cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27762165     DOI : https://doi.org/10.36456/majeko
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
MOTIVASI DI BALIK TINDAKAN KECURANGAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI FRAUD PADA SEKTOR UMKM : MOTIVASI DI BALIK TINDAKAN KECURANGAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI FRAUD PADA SEKTOR UMKM Prayogi, Gusti Dian; Widiar Onny Kurniawan
Majalah Ekonomi Vol 29 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol30.no02.a9765

Abstract

Penelitian ini menganalisis motivasi di balik tindakan kecurangan yang terjadi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya, dengan fokus pada UMKM yang memiliki omzet tahunan antara Rp 300 juta hingga Rp 50 miliar. Penelitian ini mengadopsi teori Fraud Triangle untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kecurangan di dalam organisasi. Pendekatan kuantitatif dengan analisis Partial Least Squares (PLS) digunakan untuk menguji tiga faktor utama, yaitu tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization), yang memengaruhi perilaku kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya sistem pengendalian internal, tekanan finansial, dan absennya pedoman etika merupakan faktor signifikan yang berkontribusi terhadap terjadinya kecurangan pada UMKM. Data dikumpulkan melalui survei dari 100 UMKM di Surabaya, dan analisis menunjukkan bahwa hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan tindakan kecurangan memiliki signifikansi statistik yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sistem pengendalian internal dan pembentukan budaya transparansi di dalam organisasi menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecurangan pada UMKM. Temuan ini dapat memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dan pemilik bisnis di Surabaya untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam mencegah kecurangan dan meningkatkan integritas lingkungan bisnis secara keseluruhan..
PENERAPAN ISAK 35 PADA LAPORAN KEUANGAN YAYASAN PENDIDIKAN ‘X’ KOTA SURABAYA Okta Ridawati, Vela; Otik Wiraswati, Mitha; Yuli Yanti Wulansari; Bachtiar Yuliansyah, Rezki
Majalah Ekonomi Vol 29 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol30.no02.a9780

Abstract

Non-profit organizations are entities focused on serving societal needs without pursuing profit, instead concentrating on social and environmental issues. Since 1997, these organizations followed the standards outlined in the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) 45. However, in 2019, PSAK 45 was replaced by the Interpretation of Financial Accounting Standards (ISAK) 35. This research aims to assess the implementation and presentation of financial statements by the Education Foundation to determine if it complies with ISAK 35. The study uses a qualitative research method with a comparative approach to examine the current state of the research subject or issue. The findings indicate that the Foundation has not prepared its financial statements according to ISAK 35, which outlines how non-profit organizations should present their financial reports. The Foundation records financial transactions primarily on a cash basis, focusing solely on inflows and outflows. However, ISAK 35, specifically paragraphs 09-12, provides guidance on the necessary adjustments and descriptions for various items in the financial statements of non-profit organizations. As a result, it can be concluded that the X Education Foundation prepares its financial statements in a simplified format, recording only income and expenses. The overall reporting does not conform to the prescribed standards and fails to meet the requirements set by ISAK 35.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA ASPEK PRODUKSI DAN PEMASARAN DALAM MENGEMBANGKAN UMKM USAHA TAHU BOHAR DI PASAR WAGE SIDOARJO Reza Yulia Ananda; Nabila Sari; Natasya Elok Saputri; Almas Fajjriyah Ngadiono; Muhammad Zaqhlul Zaidan; Aan Ferdiansyah; Soffia Pudji Estiasih
Majalah Ekonomi Vol 29 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol30.no02.a9810

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan bisnis dari aspek produksi dan pemasaran pada UMKM Pabrik Tahu Bohar di Pasar Wage, Sidoarjo. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kajian literatur, penelitian ini mengevaluasi lokasi usaha, teknologi produksi, proses produksi, serta strategi pemasaran. Temuan utama menunjukkan bahwa aspek produksi layak dengan lokasi strategis, penggunaan teknologi yang efisien, dan proses produksi terstruktur. Namun, aspek pemasaran masih sederhana dengan strategi promosi word-of-mouth, penggunaan sosial media Whatsapp dan distribusi terbatas di pasar lokal. Meskipun demikian, produk berkualitas dan harga kompetitif menawarkan potensi keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan UMKM Pabrik Tahu Bohar, meliputi diversifikasi saluran distribusi melalui platform digital, penguatan promosi di media sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan inovasi layanan seperti pembayaran digital dan pengiriman. Strategi ini bertujuan memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, serta mendorong pertumbuhan dan daya saing yang berkelanjutan. Hasil penelitian menekankan pentingnya inovasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan guna mendukung pertumbuhan usaha di masa mendatang.
Dominasi Mutu Kinerja Sumber Daya Manusia terhadap Peningkatan dan Pengembangan Kualitas Layanan Perbankan XY Dwijayanti, Ririn; Anggraini Ardhya Putri, Silviana; Arianto, Bisma
Majalah Ekonomi Vol 29 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol30.no02.a9822

Abstract

The quality of Human Resources performance is a benchmark in achieving the vision and mission of the institution. Performance quality is an assessment or quality of an activity that is an achievement of an organization. In banking activitie themselves, performance quality is very important so that there are no errors or fraud from every record made by banking employees. This requires motivation to raise work enthusiasm, training and professional development of bank employees. If employees provide good service to customers, of course it will benefit the bank itself and provide good value. The sample of this qualitative study was 115 employees of Bank XY in Surabaya. Therefore, human resource planning is needed for banking employees, in order to make it easier to plan future workforce demand to anticipate employee shortages in customer service.
Pengaruh Leverage dan Kepemilikan Publik pada Kinerja Perusahaan Industri Peternakan Indonesia: Era Covid dan Non Covid Alfa Rahmiati; Santi Novita Santi; Zahroh Naimah; Ardianto
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : .Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10112

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah leverage dan kepemilikan publik berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan industri peternakan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode penelitian mencakup tahun 2018-2023, yang meliputi periode sebelum, saat, dan setelah era COVID. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang diolah dengan STATA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh terhadap kinerja keuangan di semua situasi. Sementara itu, kepemilikan publik secara umum tidak menunjukkan pengaruh terhadap kinerja keuangan. Namun, saat diuji pada periode pra-COVID dan saat COVID, kepemilikan publik menunjukkan pengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan. Implikasi dari penelitian ini bagi perusahaan adalah pentingnya memperhatikan struktur modal, terutama di masa krisis.
The Influence of the Fraud Heptagon on Fraud Levels in Indonesian State-Owned Enterprises: The Moderating Role of the Whistleblowing System Prayogi, Gusti Dian; Widiar Onny Kurniawan
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10143

Abstract

This study aims to explore the correlation between the theoretical construct of the Fraud Heptagon and the intensity of fraudulent practices in Indonesian State-Owned Enterprises (SOEs), as well as the moderating role of the whistleblowing system in this relationship. The Fraud Heptagon is a concept that expands upon previous theories, such as the Fraud Triangle and Fraud Diamond, by incorporating additional elements that influence fraud occurrence, namely financial pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, and greed. The whistleblowing system is identified as a control mechanism that can mitigate fraud risks within organizations by enhancing transparency and accountability. This research adopts a quantitative approach, systematically analyzing data to identify patterns in the relationships between variables. The analysis method employed is Moderated Regression Analysis (MRA), a statistical technique that allows for testing interaction effects between the independent variable and the moderating variable in influencing the dependent variable. Data processing is conducted using SPSS version 26, which provides advanced analytical capabilities for estimating regression coefficients and testing the significance of relationships. Data collection is carried out through a survey targeting SOE auditors using purposive sampling. The findings indicate that the Fraud Heptagon has a positive and significant influence on the level of fraud (β = 0.42; Sig. 0.001), suggesting that the more complex the factors within the Fraud Heptagon, the higher the potential for fraudulent practices. The whistleblowing system is found to have a negative and significant impact on fraud (β = -0.35; Sig. 0.002), demonstrating that an effective reporting system can suppress fraudulent activities within an organization. Moreover, the moderating effect of the whistleblowing system on the relationship between the Fraud Heptagon and fraud is also significant and negative (β = -0.28; Sig. 0.004), indicating that the more effective the whistleblowing system, the weaker the relationship between the Fraud Heptagon and fraud levels
PERAN KEBIJAKAN DIVIDEN DALAM MEMODERASI PENGARUH PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Regita Cahyani Febrianti; Yuni Sukandani; Miptaqul Rohma Mipta
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : .Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10167

Abstract

Finding out how much of an impact Dividend Policy has on reducing or amplifying the effects of Profitability and Leverage on Company Value is the primary motivation for this study. Quantitative descriptive research is what this study is all about. The sample is comprised of 30 firms chosen using purposive selection methods. The entire population consists of 84 food and beverage subsector companies listed on the BEI for the 2021–2022 timeframe. Financial report documentation is used as a data collecting approach. Multiple linear regression analysis, the coefficient of determination test, Moderated Regression Analysis (MRA), the t-test, and the F-test are all part of the data analysis approach. It may be inferred that Dividend Policy moderates the simultaneous impact of Profitability and Leverage on Company Value, as the F test results show a significant value of 0.000 < 0.05. Meanwhile, the results of the t-test research show that Profitability influences Company Value with a significant value of 0.007 < 0.05, Leverage influences Company Value with a significant value of 0.000 < 0.05, Dividend Policy has a substantial impact on two variables: profitability and leverage. While dividend policy cannot mitigate the effect of profitability on company value (p = 0.145, > 0.05), it may limit the influence of leverage on company value (p = 0.026, < 0.05). Investors and would-be investors may use this research's findings as a basis for their decision-making process.
Modernisasi Perpajakan Indonesia Dengan Aplikasi Coretax : Perspektif Content Analysis Martinus Sony Erstiawan
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : .Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10168

Abstract

Implementasi aplikasi Coretax daam modernisasi sistem perpajakan Indonesia yang dimulai pada awal Januari Tahun 2025. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa masalah teknis, sosial, dan ekonomi yang dihadapi oleh pengguna, terutama pelaku usaha yang mengarah pada ketidakpuasan publik atas aplikasi yang baru diluncurkan. Kebaharuan penelitian ini terletak pada penggunaan analisis konten dari komentar publik yang diperoleh dari video youtube dan artikel berita online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah yang dihadapi pengguna, mengevaluasi dampak aplikasi terhadap kepatuhan pajak, dan memberikan rekomendasi perbaikan bagi sistem perpajakan digital. Metode Content Analysis (Analisis Isi) yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan komentar dan berita media massa online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun anggaran membangun aplikasi Coretax besar terdapat berbagai kendala teknis seperti error, server down, lambat, gagal login, dan kesulitan lain dalam penggunaan aplikasi tersebut dapat mempengaruhi kelancaran administrasi perpajakan. Kesimpulannya bahwa aplikasi Coretax belum memenuhi ekspektasi, mengganggu bisnis, dan meningkatkan ketidakpercayaan publik atau wajib pajak terhadap pemerintah. Rekomendasi untuk penelitian mendatang yaitu terus memperbaiki infrakstruktur teknis aplikasi, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan memastikan transparansi pengeloalan anggaran.
PENGARUH MODAL SENDIRI DAN LOKASI USAHA TERHADAP PENDAPATAN UMKM DENGAN MODAL PINJAMAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI SIWALANKERTO SELATAN KOTA SURABAYA Umiyah Yayang Komang Utari; Fauziyah; Taudlikhul Afkar
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : .Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10188

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan ekonomi nasional. UMKM masih dihadapkan pada berbagai tantangan dan hambatan dalam menghadapi persaingan. Permodalan merupakan salah satu permasalahan awal yang dihadapi bagi UMKM, dengan terbatasnya akses terhadap sumber-sumber pembiayaan dari lembaga keuangan perbankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal sendiri dan lokasi usaha terhadap pendapatan UMKM dengan modal pinjaman sebagai variabel intervening di Siwalankerto Selatan RW 06, Kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu uji instrument, uji asumsi klasik , dan analisis jalur (path analysis), serta pengujian hipotesis dengan uji t dan uji sobel. Sampel pada penelitian ini adalah 60 responden UMKM di Siwalankerto Selatan RW 06, yang didapatkan dengan perhitungan menggunakan rumus slovin dan menggunakan teknik pengambilan sampel incidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal pinjaman tidak berperan sebagai variabel intervening pada pengaruh modal sendiri dan lokasi usaha terhadap pendapatan.
PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN Amelia Ayu Riska Cahyani; Nurdina Nurdina; R. Yudi Sidharta; Sigit Prihanto Utomo
Majalah Ekonomi Vol 31 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : .Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol31.no1.a10197

Abstract

Kinerja keuangan merupakan indikator keberhasilan dalam mengelola keuangan perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi dampak pengungkapan kekayaan intelektual (IC) dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pada kinerja keuangan. Populasi terdiri dari laporan tahunan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI untuk tahun 2020–2023. Pemilhan sampel menggunakan purposive sampling, untuk memperoleh 68 laporan tahunan dari sektor makanan dan minuman selama tahun 2020–2023. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa modal intelektual dan pengungkapan CSR secara simultan dan parsial memiliki pengaruh yang menguntungkan terhadap kinerja keuangan.