cover
Contact Name
Pana Pramulia
Contact Email
panapramulia@unipasby.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
panapramulia@unipasby.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya
ISSN : 16938585     EISSN : 26229218     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini terbit dua kali setahun bulan Februari dan Oktober berisi tulisan ilmiah tentang pendidikan, baik yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Tulisan yang dimuat dapat berupa analisis, kajian pustaka, atau hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 426 Documents
IMPLENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA BERMAIN BOLAVOLI PADA MATAPELAJARAN PJOK DI SMA NEGERI BLEGA BANGKALAN KIROM, ABD
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a761

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan bermain permainan bolavoli siswapada matapelajaran PJOK SMAN Blega Bangkalan. Penelitian ini dilakukan di SMAN Blega Bangkalan, kelas X-MIA-1 yang berjumlah 30 siswa. Model discovery learning, digunakan sebagai upaya untuk peningkatan keterampilan bermain permainan bolavoli yang dilakukan melalui enam tahapan yakni (1) tahap stimulasi (stimulation), (2) tahap identifikasi masalah (problem statement), (3) tahap pengumpulan data (data collection), (4) tahap pengolahan data (data processing), (5) tahap pembuktian (verification), dan (6) tahap menarik simpulan (generalization). Penelitian tindakan kelas ada empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi dalam dua siklus. Model discovery learning dengan enam tahap masuk dalam tahap perencanaan yang kemudian diaplikasikan, diamati dan dilanjutkan refleksi. Hasil penelitian pada siklus 1 adalah keterampilan servis bawah sudah tuntas (62%), keterampilan servis atas belum tuntas (48%), sedangkan keterampilanpasing bawah dan pasing atas sudah tuntas yakni 65%. Kemudian siklus II dilanjutkan pada keterampilan servis atassudah tuntas sebesar 68%. Simpulan dari hasil penelitian adalah hasil praktik servis khususnya keterampilan servis atas secara klasikal pada siklus I belum memenuhi kriteria yang mengukur ketuntasan, sedangkan pasing bawah dan pasing atas sudah terpenuhi. Hasil praktik pasing bawah dan pasing atas secara klasikal di siklus I sudah mampu mencapai ketuntatasan di atas 50 %.
PENINGKATAN KOSAKATA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN MELALUI AUDITORY VERBAL THERAPY (AVT) (STUDI SINGLE SUBJECT RESEARCH DI YAYASAN AURICA SURABAYA) RAFIKAYATI, ANA
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a763

Abstract

Akibat keterbatasan kemampuan mendengar, kosakata anak dengan hambatan pendengaran menjadi terbatas. Mereka kesulitan dalam menamai suatu benda (melabel) dikarenakan keterbatasan kosakata yang mereka miliki baik lisan maupun tulisan. Auditory Verbal Therapy (AVT) adalah terapi yang melatih anak dengan hambatan pendengaran untuk dapat mengoptimalkan fungsi pendengaran yang telah disediakan melalui ABD maupun cochlear implant sebagai modal dalam menerima informasi dari lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui peningkatan kosakata anak dengan hambatan pendengaran melalui Auditory Verbal Therapy (AVT) di Yayasan Aurica Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian subjek tunggal (Single Subject Research (SSR)). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan A-B-A dengan A adalah baseline dan B adalah intervensi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah subjek tunggal yakni ST (salah satu anak dengan hambatan pendengaran sangat berat yang telah menggunakan cochlear implant). Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes praktik (performance test). Selanjutnya data dianalisis menggunakan inspeksi visual yang terdiri atas (1) analisis dalam kondisi, dan (2) analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada fase baseline (A1) penguasaan kosakata anak adalah sebesar 29%. Setelah diadakan tindakan pada fase intervensi (B) kemampuan siswa meningkat menjadi 53,9 %. Selanjutnya diadakan tes pada fase baseline (A2) sebagai tolak ukur, dan ternyata kemampuan mengoperasikan aplikasi Coreldraw subjek menjadi menjadi 72 %. Jadi peningkatan penguasaan kosakata dari fase baseline 1 ke intervensi sebesar 43 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa AVT dapat meningkatkan kosakata anak dengan hambatan pendengaran.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAN METODE EKSPOSITORI PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI DI KELAS VIII SMPN 205 JAKARTA Kusuma, Arie Purwa; Rahmawati, Nurina Kurniasari; Sari, Armeinia Kumala
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara peserta didik yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran matematika realistik dengan metode ekspositori pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII SMP Negeri 205 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen semu dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Sampling. Sampel terdiri dari 60 peserta didik yang diambil dari kelas VIII yakni kelas VIII A sebanyak 30 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebanyak 30 peserta didik sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan test berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Uji prasyarat analisis data meliputi uji Normalitas dengan menggunakan Uji Lilliefors dan Uji Homogenitas dengan menggunakan Uji Fisher. Pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus Uji-t. Dari hasil analisis Uji-t diperoleh sedangkan dalam taraf signifikasi 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = 58 diperoleh . Dalam hal ini , sehingga ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika peserta didik yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran matematika realistik dan metode ekspositori pada materi ajar relasi dan fungsi kelas VIII SMP N 205 Jakarta.
EXPOSING PSYCHOLOGICAL EFFECTS OF CONSUMER IN ADVERTISEMENT TEXTS Andanty, Ferra Dian
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a768

Abstract

Advertisement seems to play important roles in positioning certain products in consumers’ mind. Mostly, advertisements consist of two; picture and text. The text contains specific discourse that can influence teh readers from their psychological sidde. Usually, theadvertisers suggest that the products can transfer the power, the qualities, the identity, the exclusively, the lifestyle, and the acapability as the problem solver. In this study, the writers reveal the psychological effect that foudn in the advertisement texts.
INTERACTIVE ACTIVITIES FOR TEACHING CHILDREN Hertiki, Hertiki
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a769

Abstract

Young learners have very little opportunities in using English for communication in Indonesian classrooms. To overcome the problem, the teacher should think of interactive activities to encourage students in class. However, as teachers, they have to be aware in choosing the suitable activities for young learners. There are lots of activities for young learners such as: games, TPR (movement), music/songs, coloring, drawing, making things, and sorting/putting into categories. Well-chosen activities are helpful as they give children to have fun and at the same time allowing them to practice language skills. The activities that work in class should rules, instructions, time management, praises and rewards.This paper provides a brief overview ofinteractive activities that can be used to encourage young learners to participate more in class.These are the following selected activities that used for teaching English for young learners such as but first, mime a monster, five little elephants, draw the picture, draw your friend’s life, bingo, running dictation, hues your friend’s habit and “truth or dare”. In conclusion, it is hoped that all activities can make children become more active and they are willing to participate during the English lesson.
LAYANAN INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN SELF KNOWLEGDE DALAM MENGARAHKAN KARIER PADA ANAK TUNANETRA DI SLB A YPAB SURABAYA Badiah, Lutfi Isni; Lathifah, Magfirotul; Pravesti, Cindy Asli
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a770

Abstract

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh dunia pendidikan adalah bagaimana mengupayakan anak tunanetra agar bisa bersaing dan memiliki karier yang layak di dunia kerja tanpa adanya bentuk diskriminasi.Anak tunanetra perlu diberikan pengetahuan diri (self knowledge) agar mereka dapat mengenal minat dan bakat yang dimilikinya sehingga mereka dapat menyusun rencana pendidikan lanjutannya dan rencana pilihan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan layanan informasi untuk meningkatkan self-knowledge dalam mengarahkan karier pada anak tunanetra.Penelitian ini dilaksanakan di SLB-A YPAB Surabaya dengan subjek penelitian adalah siswa tunanetra kelas 4, 5, dan 6yang berjumlah 14 orang. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatifdengan desainpenelitianyang digunakanyaknipre-testandpost-test control group design. Metode pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes sebagai data primer dan wawancara sebagai data sekunder. Sedangkan untuk teknik analisis data yang digunakan adalah teknik non-parametrik yaitu Mann-Whitney U Test. Pada hasil analisis data, diketahui bahwa skor Asymp.Sig. (2-tailed) berada pada angka 0,007 (0,007<0,05), sehingga H0 ditolak. Disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara layanan informasi terhadap self knowledge dalam mengarahkan karier pada anak tunanetra.
PENGETAHUAN MAHASISWA PG-PAUD UNIPA SURABAYA TENTANG PENDIDIKAN INKLUSIF Irvan, Muchamad
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a772

Abstract

Sebagai wujud besarnya perhatian pemerintah untuk mempercepat penyelenggaraan pendidikan inklusif, pada tahun 2009 Menteri Penidikan Nasional mengeluarkan Permendiknas No.70 tentang pendidikan inklusif. Permendiknas No.70 tersebut digunakan sebagai rujukan dalam penetapan kebijakan implementasi pendidikan inklusif di wilayah masing-masing. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif tidak serta merta karena kebijakan penyelenggaraan pemerintah, akan tetapi juga karena pengetahuan pihak-pihak yang terkait dengan sekolah, baik warga sekolah, masyarakat, maupun mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik. Dalam hal ini, mahasiswa keguruan dan ilmu pendidikan yang notabene sebagai calon tenaga pendidik baik dalam lingkup sekolah dasar maupun sekolah menengah, dituntut untuk memiliki kompetensi dan pengetahuan secara khusus tentang pendidikan inklusif demi berperan serta mensukseskan penyelenggaraan sekolah inklusi di setiap daerah di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan yang dimiliki mahasiswa tentang pendidikan inklusif. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 38 mahasiswa PG-PAUD UNIPA Surabaya. Proses pengumpulan informasi ialah dengan teknik angket terbuka. Adapun analisis data penelitian menggunakan teknik uji tanda. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif dan data kuantitatif dianalisis dengan rumus statistik sederhana. Pemaparan hasil analisis data menunjukan rata-rata prosentase yang rendah yaitu 9,6%. Berdasarkan nilai persentase tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan mahasiswa PG-PAUD UNIPA Surabaya tentang pendidikan inklusif masih sangat rendah. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa perlunya peningkatan wawasan mahasiswa PG-PAUD UNIPA Surabaya terkait penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia.
PENGETAHUAN MAHASISWA PG-PAUD UNIPA SURABAYA TENTANG ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Jauhari, Muhammad Nurrohman
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a773

Abstract

Pada kondisi saat ini banyak sekolah yang mendeklarasikan sebagai sekolah inklusi, permasalahan yang terjadi banyak ditemukan sekolah-sekolah penyelenggara sekolah inklusif belum memahami sepenuhnya tentang konsep-konsep yang mendasari implementasi dalam sekolah masing-masing. Bahkan tidak jarang ditemukan adanya kesalahan dalam penyaringan peserta didik dalam memasuki sekolah inklusi karena kurangnya pemahaman guru tentang anak berkebutuhan khusus. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang dalam proses pertumbuhan atau perkembangan mengalami kelainan atau penyimpangan fisik, mental intelektual, sosial dan atau emosional dibanding dengan anakanak lain seusianya, sehingga mereka memerlukan pelayanan pendidikan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan yang dimiliki mahasiswa tentang anak berkebutuhan khusus. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 38 mahasiswa PG-PAUD UNIPA Surabaya. Proses pengumpulan informasi ialah dengan teknik angket terbuka. Adapun analisis data penelitian menggunakan teknik uji tanda. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif dan data kuantitatif dianalisis dengan rumus statistik sederhana. Pemaparan hasil analisis data menunjukan rata-rata prosentase yang rendah yaitu 15,5%. Berdasarkan nilai persentase tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan mahasiswa PG-PAUD UNIPA Surabaya tentang anak berkebutuhan khusus masih sangat rendah. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa perlunya peningkatan wawasan mahasiswa PG-PAUD UNIPA Surabaya terkait penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHA PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATA KULIAH PERAWATAN BADAN Hipij, Vony Hartini
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a775

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Kegiatan penelitian dilakukan pada maha peserta didik tata rias dengan matakuliah perawatan badan guna melihat peningkatan hasil belajarnya. Penelitian diamati melalui dua siklus dengan tiga metode yaitu metode observasi, metode tes dan metode angket atau kuisioner. Hasil penelitian pada siklus I terhadap aktivitas maha peserta didik dikelas diperoleh prosentase 70% dengan interprestasi cukup baik. Sedangkan keterampilan kooperatif maha peserta didik pada siklus I diperoleh hasil rata-rata 75% dengan kategori cukup baik. Hasil penelitian pada siklus II dari aktifitas belajar maha peserta didik diperoleh prosentase 85% dengan kategori baik. Keterampilan belajar secara kooperatif diperoleh hasil prosentase 85% dengan kategori baik. Tanggapan maha peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran diperoleh hasil 70% pada siklus I dengan interprestasi cukup menyenangi terhadap model pembelajaran yang diterapkan dan 80% pada siklus II dengan interprestasi baik. Dari hasil penelitian diatas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe stad dapat diterapkan pada matakuliah perawatan badan sehingga hasil belajar maha peserta didik meningkat.
MENGGALI NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM AJARAN HASTABRATA LAKON PEWAYANGAN MAKUTHARAMA Suhari, Suhari
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a776

Abstract

Nilai-nilai karakter dalam ajaran Hasta Brata nilai karakter yang bersumber pada laku atau watak alam yang berjumlah delapan laku atau watak, yaitu laku atau watak yang dimiliki Surya (matahari); Candra (Bulan); Sudama (Bintang); Maruta/Angin (Udara yang bergerak); Mendhung (Awan hujan); Dahana (Api); Tirta/Samudra (Air); pratala (Tanah); Pada dasarnya delapan laku atau delapan watak ini adalah laku atau watak yang harus dijalankan oleh seseorang yang berkedudukan sebagai pemimpin yang bersumberkan pada unsur-unsur yang berasal dari alam, namun nilai karakter ini juga bisa diterapkan pada manusia pada umumnya. Dalam rangka pembangunan karakter bangsa, nilai karakter yang berasal dari ajaran Hasta Brata ini dikontribusikan pada pengamalan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang merupakan sumber utama pembentukan karakter bagi bangsa Indonesia.