CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Ilin Institute. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumberdaya manusia, kesehatan, teknologi tepat guna, dan kesehatan memiliki e-ISSN: 2621-7910 dan p-ISSN: 2621-7961
Articles
472 Documents
Penerapan Teknologi Tepat Guna Pascapanen Dalam Upaya Peningkatan Produktifitas Petani Kopi di Kabupaten Bener Meriah
Indra Mawardi;
Hanif Hanif;
Zaini Zaini;
Zainal Abidin
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.633 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.56
Penerapan teknologi tepat guna pascapanen kopi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan kopi. Kelompok tani BLJ Tani (Blang Jorong Tani) dan kelompok tani Buge Mujadi adalah dua kelompok tani petani kopi di Desa Petukel Blang Jorong yang akan menjadi masyarakat mitra kegiatan penerapan TTG. Tujuan dari kegiatan penerapan TTG ini adalah untuk meningkatkan produktifitas masyarakat mitra (petani kopi) di Desa Petukel Blang Jorong melalui penerapan mesin-mesin TTG pascapanen kopi. Mesin-mesin yang akan diterapkan nantinya adalah mesin pengupas kulit buah kopi sistem berjalan, mesin pencuci buah kopi dan mesin huller berjalan. Metode pelaksanaan program dimulai dari survey ke lokasi, sosialisasi program, perancangan dan pembuatan mesin-mesin pascapanen kopi, penerapan mesin yang telah difabrikasi dan evaluasi kegiatan. Dari hasil kegiatan telah diproduksi mesin-mesin tepat guna pascapanen kopi, yang terdiri dari dua unit mesin pengupas kulit kopi berjalan (pulper mobile), satu unit mesin pencuci biji kopi type bacth, dan satu unit mesin pengupas biji kopi berjalan (huller mobile). Petani kopi di Desa Petukel Blang Jorong Kabupaten Bener Meriah telah mengenal mesin-mesin teknologi tepat guna pascapanen kopi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukan produktifitas petani kopi mulai meningkat. Hal ini dapat terlihat dari proses pengolahan kopi pascapanen yang lebih efektif dan efesien.
Pengembangan Kompetensi Konselor Melalui Pelatihan Konseling Motivational Interviewing (Mi) Berbasis Local Wisdom Budaya Jawa
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.071 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.62
Kompetensi profesional Guru BK yang senantiasa perlu ditingkatkan adalah menguasai kerangka teoretik dan praksis bimbingan dan konseling. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru BK di Kota Salatiga melalui pelatihan konseling motivational interviewing (MI) berbasis local wisdom budaya Jawa. Kegiatan pelatihan ini dilakasanan kepada 40 peserta selama dua hari tatap muka pada tanggal 31 Juli dan 1 Agustus 2018. Berdasarkan hasil analisis menggunakan margin mean dipahami bahwa ada peningkatan pemahaman peserta pelatihan dengan rentang margin skor 1,8. Pelatihan ini memberikan implikasi bagi guru BK untuk menerapkan pendeketan konseling MI ketika pemberian layanan konseling di sekolah.
Achievement Motivation Counseling Untuk Meningkatkan Kinerja Difabel Dalam Usaha Tata Rias Salon Di Kabupaten Tegal
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.595 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.63
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja difabel pada pekerjaan menjahit dan tata rias untuk menuju usaha tata rias salon. Pentingnya memberikan Achievement Motivation Counseling sebagai dasar penguatan difabel akan usaha yang dirintis dan diteruskan untuk selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari pelatihan, workshop dan Achievement Motivation Counseling. Hasil dari pelatihan berupa keterampilan dalam baju kebaya, tata rias salon dan motivasi diri difabel untuk memulai usaha. Simpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mitra difabel memperoleh keterampilan yang baik dalam usaha tata rias salon yang dilakukan dalam bentuk busana kebaya, tata rias dan motivasi diri dalam berusaha.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Orang Tua Untuk Mencegah Bullying Guna Mewujudkan Desa Layak Anak
Purwati Purwati;
Muhammad Japar;
Septi Wardani;
Rohmayanti Rohmayanti
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.202 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.67
Bullying merupakan bentuk perilaku agresif yang sering dilakukan anak atau individu secara sengaja dan berulang-ulang untuk menyakiti anak atau individu lain demi mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan. Orang tua berperan sangat penting untuk membentuknya dan selanjutnya mampu mencegah timbulnya perilaku yang tidak baik seperti bullying. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mencegah bullying, demi mewujudkan desa layak anak. Metode yang digunakan adalah Rural Apraissal, dengan pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat, yang tekanannya pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan pada orang tua sebanyak 23. Kesimpulan, meningkanya pengetahuan dan keterampilan orang tua dapat mencegah bullying pada anak, sehingga akan mendukung terwujudnya desa layak anak.
Perempuan Penjual Pecel Lamasi, Kecamatan Lamasi, Kab. Luwu Sulawesi Selatan Sebagai Pilar Ekonomi Keluarga.
Jumarniati Jumarniati;
Sri Hastuty Saruman;
Muhammad Rusli Baharuddin
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (639.553 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.68
Tujuan program kemitraan perempuan penjual pecel lamasi adalah terbentuknya mental kewirausahaan dengan indikator tercipta semangat tinggi dalam menghadapi tantangan permasalahan ekonomi keluarga, Perluasan pemasaran dan terbentuknya Perkebunan organik sebagai solusi kebutuhan Sayuran pelengkap. Metode pelaksanaan yaitu sosialisasi program, pelatihan dan pendampingan kewiausahaan, sistem perkebunan organik, pelatihan dasar-dasar koperasi, dan strategi perluasan pemasaran. Keberhasilan pelaksanaan program tidak lepas dari partisifasi aktif masyarakat dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan monitoring dan evaluasi secara berkala. Sebagai hasil kemitraan ini maka terbentuk koperasi perempuan penjual pecel, peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan lahan pekarangan, dan mengubah prilaku usaha perorangan menjadi usaha kelompok atau sentra produksi pecel lamasi.
Pemberdayaan Masyarakat Marannu melalui Pertanian dan Peternakan Terintegrasi dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Pinrang Sebagai Poros Utama Pemenuhan Pangan Nasional
Muhammad Rusli Baharuddin;
Gita Sri Hidayati;
Baso Amir
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (580.761 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.69
Tujuan kegiatan ini yaitu Penumbuhkan empati, jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kerja sama mahasiswa, dan dapat memberikan sumbangan bagi penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat. Secara Khusus kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian dan peternakan dengan menghasilkan pakan ternak dari pengolahan limbah pertanian dan pupuk organik dari pengolahan limbah peternakan. Metode Pelaksanaan yang diterapkan untuk mencapai tujuan yaitu (1) Sosialisasi Pertanian: Penggunaan pupuk organik dan bahaya penggunaan pupuk kimia, (2) Sosialisasi Peternakan: Pemenuhan gisi dan pemberian vaksin ternak, (3) Pengolahan limbah pertanian menjadi pakan ternak, (4) Pengolahan limbah peternakan menjadi pupuk organik, dan (5) Pemberdayaan masyarakat pengangguran dalam pengolahan pupuk organik dan pakan ternak, Hasil (Luaran) dalam kegiatan ini adalah (1) Meningkatkannya hasil panen pertanian dari jumlah hasil panen sebelumnya, (2) Terjadinya penurunan biaya produksi atau pembelian pakan ternak dari periode sebelumnya dan (3) 50% petani Desa marannu menggunakan pupuk organik hasil pengolahan Limbah dan Peternakan 50% Peternak Desa Marannu menggunakan pakan ternak hasil pengolahan limbah pertanian. Konsep pertanian dan peternakan terintegrasi sebagai langkah Kabupaten Pinrang Sebagai Poros Utama Pemenuhan Pangan Nasional
Kegiatan Penyuluhan Tentang Diabetes Militus di Kelurahan Barombong Kota Makassar
suprapto, suprapto
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.766 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.71
Penduduk usia produktif yaitu umur 45-65 tahun, di mana umur tersebut seseorang banyak melakukan aktivitas sebagai penggerak roda perekonomian keluarga. Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan warga khususnya usia produktif sangat penting dalam menunjang keberhasilan upaya peningkatan kualitas kesehatan warga masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit Diabetes Militus, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penatalaksanaan Diabetes Militus secara nonfarmakologi atau perubahan gaya hidup, serta penggunaan obat Diabetes Militus yang rasional, meningkatkan pengetahuan pola makan /life stilemasyarakat untuk menurunkanresiko terkena/pencegahan dan pengobatan penyakiti Diabetes Militus. Metode kegiatan ini adalah dengan konseling, ceramah, dan diskusi tentang penyakit diabetes mellitus. Hasil Kegiatan ini adalah masyarakat mulai memahami tentang penyakit Diabetes Militus, penyebabnya, serta penatalaksanaan secara nonfarmakologi melalui perubahan gaya hidup, pengetahuan masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat, pola makan/life stile yang dapat dilakukan sendiri di rumah secara sederhana untuk dapat dilaksanakan sebagai salah satu pencegahan dan menjaga kadar gula darah
Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Home Industri Ikan Lele Asap
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (419.077 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.73
Tujuan artikel pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis home industri ikan lele asap adalah kegiatan pengabdian yang dilaksanakan sebagai bentuk keresahan akademisi akan pemanfaatan ikan lele sebagai sumber makanan yang sangat kaya gizi, masih sebatas konsumsi ikan lele segar, dengan ketahanan untuk di konsumsi sangat terbatas. Permasalahan yang dialami oleh mitra adalah: (1) belum memiliki teknologi proses yang memadai; (1) belum memiliki Brand dan desain kemasan produk agar familiar; (3) belum memiliki desain label yang menarik; dan (4) lemahnya manajemen produksi dan manajemen pemasaran. Strategi yang digunakan untuk penyelesaian masalah adalah dengan: (1) meningkatkan pemahaman mitra tentang manajemen usaha terutama yang berkaitan dengan optimalisasi manajemen sumber daya manusia; (2) meningkatkan pemahaman mitra tentang rumusan dan manfaat perencanaan bisnis (bussines plan); (3) meningkatkan Brand melalui desain kemasan dan produk; (4) meningkatkan pemahaman mitra tentang manajemen keuangan, (5) meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra tentang proses produksi dengan menggunakan alat yang lebih canggih; dan (6) menghasilkan proposal untuk diajukan memperoleh dana dari pemerintah maupun dari swasta baik berupa hibah, seperti program Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP) dan Kelompok Wirausaha Desa (KWD) dari Ditjen FNPI serta dari pemerintah daerah atau berupa pendanaan dalam bentuk kredit dari perbankan maupun dari BUMN non bank
Budidaya Ikan Lele Dengan Metode Bioflok Pada Peternak Ikan Lele Konvesional
Faridah Faridah;
Selvie Diana;
Yuniati Yuniati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.68 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.74
Pelatihan budidaya ikan lele dilakukan kepada peternak ikan lele didesa Meunasah Lhok Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan produksi ikan lele dengan menggunakan metode bioflok. Budidaya ikan lele sistem bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budi daya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Sistem bioflok ini dinilai efektif dan mampu mendongkrak produktivitas ikan lele. Produksi ikan lele yang dihasilkan sekitar 3000 ekor dengan berat 96 – 110 kg dari bibit 4000 ekor. Metode ini juga menghasilkan bobot ikan lebih berat 20% dengan masa panen lebih cepat sekitar 20% (2,5 bulan) dari metode konvesional.
Peningkatan Kompetensi Teknologi dan Informasi Guru Bimbingan dan Konseling
Wening Cahyawulan;
Aip Badrujaman;
Hilma Fitriyani;
Michiko Mamesah;
Eka Wahyuni;
Djunaedi Djunaedi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (430.962 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.76
Kompetensi teknologi dan informasi bagi guru bimbingan dan konseling/konselor merupakan kompetensi yang perlu dimiliki. Hal ini dikarenakan, kompetensi teknologi dan informasi akan membantu guru bimbingan dan konseling/konselor melaksanakan administrasi bimbingan dan konseling yang cenderung memakan waktu, seperti analisis hasil asesmen. Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknologi guru bimbingan dan konseling/konselor di wilayah DKI Jakarta. Pengabdian pada masyarakat melibatkan 28 orang guru bimbingan dan konseling di wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, diperlukan adanya pendampingan bagi peserta ketika menerapkan kompetensi teknologi dan informasi dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah masing-masing