cover
Contact Name
Marfin Lawalata
Contact Email
marfin.lawalata@faperta.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrilan@faperta.unpatti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 23025352     EISSN : 25497677     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
ANALISIS INTEGRASI HARGA KOPI DI TINGKAT PRODUSEN INDONESIA DENGAN HARGA KOPI USA Dian Galuh Pratita
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1486

Abstract

Kopi merupakan komoditas strategi bagi Indonesia sejak puluhan tahun silam. Hadirnya kopi di Indonesia tidak lepas dari peran bangsa asing di masa colonial. Hingga saat ini perdagangan kopi di berbagai negara terus dilakukan. Salah satu pangsa pasar utama kopi Indonesia adalah di USA. Oleh karena itu keragaan atas performa ekspor kopi Indonesia sangat perlu untuk dilakukan. Harga dipandang sebagai salah satu penentu pengambilan keputusan dalam perdagangan kopi. Pada penelitian ini akan dianalisis integrasi harga kopi robusta di Indonesia dengan harga kopi di pasar USA. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah ECM dengan menggunakan data periode 1991 hingga 2019 yang berasal dari ICO, BPS, Kementerian Pertanian Indonesia. Berdasarkan hasil yang diperoleh, diketahui bahwa harga kopi robusta yang berlaku di Indonesia memiliki hubungan yang signifikan dipengaruhi oleh harga kopi robusta di tahun sebelumnya. Selain itu, harga kopi robusta di Indonesia pada periode t juga dipengaruhi secara signifikan oleh harga kopi robusta di pasar USA. Oleh karena itu, melalui penelitian ini dapat dipastikan bahwa pasar USA memiliki peran yang cukup besar dalam penentuan kebijakan kopi di Indonesia.
STRATEGI PENGEMBANGAN MADU HUTAN DI DESA HIAY KECAMATAN WETAR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Semuel F Rupilu; August E Pattiselanno; Eddy Ch Papilaya
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pengembangan madu hutan di Desa Hiay Kecamatan Wetar Kabupaten Maluku Barat Daya.  Populasi dalam penelitian ini yaitu pemburu madu hutan dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang.  Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan total produksi madu dalam 1 tahun di desa Hiay pada 31 responden adalah 3.360 Liter  dimana rata – rata  produksi per responden dalam 1 tahun adalah 108,39 Liter. Dari sektor pertanian madu memberikan kontribusi pendapatan sebesar 16.26 persen.  Mengacu pada Matriks IFAS dan Matriks EFAS serta penentuan grand strategi, diperoleh peta posisi kekuatan pengembangan madu hutan di Desa Hiay Kecamatan Wetar berada pada kuadran I, yaitu kondisi yang sangat baik untuk pengembangan  madu hutan dimana kekuatan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus terapkan dalam kondisi ini adalah dengan strategi kekuatan  manfaat madu sebagai obat herbal  dengan memaksimalkan peluang meningkatnya kebutuhan Madu.
ANALISIS AKSESIBILITAS DAN POLA KONSUMSI PANGAN BERAS DI NEGERI ALLANG KECAMATAN LEIHITU BARAT KABUPATEN MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU Krisna F Lermating; Stephen F W Thenu; Junianita F Sopamena
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 2 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i2.1390

Abstract

Perubahan kebiasaan yang dipaksakan dari makanan pokok non-beras ke beras menyebabkan ketergantungan terhadap pangan beras yang tidak didukung oleh kemampuan daerah dalam menyediakan produksi pangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan beras. Sampel yang diambil adalah 80 sampel. Metode analisis data menggunakan analisis Structural Equation Models (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi pangan di Negeri Allang lebih mengarah pada konsumsi beras. Berdasarkan hasil uji Structural Equation Models (SEM) terlihat bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan beras di Negeri Allang semuanya memiliki nilai loading factor lebih besar dari 0,60 sehingga memenuhi convergent validity untuk digunakan.
STRATEGI ADAPTASI PETANI TERHADAP PERUBA\HAN IKLIM UNTUK MEMPERTAHANKAN PRODUKSI JAGUNG DI DESA MANUWERI KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Mateos F Pembuain; Marcus J Pattinama; Ester D Leatemia
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 2 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i2.1423

Abstract

Perubahan iklim terjadi karena adanya perubahan terhadap unsur-unsur iklim seperti suhu, curah hujan, kelembapan, dan angin. Perubahan iklim mempengaruhi sektor pertanian karena iklim merupakan salah satu unsur dalam pertumbuhan tanaman. Jagung merupakan tanaman utama di Kabupaten Maluku Barat Daya karena jagung adalah makanan pokok masyarakat. Namun hasil yang petani dapatkan seringkali mengalami perubahan jika terjadi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan iklim terhadap produksi jagung dan menjelaskan strategi adaptasi petani terhadap perubahan iklim di Desa Manuweri, Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi lapangan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 petani jagung dari 110 populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perubahan iklim terhadap produksi jagung adalah terjadi penurunan produksi sebesar 35.31 kg. Adaptasi yang dilakukan petani jagung terhadap perubahan iklim adalah dengan cara mengubah waktu tanam, perubahan pola tanam, dan kearifan lokal setempat yaitu emleyel.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KINERJA PEMASARAN PADA USAHA MIKRO PANGAN OLAHAN DI KELURAHAN SEMOLOWARU KOTA SURABAYA Rendikasari Febriana Putri; Indra Tjahaja Amir; Sri Widayanti; Ika Sari Tondang
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 2 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i2.1522

Abstract

Usaha mikro setiap tahunnya mengalami perkembangan yang semakin meningkat, persaingan bisnis pun tidak bisa dihindari. Usaha mikro pangan olahan menghadapai berbagai persoalan seperti semakin ketatnya persaingan pasar dan juga kurangnya pemahaman tentang pemasaran bisnis. Meningkatnya jumlah usaha mikro saat ini menyebabkan keberlangsungan usaha menghadapi persaingan yang semakin ketat, hal tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja pemasaran pada usaha mikro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja pemasaran pada usaha mikro pangan olahan di Kelurahan Semolowaru Kota Surabaya. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran digital dan orientasi pasar berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran. Sedangkan inovasi produk tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran. Usaha mikro pangan olahan di Kelurahan Semolowaru Kota Surabaya perlu meningkatkan penerapan inovasi produk agar lebih maksimal dalam mengembangkan usahanya sehingga kinerja pemasaran akan optimal.  
MENCERMATI NERACA BAHAN MAKANAN DI KABUPATEN TUBAN Rany Rintan Nur Azizah; Syarif Imam Hidayat; Nuriah Yuliati
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 2 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i2.1530

Abstract

Undang-Undang RI No. 18 Tahun 2012 menyatakan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang pemenuhannya menjadi hak asasi setiap rakyat. Masalah yang terjadi di Kabupaten Tuban yaitu tingkat konsumsi pangan masyarakat Kabupaten Tuban secara umum masih didominasi oleh oleh konsumsi beras, ternyata konsumsi berasnya masih sangat tinggi melebihi nilai anjuran. Tujuan Penelitian ini yaitu menganalisis ketersediaan pangan dengan mengevaluasi antara Neraca Bahan Makanan menurut WNPG XI dengan kondisi real di Kabupaten Tuban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan Neraca Bahan Makanan Kabupaten Tuban Tahun 2016-2019 yang diketahui dari AKE dan AKP sudah melebihi standart yang ditetapkan oleh WNPG XI sebesar 2.400 kkal/kapita/hari dan 63 gram/kapita/hari, maka Kabupaten Tuban masuk dalam kategori sangat tahan pangan. Kabupaten Tuban masih mengandalkan bahan pangan dari luar daerah seperti gula, gandum, kacang kedelai, bawang merah, bawang putih dan lain-lain. Pola Pangan Harapan Tahun 2016-2019 selalu meningkat setiap Tahunnya namun belum dapat mencapai skor ideal Pola Pangan Harapan yaitu 100. Hasil peramalan ketersediaan dan konsumsi pangan menunjukkan bahwa kelompok umbi- umbian, kacang-kacangan,gula, serta sayur dan buah perlu adanya upaya yang dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan dan konsumsi pangannya.
PENGEMBANGAN KAPASITAS KELOMPOK PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DESA LUANG TIMUR KECAMATAN MDONA HYERA KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Aksamina Jauply; Meilvis E Tahitu; Izaac T Matitaputty`
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 2 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i2.1360

Abstract

Penelitian pengembangan kapasitas kelompok pembudidaya rumput laut di desa Luang Timur kecamatan Mdona Hyera Kabupaten Maluku Barat Daya dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas pembudidaya rumput laut di desa Luang Timur, dan merumuskan strategi yang efektif untuk mengembangkan kapasitas kelompok pembudidaya rumput laut di desa Luang Timur. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi langsung, dan wawancara langsung dengan responden, dengan menggunakan pedoman wawancara terstruktur (kuesioner) yang telah disusun sebelumnya. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas kelembagaan kelompok pembudidaya rumput laut dalam budidaya rumput laut dilakukan dengan menggunakan analisis tabulasi silang, dan merumuskan strategi pengembangan kapasitas kelembagaan kelompok pembudidaya rumput laut menggunakan analisis SWOT. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya hubungan korelasi antara variabel dan strategi pengembangan kapasitas kelompok pembudidaya rumput laut adalah membangun efektifitas dan motivasi kelompok dengan harga tetap dan mengatasi gagal panen serta serangan hama dan penyakit.
DETERMINAN PRODUKSI PADI SAWAH DI DAERAH IRIGASI KECAMATAN PANDAWAI KABUPATEN SUMBA TIMUR Junaedin Wadu; Febyningsi Rambu Ladu Mbana; Elsa Christin Saragih; Elfis Umbu Katongu Retang
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 2 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i2.1608

Abstract

Usahatani padi sawah menjadi sumber pendapatan sebagian petani di Kabupaten Sumba Timur, hal ini didukung dengan adanya irigasi yang tersebar dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur untuk mengairi areal persawahan. Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah di daerah irigasi Kecamatan Pandawai. Fokus penelitian ini dilakukan pada Kelurahan Kawangu Kecamatan Pandawai. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 80 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan  metode simple random sampling. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan model cobb-Doughlass dalam bentuk logaritma natural. Hasil penelitian menunjukkan setiap penambahan input benih berpengaruh signifikan menurunkan produksi padi sawah, sedangkan setiap penambahan pupuk kandang, pupuk NPK/Phonska, dan tenaga kerja berpengaruh meningkatkan produksi padi sawah di daerah irigasi Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur.
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI SAWAH DI DESA WAIMITAL KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Neva Souhaly; Meilvis E Tahitu; Inta P. N. Damanik
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 2 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i2.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok tani terhadap peningkatan produktivitas padi sawah di Desa Waimital. Peran kelompok tani dimaksudkan sebagai wadah belajar dan berorganisasi, wadah kerja sama, dan sebagai unit produksi.  Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan data primer (wawancara dengan responden) dan data sekunder (data yang dikumpulkan melalui instansi dan literatur). Data yang telah terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani telah menjalankan peran sebagai wadah belajar dan berorganisasi, wadah kerja sama, serta unit produksi usahatani dalam kategori baik. Ditemukan pula bahwa ada hubungan antara ketiga peran kelompok tani tersebut dengan peningkatan produktivitas usahatani. 
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MINYAK KAYU PUTIH DI KECAMATAN PULAU-PULAU BABAR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Novie J Saptenno; Stephen F W Thenu; Paulus M Puttileihalat
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 3 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i3.1385

Abstract

Usaha penyulingan minyak kayu putih dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pulau-pulau Babar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi, kelayakan usaha dan strategi pengembangan usaha penyulingan minyak kayu putih di Kecamatan Pulau-Pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang khusus melakukan aktivitas penyulingan minyak kayu putih di empat Desa yaitu: Tepa, Letsiara, Imroing dan Tela dengan total sampel sebanyak 34 orang. Hasil penelitian menunjukkan produksi minyak kayu putih secara simultan dipengaruhi oleh variabel daun, tenaga kerja, biaya makan dan biaya lain-lain, dengan nilai  R2 sebesar 77%. Selanjutnya air dan kayu merupakan excluded variabels yaitu variabel yang dikeluarkan dari analisis karena memiliki nilai yang ekstrim yaitu nilai tolerance dari variabel IHK adalah nol. Hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan R/C ratio untuk setiap penyulingan minyak kayu putih per tahun adalah 2,5 dan B/C ratio adalah 1,5. Selanjutnya tingkat pendapatan  produsen  minyak  kayu putih dalam 1 tahun sebesar Rp. 40.997.916,-  dan  pendapatan  rata-rata dalam 8 bulan efektif penyulingan  Minyak Kayu Putih   sebesar Rp. 1.205.821,-.  Matriks internal dan eksternal menunjukkan 2,64 pada faktor internal dan 2,86 pada faktor eksternal. Hal ini berarti usaha penyulingan minyak kayu putih di Kecamatan pulau-pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya berada pada posisi kuadran V dengan strategi konsentrasi melalui integrasi horisontal atau stabilitas (tidak ada perubahan dalam produksi).