingkatkan melalui konseling kelompok dengan strategi modeling simbolis. Jadi hipotesis yang berbunyi “keterampilan berbicara siswa secara signifikan dapat ditingkatkan melalui konseling kelompok dengan strategi modeling simbolis” dapat diterima.
MENURUNKAN RENDAH DIRI SISWA MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN STRATEGI COGNITIVE RESTRUCTURING Dwi Ridhowati; Winda Nur Hidayanti; Eva Yuanita Ferdian; Anita Dianasari; Kusumaningtyas Febri Wijayanti
HELPER Vol 37 No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no2.a2833

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas Menurunkan rendah diri melalui konseling kelompok cognitife restrukturing siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Merakurak. Penelitian ini termasuk jenis pretest posttes one group design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket. Subjek dalam penelitian ini adalah delapan siswa kelas VIII-Ayang memiliki rendah diri tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametik dengan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan 5%, menunjukan adanya perbedaan skor tingkat rendah diri sebelum dan sesudah penerapan konseling kelompok cognitive restructuring. Hal ini berarti bahwa rendah diridapat diturunkan melalui konseling kelompokdengan strategi cognitive restructuring. Jadi hipotesis yang diajukan dalam peneliytian ini yang berbunyi “Rendah diri siswa secara signifikan dapat ditingkatkan melalui konseling kelompok dengan strategi cognitive restructuring pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Merakurak-Tuban Tahun Pelajaran 2020/2021” dapat diterima..
MENINGKATKAN RASA EMPATI MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) SISWA KELAS XI TKJ 3 DI SMK NEGERI 1 PACITAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Diana Mayasari; Siti Mardiana Hindayati; Fitriana Dyah Wulandari; Etik Sulistyowati; Fitrah Romadhoni Laily
HELPER Vol 37 No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no2.a2834

Abstract

Penelitian ini memakai metode bermain peran guna tingkatkan sikap siswa yang kurang mempunyai rasa empati. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif guna memperoleh informasi serta analisis lewat kajian- kajian reflektif, partisipasif. Pengembangan program didasarkan datadata serta data dari siswa dan setting sosial secara alamiah lewat 2 tahapan siklus penelitian tindakan. Guna meningkatkan rasa empati siswa dicoba dengan memakai metode role playing.Penelitian ini dicoba di kelas XI TKJ 3 SMK Negeri 1 Pacitan dengan 2 siklus. Pada siklus awal siswa belum bersungguh- sungguh dalam melaksanakan aktivitas, sehingga butuh dipaparkan lagi manfaat bermain peran ini, sehingga butuh diulang lagi sampai siklus kedua. Dari hasil observasi, kegiatan siswa dari 68% pada siklus awal, bertambah jadi 86% pada siklus kedua. Dengan demikian metode bermain peran dapat digunakan buat menaikkan empati siswa di kelas XI TKJ 3 SMK Negeri 1 Pacitan.
PENERAPAN STRATEGI PEMODELAN KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN KEBERANIAN TAMPIL DI DEPAN KELAS SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Edi Susanto; Trias Endarti; Rahmat Yanu Srianto; Agus Wahyudianto; Endah Ruliyatin
HELPER Vol 37 No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no2.a2835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan keberanian tampil di depan kelas siswa pada mata pelajaran matematika antara sebelum dan sesudah diberikan strategi pemodelan kognitif. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-A di MTsN 1 Bagor Nganjuk yang mempunyai keberanian tampil di depan kelas rendah pada mata pelajaran matematika. Siswa kelas VII-A selurunya berjumlah 34 siswa, yang menjadi subyek dalam penelitian ini berjumlah 5 siswa yang masuk dalam kategori rendah dalam keberanian tampil di depan kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengunakan angket dan wawancara sebagai instrument pendukung. Sesuai dengan data yang diteliti, maka penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif yang mengunakan metode pre experimental design dengan one group pretes and post test design. Metode analisis yang digunakan adalah statistic nonparametric yaitu uji tanda (sing test) untuk membandingkan anatara pre-test dan post test. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa x adalah jumlah tanda yang paling sedikit. Hal ini dapat dilihat pada table binominal dari nilai ρ = 0,031 lebih kecil dari pada α = 0,05. Strategi pemodelan kognitif dapat meningkatkan keberanian tampil di depan kelas siswa pada mata pelajaran matematika yang ditunjukan adanya perbedaan yang signifikan skor keberanian tampil di depan kelas siswa antara sebelum dan sesudah diberikan penerapan strategi pemodelan kognitif
UPAYA MENGATASI PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH MELALUI KONSELING INDIVIDU TEKNIK RASIONAL EMOTIF BEHAVIOR PADA SISWA KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 2 PACITAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Dwi Noviarini; Trikayani; Mudho Eko Prambudiono; Akhmad Baihaqi; Riyanti Utami
HELPER Vol 37 No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol37.no2.a2836

Abstract

Kegiatan penelitian memiliki tujuan untuk mengatasi Pelanggaran tata tertib sekolah melalui efektifitas konseling individu dengan teknik Rasional Emotif Behavior pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Pacitan. Adapun yang merupakan subyek dari kegiatan penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Pacitan, dengan jumlah siswa 32 anak adapun yang dijadikan klien dalam Konseling individu mengunankan teknik Rational Emotif Behavior sebanyak 10 siswa. Hasil Analsisi siklus 1 sebelum diadakan konseling individu yaitu sebesar 80% dan hasil siklus 2 setelah diadakan konseling individu sebesar 60%. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kearah positif. Meskipun selisih hasil tes pertama dan kedua hanya 20%. Terdapat keterangan bahwa Semakin tinggi skor yang diperoleh maka, semakin rendah perilaku melanggar tata tertib sekolah yang dilakukan oleh siswa 10 siswa/konseli yang dijadikan observasi secara langsung yang dilakukan di kelas.

Page 6 of 17 | Total Record : 163