cover
Contact Name
Herpin Nopiandi Khurosan
Contact Email
herpinnk@lecturer.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nusa@live.undip.ac.id
Editorial Address
Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, S.H., Tel/Fax 024-76480619 pst 34/ 024-76480619
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 0216535X     EISSN : 25979558     DOI : -
Jurnal NUSA adalah jurnal nasional terakreditasi Sinta Kemristekdikti yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, jurnal NUSA menerima dan memuat artikel mengenai Sastra Indonesia, Kajian Bahasa, Linguistik Teoritis, Linguistik Terapan, Sastra Daerah. Dalam satu tahun Jurnal Nusa terbit 4 kali, yaitu Mei dan November.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2: November 2024" : 6 Documents clear
Formasi Ego dan Field of Desire dalam Cerpen Sentimentalisme Calon Mayat Karya Sony Karsono: Tinjauan Psikoanalisis Lacan Hakim, Arif Rohman
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2: November 2024
Publisher : Indonesian literature Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.19.2.59-73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formasi ego dan field of desire dalam cerita pendek “Sentimentalisme Calon Mayat” karya Sony Karsono. Penelitian ini menganalisis dan menginterpretasi cerpen tersebut untuk mengemukakan kondisi psikologis tokoh dan mengungkapkan struktur jiwa tokoh. Penelitian ini bersifat kualitatif dan dianalisis dengan teori psikoanalisis Lacan. Langkah-langkah penelitian ini sebagai berikut: i) analisis formasi ego yang merupakan kajian relasional antara Subjek, ego, dan Ideal-I; dan ii) mengungkapkan schema-L Subjek untuk mengetahui logika pemenuhan hasrat subjek.Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa penggunaan metafora dan metonimi dalam tuturan Johan merupakan bentuk mekanisme pertahanan diri yakni denegation. Selain itu ditemukan bahwa metafora dan metonimi Johan bertemakan kematian yang disebabkan oleh misrekognisi pada saat Johan mengalami fase cermin. Imaji-imaji dalam film, puisi, dan dongeng berdampak pada kegagalan ego dalam menginterpretasikan realitas yang dihadapi sehingga mengakibatkan jarak antara Ideal-I terlampau jauh. Akibat dari jarak ego dan Ideal-I tersebut, Subjek sampai pada simpulan bahwa jouissance hanya dapat tercapai melalui kematian.
Trauma dalam Film Ketika Berhenti di Sini: Eksplorasi Sumber, Respons, dan Strategi Koping (Kajian Psikologi Sastra) Jayanti, Sekar Tri; Purnomo, Mulyo Hadi; Fadilah, Yuniardi
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2: November 2024
Publisher : Indonesian literature Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.19.2.74-88

Abstract

Film Ketika Berhenti di Sini mengangkat isu trauma, khususnya gangguan stres pasca-trauma (PTSD) setelah kehilangan orang terdekat. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi trauma dalam film tersebut, termasuk sumber trauma, respons yang muncul, dan strategi koping yang digunakan. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders Fifth Edition (DSM-V) digunakan untuk menganalisis karakter Anandita Semesta yang mengalami trauma akibat kematian ayah dan kekasihnya. Strategi koping menurut Lazarus dan Folkman digunakan untuk memahami penyelesaian trauma. Hasil penelitian menunjukkan gejala PTSD pada Dita, antara lain: 1) mengulang memori traumatis, 2) menghindari benda dan orang yang mengingatkan trauma, 3) perubahan perilaku, dan 4) penurunan semangat hidup. Strategi koping Dita melibatkan dukungan sosial emosional, interpretasi positif, dan penerimaan terhadap keadaannya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami representasi trauma dalam film sebagai refleksi dinamika psikologis dan upaya pemulihan dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci: Psikologi Sastra, Trauma, PTSD, Ketika Berhenti di Sini, Strategi Koping.
Transformasi Dewi Kali dalam Cerpen “Kali dengan Kepala Terpenggal” Karya Marguerite Yourcenar: Kajian Intertekstualitas Savitri, Adelia; Fitri Hilza, Intan
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2: November 2024
Publisher : Indonesian literature Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.19.2.1-13

Abstract

ABSTRACT Short story entitled “Kali dengan Kepala Terpenggal” (Kali with Fragmented Head) in Nouvelles Orientales Anthology by Marguerite Yourcenar, a French author, has intertextuality with Indian mythology. This short story reconstructs Goddess Kali’s characteristic in Indian mythology. Goddess Kali transformation is portrayed with the head of Goddess which is attached in a whore’s body. However, her characteristic is portrayed like a human as Marguerite removes some horrible elements of Goddess Kali in mythology. This research aims to disclose the meaning of transformation of Kali’s characteristic in this short story by using the method of intertextuality by Riffaterre. The results of this research shows that transformation can be understood as a fight between lust and mind wisdom. The head of Goddess Kali can be seen as symbol of mind wisdom and the body of a whore as symbol of lust. Hence, the death of Kali in this short story can be noted as a symbol from extinction of the lust as how Hindu’s spirituality interpret the meaning of life. Based on the results, it can be concluded that transformation of Goddess Kali in Marguerite’s short story is not only can be seen as an experimental attempt to create a new aesthetic form. In contrast, Marguerite’s narrative strategy in dismissing some horrible elements of Goddess Kali’s characteristic from the Indian ancient mythology in her short story shows a distance of cultural code between East and West. Nonetheless, Hindu’s spirituality as the substance of the story is still sustained by Kali’s wandering.     Keywords : Goddess Kali, intertextuality, mythology, transformation INTISARICerpen berjudul “Kali dengan Kepala Terpenggal” dalam kumpulan cerpen Cerita-cerita Timur (Nouvelles Orientales) karya Marguerite Yourcenar, seorang pengarang Prancis, memiliki intertekstualitas dengan mitologi India. Cerpen ini merekonstruksi karakteristik Dewi Kali dalam mitologi. Transformasi Dewi Kali dalam cerpen digambarkan dengan kepala sang dewi yang “dipasangkan” pada tubuh pelacur. Karakteristik Dewi Kali dalam cerpen digambarkan lebih menyerupai manusia. Marguerite menghilangkan unsur-unsur “menyeramkan” dari Dewi Kali dalam mitologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dari transformasi karakteristik Dewi Kali dalam cerpen. Metode penelitian ini menggunakan prinsip kerja dari pendekatan intertekstualitas Riffaterre. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi tersebut dapat dimaknai sebagai gambaran pertarungan antara hawa nafsu dan akal budi yang ada dalam diri manusia. Kepala Sang Dewi dimaknai sebagai simbol akal budi dan tubuh pelacur dimaknai sebagai simbol hawa nafsu. Kematian tokoh Kali dalam cerpen dimaknai sebagai kematian hawa nafsu. Hal ini sejalan dengan inti dari spiritualitas Hindu terkait dengan pemaknaan atas kehidupan dunia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa transformasi Dewi Kali dalam cerpen tidak dapat sekadar dilihat sebagai upaya menciptakan karya baru. Strategi naratif Marguerite menghilangkan unsur-unsur yang “menyeramkan” dari karakteristik Dewi Kali dari mitologi India ke dalam cerpennya mencerminkan adanya jarak antara kode budaya Timur dan Barat. Meskipun demikian, spiritualitas Hindu sebagai substansi cerita masih dipertahankan dalam cerpen melalui pengembaraan tokoh Kali.   Kata Kunci : Dewi Kali, intertekstualitas, mitologi, transformasi   
Transactive Criticism on Bridgerton TV Series: Norman N. Holland’s Perspective Cahya, Eka Sulistia; Siswanti, Sandra Damar
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2: November 2024
Publisher : Indonesian literature Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.19.2.14-28

Abstract

In the new criticism, the reading process is involving both reader and the work. This study aimed to find what makes a work become popular based on readers' responses. By using the Bridgerton first series, this study was analyzed using transactive criticism by Norman N. Holland. According to Holland, in the reading process, there are 4 modalities used by the audience as the step to understand the process of making meaning in Holland’s perspective, there are defense, expectation, fantasy, and transformation. The data was gathered from the comments of the audience in IMDb. The results found that Bridgerton become popular are because of people’s interest in regency era genre, it useful as the pandemic escapism, easy plot, the curiosity of the novel’s reader, the diversity and the high rating. In watching the series, the audience has their own approach and point of view.
Menafsirkan Cinta pada Tulisan “Luka dalam Bara” Karya Bernard Batubara (Sebuah Kajian Hermeneutika Paul Ricoeur) Kasiahe, Evi Martika Dewi; Paulina, Kuntag
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2: November 2024
Publisher : Indonesian literature Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.19.2.29-43

Abstract

Tulisan “Luka dalam Bara” karya Bernard Batubara merupakan kumpulan tulisan lepas tetapi penuh romantisme dan kaya akan makna. Hal ini yang melatarbelakangi penulis untuk mendalami tulisan ini dari perspektif hermeneutika Paul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna cinta dalam tulisan “Luka dalam Bara” karya Bernard Batubara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian berjumlah 45 tulisan. Data berupa kata, frasa, klausa, kalimat yang berkaitan dengan simbol cinta, dikumpulkan dengan menggunaakan teknik baca, simak dan catat. Analisis hermeneutika dilakukan dalam dua tahapan yaitu distansi dan dan apropriasi. Melalui analisis hermeneutika ini ditemukan bahwa cinta memiliki makna yang luas, cinta memiliki definisi yang beragam, cinta memiliki sifat dan kualitas, cinta memiliki caranya sendiri untuk bekerja, cinta dapat merupakan benda tetapi sekaligus juga dapat merupakan sebuah aktivitas manusia. Hal ini menunjukkan bahwa cinta bukan persoalan sederhana sesederhana definisinya.
Menggali Nilai-nilai Pendidikan dalam Sajak-sajak Angga Wijaya: dari Kesadaran Diri hingga Pencarian Spiritual Ananda, Refisa; Badriyah, Ratu; Yunianika, Ika Tri
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2: November 2024
Publisher : Indonesian literature Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.19.2.44-58

Abstract

So far, there has been limited research on the exploration of educational values in poetry. This study aims to explore how poetry reflects moral and spiritual values, as well as how it can be used as an effective educational tool. The research employs a qualitative analysis method, focusing on hermeneutics. The primary data source for this study is a collection of poems by Angga Wijaya. The findings reveal that Angga Wijaya's poems invite readers to reflect on life and discover deeper meaning through self-awareness. His works emphasize the importance of letting go of the past, embracing change, and practicing patience in facing life's challenges. The recurring use of moon imagery guides readers on a spiritual journey, while themes of love and respect highlight the values of unity and compassion. The study suggests that Angga Wijaya's poetry can serve as an effective medium for teaching character education.

Page 1 of 1 | Total Record : 6