cover
Contact Name
Syahid
Contact Email
syahid.lppm@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sosioekons.ips@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosio e-kons
ISSN : 20852266     EISSN : 25025449     DOI : -
Sosio e-kons memuat berbagai artikel ilmiah meliputi Ilmu Sosial, Ekonomi, Sejarah dan Bimbingan Konseling. Semoga jurnal ilmiah ini memberikan kontribusi dalam diseminasi keilmuan Ilmu Sosial, Ekonomi, Sejarah dan Bimbingan dan Konseling sehingga memberikan manfaat teoritis bagi ilmuan dan manfaat praktis bagi kalangan akademisi
Arjuna Subject : -
Articles 311 Documents
Foreign ownership, financial leverage dan price to earning ratio (P/E) Pristin Prima Sari; Sri Hermuningsih
Sosio e-Kons Vol 10, No 1 (2018): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.251 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v10i1.2218

Abstract

This study aims to find empirical evidence of the influence of Financial Leverage, Foreign Ownership to Price ToEarning Ratio (P / E) on non-financial companies in Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2012-2016. The samples in this research are 46 non-financial companies in Indonesia Stock Exchange in 2012-2016. Data in the form of panel with fixed effect method with inflation control variable and firm size. We use E-Views 9th Edition for analysis data. The results of this study simultaneously show that financial leverage with Debt to Equity (DER) as a proxy, foreign ownership, Inflation and firm size proportion have significant positive effect (0,000 significance) on price to earning ratio (P / E). Partially shows that Financial leverage has negativesignificant effect (significance 0.000) to P / E. Foreign ownership has negativesignificant effect (significance 0,000) to P / E. Inflation has no effect (significance 0.000) to P / E. Firm Size has negative significant effect (significance 0.000) to P / E. This research is useful for shareholders, corporate and government management in taking policies related to foreign ownership, financial leverage and price to earnings ratio (P / E).Keywords : Financial Leverage, Foreign Ownership, Price to Earning Ratio, IDX
PERSEPSI MASYARAKAT SETU BABAKAN TERHADAP PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI DALAM UPAYA MELESTARIKAN KEBUDAYAAN BETAWI Priarti Megawanti
Sosio e-Kons Vol 7, No 3 (2015): sosio e-kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.794 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v7i3.699

Abstract

Culture is a reflection of the personality of a nation. Therefore, if the people had no longer pretend their culture, they would lose their personality as the core of Jakarta residents who took part increasing the development of Jakarta. Culture can be form as ideas (custom or norm), activities (exemplified in the form of day-to-day tradition), and art. The people that living in the area Setu Babakan, directly or indirectly, be a mover and supporter of the Betawi’s culture that was raised in the Perkampungan Budaya Betawi. Therefore, society's perception of the Betawi’s culture is important to be explored more deeply, because society that determines whether or not the Betawi’s culture took place. All of it depends on the perception of the communities on the Betawi’s culture. Keywords: Perception, culture, Betawi
PERANAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKANKEDISIPLINAN BELAJAR SISWA Afiatin Nisa
Sosio e-Kons Vol 8, No 3 (2016): sosio e-kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.602 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v8i3.1161

Abstract

The purpose of this research is to find out The Role Of Counselling Teacher in Developing The Discipline of Students Learning at MTs Ar Rahmah East Jakarta, by using qualitative method with descriptive approach. The source of the data in this research is the headmaster, counseling teacher,and grade VII of 80 students through purposive sampling technique. Research Instrument used in this research are questionnaire, interview, and observation. Questionnaire filled out by students, interviewis done for headmaster and counseling teacher and observation is used in observing the school environment. The conclusion of the research is there are a Very Strong Category in The Role Of Counselling Teacher in Developing The Discipline of Students Learning at MTs Ar Rahmah EastJakarta.Keyword: The Role of Counselling, The Discipline of Student Learning
Strategi Pengendalian Biaya dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Departemen Makanan dan Minuman (Food & Beverage Department) Kapidin Kapidin
Sosio e-Kons Vol 9, No 2 (2017): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.753 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v9i2.1944

Abstract

ABSTRACTThe strategy of cost control specifically for food and beverage cost is to improve the productivity of operations Food and Beverage Department of Nikko Hotel Jakarta. Food and Beverage Department is one of the major Department in the hotel, where preparation for operational is deemed as important in order to achieve the goal of hotel management to the strategy of cost control. The implementation of strategy covers all source of Food and Beverage cost in the Food and Beverage section, such as the kitchen section for food production, and bar section for beverage production. The result of strategic implementation comes from how to order food and beverage materials from the storeroom or the direct order to the supplier which should be in accordance with daily necessaries. The daily storage should be also aligned with the material classification, which consists of groceries or perishables materials where they are different in characteristics. Manpower of the Food and Beverage Department should be professional, they are required to know how to reduce foods and beverages cost according to the responsibilities in the section. The result of the strategic cost control foods and beverages cost in the Food and Beverage Department  of Nikko Hotel Jakarta are as follows : Food inventory turn over = 0,92 x 30 is 27,6 days, my budget is 30 days, with 2,4 days under the budget, beverages inventory turn over = 1,76 x 30 is 52,8 days, my budget is 60 days, with 7,2 days under the budget, average check per guest in budget is IDR 43.424, the result is IDR 49.637, that over budget is IDR 6.213, food cost percentage 33,9 %, budget is 35 %. Under budget 1,1 %, beverage cost percentage by budget 25 %, the result is 22,44 %, under budget 2,56 %, percentage of labor cost, the budget is 24,0 %, the result is 19,75 %, under budget 4,25 %, department profit percentage is 33,7%, in budget 28,6 %, with 5,1 % over the budgetKeywords: Cost Control Strategy, Food and Beverage Cost, Productivity ABSTRAKStrategi pengendalian biaya, khususnya untuk biaya bahan makanan dan biaya bahan minuman adalah dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas dari operasional bagian makanan dan minuman di Hotel Nikko Jakarta. Bagian makanan dan minuman merupakan salah satu dari bagian (departemen) yang besar di hotel, di mana harus mempersiapkan pelayanan kebutuhan makanan dan minuman bagi tamu, dalam rangka untuk pencapaian tujuan manajemen hotel, melalui strategi pengendalian biaya. Dalam penerapan strategi melibatkan seluruh sumber daya yang ada pada bagian makanan dan minuman, seperti seksi dapur untuk produk makanan, dan seksi bar untuk produk minuman. Hasil dari penerapan strategi pengendalian biaya dimulai dari bagaimana pengambilan persediaan bahan dari gudang, atau pemesanan langsung kepada rekanan/pemasok, disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari. Gudang harian pada operasional juga harus menyesuaikan klasifikasi bahan makanan dan bahan minuman, mana yang termasuk bahan yang tahan lama, dan mana bahan yang mudah rusak, harus disesuaikan karakteristiknya dalam sistem penyimpanan. Sumber daya manusia dari bagian makanan dan minuman harus memiliki keahlian, dituntut untuk dapat menekan biaya pada seksi masing-masing. Hasil dari penerapan strategi pengendalian biaya bahan makanan dan bahan minuman di Hotel Nikko Jakarta adalah sebagai berikut : Perputaran persediaan makanan = 0,92 x 30 adalah 27,6 hari, dari anggaran 30 hari, jadi 2,4 di bawah anggaran, perputaran persediaan minuman = 1,76 x 30 adalah 52,8 hari, dari anggaran 60 hari, di bawah anggaran 7,2 hari, rata rata orang makan per tamu, anggaran Rp. 43.424,-- dicapai Rp. 49.6377,-- di atas anggaran Rp. 6.213,--, rasio biaya biaya makana = 33,9 % dari anggaran 35 %, di bawah anggaran 1,1 %, rasio biaya minuman = 22,44 % dari anggaran 25 %, jadi di bawah anggaran 2,56 %, rasio biaya karyawan = 19,75 % dari anggaran 24 %, di bawah anggaran 4,25 %, rasio laba departemen = 33,7 % dari anggaran 28,6 % adalah di bawah anggaran 5,1 %.Kata kunci : Strategi Pengendalian Biaya, Biaya Bahan Makanan dan Bahan Minuman, Produktivitas
Identification of Problems and Solution of The Micro Small Middle Entreprise with Nvivo-Software Siska Maya; Larisa Yohanna
Sosio e-Kons Vol 10, No 2 (2018): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.2 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v10i2.2606

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah bahasan yang sangat menarik karena perkembangan UMKM sangat memberikan dampak yang baik terhadap perekonomian. Manfaat yang didapat oleh negara sangat banyak sekali dampaknya jika perkembangan UMKM semakin baik. Salah satunya adalah pengangguran akan semakin menurun karena dengan banyaknya UMKM bermunculan maka sangat berhubungan positif dengan kebutuhan tenaga kerja. Selain itu, dengan sedikitnya pengganguran tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja yang menjadi hambatan Usaha Mikro Kecil Menengah selama ini dan bagaiman solusi jangka pendek yang dilakukan pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah. Hambatan dan solusi yang diteliti adalah usaha mikro kecil menengah ‘shusimurah’ yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PAJAK USAHA KECIL MENENGAH (UKM) Wening Estiningsih
Sosio e-Kons Vol 6, No 1 (2014): sosio e-kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.76 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v6i1.1716

Abstract

Salah satu pendapatan suatu negara berasal dsari pajak, pendapatan negara tersebut dapat diperoleh dari seluruh potensi sumber daya yang berasal dari dalam negeri. Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) dari tahun ke tahun, senantiasa memberikan tugas kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk menaikkan penerimaan pajak kepada negara. Kepatuhan wajib pajak (tax compliance) dalam memenuhi tanggung jawab perpajakan merupakan salah satu kendala yang dapat menghambat keefektifan pemungutan pajak. Usaha kecil, dan menengah (UKM) merupakan sektor ekonomi yang mempunyai peran cukup besar dalam perekenomian nasional. Namun pada kenyataanya Ketidakimbangan kontribusi UKM dalam membayar pajak terjadi mis-match yang merupakan suatu indikasi bahwa tingkat ketaatan UKM dalam memenuhi kewajiban perpajakan masih sangat rendah.Kata kunci : pajak, kepatuhan pajak, Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
ANALISA STRATEGI DAYA SAING MENGGUNAKAN FIVE FORCES ANALYSIS PADA PT GAJAH TUNGGAL Widiyarini Widiyarini
Sosio e-Kons Vol 7, No 1 (2015): sosio e-kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.886 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v7i1.2519

Abstract

PT Gajah Tunggal sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam sektor industri otomotif dan komponen khususnya produksi ban turut memberikan konstribusi terhadap perkembangan industri dalam negeri. Ketatnya persaingan perusahaan produsen ban yang ada di Indonesia saat ini, memaksa PT Gajah Tunggal untuk mampu meningkatkan daya saingnya. Dengan melakukan analisa daya saing menggunakan metode five force analysis dapat diketahui bagaimana kekuatan posisi bisnis PT Gajah Tunggal terhadap para pesaingnya. Tujuan penulis ini adalah untuk mendapatkan subyek data apa yang perlu diketahui oleh PT Gajah Tunggal setelah mempelajari kondisi perusahaan, perkembangan pasar ban dan persaingan industri ban melalui analisa yaitu membandingkannya dengan lima daya Porter (five force analysis) meliputi persaingan diantara perusahaan sejenis, kemungkinan masuknya pendatang baru, potensi pengembangan produk pengganti, kekuatan daya tawar pemasok (supplier) dan kekuatan daya tawar pembeli. Hasil analisa dapat disimpulkan bahwa ancaman terhadap profitabilitas PT Gajah Tunggal cukup tinggi sehingga berada pada lingkungan industri yang membutuhkan kemampuan daya saing agar bisa terus eksis dalam perdagangan ban global. Berdasarkan penilaian strategi diketahui bahwa subyek data yang diperlukan PT Gajah Tunggal adalah pemasok (supplier), pelanggan, market, produk dan utang. Kata kunci: Daya Saing, Five Forces Analysis
PROFIL PEDAGANG KAKI LIMA DAN EVALUASI KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA Indah Yuliasari
Sosio e-Kons Vol 8, No 2 (2016): sosio e-kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.353 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v8i2.915

Abstract

This study aimed to determine the profile Street Vendors at the location specified by the City, as well as the wishes of the people of the existence of street vendors. By studying the behavior of Street Vendors then be recognizable traits and stuff so it can be made the planning and arrangement in accordance with the Street Vendor Profile so that the evaluation of public policies that can be implemented.There is a need for Street Vendors by society makes the existence of street vendors even more and more. Surabaya City Government through the Regional Regulation No. 17 of 2003 on Structuring Traders Five feet have attempted to organize street vendors, among others, the determination of the location of the street vendors, but still not effective. Which is marked with the number of offenses committed by street vendors. From the location specified by the government of Surabaya, Surabaya Bungkul Park area is the perfect location as the location of street vendors because people are still high levels of traffic and a location that is in demand by the public and street vendors. Keywords: Street Vendor Profile, Evaluation of Public Policy
Paham Nasionalisme dan Pergerakan Kebangsaan di Indonesia dari Tahun 1900-1942 Iramdhan Iramdhan
Sosio e-Kons Vol 9, No 1 (2017): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.2 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v9i1.1687

Abstract

ABSTRACTPenelitian aims to understand or further understand the role of nationalist understanding of the nationalist movement in Indonesia. The method used in this research is a literature study method to conduct research some important documents, read and examine the books and other resources related to the title. Heuristics, with traces of book collecting relics of the past, as well as make comparisons avatar opinion of some writers who have some differences. Historically, many methods used in historical research merekonstraksikan past attempts to systematically and objectively by collecting and evaluating and systematize robust conclusions that are connected with the facts. The results of this study indicate that in general national movement in opposing and fighting the invaders are repleksi resistance as a result of repression committed by the invaders. Growing and growing nationalist movement carried out by the Indonesian figures are also influenced by the ideology of new growth in mainland Europe in its time was the idealism formation of dissatisfaction with layers of European society in the joints of life, growth, and development of Understand-understood new such as nationalism, liberalism, socialism and democracy that spread across the world make basic materials rose and the growth of the Indonesian National movement. In addition to the influence of Understand-understood new Indonesian national movement also influenced by the presence of the nationalist movement that occurred in mainland Asia and Africa, Imperialism western nations lead the nations of the Asia-Africa losing political independence, on the other nations of Asia and Africa are also experiencing suffering in social-economic and cultural. Asian-African nationalism not only wants to pursue national independence but also has other properties that have some aspect of Indonesian National opening. Pergerakan is a reflection of a sense sebuh oppressed because of colonization that happened, the development of the Indonesian National Movement is a process of resistance undertaken by the Indonesian people because of the existence of the factors driving the arrival of domestic and external factors, as well as their understanding of the formation of new ideologies and national movements grew in Asia and Africa. Keywords: Understand Nationalism and National Movement in IndonesiaABSTRAKPenelitian ini betujuan untuk memahami atau memahami lebih jauh peranan paham nasionalime terhadap pergerakan kebangsaan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan dengan mengadakan penelitian beberapa dokumen penting, membaca serta meneliti buku-buku dan sumber lainnya yang berkaitan dengan judul. Heuristik, dengan menghimpun jejak buku peninggalan masa lampau, serta mengadakan perbandingan anatar pendapat beberapa penulis yang memiliki  beberapa perbedaan. Historis, metode yang banyak digunakan dalam penelitian sejarah yang mencoba untuk merekonstraksikan masa lampau secara sistematis dan obyektif   dengan cara mengumpulkan dan mengevaluasi serta mensistematiskan kesimpulan yang kuat yang dihubungkan dengan fakta. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya pergerakan nasional dalam menentang dan melawan   penjajah adalah repleksi perlawanan sebagai akibat penindasan yang dilakukan oleh penjajah. Tumbuh dan berkembangnya Pergerakan nasional  yang dilaksanakan oleh para tokoh Indonesia juga dipengaruhi oleh paham-paham baru yang berkembang didaratan Eropa yang pada zamannya merupakan idealisme pembentukan dari rasa ketidakpuasan lapisan masyarakat Eropa pada sendi-sendi kehidupan, Tumbuh dan berkembangnya Paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme dan demokrasi yang menyebar ke seluruh dunia menjadikan bahan dasar bangkit dan tumbuhnya Pergerakan Nasional Indonesia.  Selain adanya pengaruh Paham-paham baru,  pergerakan   nasional   Indonesia juga  dipengaruhi   oleh  adanya  pergerakan kebangsaan yang terjadi di daratan Asia dan Afrika, Imperialisme bangsa barat menyebabkan bangsa-bangsa di Asia-Afrika kehilangan kemerdekaan politik, selain itu bangsa-bangsa Asia-Afrika juga mengalami penderitaan dibidang sosial-ekonomi dan kebudayaan. Nasionalisme bangsa   Asia-Afrika bukan hanya mau mengejar kemerdekaan nasional melainkan juga mempunyai sifat-sifat lain sehingga memiliki beberapa aspek penting.Pergerakan Nasional Indonesia merupakan sebuh refleksi dari rasa tertindas karena penjajahan yang dialaminya, perkembangan Pergerakan Nasional Indonesia merupakan proses perlawanan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia karena adanya dari faktor-faktor pendorong yang datangnya dari dalam negeri maupun faktor dari luar serta adanya pemahaman dari sekian pembentukan paham-paham baru serta pergerakan nasional yang tumbuh di Asia dan Afrika.Kata kunci: Paham Nasionalisme dan Pergerakan Kebangsaan di Indonesia
Pengaruh Desain Daftar Menu Terhadap Keputusan Pembelian Widya - Nuriyanti; Siska Maya
Sosio e-Kons Vol 9, No 3 (2017): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.43 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v9i3.1544

Abstract

ABSTRACTMenu listing design needs to have a visual power that attracts the attention of consumers and to be able to compete with other cafes. Design Objectives in the menu list becomes important, because its existence is not limited to the menu information offered but as the attraction of the cafe and can increase sales. In addition to the Design in the menu list also to find out how much influence on consumers in purchasing decisions. This study uses a quantitative approach where quantitative research emphasizes the testing of theories through measurement of research variables with numbers and performs analysis with statistical procedures. Data collection techniques using questionnaires that refer to the three aspects of the variable from the menu list of elements of color, typeface, text, illustrations or drawings. The results show that the elements of color, text, illustrations and images have an important effect on the design of the cafe menu list of purchasing decisions. Of the three most dominating elements in purchasing decisions is the color element because the color menu design is more important than the black and white café menu designKeywords: Cafe, List menu, Purchase DecisionABSTRAK Desain daftar menu perlu memiliki kekuatan visual yang menarik perhatian konsumen dan agar mampu bersaing dengan kafe lainnya. Tujuan Desain dalam daftar menu menjadi penting, karena keberadaannya bukan sebatas informasi menu yang ditawarkan tetapi sebagai daya tarik dari kafe tersebut dan dapat meningkatkan penjualan. Selain itu Desain dalam daftar menu juga untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap konsumen dalam keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana penelitian kuantitatif lebih menekankan pada pengujian teori- teori melalui pengukuran variabel- variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis dengan prosedur statistik. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang mengacu pada tiga aspek variabel dari daftar menu yaitu elemen warna, jenis huruf, tulisan, ilustrasi atau gambar. Hasil menunjukkan bahwa elemen warna, tulisan, ilustrasi dan gambar berpengaruh penting dalam desain daftar menu kafe terhadap keputusan pembelian. Dari ketiga elemen yang paling mendominasidalam keputusan pembelian adalah elemen warna karena desain menu berwarna lebih penting dari desain menu kafe yang  hitam putih. Keywords: Kafe, Daftar Menu, Keputusan Pembelian

Page 8 of 32 | Total Record : 311