cover
Contact Name
oktarina
Contact Email
oktarina@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science)
ISSN : 16932897     EISSN : 25020455     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGRITROP adalah publikasi ilmiah hasil penelitian ilmu-ilmu pertanian yang diterbitkan atau dikelola oleh dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal agritrop ini diterbitkan secara berkala tiap semester atau satu tahun dua kali terbit, yaitu pada Bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 416 Documents
RESPONS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) PADA PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN INTERVAL WAKTU APLIKASI PUPUK CAIR SUPER BIONIK Wardhana, Indra; Hasbi, Hudaini; Wijaya, Insan
AGRITROP Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.478 KB) | DOI: 10.32528/agr.v14i2.431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang kambing dan interval waktu aplikasi pupuk cair super bionik yang tepat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan dilahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember dari bulan November 2015 sampai bulan Januari 2015 dengan ketinggian ±89 meter diatas permukaan laut. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdapat dua faktor, Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang kambing terdiri dari P0: Kontrol, P1: 10 ton/ha (2 kg/plot), P2: 20 ton/ha (4 kg/plot), P3: 30 ton/ha (6 kg/plot) faktor kedua interval waktu aplikasi pupuk cair super bionik yaitu W0: Kontrol, W1: 5 hari sekali, W2: 10 hari sekali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan pemberian pupuk kandang kambing pada dosis 20 ton/ha (P2) memberikan hasil terbaik pada variabel pengamatan jumlah daun tanaman selada. Interval waktu aplikasi pupuk cair super bionik berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan diameter batang, tinggi tanaman, dan jumlah daun tanaman selada dengan interval waktu aplikasi 5 hari sekali. Pemberian dosis pupuk kandang kambing tidak berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman 7 hst dan 14 hst, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang (7,14,21) hst, tinggi tanaman 7 hst, jumlah daun (7,14,21) hst, panjang daun, lebar daun, luas daun, panjang akar, berat kering akar, berat berangkasan basah, dan berat berangkasan kering. Perlakuan interval waktu aplikasi pupuk cair super bionik berpengaruh nyata terhadap semua variabel pegamatan, dan tidak berpengaruh nyata pada variabel pengamatan diameter batang 14 hst dan 21 hst, jumlah daun 7 hst dan 14 hst. Interaksi antara pemberian dosis pupuk kandang kambing dan interval waktu aplikasi pupuk cair super bionik tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman selada, namun berpengaruh sangat nyata pada produksi tanaman selada dengan variabel pengamatan panjang daun, lebar daun, luas daun, panjang akar, dan berat kering akar.
PENGUATAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN KERANG DI KEDUNG COWEK, KECAMATAN BULAK SURABAYA Sulestiani, Aniek; Baroroh, Intan; Ekowanti, Mas Roro Lilik; Budiman, Karma
AGRITROP Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.433 KB) | DOI: 10.32528/agr.v15i1.801

Abstract

Masyarakat nelayan di pesisir Kedung Cowek Kenjeran merupakan kelompok masyarakat tertinggal memerlukan pengembangan produksi lokal berupa olahan kerang.Kondisi sekarang sedang aktif – aktifnya meningkatkan nilai jual kerang dengan berbagai  macam  sistem  pengolahan,  mengingat  banyaknya  hasil  kerang  laut  yang ditangkap nelayan dengan teknologi pengolahan hasilkerang dan pemasaran  yang sangat terbatas.Tujuan peningkatan pengolahan dengan sentuhan teknologi maupun pemasaran yang bagus. Permasalahan bagaimana memberi sentuhan teknologi dalam pengolahan kerang untuk peningkatan kapasitas produksi.penelitian ini bersifat deskriptif kulitatif   menggambarkan dan mengidentifikasi teknologi dalam pengolahan  kerang  serta identifikasi strategi pemasaran.  Pengumpulan data  dilakukan  dengan  cara  dokumentasi  produksi  dengan  teknologinya,  observasi lapangan kemajuan produksi dan Interview guide sumber informasi pengolahan kerang .Teknologi yang diterapkan bersifat tradisional (alat aduk) bergeser menggunakan teknologi pengaduk adonan.  Teknologi ini membuat bahan olahan  kerang lebih halus dan hasilnya lebih bermutu dan mempercepat   waktu pengolahan. Kelompok usaha olahan kerang bernama UKM “ BUNDA” telah menjadi koperasi berbadan hukum disebut Koperasi “Laut Barokah”. sedangkan kegiatan produksinya   telah memenuhi pasar lokal Surabaya dan luar Jawa dengan strategi pemasaran online. Hasil pemasaran produk di Sentra Ikan Bulak (SIB) Jl. Bulak Cumpat No. 1 Kota Surabayatelah dilakukan   secara online  dengan  alamat  www  //ukm  bunda.co.id  ,  sedangkan  pinjaman  pemodalannya melalui Koperasi “Laut Barokah” yang bergerak dalam unit simpan pinjam dengan bunga lunak.Kata kunci :teknologipengadukadonan, pemasaranproduk, modal
EKSPLORASI Bacillus spp., DARI PERAKARAN KUBIS SEBAGAI AGEN ANTAGONIS Xanthomonas campestris pv. campestris Agustina Wati, Fajar Dwi; Nurcahyanti, Suhartiningsih Dwi; Addy, Hardian Susilo
AGRITROP Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.197 KB) | DOI: 10.32528/agr.v15i2.1178

Abstract

Isolasi Bacillus spp diambil dari tanah rhizosfer kubis sehat di oven dengan suhu 80○C selama 1 jam dan ditumbuhkan pada media YPGA.Sebanyak 24 isolat Bacillus spp merupakan gram positif dan hipersensitif bersifat negatif. Isolat tersebut dilakukan uji zona penghambatan terhadap Xanthomonas campestris pv. campestris, terdapat 12 isolat yang membentuk zona hambatan. Ke 12 isolat Bacillus spp tersebut memiliki perbedaan ukuran daam membentuk zona hambatan dan memiliki mekanisme penghambatan bakteriostatik, isolat tersebut masing-masing diambil 2 perwakilan untuk kategori zona hambatan besar, sedang dan kecil. Terdapat 6 isolat terpilih, kemudian dilakukan karakterisasi yang terdiri dari uji oksidase, katalase, dan hidrolisa pati dan memiliki kesamaan dalam hasil karakeristiknya.
ANALISIS EKONOMI PAKAN TERNAK TERFERMENTASI BERBASIS LIMBAH AGROINDUSTRI PISANG DI KABUPATEN LUMAJANG Akhiriani, Shanti; Nurhayati, Nurhayati
AGRITROP Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.94 KB) | DOI: 10.32528/agr.v14i2.436

Abstract

Pakan ternak terfermentasi merupakan produk bernilai ekonomi yang bisa dihasilkan dari salah satu limbah agroindustri pisang, yaitu kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan dan efisiensi usaha pada agroindustri pakan ternak terfermentasi dari kulit pisang; dan (2) nilai tambah pada pemanfaatan kulit pisang menjadi pakan ternak terfermentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif dan analitik. Pengambilan data pada penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri pakan ternak terfermentasi menguntungkan dan efisien untuk diusahakan berdasarkan analisis pendapatan dan nilai R/C ratio, yaitu pendapatan agroindustri pakan ternak terfermentasi untuk produksi setiap hari sejumlah Rp 567.179,00 dengan nilai R/C ratio 1,54.  Agroindustri pakan ternak terfermentasi memberikan nilai tambah positif untuk setiap kilogram bahan baku yang digunakan, yaitu sebesar Rp 393,48 atau 62,98% dari nilai produk.
PENGEMBANGAN TEBU PRODUK REKAYASA GENETIK SUT DENGAN INSERSI GEN SUCROSE PHOSPHATE SYNTHASE Aswan, Mohamad Syaifudin
AGRITROP Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.166 KB) | DOI: 10.32528/agr.v15i2.1183

Abstract

Tebu produk rekayasa genetika SUT (PRG SUT) merupakan tebu overekspresi gen SoSUT1 yang diketahui mampu meningkatkan produksi Sucrose trasporter (SUT). SUT merupakan protein membrane yang berfungsi sebagai protein transporter sukrosa dari jaringan asimilasi ke jaringan penyimpanan. Peningkatan translokasi sukrosa harus di imbangi dengan peningkatan sintesis sukrosa di organ asimilasi. SoSPS1 merupakan gen pengkode Sucrose phosphate synthase yang merupakan enzim kunci dalam sintesis sukrosa di sitosol. Insersi gen SoSPS1 pada tebu Produk rekayasa genetika SUT dipandang perlu untuk mendapatkan tebu dengan sintesis sukrosa tinggi.  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tanaman tebu produk rekayasa genetic SUT - SPS. Insersi gen SoSPS1menggunakan vektor Agrobacterium tumefaciens LBA4404 pembawa konstruk pKYS-SoSPS1. Parameter keberhasilan penelitian ini adalah terintegrasinya konstruk pKYS-SoSPS1 kedalam genon tanaman Tebu PRG SUT dengan uji ketahanan terhadap media seleksi antibiotik dan analisis PCR. Penelitian ini berhasil mendapatkan 10 tanaman tebu PRG SUT-SPS.
STUDI KARAKTERISTIK AGRONOMI BEBERAPA VARIETAS TEBU (SaccharumofficinarumL.) HASIL KULTUR JARINGAN PADA BERBAGAI JARAK TANAM Rosyady, Muhammad Gufron; Hartatik, Sri; Munandar, Denna Eriani; Winarsih, Sri
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.066 KB) | DOI: 10.32528/agr.v11i1.663

Abstract

Swasembada gula 2014 dapat dicapai jika terdapat peningkatan potensi bobot dan rendemen tebu di lahan.Potensi tebu optimal jika berasal dari sumber benih yang optimal. Sumber benih yang optimal dapat diperolaeh dari teknik kultur jaringan. Benih hasil kultur jaringan terbebas dari hama penyakit. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh varietas dan jarak tanam terhadap karakteristik agronomi tebu hasil kultur jaringan. Penelitian disusun menurut percobaan berfaktor 4x3 dengan tiga ulangan menggunakan rancangan Split Plot Design (Rancangan Petak Terbagi).Dua faktor perlakuan yang diuji yaitu jarak tanam (P) dan varietas (V) tebu.Hasil penelitian menunjukkan jarak tanam optimal untuk tanam tebu yaitu (100 x 50) cm. Varietas yang berpotensi untuk menghasilkan rendemen optimum adalah PS 881. Varietas yang berpotensi memberikan tonase optimum yaitu PS 862.Kata kunci :  Benih, kultur jaringan, varietas, mata tunas.
PENGARUH KETEBALAN DAN KOMPOSISI MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR MERANG Setiyono, Setiyono; Gatot, Gatot; Arta, Roky Adem
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.908 KB) | DOI: 10.32528/agr.v11i1.668

Abstract

Jamur merang dapat tumbuh pada media yang berasal dari limbah pertanian yaitu jerami padi, hal ini disebabkan karena jerami mempunyai kandungan selulosa yang tinggi, jerami juga dapat dikomposkan dengan mudah.Selain itu jamur merang dapat juga tumbuh pada media lainnya seperti kulit buah kopi, ampas batang aren, limbah kelapa sawit, ampas sagu, sisa kapas, ampas tebu, kulit buah pala dan lain sebagainya. Dalam proses pertumbuhan jamur merang selain tergantung pada nutrisi yang tersedia dalam media juga dipengaruhi faktor lingkungan. Ketebalan dan cara penempatan media tumbuh akan menciptakan kondisi lingkungan terutama suhu, kelembaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan dengan jenis media yang digunakan terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang,.Penelitiandilakukandalam "kumbung" (rumah jamur)di DesaMangaranKecamatanJenggawah, KabupatenJember. Penelitian ini disusun dengan pola dasar Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan, faktor pertama adalah ketebalan dan faktor kedua adalah komposisi media. Hasil penelitian menunjukkan(1) tidak terdapat interaksi antara perlakuan ketebalan dan komposisi media terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil jamur merang, (2) media kotoran ayam berpengaruh nyata terhadap jumlah total seluruh tubuh buah, dimana media kotoran ayam memberikan hasil yang tertinggi, dan (3) perlakuan ketebalan media berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang.. Kata Kunci : Jamur merang, komposisi media, ketebalan media.
PENGARUH KOMPOSISI NUTRISI HIDROPONIK DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOY (Brassica chinensis L.) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK Suhardjono, Hadi; Guntoro, W
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.557 KB) | DOI: 10.32528/agr.v11i1.673

Abstract

Hidroponik adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan tentang usaha penanaman tanpa menggunakan media tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisinutrisi hidroponik dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy yang ditanam secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan di screenhouse milik Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Penelitian ini  merupakan percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang tiga kali. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama komposisi nutrisi hidroponik dan faktor kedua adalah varietas pakchoy.  Hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang nyata antara komposisi nutrisi hidroponik dengan varietas pakchoy, tetapi terdapat pengaruh pertumbuhan yang sangat nyata dari dua jenis varietas pakchoy yang dibudidayakan pada kondisi lingkungan dengan perlakuan komposisi nutrisi hidroponik yang sama. Kata kunci : Nutrisi hidroponik, hidroponik, varietas, Pakchoy.
EKSPLORASI DAN KARAKTERISASI BUAH SPESIES KERABAT MANGGA DI SITUBONDO [ EXPLORATION ANDCHARACTERIZATION OF RELATIVES MANGO FRUIT SPECIES IN SITUBONDO ] Ichsan, Muhammad Chabib; Suroso, Bejo
AGRITROP Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.343 KB) | DOI: 10.32528/agr.v12i1.696

Abstract

Eksplorasi relatif spesies mangga (Mangifera indica L.), yaitu Hambawang (MangiferafoetidaL), Putaran (Mangiferasp.),  Kasturi (Mangga casturiD.), dan Gandria (Boueamacropylla Griff) dilakukan diempat perkebunan di Kabupaten Situbondo Jawa Timur pada bulan April 2013 sampai dengan Januari 2014. Perbedaan antara accesions yang ditandai dengan jenis buah, bentuk, tekstur kulit, panjang buah, warna kulit, tekstur daging, warna daging dan rasa. Musim berbuah dan hasil antara mangga relatif spesies yang berbeda. Hasil karakterisasi dapat digunakan sebagai bahan dalam pemuliaan mangga. Kata kunci : Eksplorasi, spesies kerabat mangga, karakterisasi.
PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN DAYA SAING JERUK LOKAL UNTUK MEMPERKOKOH EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN Henik Prayuginingsih, Muhammad Chabib Ichsan
AGRITROP Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.96 KB) | DOI: 10.32528/agr.v13i2.85

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) merumuskan model peningkatan daya saing jeruk lokal sebagai upaya untuk memperkokoh ekonomi masyarakat pedesaan; 2) evaluasi penerapan keterandalan dan penyempurnaan model tersebut pada skala yang lebih luas di Jawa Timur. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Banyuwangi, Tulung Agung dan Magetan dengan jumlah sampel sebanyak 280 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini selain menggunakan metode Participatory Rural Appraisal, Focus Group Discussion, Rapid Rural Apprasial dan Indept Interview dan Survey. Teknik analisis data menggunakan analisis keunggulan komparatif dan kompetitif dengan perhitungan nilai DRCR (Domestic Resources Cost Ratio) dan PCR (Private Cost Ratio). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa daya saing kompetitif dan komparatif jeruk lokal hasil keprok Siem adalah tinggi yang ditunjukkan dengan nilai PCR 0,4261 dan nilai DRCR 0,4397. Jeruk non keprok Siem juga mempunyai daya saing kompetitif tinggi dengan nilai PCR 0,3679, namun daya saing komparatif cukup tinggi dengan nilai DRCR 0,5135. Meskipun daya saing kompetitif dan komparatif tinggi, namun keuntungan rata-rata per hektar jeruk non keprok Siem hanya sebesar Rp 743.681/ha/bulan lebih kecil dari UMR Kabupaten Tulungagung dan memberikan kontribusi kepada pendapatan keluarga sebesar 33,96%. Sedangkan jeruk keprok Siem meskipun mempunyai daya saing komparatif dengan kategori cukup tinggi namun keuntungannya lebih tinggi, yaitu Rp 1.483.742/ha/tahun dan mempunyai kontribusi 48,05% terhadap pendapatan keluarga. Terdapat enam sarana produksi yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing jeruk lokal, yaitu sumberdaya manusia, teknologi, modal, bahan baku, mesin dan pasar.Kata kunci : daya saing jeruk lokal, keunggulan komparatif dan kompetitif

Page 9 of 42 | Total Record : 416


Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 1 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 2 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian More Issue