Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
5,030 Documents
SOSIALISASI MAPPAKATENNI GALUNG (GADAI SAWAH) DALAM PERSFEKTIF SYARI’AT DI KELURAHAN FAKKIE’ KEBUPATEN PINRANG
Jasri Jasri;
Siti Walidah Mustamin;
Lutfia Arfan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.412-420
Praktik mappakatenni galung (gadai sawah) yang dilakukan umumnya berupa perjanjian secara lisan antara kedua belah pihak tentang luas sawah dan jumlah uang gadai, dengan tidak menyebutkan masa gadainya oleh masyarakat di Kel. Fakkie Kec. Tiroang Kab. Pinrang dan terlihat saling menguntungkan. Yang menjadi persoalan dalam sistem pelaksanaan gadai sawah ini adalah petani akan sulit mengembalikan uang kepada pemilik uang dikarenakan tanah tersebut masih dalam perjanjian gadai, sawah yang menjadi pendapatan pokok keluarga digarap oleh pemilik uang. Pelaksanaan gadai ini juga seringkali menyebabkan petani terpaksa menjual tanahnya dengan harga murah, karena petani tidak memiliki daya tawar kepada si pemilik uang. Hal ini mendorong petani untuk mencari pinjaman dan mengakibatkan petani tidak memiliki pekerjaan lagi, padahal tanah itu adalah satu-satunya penghasil keluarga. Tujaun dari pelaksanaan Pk Mini yaitu: 1) Membentuk komunitas masyarakat untuk mengawal pelaksanaan mappakatenni galung (gadai sawah) di Kel. Fakkie Kec. Tiroang Kab. Pinrang; 2) Melaksanakan seminar sosialisasi praktik mappakatenni galung (gadai sawah) yang sesuai prinsip syari’at di Kel. Fakkie Kec. Tiroang Kab. Pinrang; 3) Melakukan pendampingan kepada komunitas masyarakat yang telah dibentuk secara berkelanjutan.
PEMANFAATAN JERAMI, SEKAM PADI, SAMPAH RUMAH TANGGA DAN KOTORAN HEWAN UNTUK PEMBUATAN PUPUK BOKASHI DENGAN FERMENTASI ANAEROB
Farid Mulana;
Azwar Azwar;
Sofyana Sofyana;
Cut Delsie Hasrina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.574-585
Sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan perekonomian Indonesia. Salah satu faktor yang menjadi perhatian khusus adalah bagaimana meningkatkan produktivitas tanaman tanpa merusak lingkungan. Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan akan mengganggu keseimbangan ekosistem, dan lama kelamaan tanah akan menjadi tandus. Saat ini penggunaan pupuk kimia oleh petani telah melebihi dosis yang dianjurkan, sehingga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem tanah. Akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, mikroorganisme pengurai seperti zat rensik dan cacing tanah perlahan punah. Pemanfaatan jerami padi dan kotoran ternak (kotoran hewan) merupakan salah satu alternatif yang sangat tepat untuk mengatasi hal di atas. Untuk menghindari penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, salah satu alternatifnya adalah dengan mengubah limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik (bokashi). Hingga saat ini limbah pertanian seperti jerami padi dan kotoran sapi telah tersedia dalam jumlah yang sangat banyak namun belum dimanfaatkan secara optimal. Mitra usaha utama dalam program kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Tani Makmur Jaya, Desa Dilib Lamteungoh, Kecamatan Sukamakmur, dan Kabupaten Aceh Besar. Kelompok usaha ini terdiri dari ibu-ibu dan remaja putri yang dibentuk pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 masih melanda nusantara. Kelompok tani yang hanya berjarak 17 km dari Kampus Universitas Syiah Kuala (USK) ini memanfaatkan lahan kosong di area sebelah balai desa untuk bercocok tanam berbagai tanaman dan sayuran yang hasilnya dijual kepada warga dan/atau ke pasar Sibreh/Samahani.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN KREATIVITAS ANAK PESISIR DESA BATU BERIGA MELALUI INTERAKSI EDUKATIF BERBASIS LITERASI
Fitri Apriani;
Nurjanah Nurjanah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.500-507
Permasalahan pendidikan di Desa Batu Beriga adalah rendahnya minat pendidikan di Desa Batu Beriga seperti permasalahan pergaulan bebas, melimpahnya hasil laut yang menyebabkan anak-anak memilih untuk bekerja, faktor tambang inkonvensional, maupun faktor pandemic covid 19. Mengingat permasalahan ini tentu menjadi tanggungjawab bersama dan diperlukan upaya-upaya yang komprehensif agar motivasi pendidikan masyarakat khusunya anak-anak desa Batu Beriga tetap terjaga dan tidak adanya lagi anak-anak yang putus sekolah ataupun tidak mengenyam pendidikan, maka dilaksanakan lah pengabdian bidang pendidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir Batu Beriga khsusunya kepada anak-anak dan orang tua tentang bagaimana pentinya pendidikan. Metode yang dilaksanakan pada kegiatan ini adalah metode bersifat Partisipatori dengan Talk Show Inspiratif Penguatan Motivasi Pendidikan Kepada Orang Tua, Character Building Training (CBT) Kepada Siswa Desa Batu Beriga, dan Penerapan Interaksi Edukatif Berbasis Literasi. Sasaran kegiatan ini adalah orang tua dan anak pesisir desa Batu Beriga yang akan dilibatkan dari awal legiatan sampai akhir kegiatan. Hasil kepuasan peserta terhadap kegiatan CBT-Pentingnya Pendidikan 77% sangat puas dan Permainan Interaktif edukatif berbasis literasi 65% sangat puas.
SEMINAR KESADARAN KESEHATAN MENTAL BAGI REMAJA DI KOTA BEKASI KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT INSTITUT BISNIS MUHAMMADIYAH BEKASI
Eva Fauziana;
Jaenudin Jaenudin;
Atika Rahmi;
Epen Supendi;
Hamluddin Hamluddin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.766-773
Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kesehatan mental di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar setingkat SMA/SMK daMadrasah Aliyah di kota Bekasi dan sekitarnya. Metode yang dilakukan adalah dengan cara mengadakan seminar bagi 200 pelajar setingkat SMA dan memberi pemahaman mendasar kepada mereka akan pentingnya kesehatan mental, mengidentifikasi secara dini gejala adanya gangguan kesehatan mental, serta tindakan dan kepada siapa mereka dapat meminta bantuan untuk tindak pengobatan secara intensif. Setelah seminar, peserta diminta mengisi kuesioner untuk mengidentifikasi sejauh mana mereka telah memahami pentingnya kesehatan mental dan tindakan apa yang dapat mereka lakukan bila mereka, atau orang terdekat mengalami gejala gangguan kesehatan mental.
SOSIALISASI KELAS RAWAT INAP STANDAR (KRIS) BAGI MANAJEMEN DAN KARYAWAN RS PERTAMINA BINTANG AMIN (RSPBA) BANDAR LAMPUNG TAHUN 2022
Samino Samino;
Riyanti Riyanti;
Suwito Suwito;
Terry Duet Irianto;
Muh Agus Barliyan;
Dewi Asnida
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.691-697
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) berencana mengubah penerapan manfaat kategori 1, 2, dan 3 di fasilitas kesehatan menjadi kategori standar atau seragam. KRIS JKN sendiri terakreditasi berdasarkan Pasal 23(4) Undang-Undang Skema Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang menyatakan bahwa apabila peserta memerlukan perawatan rumah sakit maka akan diberikan berdasarkan kategori standar. Rumah sakit harus siap menerima implementasi KRIS JKN dan diharapkan mampu mengembangkan rencana strategis seperti manajemen tarif, pembiayaan, kepegawaian dan fasilitas yang diperlukan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan standar KRIS kepada para manajer dan staf RS Pertamina Bintang Amin. Metodenya terdiri dari pertanyaan, presentasi, diskusi dan tanya jawab untuk pra-ujian dan untuk mengikuti pasca-ujian. Berdasarkan hasil pre-test proporsi informasi dengan frekuensi informasi buruk sebesar 26,7%, dengan frekuensi informasi baik sebesar 73,3%. Informasi tentang hasil post test naik menjadi 100 persen. Berdasarkan uji-t diketahui bahwa sig. (2 sisi) 0,003 < 0> t tabel 2,0452 maka dapat disimpulkan HO ditolak dan Ha diterima. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara sikap sebelum dan sesudah tes, yang berarti bahwa sosialisasi KRIS memiliki efek pengetahuan pada manajemen dan staf RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung.
PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN SEDERHANA PADA UMKM “REZA LAUNDRY”
Linda Ayu Oktoriza;
Diana Puspitasari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.449-455
Pemahaman terhadap pembukuan menjadi tolok ukur utama dalam pengelolaan keuangan suatu usaha yang berkelanjutan. Pengelolaan keuangan yang tepat merupakan aspek utama dan keberlanjutan usaha karena Pengelolaan keuangan yang tepat dapat membantu pemilik dan pelaku usaha untuk mengetahui tingkat keuntungan yang sesusngguhnya. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan pembukuan sederhana dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang baik bagi pelaku usaha agar tertib administrasi dan dapat menghitung tingkat keuntungan yang sesungguhnya didapatkan. Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar ditandai dengan antusiasme peserta kegiatan dari awal kegiatan hingga akhir pelaksanaan. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjalan dengan tertib dan lancar. Ditandai dengan antusiasme peserta kegiatan dari awal kegiatan hingga akhir pelaksanaan. Diawali dengan edukasi terkait pentingnya pembukuan sederhana, manfaat pembukuan, pentingnya pemisahan keuangan rumah tangga dengan usaha. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pengelolaan keuangan dengan pelatihan pembuatan pembukuan sederhana. Peserta kegiatan merespon dengan diskusi interaktif dan peningkatan pemahaman mereka dalam pelatihan pembukuan sederhana dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang baik bagi pelaku usaha agar lebih memahami manfaat pengelolaan keuangan melalui pencatatan pembukuan agar dapat menghitung tingkat keuntungan yang sesungguhnya. Edukasi dan pelatihan pengelolaan keuangan memiliki peran yang signifikan terhadap perkembangan usaha.
PELATIHAN INTEGRASI WAYS OF THINKING DAN ICT- COMPETENCE PADA PEMBELAJARAN ABAD 21
Khilda Shopia;
Imam Sudarmaji;
Purnawati Purnawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.613-623
Era informasi saat ini berkembang pesat karena kemajuan teknologi, sehingga guru dan siswa harus memiliki kemampuan abad 21, termasuk cara berpikir dan kompetensi TIK. Masyarakat saat ini harus mampu mengakses, menyerap, memahami, dan mengevaluasi informasi dengan benar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membekali para guru, terkait pengetahuan dan kemampuan untuk mengintegrasikan keterampilan abad 21; Cara Berpikir dan Kompetensi TIK dalam perangkat pembelajaran seperti integrasi keduanya ke dalam RPP, dan kegiatan belajar mengajar di kelas. Pelatihan guru dilakukan sebagai metode pengabdian masyarakat dengan 30 guru berpartisipasi dalam kegiatan ini. Guru di SMP Garuda di Kota Tangerang merupakan mitra PKM. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa para guru setuju bahwa siswa saat ini perlu memiliki cara berpikir dan kemahiran TIK dalam menghadapi era abad 21, dan melalui pengabdian masyarakat ini membantu para guru meningkatkan profesional mereka untuk mengatasi kesulitan abad ke-21 dalam pendidikan. Salah satu strategi untuk meningkatkan profesionalisme guru di abad 21 adalah dengan mengikuti pelatihan tentang pengembangan dan pengintegrasian Kompetensi TIK dan kemampuan berfikir ke dalam proses belajar mengajar. Guru diharapkan memahami cara membuat indikator cara berpikir, indikator kompetensi TIK, dan mengetahui cara memasukkan keduanya ke dalam perangkat pembelajaran sehingga guru dapat mendukung siswa menghadapi kesulitan pembelajaran di abad ke-21.
MENYIAPKAN SEKOLAH SIAGA BENCANA GEMPA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KANOMAN
Restu Faizah;
Fanny Monika;
Retnowati Setioningsih;
Kharisma Wira Nindhita;
Herlambang Naufal Seno Nugroho
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.373-378
Terjadinya gempa bumi hingga kini belum bisa diprediksi, sehingga masyarakat harus siaga menghadapi gempa, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa. Program sekolah siaga bencana bertujuan mempersiapkan komunitas sekolah agar memiliki kesiapsiagaan yang tinggi, sehingga apabila gempabumi terjadi pada saat jam sekolah, kerusakan dan kerugian akibat gempa dapat diminimalisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa SDN Kanoman dalam rangka menyiapkan terwujudnya Sekolah Siaga Bencana. Kegiatan berupa pendidikan kebencanaan pada siswa yang dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2022 di SDN Kanoman yang terletak di desa Kanoman Kecamatan Gamping Sleman. Peserta kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 29 orang, dengan didampingi guru dan kepala sekolah. Pendidikan kebencanaan diberikan dengan metode workshop, yang menggabungkan antara ceramah dan permainan untuk mengenalkan cara-cara penyelamatan diri ketika ada gempa. Dari kuosioner prestest dan postest yang disebarkan kepada peserta, diketahui bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman rata-rata siswa tentang bencana gempa sebesar 6 - 34%, pemahaman kerawanan lokasi sebesar 69%, dan kesiapsiagaan bencana gempa sebesar 10 - 41%. Hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim pengabdian dengan siswa dan guru, menyimpulkan bahwa kegiatan pengabdian sangat bermanfaat dan fihak sekolah mengharapkan kegiatan dapat dialakukan kembali pada masa mendatang.
UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF PENYAKIT HIPERTENSI SERTA KESEHATAN MENTAL PADA USIA LANJUT
Nova Maulana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.543-547
Hipertensi dapat menganggu kesehatan mental lansia. Kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh setiap orang. Angka kematian karena hipertensi dan masalah kesehatan mental di Indonesia sangat tinggi. Salah satu faktor pemicu kasus ini adalah pemahaman yang kurang mengenai penyakit hipertensi termasuk pencegahan dan penatalaksanaannya. Upaya promotif dan preventif menjadi prioritas intervensi. Kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman pencegahan dan penanganan hipertensi serta penyertanya yaitu masalah kesehatan mental. Lokasi kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai pertemuan RT Desa Sukamenak Kota Serang Provinsi Banten pada September 2022 dengan jumlah peserta 41 usia lanjut. Metode ceramah, tanya jawab dan pengukuran tekanan darah digunakan dalam kegiatan pengabdian ini. Media yang digunakan antara lain tensi meter, laptop dan LCD. Materi edukasi yang disampaikan tentang hipertensi dan kesehatan mental yaitu kecemasan pada lansia. Evaluasi dengan tanya jawab digunakan untuk menilai keberhasilan edukasi. Hasil menunjukkan kegiatan berjalan lancar, peserta sangat antusias saat edukasi berlangsung. Sedangkan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang ditunjukkan dari kemampuan peserta menjawab pertanyaan.
MERINTIS DIGITALISASI WAKAF BERBASIS WEBSITE MELALUI PEMBERDAYAAN BERBASIS ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) PADA LEMBAGA KANTONG WAKAF DALAM MEMBANGUN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Safwan Kamal;
Juli Dwina Puspita Sari;
Nurjanah Nurjanah;
Zainal Muttaqin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i2.729-743
Kegiatan PKM ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses meneroka (perintisan) digitalisasi wakaf berbasis website melalui pemberdayaan berbasis Asset Based Community Development (ABCD) Pada Lembaga Kantong Wakaf dalam membangun kesejahteraan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pasca covid 19. Metode kegiatan ini adalah ABCD yang difokuskan pada penguatan modal teknologi (technological capital) dan pengembangan asset manusia (human capital). PKM ini menemukan adanya 7 (tujuh) modal Assets Based Community Development (ABCD). Pertama, dari sisi physical capital ditemukan bahwa adanya sebidang tanah yang akan dijadikan lahan untuk pembangunan graha wakaf produktif dan memiliki design gambar pembangunan. Kedua; dari sisi finansial capital lembaga memiliki sejumlah dana operasional dan sejumlah transaksi dana wakaf. Ketiga; pada sisi environmental capital, Aceh memiliki lahan luas untuk pengembangan wakaf. Keempat; dari sisi social capital keberadaan lembaga tercatat memperoleh dukungan dari masyarakat, pemerintah, wakif, tokoh ulama, penyuluh agama dan para akademisi IAIN Langsa. Kelima; dari sisi spiritual capital ditemukan bahwa masyarakat kota Langsa merupakan masyarakat yang menerapkan syariat Islam dalam tatanan kehidupan. Keenam; dari sisi human capital ditemukan pengurus Kantong Wakaf telah diisi oleh mahasiswa prodi manajemen zakat dan Wakaf IAIN Langsa. Ketujuh; dari sisi technological capital pengabdian ini melahirkan sebuah sarana digitalisasi wakaf dalam bentuk website dengan link www.kantongwakaf.or.id