cover
Contact Name
FAHRUDDIN KURDI
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.lppmstikespemkabjombang@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 25809156     EISSN : 26218305     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication of community service activities in the health sector. The public service journal is published every six months twice a year. Public service journal published by STIKES Pemkab Jombang. The publication of this journal aims to understand and evaluate community service activities as the implementation of research results, application of appropriate technology, dissemination of innovation, and development of community empowerment model. The written articles have not been published in public service journals either nationally or internationally.
Arjuna Subject : -
Articles 268 Documents
PENERAPAN ART THERAPY MEMBATIK COLET SEBAGAI UPAYA MEMELIHARA FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI POSYANDU BAROKAH, KELURAHAN KLAMPIS NGASEM, KECAMATAN SUKOLILO, KOTA SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR: The Application of Art Therapy Batik Colet as An Effort to Maintain Elderly Cognitive Functions in Posyandu Barokah, Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur Elida Ulfiana; Makhfudli; Kusnul Chotimah; Zenitha Rani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.129 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.563

Abstract

Klampis Ngasem is one of the areas in East Surabaya, precisely in Sukolilo sub-district, Surabaya. The target group in the community partnership program (PKM) is the Elderly Posyandu "Barokah" in RW 3. Problems that occur in the Elderly Barokah Posyandu are less varied activities and innovation so that some elderly are less interested and bored to follow routinely as indicated by the presence of the elderly < 75%, the absence of efforts to prevent dementia that is carried out regularly and continue for the elderly, lack of elderly knowledge about changes in cognitive function and efforts to maintain cognitive function so as to prevent dementia, and the availability of leisure time for the elderly in addition to routine posyandu activities and those that have not been utilized to be useful and productive. The solution to overcome these problems is through the application of Art Therapy to make colet batik. The purpose of this community service is to help express themselves, maintain the cognitive function of the elderly and provide new skills in making batik as an activity in the Posyandu Elder Barokah Klampis Ngasem Village. The activities carried out are screening to see the cognitive function of the elderly using Mini mental state examination (MMSE) and clock drawing test (CDT), counseling about prevention of dementia which includes knowing dementia, prevention of dementia, and art therapy, batik colet training with demonstration methods, and simulation. The results of batik colet will be processed again with the help of cadres or the elderly who have sewing skills to be used as sofa pillowcases. From this process, a work or product will be produced from the batik colet method.
MANAJEMEN CEDERA AKIBAT OLAHRAGA PADA PELAJAR SMA DI KECAMATAN PRINGSURAT MUKHAMAD MUSTA'IN
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.041 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.569

Abstract

Olahraga merupakan kegiatan yang sangat digemari oleh semua manusia dari berbagai usia, baik kalangan tua ataupuan muda. Masa SMA merupakan masa yang aktif dalam perkembangan kehidupannya. Banyak siswa SMA yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga seperti sepakbola, futsal, voli, baket dan lainnya. Kurangnya kehati- hatian saat berolahraga, para siswa sering mengalami suatu cedera. Pemberian informasi dan ketrampilan yang tepat tentang manajemen cedera melalui pelatihan manajemen cedera akut dan kronik dinilai sebagai salah satu upaya pencegahan atau meminimalkan kerusakan cedera lebih lanjut akibat olahraga. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan siswa tentang penanganan cedera pada fase akut atau kronik. Metode yang digunakan adalah melakukan skreening pengetahuan tentang manajemen cedera olahraga, selanjutnya pelaksanaan pelatihan manajemen cedera. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah seluruh siswa mengikuti pelatihan manajemen cedera dan pemahaman siswa tentang penangan cedera sebelum pelatihan yaitu pengetahuan kurang (14%), pengetahuan cukup (46%) dan pengetahuan baik (40%) dan saat posttest pengetahuan kurang 2%, Cukup 20% dan Baik 78%. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta menjadi sebagian besar baik. Dengan demikian melalui pengabdian masyarakat para siswa diharapkan dapat melaksanakan upaya pencegahan cedera akibat olahrga dengan baik.
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA GAWAT DARURAT PADA KARANG TARUNA: Emergency Skill Training for Youth Group Anas Tamsuri; Aris Dwi Cahyono; Bambang Wiseno; Endah Wahyuningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.309 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.582

Abstract

Pendahuluan : Keadaan gawat darurat dapat terjadi secara tiba-tiba dan dapat berdampak kecacatan bahkan kematian. Pertolongan pertama sangat penting sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi hal yang lebih parah atau mengalami kematian. Kegiatan Pengabdian masyarakat dilakukan untuk memberikan bekal kepada kelompok karang taruna untuk meningkatkan pemahaman tentang gawat darurat serta meningkatkan ketrampilan pemuda karang taruna untuk memberikan bantuan hidup dasar (basic life support) sebagai pertolongan gawat darurat. Metodologi : Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pendidikan dan pelatihan menggunakan teknik ceramah, tanya jawab dan demonstrasi dalam 2 hari kegiatan. Peserta pelatihan terdiri atas 50 pemuda anggota Karang Taruna. Hasil : Setelah dilakukan pelatihan peserta menyatakan mendapat pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi mereka. Hasil pre dan post test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari rata-rata nilai 34,96 (SD + 9,96), menjadi menjadi 62,48 (SD + 11,82). Hasil uji Korelasi terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan. Diskusi/ Kesimpulan : Pelatihan mampu merangsang indera dan motivasi belajar untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Pemuda Karang Taruna dalam memberikan pertolongan pertama gawat darurat. Kata Kunci : Karang Taruna, Pelatihan, Pertolongan Gawat Darurat
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM DIVERSIFIKASI BUAH NAGA TIDAK LAYAK JUAL (GRADE B DAN C): Empowerment of Housewives In Diversification of In Appropriate Dragon Fruit (Grades B and C) Sylvia Dwi Wahyuni; Rista Fauziningtyas; Setho Hadisuyatmana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.454 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.583

Abstract

Tren produksi buah naga di Banyuwangi mengalami peningkatan setiap tahun. Jenis buah naga yang banyak dibudidayakan adalah buah naga merah. Hasil panen buah naga warga Glagah Agung dijual pada pengepul. Harga jual buah naga dari petani pada pengepul jauh dibawah harga jual kepada konsumen. Selain itu, harga jual buah naga dengan grade B dan C hampir setengah dari harga jual buah naga grade A dan ketika panen raya buah naga grade B dan C tidak laku dijual sehingga dibuang di belakang pekarangan rumah warga, menjadi pakan ternak sapi atau kambing atau dibuang ke sungai. Sementara itu, sebagian besar ibu di Desa Glagah Agung merupakan ibu rumah tangga yang belum produktif secara ekonomi. Para ibu mengeluh tidak memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk mengolah buah naga sehingga buah naga grade B dan C dibiarkan begitu saja sampai busuk. Selain itu, para ibu membutuhkan informasi terkait pembukuan sederhana untuk memulai usaha, penghitungan laba rugi serta cara untuk memasarkan produk, khususnya secara online. Metode yang digunakan untuk pemberdayaan adalah kerjasama dengan petani buah naga sebagai penyedia bahan baku buah naga grade B dan C, pelatihan pembuatan jenang dan sirup, pelatihan pengemasan jenang dan sirup, pengadaan fasilitas pembuatan jenang dan sirup, pelatihan manejemen pembukuan sederhana, dan pembuatan media pemasaran online melalui instagram, fanspage, dan tokopedia. Luaran pengmas ini adalah produk sirup dan jenang buah naga, publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN/prosiding, publikasi pada media cetak/online, peningkatan penerapan IPTEK di masyarakat, penerapan inovasi baru, dan penerapan metode pembuatan jenang dan sirup. Kata kunci: diversifikasi, buah naga, ibu rumah tangga
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES DI PROLANIS PUSKESMAS KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG: Reduction of Blood Sugar and Ulkus Risk in Diabetes Mellitus Patients with Diabetes Foot Senses in Prolanis of Puskesmas Kesamben, Jombang District Fitri Firranda Nurmalysah; Heni Maryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.529 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.584

Abstract

Langkah penting pertama dalam pengelolaan Diabetes Mellitus (DM) adalah menentukan kadar gula darah yang ingin dicapai agar tidak terjadi komplikasi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes melitus adalah dengan menerapkan 4 pilar yaitu : pola makan sehat, aktifitas fisik , obat- obatan dan menerapkan pengetahuan (edukasi) harus dilakukan secara beriringan, terstruktur, terukur, terkendali dan berkesinambungan. Latihan fisik merupakan salah satu pilar penatalaksanaan komplikasi diabetes mellitus yang dapat digunakan sebagai salah satu pencegahan kaki diabetik atau ulkus diabetikum yaitu dengan senam kaki diabetes. Pengabdian masyarakat dengan judul penurunan kadar gula darah dan resiko ulkus pada penderita diabetes mellitus dengan senam kaki diabetes di lakukan di Prolanis Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang pada tanggal 30 April 2019 mulai pukul 15.00 - 17.00 . Kegiatan pertama di mulai dengan mempersiapkan daftar hadir, berita acara dan kelengkapan lainnya untuk pelaksanaan, selanjutnya perkenalan, screening pada penderita diabetes mellitus tentang keluhan yang dirasakan, pelaksanaan senam diabetik mellitus, konsultasi tentang senam diabetik mellitus. Dari hasil kegiatan ini di dapatkan 1 orang tidak bisa melakukan senam diabetik mellitus dengan benar dikarenakan sudah terjadi komplikasi pada saraf sehingga kaki kaku dan tidak bisa melaksanakan senam diabetik. Hasil kegiatan ini mampu menjadikan bahan kajian untuk di diskusikan dengan peserta dan keluarga nya agar mereka lebih paham dan secara dini mengenal penyakit yang di deritanya serta mampu mengendalikan terjadinya komplikasi serta di perlu kolaborasikan dengan kader, dan pihak Puskesmas untuk ditindak lanjuti guna mencegah terjadinya komplikasi sehingga dilakukan penanganan awal guna menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit diabetik mellitus. Kata kunci : penurunan kadar gula, resiko ulkus, senam kaki diabetes, penderita diabetes
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : PENGOLAHAN BLIGO PADA MASYARAKAT STREN KALI MEDOKAN SEMAMPIR SURABAYA: Empowerment of The Community : Bligo Processing in The Strength Community of Medokan Semampir Surabaya Retno Indarwati; Sylvia Dwi Wahyuni; Wisudanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.38 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.585

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk memberikan daya atau penguatan kepada masyarakat. Pemanfaatan bligo oleh masyarakat stren kali masih minimal. Masyarakat hanya menjual langsung atau dibuat sebagai manisan basah untuk dikonsumsi sendiri. Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk membuat berbagai olahan bligo. Metode yang digunakan adalah pelatihan 5 kali tatap muka untuk praktek mandiri membuat berbagai olahan bligo, materi wirausaha dan manajemen keuangan sederhana . Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah warga mampu membuat olahan bligo, mempresentasikan olahan bligo pada lomba penilaian kampung dan mampu melakukan manajemen keuangan sederhana. Sebelum pelatihan seluruh kader hanya tahu satu macam olahan bligo yaitu manisan basah. Setelah pelatihan seluruh kader mampu membuat sirup, manisan dan minuman berbahan dasar bligo. Program kemitraan masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan dan tindakan ibu dalam pengolahan bligo. Tindak lanjut yang harus dilakukan adalah promosi olahan bligo sehingga produk bligo dikenal luas oleh masyarakat. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, bligo, stren kali.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM PENCATATAN DAN PELAPORAN BERBASIS WEBSITE DI POSYANDU DESA TEGALTIRTO: Empowerment of Posyandu Regency in Website-Based Listing and Reporting at Posyandu Village Tegaltirto Novi Indrayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.548

Abstract

Penggunaan internet dan teknologi Informasi di Posyandu Kanthil, Kamboja dan Soka di Desa Tegaltirto belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal disebabkan karena pengetahuan dan sarana yang belum mencukupi. Kendala lain yang muncul terkait dengan sistem pencatatan, pelaporan dan pemantauan yang masih manual menjadi salah satu kendala yang dihadapi oleh kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu, karena data yang dapat dipantau hanya terbatas pada saat pelaksanaan posyandu dan data tersebut tidak lengkap. Pembuatan website Sistem Informasi Pelayanan Posyandu (SIPANDU) dilakukan dengan tujuan sebagai sarana untuk mempermudah pelaporan dan pemantauan bagi kader terkait pelayanan posyandu. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan edukai melalui pelatihan pengoperasian perangkat lunak dan perangkat keras. Evaluasi penggunaan perangkat lunak “Website SIPANDU” dilakukan setelah pelatihan selesai. Hasil yang didapatkan yaitu kader mampu mengoperasikan website SIPANDU dan 100% memiliki sikap yang positive dalam menerima inovasi untuk sistem pencatatan dan pelaporan berbasis website.
PEMBERDAYAAN PETUGAS KESEHATAN DAN KADER PUSKESMAS DALAM PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI KOMPOS: EMPOWERMENT OF HEALTH OFFICER AND HEALTH CENTER CADRE IN MANAGEMENT OF HOUSEHOLD WASTE AS COMPOST Maksuk; Lukman; Intan Kumalasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.587

Abstract

Petugas kesehatan dan kader puskesmas mempunyai peran penting dalam mengelola limbah rumah tangga di masyarakat, karena itu peningkatan keterampilan untuk mengelola limbah tersebut penting dilakukan agar limbah tersebut dapat dimanfaatkan dan menguntungkan. Metode pengelolaan limbah rumah tangga menggunakan konsep Pilah – Kumpul – Manfaat – Untung (PKMU) untuk mengurangi volume sampah rumah tangga dan menguntungkan masyarakat. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari petugas kesehatan, kader puskesmas dan masyarakat yang berasal dari di RT 14 dan RT 33. Target capaian dalam kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan petugas kesehatan dan kader dalam mengelola limbah rumah tangga, pemanfaatan limbah rumah tangga untuk media penanaman tanaman obat, keluarga serta pembentukan kelompok kerja asuhan mandiri kegiatan batra di puskesmas dan pembentukan pengelola bank sampah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kader dan masyarakat dapat memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai membuat kompos. Selain itu limbah rumah tangga seperti plastik dapat dimanfaatkan kembali. Tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu terbentuknya pengelola bank sampah di lokasi kegiatan.
LATIHAN RENTANG GERAK PADA PASIEN PASCA STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA: Movement Flat Training on Post Stroke Patients in Bontomarannu Puskesmas Working Area Gowa District
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.592

Abstract

Stroke is a condition of neurological changes caused by disruption in blood circulation to parts of the brain that experience hemiparese if the handling is not right can cause complications functional disorders, mobilization disorders, disruption of daily activities and disabilities that can not be cured. The purpose of this activity is an evaluation of the knowledge and skills to do post-stroke range of motion exercises conducted on January 29-30, 2020 using the lecture, question and answer method and simulation of post-stroke range of motion patients. The results showed that there was a significant effect after being given a Range of Motion with a value of sig <0.05. Conclusions Most post-stroke sufferers are able to carry out Range of Motion exercises. Suggestions are needed for the support or involvement of family members so that the implementation of the Range of Motion can be carried out continuously in patients after stroke
Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Pedoman Umum Gizi Seimbang dengan Permainan Ular Tangga Gizi di SMP PGRI 1 Surakarta: Increasing Adolescent Knowledge About General Guidelines for Balanced Nutrition with the Snakes and Ladders Game of Nutrition in SMP PGRI 1 Surakarta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.593

Abstract

Permasalahan gizi pada remaja akan menimbulkan dua masalah gizi yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Masalah gizi pada remaja tersebut dapat dicegah dengan menggunakan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) dan penerapan PUGS dapat dimulai dengan pemahaman tentang pola hidup sehat yang didukung dengan menerapkan konsumsi makanan yang bergizi seimbang. Pendidikan gizi di lingkungan sekolah dapat memberikan dukungan yang positif terhadap pengetahuan, sikap dan tendakan remaja. Pendidikan mengenai gizi seimbang perlu disosialisasikan mengingat masih banyak remaja yang belum paham tentang gizi seimbang pada remaja di SMP PGRI 1 Surakarta berdasarkan studi pendahuluan. Peningkatan pengetahuan remaja akan gizi seimbang dapat dilakukan dengan memberikan edukasi. Edukasi yang efektif adalah dengan pendekatan metode ular tangga gizi yang merupakan alat permainan edukatif yang dapat mendorong minta remaja tentang gizi seimbang. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada remaja akan pentingnya konsumsi gizi seimbang untuk menunjang prose pertumbuhan pada masa remaja. Kegiatan yang dilakukan dengan proses penyuluhan dengan metode ulartangga gizi sehingga dapat meningkaatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran tentang konsumsi gizi seimbang.

Page 11 of 27 | Total Record : 268