cover
Contact Name
Pana Pramulia
Contact Email
panapramulia@unipasby.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
panapramulia@unipasby.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya
ISSN : 16938585     EISSN : 26229218     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini terbit dua kali setahun bulan Februari dan Oktober berisi tulisan ilmiah tentang pendidikan, baik yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Tulisan yang dimuat dapat berupa analisis, kajian pustaka, atau hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 426 Documents
PELAKSANAAN COOPERATIVE LEARNING MODEL PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN ABK BAGI MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PRODI PENDIDIKAN KHUSUS FKIP UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA JAUHARI, MUHAMMAD NURROHMAN; DEWI, DIAN PUSPA
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.988 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol15.no27.a1791

Abstract

Universitas PGRI Adibuana Surabaya (Unipa Surabaya) merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjalankan amanat UU Nomor 8 Tahun 2016 pasal 10 ayat a tentang hak penyandang disabilitas untuk mendapat pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Konsekuensinya, Unipa Surabaya berusaha memberikan pelayanan baik akademik dan non akademik kepada mahasiswa berkebutuhan khusus, termasuk di Prodi Pendidikan Khusus terdapat 2 mahasiswa dengan gangguan penglihatan dan 1 mahasiswa dengan gangguan fisik (handfoot). Pemberian layanan tersebut, dicerminkan dalam pembelajaran pada mata kuliah media pembelajaran ABK dengan menerapkan cooperative learning model. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kulaitatif deskripstif, dimana peneliti berusaha mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menerapkan cooperative learning model dalam pembelajaran mata kuliah media pembelajaran ABK. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan cooperative learning modeldapat berjalan dengan baik, terbukti mahasiswa berkebutuhan khusus terlibat secara aktif dalam pembelajaran, selain itu teman sebaya juga turut membantu mereka selama pembelajaran berlangsung.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATA KULIAH PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK BERBASIS KOMPETENSI PEDAGOGIK KARYONO, HARI; SUBANDOWO, M
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.381 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol15.no27.a1792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar matakuliah Perkembangan Peserta Didik Berbasis Pedagogik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unipa Surabaya. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan instrumen penilaian buku ajar terdiri dari: (1) Instrumen Penilaian Ahli Isi Matakuliah, (2) Instrumen Penilaian Ahli Desain Pembelajaran, (3) Instrumen Ahli Media Pembelajaran, dan (4) Instrumen Penilaian Mahasiswa. Data dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji coba penilaian ahli isi matakuliah, diperoleh persentase skor 76,67%; hasil uji coba penilaian ahli desain pembelajaran diperoleh skor 77,78%; hasil uji coba penilaian ahli media pembelajaran diperoleh skor 80%, hasil uji coba penilaian mahasiswa, kelompok kecil diperoleh skor 85,67%dan kelompok besar diperoleh skor 86,09%serta hasil penilaian dosen pengampu diperoleh skor 88%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan buku ajar matakuliah Perkembangan Peserta Didik Berbasis Pedagogik dalam kategori baik dan dapat digunakan bagi mahasiswa kependidikan yang mengambil matakuliah Perkembangan Peserta Didik di lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dengan sedikit revisi. Saran tindak lanjut, buku ajar ini dapat disebarluaskan kepada mahasiswa kependidikan yang lebih luas cakupannya tidak hanya terbatas di lingkungan Unipa Surabaya, tetapi juga bagi mahasiswa kependidikan di luar Unipa Surabaya dan buku ajar ini perlu terus dievaluasi setiap tahun untuk menyempurnakan dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
PERILAKU MEMILIH PEMILIH PEMULA PADA PILKADA KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 DI KECAMATAN TAMAN SUYONO, SUYONO
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.473 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol15.no27.a1793

Abstract

Pemilih pemula merupakan anak remaja yang berusia 17 tahun sampai 21 tahun dan sudah terdaftar di KPU Sidoarjo atau para pemilih yang sudah berusia di atas 21 tahun selama pemilihan dia tidak memlilih. Banyak para pemilih pemula gantrung dengan gadget, kontak tidak hanya bergaul dengan satu rumah tetapi sudah menjalin silaturrahmi, waktunya para pemilh pemula banyak digunakan dalam hal hal yang kurang efien, banyak yang belum paham apa artin memilih dalam demokrasi pilkada. Para pemilih Pemula kepemilikan HP dan sepeda motor untuk jalan-jalan dan berkumpul dan bisa mengakses ke media sosial baik regional maupun internasional, maka banyak para pemilih pemula kurang memperhatikan arti pentingnya politik khususnya demokrasi pilkada sidoarjo 2015. Disinilah perlunya seorang aktor untuk mengadakan pendidikan demokrasi pilkada sidoarjo tahun 2015. Para pemilih pemula sangat penting untuk diperkenalkan Demokrasi melaui diskusi. Teknik strategi pendidikan demokrasi melalui pada para pemilih pemula melalui obrolan yang dikenalkan oleh peneliti. Cara seperti ini adalah cara yang paling efektif para pemilih pemula merasa dekat dengan aktor seperti dekat dengan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode Deskripsi kualitatif, Informan dalam penelitian ini Pemilih Pemula di Kecamatan Taman Hasil Penelitian dapat menganalisis Perilaku pemilih pemula dalam Pilkada Kabupaten Sidoarjo Tahun 2015 di Kecamatan Taman dan mendiskripsikan kendala-kendala pemilih Pemula dalam menentukan pilihannya pada Pemilhan Bupati Sidoarjo Tahun 2015 di Kecamatan Taman. Dengan pendekatan seperti ini para pemilih pemula tidak canggung, dan pemilih pemula termotivasi untuk memahami berbagai isu politik dan tidak canggung lagi dalam berpartisipasi dalam demokrasi pilkada 2015.
IMPLEMENTASI NILAI KARAKTER DAN MORAL MAHASISWA MELALUI TUTOR SEBAYA KEPADA MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS SETIANINGSIH, DWI
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.263 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol15.no27.a1796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai karakter dan moral mahasiswa melalui tutor sebaya dengan penanaman nilai karakter dan moral mahasiswa melalui tutor sebaya kepada mahasiswa berkebutuhan khusus, mata kuliah Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus prodi PLB FKIP UPY. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester dua mata kuliah Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus prodi PLB FKIP UPY. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Pengujian keabsahan data dengan cara perpanjangan pengamatan dan triangulasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan analisis proses siklus yang interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian adalah terdapat beberapa nilai karakter dan moral yang diimplementasikan pada mata kuliah Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus antara lain: toleransi, kerja keras, semangat kebangsaan, bersahabat/komunikatif, peduli sosial dan tanggung jawab.
PENGARUH PELATIHAN LADDER DRILL HOP SCOTCH PATTERN TERHADAP KELINCAHAN PADA MAHASISWA UKM FUTSAL UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA RAMADHANY HANANTO PURIANA
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.783 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a451

Abstract

Pelatihan adalah suatu proses terencana yang harus dilakukan berdasar pada sebuah teori dan metode yang baik dan tepat dengan proses waktu yang cukup panjang dan terarah dan dilakukan secara bertahap untuk membentuk fisik, teknik, taktik, dan mental untuk mencapai prestasi olahraga. Ladder drilladalah suatu bentuk pelatihan yang sangat baik untuk meningkatkan kelincahan, suatu komponen penting dari sebagian besar prestasi atau kinerja olahraga.Untuk mengembangkan kelincahan maka perlu dilakukan Pelatihan Ladder Drill Hop Scotch Pattern. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tentang pengaruh pelatihan Ladder Drill Hop Scotch Pattern terhadap kelincahan terhadap kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah UKM Futsal Putra Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dengan jumlah sampel sebanyak 30 mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan metode eksperimen semu.Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dan analisis data menggunakan Anova. Proses pengambilan data dilakukan dengan T-tes pada saat pretest dan posttest. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS seri 20.0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan program pelatihan Ladder Drill Hop Scotch Patternterhadap peningkatan kelincahan Hasil penelitian metode pelatihan Ladder drill hop scotch pattern kelincahan (sig. 0,000 < &alpha; = 0,05). kelompok I dan II memiliki perbedaan yang signifikan (sig. 0,000 < &alpha; = 0,05). Rata-rata peningkatan kelincahan untuk kelompok I = 2.17 detik dan kelompok II = 1.05 detik Berdasarkan analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kelincahanuntuk masing-masing kelompok setelah diberi pelatihan.Selain itu, terdapat perbedaan pengaruh antara kedua kelompok dilihat dari peningkatan kelincahan melalui hasil uji Anova dimana pelatihan Ladder Drill Hop Scotch Patternmemberikan pengaruh lebih baik dari kelompok kontrol terhadap peningkatan kelincahan.
ENHANCING CHILDREN FOREIGN LANGUAGE ACQUISITION THROUGH STORY TELLING: enhancing, children language acquisition, storytelling Joesasono Oediarti
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.158 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol6.no11.a1077

Abstract

Children naturally enjoy stories. Children involved in education programs that utilize storytelling exhibit many positive behaviors related to increased literacy. Improved listening skills, vocabulary development and an increased ability to organize narrative thought are all behaviors exhibited by young children who have been exposed to a variety of stories on a consistent basis. Storytelling has emerged as a key cognitive skill in the process of intellectual development. Cognition that is enhanced in specific ways when children are exposed to a variety of stories can also be measured in qualitative ways. Storytelling is also an effective bridge to emergent literacy. Since we know that children are active participants in the acquisition of language, the interactive nature of show and tell or sharing time in the early grades is actually a recreation of a remembered experience. These tales are personal stories created by the children as a result of direct experience. The language patterns learned in these social contexts while children are interacting with adults and other children are constructed and reinforced as the teller becomes more proficient in relating the story. Reading stories aloud or listening and interacting with a storyteller are essentially a social experience. The development of vocabulary and syntactic complexity in oral language are more advanced in children who are frequently exposed to a variety of stories.
MEMAHAMI ANAK DENGAN GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN/HIPERAKTIF (GPP/H) DALAM SETTING SEKOLAH: attention deficit/hyperactivity disorder, children in school, functional analysis Moesarofah Moesarofah
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.933 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol7.no13.a1184

Abstract

Attention deficit/hyperactivity disorder is a developmental disorder in children with failure to meet early development tasks. Its symptoms appears before age 7 years, the cause of them predominantly influenced the neurobiological disorder, in addition to interaction with environmental factors. Core characteristics of attention deficit/hyperactivity disorder in children are characterized by the development that do not fit in focusing/inattention, hyperactivity and impulsivity. They generally appear with other accompanying problems such as learning disabilities, emotional and behavioral problems. Writing this article aimed at outlining the psychological dynamics experienced by children with attention deficit/hyperactivity disorder, as well as assess the functional analysis of the learning difficulties experienced.
THE SIGNIFICANCE OF DISCOURSE ANALYSIS IN LANGUAGE TEACHING AND LEARNING siyaswati siyaswati
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.576 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol9.no16.a1248

Abstract

Discourse analysis is a general term for a number of approaches to analyze written, spoken, signed language use or any significant semiotic event. The objects of discourse analysis are writing, talk, conversation, communicative event, etc. To have a primary understanding on the discourse analysis in language teaching and learning, the writer hereby tries to descriptively discuss the significance of discourse analysis in language learning and teaching. Of course, this description cannot be claimed as the complete description of discourse analysis since discourse analysis is an ample topic that is applied in various disciplines. At least, however, this paper hopefully can give a highlight to step further.
BLENDED LEARNING DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SUATU TUNTUTAN GUNA MEMPEROLEH KETERAMPILAN ABAD KE-21 Majir, Abdul
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.605 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol15.no28.a1983

Abstract

Pendidikan Indonesia abad ke-21, dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan peluang. Tantangan pendidikan adalah penguasaan keterampilan siswa masih rendah. Sedangakan peluang mudah memperoh informasi, sumber belajar mudah diperoleh, hemat tenaga dan waktu. Tujuan penelitian untuk mengetahui secara mendalam blended learning dalam pengembangan pembelajaran dan mengetahui keterampilan yang seharusnya diperoleh siswa di madrasah satu atap (MIS, MTs dan MAS) Ar-Rahman Merombok kabupaten Manggarai Barat NTT dalam abad k-21. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan multikasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menjadi kesimpulan: 1) blended learning: a) dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih bersifat terbuka dan dua arah, b) siswa dan guru memperoleh keterampilan ganda, lebih disiplin waktu yaitu keterampilan berbahasa dan mengenal hard ware computer, c) siswa dan guru, mudah menyimpan dan membuka pembelajaran kapan, dimana saja. 2) Keterampilan Siswa a: kognitif (belajar mandiri dan tatap muka), afektif (disiplin waktu, menghargai teman, hubungan orang tua, siswa dan guru lebih harmonis), Psikomotor (mampu mengenal hardware computer), kemampuan mencari dan menemukan bahan belajar, mampu memecahkan masalah secara mandiri
ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL TIDAK TERCAPAI PADA SISWA KELAS 1 DI SD JARANAN, BANGUNTAPAN, BANTUL YOGYAKARTA Dhalu, M A; Anrada, Aprinaldo
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.494 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol15.no28.a1985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tidak tercapainya perkembangan sosial anak dan untuk mengetahui tidak tercapainya perkembangan emosional anak. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualtitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN Jaranan dengan jumlah 20 orang. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara. Penelitian ini dilaksanakan 1 kali. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa siswa kelas 1 SDN Jaranan mengalami keadaan baik sosial maupun emosional yang bermasalah seperti mengacu kepada indikator wawancara peneliti tentang penyesuain diri dalam bersosial, kurang nya berinteraksi dengan teman sebaya, keadaan siswa ketika ia dimarahi oleh guru, menyebabkan berperilaku sensitif dilingkungan sekolah. Keadaan ini peneliti temukan ketika dilapangan. Dari semua hal ini peneliti dapat memberikan analisis bahwa mengatasi anak yang keadaan sosial emosional nya tidak baik, bisa dilakukan dengan memberikan stimulus, perhatian maupun pendekatan secara langsung kepada anak yang mengalami hal tersebut. Maka dari hal itu mengatasi ketidak tercapain dari sosial emosional anak bisa dilakukan bersama-sama baik oleh guru dan orang tua sehingga anak bisa memiliki keterampilan sosial emosional yang baik dalam bersosial dilingkungannya