cover
Contact Name
FAHRUDDIN KURDI
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.lppmstikespemkabjombang@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 25809156     EISSN : 26218305     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication of community service activities in the health sector. The public service journal is published every six months twice a year. Public service journal published by STIKES Pemkab Jombang. The publication of this journal aims to understand and evaluate community service activities as the implementation of research results, application of appropriate technology, dissemination of innovation, and development of community empowerment model. The written articles have not been published in public service journals either nationally or internationally.
Arjuna Subject : -
Articles 268 Documents
KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) SEBAGAI PENILAIAN TUMBUH KEMBANG BALITA: PELATIHAN KADER DESA GIRIMAS: Pre-Screening Development Questionnaire As An Assessment Of Childhood Growth: Cadre Training In Girimas Village Luh Ayu Purnami
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.602

Abstract

Stimulasi tumbuh kembang menjadi satu hal yang penting.pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang dapat dibantu oleh kader kesehatan. Namun tampak kader kesehatan masih banyak yang belum memahami cara melakukan deteksi dini tumbuh dan kembang balita menggunakan KPSP, sehingga dalam proses posyandu tidak ada satupun balita yang dilakukan deteksi dini. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada kader untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang di desa girimas saat melakukan posyandu sehingga dapat mengetahui gangguan tumbuh kembang dan melakukan rujukan. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah dalam bentuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada mitra yaitu dalam hal ini kader kesehatan Desa Giri Mas. Kemudian melakukan diskusi dan praktik berupa pelatihan kader sehingga kader memahami penggunaan KPSP. Analisis keberhasilan pelaksanaan melihat peningkatan pengetahuan dan peningkatan penggunaan kuesioner skrining. Hasilnya ditemukan pengabdian ini dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Hasilnya menemukan bahwa kader kesehatan setelah diberikan pelatihan dapat menggunakan kuesioner skrining dengan baik dan dapat mengaplikasikannya dengan baik sehingga dapat menemukan keterlambatan tumbuh kembang dan proses rujukan dini. Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pengabdian masyarakat ini sangat membantu peningkatan pengetahuan dan praktik kader dalam penggunaan kuesioner skrining untuk deteksi dini tumbuh kembang bayi dan balita.
SKRINING STUNTING DAN PERKEMBANGAN PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK PERTIWI SALEPPA MAJENE: STUNTING AND CHILDREN DEVELOPMENT SCREENING IN PRE SCHOOLS AT TK PERTIWI SALEPPA MAJENE Eva Yuliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.608

Abstract

Toddlerhood is a period that is prone to experiencing problems of malnutrition, and development, it is because in infancy the body experiences relatively rapid growth and development compared to other periods. Screening for growth and development of pre-school children is an effort to improve the quality of children. The purpose of this activity is to identify the growth and development of pre-school children. The results of implementing TB / U growth screening (stunting) found the number of children who experienced stunting was 25 people (51%), and normal as many as 24 people (49%), while the developmental examination found 17 people (34.7%) experienced deviations, 11 people (22.4%) experienced doubtful developments and 21 people (42.9%) experienced appropriate developments. Conclusion: more stunting than children who are not stunting and more appropriate level of child development, but there are still children who experience developmental deviations.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA MELALUI PENERAPAN POLA HIDUP SEHAT DI DUSUN WAGE DESA PURWOSARI KECAMATAN KWADUNGAN KABUPATEN NGAWI: Improving The Quality Of Life Through The Implementation Of A Healthy Life Pattern In Dusun Wage, Purwosari Village, Kecamatan Kwadungan, Ngawi District
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.609

Abstract

Lanjut usia merupakan tahap akhir dari perkembangan hidup manusia. Pada tahap ini terjadi kemunduran dan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial. Perubahan tersebut berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia. Lansia menjadi mandiri, produktif dan sehat jika ditunjang dengan kualitas hidup yang baik, hal ini juga akan menjadikan lansia tidak mudah sakit, serta mempercepat proses kesembuhan apabila pasien jatuh sakit. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah upaya peningkatan kualitas hidup lansia melalui penerapan pola hidup sehat. Populasi target pada pengabdian masyarakat ini adalah lansia serta kader lansia di dusun wage desa Purwosari sebanyak 100 orang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah melalui pemberdayaan lansia dan kader melalui pemeriksaan kesehatan, pendidikan kesehatan pada lansia serta pelatihan pada kader lansia. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat di dapatkan peningkatan tekanan darah sebanyak 42 lansia (42%) sedangkan untuk pemeriksaan asam urat dari 50 lansia yang melakukan pemeriksaan didapatkan 5 (5%) mengalami peningkatan, dan kadar glukosa darah sebanyak 8 (8%) lansia yang mengalami peningkatan. Hasil pendidikan kesehatan yang diberikan 75% pengetahuan lansia meningkat. Berdasar hal tersebut dapat disimpulkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat melaui pendidikan kesehatan pada lansia dan pekatihan pada kader efektif diterapkan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
OPTIMALISASI KUALITAS BALITA MELALUI PELATIHAN TENTANG SDIDTK PADA KADER DAN PEMBINA PANTI ASUHAN KASIH: OPTIMIZATION OF TODDLERS' GROWHT AND DEVELOPMENT USING EDSGD TRAINING ON KADER AND CARE GIVER OF CHILDREN IN KASIH ORPHANAGE Eufrasia Prinata Padeng
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.610

Abstract

ABSTRAK Masa depan suatu bangsa tergantung pada keberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Stimulasi yang tepat akan merangsang otak balita sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian pada balita berlangsung optimal sesuai dengan umur anak. Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan untuk dapat mendeteksi secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang balita termasuk menindaklanjuti setiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya. Stimulasi deteksi yang dilakukan di Posyandu masih belum lengkap, hanya penimbangan dan pengukuran tinggi badan, sehingga kader belum mampu melakukan deteksi dini secara komprehensif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kader serta penambahan ilmu tentang tumbuh kembang anak kepada orang tua asuh di Panti Asuhan. Sasaran pelatihan ini adalah Kader dan pembina panti asuhan. Hasil yang diharapkan adalah para kader dan pembina panti asuhan dapat melakukan Stimulasi Deteksi Dini dan Intervensi Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada anak balita lebih khusus pada anak-anak di Panti Asuhan Kasih . Kata Kunci : Kader, Peyimpangan , Stimulasi Deteksi Dini dan Intervensi Tumbuh Kembang, THE OPTIMIZATION OF TODDLERS' GROWHT AND DEVELOPMENT USING EDSGD TRAINING ON KADER AND CARE GIVER OF CHILDREN IN KASIH ORPHANAGE ABSTRACT The bright future of a country depends on its effort to optimalize children growth and development by provided proper ways to stimulate children growht and development. The right stimulation will stimulate the brain and increase motorik, speech and language, social and autonomy of children based of age. There for the early detection to find out abnormality in children's growth and development is important especially to follow up abnormality that found by parents during child' growth and development. Unfortenetly early detection and stimulation conducted by posyandu as primmary health care for children only focuse on weight and height measurement and neglect another important aspect. Kader as social worker in Posyandu didnt provide comperenship early detection due to the lack of knowledge. The aim of this training is to educate and empower kader and care giver of Orphanage . The target of this training is Kader of Posyandu and the cafe ggiver of orphanage. The expected result is that Kader and care giver of orphanages can conduct Early Detection and Stimulation of Growth and Development (EDSGD) in todler to optimalize their growth and development. Keywords: Kader, abnormality, Early Detection and Stimulation of Growth and Development,
PENDAMPINGAN KADER POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI DAN UMROH: Administration Of Integrated Development Post Office (POSBINDU) Guidance Group For Hajj And Umrah Worship Anggraini Dwi Kurnia; Nur Melizza; Nur Lailatul Masruroh; Cici Indah Setyowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.611

Abstract

Kesehatan pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh juga menjadi perhatian bagi keperawatan komunitas. Kondisi Kesehatan akan sangat menunjang dalam memperlancar proses ibadah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarkat ini adalah untuk meningkatan kesehatan jemaah melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posbindu agar dapat melakukan pengontrolan kesehtan berkala melalui kegiatan posbindu. Pelatihan masyarakat dikemas dalam bentuk pelatihan kader posbindu dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Metode ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya, dapat membuat pengajaran menjadi lebih jelas dan konkret, sehingga menghindari verbalisme (pemahaman secara kata-kata atau kalimat), peserta lebih mudah memahami apa yang dipelajari, proses pengajaran lebih menarik, dan peserta dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan dan mencoba melaukannya sendiri. Peserta yang telibat merupakan beberapa jama’ah dan pengurus sejumlah 12 orang yang terdiri dari 6 perempuan dan 6 laki-laki. Usia peserta antara 41-60 tahun, setelah diberikan ceramah dan demonstrasi tingkat pengetahuan peserta 100% dalam kategori baik. Hasil ini didapatkan melalui evaluasi tes yang dilaksanakan setelah rangkaian kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta sebagai kader posbindu yaitu dengan memahami pengetahuan terkait penyakit umum, persiapan sebagai calon jemaah haji dan tindakan pemeriksaan dasar dalam kegiatan posbindu.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN YANG AMAN: Efforts To Improve The Knowledge Of Pregnant Women About The Dangers Of Pregnancy In Facing Safe Labor Processes Ririn Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.615

Abstract

Upaya penurunan AKI membutuhkan aksi pada beragam level. Selain posyandu, kelas ibu hamil juga dianggap sebagai kelas yang paling efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mengenali risiko dan tanda bahaya selama masa kehamilan serta sebagai sarana penting untuk merubah sikap dan perilaku ibu hamil. Dengan adanya kelas ibu hamil ini diharapkan seluruh ibu hamil dapat memiliki kemampuan melakukan deteksi dini tanda bahaya kehamilan sehingga ibu hamil dapat dengan nyaman melakukan proses persalinan tanpa ada kekhawatiran terhadap proses persalinan yang dihadapi dan secara tidak langsung dapat menurunkan angka kematian ibu. Salah satu faktor resiko yang juga menyumbang tingginya angka kematian ibu adalah persalinan yang ditolong oleh dukun dan ibu hamil dengan resiko tinggi. Hasil wawancara dengan bidan penanggung jawab di Desa Suco didapatkan informasi bahwa dalam satu tahun terahir terdapat ibu hamil yang melahirkan didukun tanpa pengawasan oleh tenaga kesehatan atau bidan. Beberapa ibu cenderung menarik diri dari petugas kesehatan dikarenakan faktor sosial ekonomi dan ketidaktahuan dari ibu hamil tentang tanda bahaya pada kehamilan dan saat proses persalinan. Desa Suco ini merupakan desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mumbulsari Kabupaten Jember. Kelas ibu hamil merupakan kelompok khusus ibu hamil yang rutin diselenggarakan di Desa Suco. Melalui kegiatan tersebut, peneliti ingin memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu hamil tentang deteksi dini tanda bahaya dalam kehamilan dalam rangka persiapan proses persalinan yang aman dan sebagai upaya untuk menurunkan angka kematian ibu.
Senam Diabetes SENAM DIABETES SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KADAR GULA DARAH: SENAM DIABETES SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KADAR GULA DARAH Binarti Dwi Wahyuningsih,S.Kep.Ns,M.Kes Binarti Dwi Wahyuningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.630

Abstract

SENAM DIABETES SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KADAR GULA DARAH Binarti Dwi Wahyuningsih1, Sri Sudarsih2, Moch Zainuddin3 Senam diabetes melitus merupakan jenis senam aerobic low impact yang penekanannya pada gerakan ritmik otot, sendi, vaskuler dan saraf dalam bentuk peregangan dan relaksasi. Senam ini merupakan senam fisik yang dirancang menurut usia dan status fisik serta merupakan bagian dari pengobatan diabetes mellitus. Senam mempunyai efek menaikkan aksi insulin di jaringan, sehingga kebutuhan akan insulin menurun. Latihan jasmani yang berupa olah raga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan aliran darah, pembuluh kapiler lebih banyak terbuka sehingga lebih banyak tersedia reseptor insulin dan reseptor menjadi akan lebih aktif yang akan berdampak terhadap penurunan glukosa darah pada pasien diabetes. Senam diabetes mellitus tipe 2 berperan dalam pengaturan kadar glukosa darah karena glukosa otot yang sedang bekerja dapat mencapai kenaikan sampai 15-20 kali lipat akibat peningkatan laju metabolic pada otot yang aktif dan hal ini dapat memperbaiki profil lemak, meningkatkan sensitivitas insulin sehingga akan menurunkan glukosa darah. Tahapan kegiatan yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menyiapkan materi yang akan disampaikan pada saat penyuluhan dan berkoordinasi dengan kepala Desa Gayaman serta kader keehatan di Desa Gayaman. Rencana selanjutnya adalah melaksanakan senam diabetes bersama penderita diabetes tipe 2.
PEMBUATAN WEBSITE SEBAGAI OPTIMALISASI PROMOSI PELAYANAN KLINIK PRATAMA BRASTOMOLO TEMANGGUNG: Making A Website As A Promotion Optimization Services at Pratama Clinic Brastomolo of Temanggung MUKHAMAD MUSTA'IN
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.639

Abstract

Abstract The development of technology is currently very supportive to be used as a means of promotion and information. Especially in the area of ??the website which is currently an information medium that offers various conveniences in presenting information. The website is more easily accessible to people in various regions by simply using the internet. One of them is in terms of marketing the products of a business, the website can be a means of promoting, marketing and conveying information effectively and efficiently to the public. Creating a website for marketing a product is needed, one of which is for the health sector. The Brastomolo clinic is no exception, which is involved in health services such as medical services, nursing services and pharmacies. The purpose of this activity is to increase staff knowledge about web development and introduce the Brastomolo clinic to the public through web media. The method used was conducting clinical web searches, then implementing training in making the clinic web development at Pratama Brastomolo. The result of this community service activity is the understanding of the staff in the good category (64%), sufficient knowledge (33%) and web development is still in the development stage. Thus it can be concluded that community service activities are running well and periodic monitoring of web development is required.
PENANAMAN MORINGA OLEIFERA UNTUK PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN PENGHIJAUAN DI DUSUN TAMBAK REJO MOJOKERTO: MORINGA OLEIFERA PLANTING FOR IMPROVING COMMUNITY HEALTH AND GREENING IN TAMBAK REJO VILLAGE MOJOKERTO DISTRICT Tri Peni; Tri Ratnaningsih; Siti Indatul Laili
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.643

Abstract

ABSTRACT Tambak Rejo Village has a fairly arid area in the dry season and in areas that are flooded by rivers experiencing flooding in the rainy season. In the dry season the conditions of the settlement are hot because few plants can grow. Only certain plants can flourish in the area. Moringa plants are plants that are easy to plant and also have very good endurance in the event of seasonal changes. Moringa plants which have the Latin name Moringa oleifera can grow up to 7 meters high or even 12 meters tall. Moringa tree in addition to greening on arid land, has many benefits in the field of health both leaves, bark or fruit and seeds. The leaves can be made into useful vegetables to increase endurance and improve the digestive system. The procedure of this community service activity starts from the team coordinating with partners. The implementation begins with coordination with partners to determine the schedule of activities. The socialization of the benefits of moringa oleifera was carried out in Tambak Rejo Village, attended by 68 residents. After the socialization continued with the distribution of Moringa oleifera seeds to the people who attended. The team gave examples of planting and monitored the process of planting moringa oleifera in Tambak Rejo Village. The results of the evaluation of Moringa oleifera plants grow well and are well groomed. Residents have used the leaves for consumption as a daily vegetable menu. The targets of community service are greening on arid land and the use of moringa oleifera to improve public health.
PENANGANAN AWAL KEJANG DEMAM PADA BAYI DAN BALITA DI RW 01 KELURAHAN WONOKROMO SURABAYA: PREVENTION MANAGEMENT OF FEVER AND INFANTS IN RW 01 KELURAHAN WONOKROMO SURABAYA siska nurul abidah; Hinda Novianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2021): JPM | Maret 2021
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v7i1.652

Abstract

ABSTRAK Kejang demam atau febris konvulsi merupakan salah satu penyebab dari kematian mendadak pada bayi dan balita. Diketahui di lingkungan RW 01 kelurahan Wonokromo Surabaya jumlah bayi dan balita cukup banyak, dan kebanyakan ibu-ibu memiliki pemahaman yang keliru dalam penanganan kejang demam. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang cara menangani kejang demam pada bayi dan balita. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini jangka waktu 3 bulan. Metode yang dilakukan adalah mengumpulkan kader-kader dan ibu–ibu yang memiliki bayi dan atau balita, kemudian diberikan penyuluhan dan mendemonstrasikan tentang cara penanganan awal kejang demam di rumah, mereka pun menirukan demonstrasi. Penyuluhan menggunakan metode ceramah ,demonstrasi dan tanyajawab. Tingkat pengetahuan responden dapat diketahui dengan melakukan pre test berupa kuesioner yang akan diisi oleh responden. Pre test dilakukan sebelum penyuluhan dan demonstrasi. Sedangkan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan responden tentang kejang demam dapat diketahui dengan membandingkan hasil pre test dan post test yang akan diisi responden setelah dilakukan penyuluhan. Hasil kegiatan pemahaman peserta meningkat sebanyak 95,1%. Penyuluhan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan orangtua dalam penanganan awal saat kejang demam. Kata kunci: Kejang demam, bayi, balita ABSTRACT Fever convulsions or febrile convulsions are one of the causes of sudden death in infants and toddlers. It is known that in RW 01, Wonokromo sub-district, Surabaya, the number of babies and toddlers is quite a lot, and most mothers have a wrong understanding in handling febrile seizures. This Community Service activity is carried out to increase knowledge and understanding of how to fear babies and toddlers. The period of implementing this community service activity is 3 months. The method used was to gather cadres and mothers who had babies and / or toddlers, then given counseling and demonstrated how to treat early fever seizures at home, they imitated. Extension using lecture, reproduction and question and answer methods. The respondent's level of knowledge can be identified by conducting a pre-test in the form of a questionnaire that the respondent will fill out. The pre test was carried out before education and development. Meanwhile, to find out the increase in knowledge about respondents which can be seen by comparing the results of the pre test and post test that will be filled in after counseling. The results of the participants' understanding activities increased by 95.1%. Education is useful for increasing parental knowledge in early management of febrile convulsions. Key words: Fever convulsions, infants, toddlers