cover
Contact Name
Putri Wulandini S
Contact Email
putri.wulandini@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
JKA@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Abdurrab
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 25412620     EISSN : 25798723     DOI : -
Core Subject : Health,
JKA adalah Jurnal Keperawatan Abdurrab yang lahir November 2016, jurnal ini merupakan wadah penelitian bagi dosen dan perawat, mengenai perkembangan keilmuan keperawatan. Jurnal ini telah memiliki OJS (E-ISSN: 2579-8723) dan sangat membantu bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. JKA terbit pada bulan juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
EFEKTIFITAS SPIRITUAL CARE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM KAB. DHARMASRAYA Arwin Arwin; Siti Khotimah
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 2 (2018): Vol 1 No 2 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.134 KB)

Abstract

Jauhnya seseorang dari spiritual menyebabkan mudah stres dalam menghadapi permasalahan hidupnya. Stres merupakan respon tubuh, sifatnya nonspesifik terhadap setiap tekanan. Beban psikologis pasien yang akan dioperasi dapat menimbulkan stres karena pembedahan dan implikasinya. Kondisi pasien yang akan dioperasi banyak mengalami stres. Berdasarkan data survey awal pada tanggal 19 dan 30 maret 2016 melalui wawancara di RSUD Sungai Dareh, ada 10 pasien preoperasi. Dari 10 pasien yang akan dioperasi, 8 orang diantaranya mengalami stres, 2 pasien mengalami stres sangat tinggi, 3 orang pasien mengalami tingkat stres tinggi, 2 orang mengalami tingkat stres menengah, dan 1 orang mengalami tingkat stres rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas spiritual care menurunkan tingkat stres pasien sebelum operasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan uji t-test dependent atau paired sampel t-test. Hasil penelitian ini diketahui bahwa sebanyak 58% pasien terpenuhi aspek spiritualnya dan sisanya tidak terpenuhi. Sebanyak 26% pasien mengalami tingkat stres sangat tinggi, 74% pasien mengalami tingkat stres tinggi. Jumlah pasien dalam tingkatan stres sangat tinggi menurun menjadi 0%, jumlah pasien yang mengalami tingkat stres tinggi juga menurun menjadi 34 pasien atau 68%, dan sisanya berada pada tingkat menengah. Spiritual care sangat efektif menurunkan tingkat stres pada pasien preoperasi di RSUD Kabupaten Dharmasraya. Kata Kunci : Spiritual Care, stres, Pasien Pre Operasi
EFEKTIFITAS PIJAT REFLEKSI TERHADAP BUANG AIR BESAR (BAB) PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN ANESTESI SPINAL DI RUANG CAMAR I RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Lita Riduan; Satria Jalu Saputra
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No. 2 (Januari 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.43 KB) | DOI: 10.36341/jka.v2i2.447

Abstract

ABSTRACT The difficultness of defecation is most problems happend to post surgical operation of sectio caesarea patients. It is because of anesthesia premedication. One of the solutions is reflexology massage therapy. The aim of this research was to knowed the effectiveness of reflexology massage therapy post surgical operation to defecation of sectio caesarea patients with spinal anestetion at camar I Arifin achmad public hospital pekanbaru. Pra eksperimental is used in this research. Consecutive sampling method is used in this research with the amount of sample was 30 respondens post surgical operation of sectio caesarea patient with spinal anestetion at Camar I. Univariate analisys is used whith distribution frequency, bivariate analisys is used independent sample t test. The result of research show p value 0,027. Reflexology massage therapy had effectiveness to fastness defecation to post surgical sectio caesarea patients. From this research reflexology massage therapy can be an intervention to risk of constipation problem for post surgical sectio caesarea patients in Arifin Achmad Public Hospital Pekanbaru.
EFEKTIFITAS MASSAGE DAN HIDROTERAPI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA Candra Syah Putra; Astuti Ardi Putri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v2i1.457

Abstract

Masalah hipertensi pada lansia di Bungo Tanjung Wilayah kerja Puskesmas Gunung Medan merupakan masalah yang harus mendapatkan penanganan secara serius baik secara farmakologi dan non farmakologi, Data lansia di Jorong Bungo Tanjung mencapai 114 lansia hampir 40% (44 lansia) menderita Hipertensi. Melihat fenomena ini peniliti ingin membuktikan tujuan efektifitas massage kaki dengan minyak esensial lavender dan hidroterapi rendam hangat kaki terhadap penurunan tekanan darah tingggi pada lansia. Sampel penelitian ini adalah lansia yang menderita hipertensi dengan jumlah 30 responden pada masing masing kelompok, Metode penelitian ini menggunakan rancangan “quasy equivalent control group terdiri dari kelompok experiment dan kelompok kontrol ”.Hasil penelitian membuktikan pada kelompok experiment nilai rata rata tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan sesudah dilakukan intervensi 153 mmHg menjadi 139 mmHg, sementara tekanan darah diastole 95 mmHg menjadi 86 mmHg. Pada kelompok kontrol nilai tekanan darah sistole 155mmHg menjadi 147 mmHg dan nilai tekanan darah diastole 95 mmHg menjadi 90 mmHg. Berdasarkan hasil uji perbedaan pada kelompok experiment nilai rata rata penurunan tekanan darah sistole 14 mmHg dan tekanan darah diastole 9 mmHg, sementara nilai tekanan rata rata sistole pada kelompok kontrol 8mmHg dan tekanan diastole 4 mmHg, secara uji analisa membuktikan ada efektifitas massage kaki dengan minyak esensial lavender dan hidroterapi rendam hangat kaki dengan nilai p value 0,00 <nilai alpha
KONTRIBUSI KARAKTERISTIK PERAWAT YANG MEMPENGARUHI BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT KELAS C JAKARTA SELATAN Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v2i1.465

Abstract

Karakteristik perawat merupakan ciri perawat yang ada pada diri perawat. Ciri ini dapat mempengaruhi dalam proses belajar dan bekerja termasuk dalam menciptakan budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien. Penelitian deskritif ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit kelas C sebanyak 77 orang dan dengan sampel sebanyak 68 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik perawat berada pada usia produktif yaitu 20-35 tahun dan lama bekerja >5 tahun. Mayoritas perawat pada penelitian ini adalah berjenis kelamin perempuan dan berlatar belakang pendidikan D3 keperawatan serta berjabatan sebagai perawat pelaksana. Sebagian besar perawat belum pernah mengikuti pelatihan mengenai keselamatan pasien di rumah sakit. Secara statistik usia, masa kerja dan jabatan perawat memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p<0.05), sedangkan latarbelakang pendidikan dan pelatihan keselamatan pasien yang diikuti tidak memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p>0.05).Diharapkan dengan diketahui nya karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien, tim keselamatan pasien rumah sakit lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien. Karakteristik perawat merupakan ciri perawat yang ada pada diri perawat. Ciri ini dapat mempengaruhi dalam proses belajar dan bekerja termasuk dalam menciptakan budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien. Penelitian deskritif ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit kelas C sebanyak 77 orang dan dengan sampel sebanyak 68 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik perawat berada pada usia produktif yaitu 20-35 tahun dan lama bekerja >5 tahun. Mayoritas perawat pada penelitian ini adalah berjenis kelamin perempuan dan berlatar belakang pendidikan D3 keperawatan serta berjabatan sebagai perawat pelaksana. Sebagian besar perawat belum pernah mengikuti pelatihan mengenai keselamatan pasien di rumah sakit. Secara statistik usia, masa kerja dan jabatan perawat memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p<0.05), sedangkan latarbelakang pendidikan dan pelatihan keselamatan pasien yang diikuti tidak memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p>0.05).Diharapkan dengan diketahui nya karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien, tim keselamatan pasien rumah sakit lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien.
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS SKALA NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI MAN 2 PADANG yuanita ananda
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v2i1.475

Abstract

Dysmenorrhea is menstrual pain cause interference activity for a few hours or a few days. The prevalence of dysmenorrhea in Indonesia reached 64.25% and in West Sumatra reached 57.3%. MAN 2 Padang obtained in 80% had dysmenorrhea and causes 46% of young women is difficult to move, 27% do not learn and 7% concentration was unconscious for not being able to overcome the pain. One non-pharmacologic therapy to reduce dysmenorrhea namely effleurage massage. The objective of the study was to find out the the effect of effleurage massage to decrease intensity pain scale of dysmenorrhea in adolescent girls of MAN 2 Padang in 2017. This type of the study was Pre-Experimental Design with One Group Pretest-Posttest Design. The study was conducted in MAN 2 Padang. The study population was adolescent girls who have dysmenorrhea of 26 people. Total sample of 19 people with technique accidental sampling. The data were analyzed by univariate and bivariate analysis using paired sample t-test. The results of the study showed that the average intensity pain scale of dysmenorrhea before effleurage massage of 4.89 and after the massage effleurage 2.95. From the result of the statistical test, it was found out that the p value was 0.000 (p<0,05), which meant that there was an effect of effleurage massage to decrease intensity pain scale of dysmenorrhea in adolescent girls in MAN 2 Padang. There was an effect of effleurage massage to decrease intensity pain scale of dysmenorrhea in adolescent girls. It is suggested that adolescent girls to apply effleurage massage to reduce pain of dysmenorrhea, both in school and outside of school.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN TB PARU DI RUMAH SAKIT KHUSUS PARU LUBUK ALUNG SUMATERA BARAT Melti Suriya
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.977 KB) | DOI: 10.36341/jka.v2i1.476

Abstract

Quality of life is a person's perception and expectations of living standards, poor quality of life is often experienced by chronic diseases, especially pulmonary TB. Special Hospital Pulmonary Hospital West Sumatra is the number of visits pulmonary tuberculosis patients most in 2016 is 1016 people. The aim of research to determine the factors associated with pulmonary TB Patient Quality of Life in Lung Special Hospital West Sumatra Lubuk Alung. This type of research is analytic with cross sectional design. The population in this study were all pulmonary TB patients who seek treatment at Special Hospital Pulmonary West Sumatra. Data research collection was performed on 21 June to 21 July 2017 data was collected using a questionnaire. The sampling technique is simple random block sampling with a sample of 96 peolpe. Data was analyzed by univariate and bivariate with Chi-Square test. The study found that more than half (63.5%) continued treatment, more than half (66.7%) did not receive the support of the family, more than half (57.3%) experienced depression, more than half (62.5% ) quality of life of poor TB patients. There is a long-standing relationship with the treatment of pulmonary tuberculosis patients' life quality p value of 0.000 (p <0.05). There is a relationship of family support and quality of life of patients with pulmonary TB p value of 0.000 (p <0.05). There is a relationship of depression with quality of life of patients with pulmonary tuberculosis in the lungs Special Hospital West Sumatra Lubuk Alung p value (p <0.05). Duration of treatment, family support and depression affect the quality of life of patients with TB. To improve the quality of life of TB patients need the support of family, treatment according to the rules and avoid depression in patients with TB so that TB patients will receive optimal health both physically and psychologically. It is expected that further research can continue this research with other factors that affect the quality of life of patients with TB.
KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS DI RUANG RAWAT INAP RSUD PEKANBARU Andalia Roza; Putri Wulandini
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.387 KB) | DOI: 10.36341/jka.v2i1.488

Abstract

ABSTRACT, Social Security Administering Agency (BPJS) is a social insurance provider institution so that with social security, the financial risks faced by a person, whether due to entering the productive age, experiencing illness, accidents, and even death, will be taken over by an institution that provides social security . Customer satisfaction is a major indicator of the standard of a health facility and is a measure of service quality. This study aims to determine the description of patient satisfaction BPJS participants RSUD Petala Bumi Riau Province 2016. This study uses a type of quantitative research with research design used the researcher is descriptive. This research was conducted at Inpatient Room of Petala Bumi Hospital Riau Province. The sample of this research is the participant of BPJS who visited the inpatient room of Petala Bumi Hospital Riau Province. The sample technique used was accidental sampling, with two weeks' working time. The research instrument used for this research is a questionnaire. Data processing includes editing, coding, processing, cleaning, and tabulating. The data analysis is done gradually including univariate analysis. The result of the research shows that patient satisfaction of BPJS inpatients is not satisfied as much as 22 respondents (55%). It is expected that this research can provide motivation to the hospital to improve the quality of service in treating BPJS patients without discriminating. Key word : BPJS, Satisfaction ABSTRAK, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan lembaga penyelenggara jaminan sosial sehingga dengan adanya jaminan sosial, risiko keuangan yang dihadapi seseorang,baik itu karena memasuki usia produktif, mengalami sakit, mengalami kecelakaan, dan bahkan kematian, akan diambil alih oleh lembaga yang menyelenggarakan jaminan sosial. Kepuasan pelanggan adalah indikator utama dari standar suatu fasilitas kesehatan dan merupakan suatu ukuran mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien peserta BPJS RSUD Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan peneliti yaitu deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Ruang rawat inap RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Sampel penelitian pada penelitian ini adalah pasien peserta BPJS yang berkunjung di ruang rawat inap RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Teknik sampel yang digunakan adalah accidental sampling, dengan waktu pengerjaan selama dua minggu. Instrumen penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah berupa kuisioner. Pengolahan data meliputi editing, coding, processing, cleaning, dan tabulating. Analisa data dilakukan secara bertahap yang meliputi analisis univariat. Hasil penelitian didapat kan adalah kepuasan pasien peserta BPJS diruang rawat inap adalah tidak puas sebanyak 22 responden (55%). Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan motivasi kepada rumah sakit agar meningkatkan kualitas pelayanan dalam merawat pasien BPJS tanpa membeda-bedakannya. Kata Kunci : BPJS, Kepuasan
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SERANGAN JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK KHUSUS JANTUNG RSUP DR. M. DJAMIL PADANG 2017 Revi Neini Iqbal; Rebbi Permata Sari
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v2i1.490

Abstract

Abstract Coronary heart diseaseis a diseaseof highcurrentand is theleading cause of death, especially inworld. Based on theinitialresearchstudyof10familiesincludinga family of 7peopledo notknowabout theearly symptoms, attitudesandefforts tocontrolandtreatmentofcoronaryheartdisease, resulting in the risk ofcoronary heartdisease. The purpose ofthe studyto determine thefactors-factors related tothe incidence ofcoronary heart disease. Design research is an analytical technique using cross sectional study, conducted in the department of cardiac clinic of Dr. M. Djamil Padang on 05 May s/d 04 September 2017. Respondent control of coronary heart disease as much as 1557 people. The sample was 94 people simple random sampling analysis data processing through univariate and bivariate. Get research results coronary heart disease events (68,1%), negative attitudes (57,4%) and family measures on the incidence of heart attacks that have a unfavorable action (59,6%). Found a significant relationship between the attitude of the family with the incidence of coronary heart disease (p = 0.003) and asignificant correlation between the actions of the family incidence of coronary heart disease (p = 0.004). The results of this study it can be concluded that there is a significant relationship attitudes and actions of family on the incidence of coronary heart Advice for nurses in the cardiac clinic to improve the delivery of information and services, especially in the provision attitudes and actions towards family understanding of coronary heart disease and control measures in the form of leaflets or counseling. Keywords : attitudes, family action, the incidence of heart attack, heart control, heart coroner. Abstrak Penyakit jantung koroner merupakan penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia. Bedasarkan studi awal penelitian dari 10 orang keluarga 7 orang keluarga diantaranya tidak mengetahui tentang gejala awal, sikap dan upaya pengendalian dan perawatan dari penyakit jantung koroner. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor–faktor yang berhubungan dengan kejadian serangan jantung koroner. Desain penelitian adalah analitik dengan menggunakan tehnik penelitian cross sectional, yang dilakukan di poliklinik jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian dilakukan pada tanggal 05 Mei s/d 04 September 2017. Populasi adalah keluarga yang mendampingi pasien dengan penyakit jantung koroner. Dengan jumlah populasi 1157 orang. Sampel berjumlah 94 orang simple random sampling pengolahan data melalui analisa data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan kejadian serangan jantung (68,1%.), sikap negatif (57,4%) tindakan yang tidak baik (59,6%). Di temukan adanya hubungan yang bermakna sikap keluarga dengan kejadian serangan jantung koroner (p=0,003) dan ada hubungan yang bermakna tindakan keluarga terhadap kejadian serangan jantung koroner (p=0,004). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap dan tindakan keluarga terhadap kejadian serangan jantung koroner. Peneliti menyarankan kepada perawat di poliklinik jantung untuk dapat memberikan penyuluhan tentang pemahaman sikap, dan tindakan keluarga terhadap penyakit jantung koroner dan upaya pengendaliannya.. Kata Kunci: sikap, tindakan keluarga, kejadian serangan jantung, pengendalian, jantung korener
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH PADA SISWA SMK NEGERI 8 PADANG TAHUN 2017 Milya Novera; Diana Arianti; Dela Septianingsih
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v2i1.497

Abstract

Abstract Adolescence is one of the stages in an individual's life to reach adulthood. The problem of sexuality is very visible among teenagers. Based ond SKRRI 2012 survei, between 51-75% students in Padang City done devation of sexsual behavior. The purpose of this study is to determine the influence of counseling on the level of knowledge and attitudes of teens about premarital sex. This research is a quantitative research method that is pre-experimental design with one group of pretest-posttest design. The populations of this study are 589 students from XI grade of SMK, used cluster random sampling technique with the number of samples are 58 female students. This study was conducted at SMKN 8 Padang in 2017. The analysis was using dependent T-test. The result showed an increase in knowledge and attitudes of teens about premarital sex before and after getting the counseling with p value = 0,000 from it was 70.7% of adolescents had low level became 8.6%, 22,4% of adolescents had low medium level became 13,8% and also 6,6% of adolescents had high knowledge became 77,6% after being given the counseling, and The adolescent attitudes was 44,8% negative and was 55,2% positive before giving counseling became decreased became was 34.5% negative and was 65,5% positive after being given counseling. It can be concluded that there is an influence of counseling to level of knowledge and attitude of adolescents before and after getting the counseling about premarital sex. It is expected that the school for provide information and counseling program for youth through cooperation with local health agencies that health center care to increase knowledge and attitudes of adolescents about health specially the premarital sex that activities such as counseling at school for every month a specially since the beginning of the school orientation. Keywords: Knowledge, Attitude, Premarital ,sex, Adolescence ABSTRAK Remaja merupakan salah satu tahap dalam kehidupan individu untuk mencapai dewasa. Survei SKRRI 2012, siswa/i SMAN di Kota Padang melakukan penyimpangan perilaku seksual. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah. Penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode pre-eksperimental desaign dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian siswa kelas XI SMK Negeri 8 Padang, teknik pengambilan sampel cluster random sampling dengan jumlah sampel 58 siswa. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 8 Padang pada bulan Januari s/d Juli tahun 2017. Analisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji T- test dependen. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah sebelum dan sesudah penyuluhan dengan p=0,0007,7% tingkat pengetahuan rendah menjadi 8,6%, 22,4% tingkat pengetahuan sedang menjadi 13,8% dan 6,9% tingkat pengetahuan tinggi menjadi 77,6% setelah diberikan penyuluhan. Sikap remaja 44,8% negatif dan positif 55,2% sebelum penyuluhan mengalami penurunan menjadi 34,5% bersikap negatif dan 65,5% bersikap positif sesudah diberikan penyuluhan. Dapat disimpulkan, ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang seks pranikah. Disarankan pihak sekolah untuk memberikan informasi atau penyuluhan lebih lanjut melalui kerjasama dengan instansi kesehatan setempat seperti puskesmas dan klinik swasta tentang kesehatan khususnya pencegahan seks pranikah sejak awal orientasi sekolah dan menjadi kegiatan rutin setiap bulan.
PERAN CHAMPION KESELAMATAN PASIEN DALAM PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH SE KOTA PEKANBARU Yulia Febrianita; Roni Saputra
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v2i1.498

Abstract

ABSTRAK Harvard School of Public Health menyebutkan bahwa dari seluruh dunia 43 juta orang dirugikan setiap tahun akibat perawatan yang tidak aman. Budaya keselamatan pasien yang baik dapat memperkecil insiden yang berhubungan dengan keselamatan pasien. Upaya dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien dengan membentuk champion keselamatan pasien. Model peran yang dibentuk dapat membantu proses resosialisasi bagi staf dalam pelaksanaan keselamatan pasien dan penerapan budaya keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran champion keselamatan pasien dalam penerapan budaya keselamatan pasien di ruangan rawat inap Rumah Sakit Pemerintah Se-Pekanbaru. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian non –eksperimental, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, menggunakan teknik sampel purposive sampling dengan sampel yang digunakan 92 perawat, tempat penelitian ruang rawat inap Rumah Sakit Pemerintah A dan Rumah Sakit Pemerintah B. Hasil menunjukkan terdapat peran champion keselamatan pasien dalam penerapan budaya keselamatan pasien di Rumah sakit Pemerintah se-kota pekanbaru adalah berkategori baik sebesar 56 %. Penelitian ini merekomendasikan perlunya membuat program pemberdayaan champion keselamatan pasien untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien. Kata kunci : budaya, keselamatan pasien, peran champion ABSTRACT The Harvard School of Public Health says that from around the world 43 million people are harmed each year as a result of unsafe treatment. A good patient safety culture can minimize incidents related to patient safety. Efforts in improving the patient's safety culture by establishing a champion of patient safety. The role model established can help the process of resocialization for staff in the implementation of patient safety and the application of patient safety culture. This study aims to determine the role of champion of patient safety in the application of patient safety culture in the inpatient room Private Hospital Se-Pekanbaru. This research method uses non-experimental research type, with quantitative descriptive approach, using purposive sampling technique with sample used 92 nurses, in-patient study area of ​​government Hospital A and government Hospital B. Results show there is role of champion patient safety in the application of patient safety culture in goverment hospitals in Pekanbaru is good category by 56%. This study recommends the need to create a champion safety program for patient safety to improve patient safety culture.

Page 8 of 21 | Total Record : 201