cover
Contact Name
oktarina
Contact Email
oktarina@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science)
ISSN : 16932897     EISSN : 25020455     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGRITROP adalah publikasi ilmiah hasil penelitian ilmu-ilmu pertanian yang diterbitkan atau dikelola oleh dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal agritrop ini diterbitkan secara berkala tiap semester atau satu tahun dua kali terbit, yaitu pada Bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 416 Documents
PENGGUNAAN BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT CENGKEH VARIETAS ZANZIBAR salawati, salawati; Hasanah, Firdatul; Ende, Sjarifuddin; Bustaman, Bustaman; Tony, Tony
AGRITROP Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.761 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v17i2.2675

Abstract

Penggunaan  tanah  sebagai media pertumbuhan bibit cengkeh dihadapkan pada kesuburan tanah yang rendah, sehingga dibutuhkan penambahan  pembenah tanah seperti biochar dan pupuk kandang untuk meningkatkan kualitas mediah pembibitan yang mendukung pertumbuhan bibit cengkeh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi biochar dan pupuk kandang pada media tumbuh bibit cengkeh. Penelitian ini telah dilaksanakan di  tempat pembibitan kampus 2 STIP Mujahidin Tolitoli pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2018, menggunakan rancangan acak kelompok faktor tunggal dengan 7 taraf perlakuan. Pengamatan dilakukan pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, diameter batang, berat segar, dan berat kering bibit cengkeh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biochar, tanah, pupuk kandang sapi masing masing berbanding 1 (v/v) merupakan perlakuan terbaik terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar berat segar dan berat kering turus bibit cengkeh pada umur 12 minggu setelah tanam. 
PENGARUH KONSENTRASI PGPR DAN DOSIS PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS S.) Supiandi, Hilman; Nurdiana, Dadi; Tustiyani, Isna
AGRITROP Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.436 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v17i2.2366

Abstract

Penggunaan bahan organik dalam budidaya jagung dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Sebagai contohnya menggunakan bahan organik yang berasal dari daerah sekitar, yaitu PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Percobaan dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2019 di kebun percobaan Balai Pengembangan Benih Padi dan Palawija Kecamatan Karangpawitan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4×4 dengan 2 kali ulangan. Faktor perlakuan pertama adalah Konsentrasi PGPR (P) dengan empat taraf, yaitu : p0 = Kontrol, p1 = 10 ml/l, p2 = 20 ml/l, dan p3= 30 ml/l. Faktor perlakuan kedua adalah dosis Pupuk Kalium (K) dengan empat taraf yaitu : k0 = Kontrol, k1= 50 kg/ha (0.94 gr/ tan), k2          = 75 kg/ha (1.41gr/tan), dan k3 = 100 kg/ha (1.88 gr/tan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara waktu konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Secara mandiri perlakuan konsentrasi PGPR dan dosis kalium tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada semua parameter perlakuan..
APLIKASI TIGA JENIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS CABAI HIBRIDA UNIB (CAPSICUUM ANNUUM L.) Maryono, Andi Tri; Ganefianti, Dwi Wahyuni; Murcitro, Bambang Gonggo; Rustikawati, Rustikawati; Gusmara, Herry; Mukhtasar, Mukhtasar; Salamah, Umi
AGRITROP Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.399 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v17i2.2396

Abstract

Penggunakan benih lokal yang ditanam secara terus menerus telah menyebabkan produksi rendah. Upaya untuk meningkatkan produktivitas cabai yaitu dengan menggunakan benih hibrida unggul yang memiliki produktivitas yang tinggi, umur panen genjah, memiliki daya tahan terhadap hama dan penyakit, dan buah yang disukai para konsumen serta daya adaptasi lingkungan yang tinggi. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, yang terdiri atas 2 faktor.  Faktor pertama adalah jenis pupuk terdiri atas 3 jenis yaitu : NPK Mutiara (16:16:16) = 300 kg/ha, Urea+KCl+TSP = 250 kg/ha+500 kg/ha+400 kg/ha, ½ dosis Urea+½ dosis KCl+½ dosis TSP+½ dosis NPK Mutiara (16:16:16) = 125 kg/ha+250 kg/ha+200 kg/ha+150 kg/ha. Faktor kedua adalah Varietas cabai hibrida terdiri atas 3 varietas yaitu : UNIB C H73, UNIB C H65 dan, UNIB C H13. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 9 pasang perlakuan, diulang 5 kali sehingga diperoleh 45 satuan percobaan, yang terdiri atas 2 tanaman sehingga didapatkan 90 tanaman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk anorganik urea+KCl+TSP menghasilkan jumlah buah total tertinggi pada varietas UNIB C H65. Aplikasi pupuk anorganik Urea+KCl+TSP menghasilkan tinggi tanaman yang lebih tinggi dari aplikasi pupuk anorganik lainnya, dengan umur berbunga yang lebih cepat dibandingakan aplikasi pupuk anorganik lainnya. Aplikasi pupuk anorganik pada varietas UNIB C H73 menghasilkan diameter batang lebih besar, umur panen yang relatif cepat, panjang tangkai buah lebih panjang, panjang buah terpanjang dan bobot buah segar terberat dibandingkan varietas lainnya.
KETAHANAN VARIETAS KEDELAI TERHADAP HAMA BELALANG PADA PERLAKUAN INSEKTISIDA HAYATI BEAUVERIA BASSIANA Budi, Gayuh Prasetyo; Pribadi, Teguh; Nururrahmah, Dyatri
AGRITROP Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.717 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v17i2.2333

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui intensitas serangan belalang, pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai pada perlakuan agens hayati Beauveria bassiana.  Penelitian dilakukan pada media tanah dalam polybag bertempat di Green House FP UMP di Desa Karangsari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas dengan ketinggian tempat 90 m dpl.  Menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 faktor dengan 4 ulangan.  Faktor 1. Varietas kedelai terdiri atas : V1 :Argomulyo, V2 : Baluran, V3 :Ijen, V4 : Kaba. Faktor 2. Agens Hayati B. bassiana terdiri atas : K0 : tanpa diberi B. bassiana, K1 : diberi B. bassiana 6g/l aquades. Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan B. bassiana berpengaruh nyata terhadap intensitas serangan belalang. Tanaman kedelai yang diaplikasi B. bassiana (K1) menunjukkan intensitas serangan belalang : 8,66% sedangkan yang tidak diaplikasikan B. bassiana (K0) menunjukkan intensitas serangan belalang : 17,53%.  Perlakuan varietas kedelai berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 70 hst, jumlah polong total/tanaman, jumlah polong isi/tanaman, jumlah biji/tanaman dan berat biji/tanaman. Varietas Kaba (V2) menunjukkan berat biji/tanaman yang paling berat : 5,89 g/tanaman. Interaksi antara perlakuan varietas kedelai dan B. bassiana tidak berpangaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati.
PENGARUH PESTISIDA NABATI DAN KIMIA TERHADAP MORTALITAS LEPIDIOTA STIGMA FABRICIUS (COLEOPTERA : SCARABAEIDAE) PADA TANAMAN TEBU Kurniastuti, Tri; Siswanto, Eko; Achadian, Etik M.
AGRITROP Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v17i2.2762

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perilaku Lepidoptera stigma Fabricius dan hasil beberapa perlakuan kontrol terhadap kematian L. Stigma. Pengujian L. stigma dilakukan dalam 2 tahap, pengujian langsung dan pengujian tidak langsung. Perlakuan disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 4 perlakuan (kontrol, limbah kulit kacang mete dengan dosis 600 kg / ha, limbah tembakau 250 kg / ha, dan insektisida imidacloprid dengan dosis 7,5 kg / ha) diulang 4 kali. Variabel yang diamati termasuk aktivitas antifeedant, mortalitas dan peringkat gejala kerusakan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan menggunakan imidacloprid 7,5 kg / ha menunjukkan hasil terbaik pada variabel pengamatan aktivitas antifeedant, mortalitas L. stigma, dan peringkat gejala kerusakan tanaman.  
Invigorasi Mutu Fisiologis Benih Terung Ungu (Solanum melongena L.) Kadaluarsa dengan Beberapa Teknik Osmoconditioning Asih, Pitri Ratna
AGRITROP Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i2.3905

Abstract

Invigorasi merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi benih yang telah mengalami deteriorasi. Osmoconditioning adalah teknik invigorasi dengan perlakuan hidrasi benih terkontrol dengan tujuan mempercepat proses imbibisi dan aktivasi enzim sehingga perkecambahan terjadi lebih cepat dan serempak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik osmoconditioning yang mampu meningkatkan mutu fisiologis benih terung yang telah lewat masa edar/kadaluarsa. Penelitian ini dilaksanakan secara acak lengkap faktor tunggal yaitu perlakuan osmoconditioning yang terdiri dari 9 (sembilan) perlakuan yaitu kontrol, air hangat, ekstrak bawang merah, Poli Etilen Glikol (PEG) 1%, PEG 3%, PEG 5%, KNO3 2 gr/L, KNO3 4 gr/L, dan KNO3 6 gr/L. Masing-masing perlakuan terdiri dari 25 butir benih dan diulang 3 kali. Benih terung kadaluarsa 2 tahun 10 bulan telah mengalami deteriorasi dengan viabilitas 80%. Perlakuan osmoconditioning menggunakan KNO3 mampu meningkatkan viabilitas maupun vigor benih terung kadaluarsa nyata lebih baik dibandingkan kontrol dari pengamatan daya berkecambah, indeks vigor, bobot kering kecambah normal, serta tinggi kecambah. Perlakuan osmoconditioning dengan PEG menghasilkan panjang akar paling besar sebagai respon benih terhadap lambatnya imbibisi yang cenderung mengarah ke kondisi kekeringan.
Respon Berbagai Varietas Pakcoy (Brassica rapa Kultivar chinensis) Terhadap Sumber Nutrisi Pada Sistem Budidaya Secara Hidroponik Umarie, Iskandar; Oktarina, Oktarina; Ningrum, Silvia Dwi
AGRITROP Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i2.4108

Abstract

Meningkatnya kemajuan teknologi industri seperti pabrik-pabrik. semakin berkembang, sehingga menggeser lahan pertanian terutama di daerah perkotaan yang mengakibatkan lahan pertanian semakin sedikit. Kebutuhan masyarakat akan pangan semakin meningkat, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khusus masyarakat perkotaan, yaitu dengan cara bercocok tanam dengan sistem hidroponik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Respon pertumbuhan beberapa varietas dan jenis nutrisi pada tanaman sawi pakcoy (Brassica rapa Kultivar chinensis) yang dibudidayakan dengan system hidroponik. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot yang rangcang secara acak lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor (3x3) faktor utama jenis nutrisi (N) yang terbagi tiga taraf : N1 = AB mix, N2 = POC Biogan, N3 = POP Supernasa dan faktor kedua perlakuan varietas (V) yang terbagi tiga taraf : V1 = Green Pakcoy, V2 = White Pakcoy, V3 = Brisk Green, yang masing-masing diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan nutrisi menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada pertumbuhan tanaman sawi Pakcoy, nutrisi AB Mix memberikan respon yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman sawi Pakcoy.Perlakuan varietas Pakcoy berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman sawi Pakcoy, Varietas White Pakcoy dan Green Pakcoy memberikan respon yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman sawi Pakcoy. Interaksi antara Nutrisi dengan varietas Pakcoy, menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan sawi Pakcoy.  Hasil terbaik interaksi   nutrisi diperoleh antara AB mix dengan  varietas White Pakcoy, POC Biogan dengan Green Pakcoy, POP Supernasa dengan White Pakcoy. Sedangkan interaksi verietas dengan nutrisi hasil terbaik diperoleh antara semua varietas pakcoy dengan nutrisi AB Mix.
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA) TERHADAP PEMBERIAN NUTRISI DAN BEBERAPA MACAM MEDIA TANAM SISTEM HIDROPONIK NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) Maulana, Mohammad Ato; Wijaya, Insan; Suroso, Bejo
AGRITROP Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i1.3270

Abstract

Tanaman selada memerlukan unsur hara makro dan unsur unsur mikro sesuai dengan kebutuhan yang telah tersedia di dalam larutan nutrisi untuk pertumbuhan dan kualitas tanaman. Untuk memenuhi kebutuhan maka hidroponik merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman terutama dilahan sempit. Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Rancangan percobaan yang digunakan dalam  penelitian ini menggunakan  Rancangan Split Plot RAL yang terdiri dari perlakuan Nutrisi sebagai Petak Utama terdiri tiga taraf yaitu AB Mix (N1), NPK Mutiara 16-16-16 (N2) dan Urea TSP KCl, Gandasil D (N3) demikian juga Media tanaman sebagai Anak Petak seanyak tiga taraf yaitu Rock woll (M0), Arang sekam (M1) dan Batu bata (M2) dan diulang tiga kali. Analisis data dilakukan dengan uji F dan dlanjutkan dengan uji lanjut Duncan 5%. Hasil peneltian pemberian nutrisi AB Mix berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman selada pada tinggi tanaman 14 hst, selanjutnya media  tanam rockwool berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman selada pada variabel pengamatan jumlah helai daun. Pengaruh interaksi nutrisi dan media,berpengaruh pada variabel pengamatan jumlah helai daun dan panjang daun.
Keragaan Varietas Tebu Unggul Baru pada Fase Pembibitan dengan Pemberian Nano Silika Sari, Vega Kartika; Hariyono, Kacung
AGRITROP Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i2.3795

Abstract

Tebu merupakan akumulator silika yang berarti memerlukan banyak asupan silika. Pupuk silika (Si) dapat berasal dari berbagai sumber dan terobosan teknologi saat ini tersedianya Si dalam bentuk nano. Beberapa varietas tebu unggul baru belum diuji pada lahan marginal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian nano silika terhadap pertumbuhan fase bibit beberapa varietas unggul baru pada tanah entisol. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama aplikasi nano Si (S) terdiri atas aplikasi nano Si 0% (S1) dan aplikasi nano Si 30% (S2). Faktor kedua varietas unggul baru terdiri atas Bululawang (V1), NX-01 (V2), NX-02 (V3), dan VMC 86-550 (V4). Hasil penelitian menunjukkan pemberian nano Si tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan tebu fase pembibitan, sedangkan varietas dan interaksi nano Si x V berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tebu. Varietas VMC 86-550 menunjukkan rata-rata pertumbuhan yang lebih baik pada seluruh variabel pengamatan.
PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI PRE NURSERY DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (KULIT PISANG) DAN PUPUK NPK Setyorini, Titin; Hartati, Retni Mardu; Damanik, Agung Lesmana
AGRITROP Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i1.3284

Abstract

Ketersediaan tanah subur sebagai media tanam di pembibitan kelapa sawit semakin terbatas. Pemberian pupuk organik maupun anorganik pada media tanam untuk meningkatkan kandungan unsur hara sangat dibutuhkan oleh tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery dengan pemberian pupuk organik cair kulit pisang dan pupuk NPK. Penelitian dilaksanakan di Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan faktorial (dua faktor) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Faktor I adalah konsentrasi pupuk organik cair (POC) kulit pisang yang terdiri dari 4 aras yaitu: K0 = 0%, K1 = 10%, K2 = 20%, dan K3 = 30%. Faktor II adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari 4 aras yaitu: D0 = 0g/polibag, D1 = 1,25g/polibag, D2 = 2,5g/polibag, dan D3 = 3,75g/polibag. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian memperlihatkan terjadi interaksi nyata antara pemberian POC kulit pisang dan NPK terhadap parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat segar tajuk, berat kering akar. Kombinasi perlakuan terbaik adalah konsentrasi POC kulit pisang 10% dan dosis pupuk NPK 1.25 g/tanaman.Ketersediaan tanah subur sebagai media tanam di pembibitan kelapa sawit semakin terbatas. Pemberian pupuk organik maupun anorganik pada media tanam untuk meningkatkan kandungan unsur hara sangat dibutuhkan oleh tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery dengan pemberian pupuk organik cair kulit pisang dan pupuk NPK. Penelitian dilaksanakan di Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan faktorial (dua faktor) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Faktor I adalah konsentrasi pupuk organik cair (POC) kulit pisang yang terdiri dari 4 aras yaitu: K0 = 0%, K1 = 10%, K2 = 20%, dan K3 = 30%. Faktor II adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari 4 aras yaitu: D0 = 0g/polibag, D1 = 1,25g/polibag, D2 = 2,5g/polibag, dan D3 = 3,75g/polibag. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian memperlihatkan terjadi interaksi nyata antara pemberian POC kulit pisang dan NPK terhadap parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat segar tajuk, berat kering akar. Kombinasi perlakuan terbaik adalah konsentrasi POC kulit pisang 10% dan dosis pupuk NPK 1.25 g/tanaman.Ketersediaan tanah subur sebagai media tanam di pembibitan kelapa sawit semakin terbatas. Pemberian pupuk organik maupun anorganik pada media tanam untuk meningkatkan kandungan unsur hara sangat dibutuhkan oleh tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery dengan pemberian pupuk organik cair kulit pisang dan pupuk NPK. Penelitian dilaksanakan di Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan faktorial (dua faktor) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Faktor I adalah konsentrasi pupuk organik cair (POC) kulit pisang yang terdiri dari 4 aras yaitu: K0 = 0%, K1 = 10%, K2 = 20%, dan K3 = 30%. Faktor II adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari 4 aras yaitu: D0 = 0g/polibag, D1 = 1,25g/polibag, D2 = 2,5g/polibag, dan D3 = 3,75g/polibag. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian memperlihatkan terjadi interaksi nyata antara pemberian POC kulit pisang dan NPK terhadap parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat segar tajuk, berat kering akar. Kombinasi perlakuan terbaik adalah konsentrasi POC kulit pisang 10% dan dosis pupuk NPK 1.25 g/tanaman.

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 1 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 2 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian More Issue