cover
Contact Name
Marfin Lawalata
Contact Email
marfin.lawalata@faperta.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrilan@faperta.unpatti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 23025352     EISSN : 25497677     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
STRUKTUR DAN PERAN AKTOR DALAM JARINGAN SOSIAL KELOMPOK NELAYAN PURSE SEINE DI NEGERI HITU PULAU AMBON Pieter Melianus Ririmasse; Alex S W Retraubun; Johanis Hiariey; Yoisya Lopulalan
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 3 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i3.1431

Abstract

Kelompok dalam perkembangannya perlu untuk mengedepankan nilai-nilai social sebagai kekuatan hubungan antar anggotanya dalam melakukan interaksi. Interkasi menunjukan adanya suatu hubungan yang relative stabil  yang menunjukan adanya suatu proses pertukuran yang mengarah pada pembentukan modal sosial yang berlangsung dalam kelompok. Tingkat interaksi dapat digambarkan melalui struktur hubungan antar nelayan (aktor) dalam jaringan sosial serta peranan masing-masing aktor, untuk menerima dan berbagi informasi sehingga dapat menunjukan pola hubungan serta pentingnya aktor dalam suatu jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat struktur jaringan social dan peran aktor dalam jaringan sosial nelayan pursein di Negeri Hitu Pulau Ambon. Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur jaringan social Kelompok Nelayan Yana dan Kelompok Timinusa berbentuk personal saling mengunci (Interlocking Personal Network). Jaringan yang memiliki sifat saling mengunci adalah jaringan yang memiliki derajat integrasi yang tinggi di dalam kelompok namun memiliki sifat keterbukaan yang rendah di luar kelompok. Aktor BS, HS, SS dan IA adalah aktor yang memiliki peranan dalam jaringan social nelayan purse seine kelompok nelayan di Negeri Hitu, yaitu sebagai; Opinion Leader, Bridge, Gate Keeper dan Cosmopolite.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER TERINTEGRASI DENGAN DUSUNG (STUDI KASUS DI NEGERI LEAHARI, KECAMATAN LEITIMUR SELATAN KOTA AMBON) Makatita, Sri Anggasari; Girsang, Wardis; Sahusilawane, Aphrodite M
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 3 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i3.1218

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1). Mengidentifikasi jenis-jenis usaha dan sumber-sumber pendapatan baik dari usaha pertanian maupun luar pertanian di Negeri Leahari Kecamatan Leitimur Selatan. (2). Merumuskan strategi pengembangan usaha ternak ayam broiler terintegrasi dengan dusung di Negeri Leahari Kecamatan Leitimur Selatan. Unit pengamatan terkecil yang diamati pada penelitian ini adalah jenis-jenis usaha dan pemilik usaha yang mengintegrasikan usaha ternak ayam broiler dengan dusung. Hasil penelitian menunjukan  : (1). Sumber-sumber pendapatan usaha di Negeri Leahari terbagi menjadi tiga jenis yaitu: Ternak, dusung, dan Ikan.  Jenis usaha 1 Memiliki pendapatan dari ternak Rp. 40,139,643/tahun. dan dusung Rp. 50.543.050/tahun. Jenis usaha 2 memiliki pendapatan dari ternak Rp. 98.932.780/tahun, dan dusung sebesar Rp. 8.638.000 /Tahun., Jenis usaha 3 memiliki pendapatan, dari ternak sebesar Rp. 154,337,842/Tahun, dusung sebesar Rp. 17.977.000/tahun, dan ikan sebesar Rp. 58.990. 667/tahun. Strategi untuk mengembangkan usaha peternakan ayam ras di Negeri Leahari adalah dengan SO Strategi, WO Strategi, ST Strategi dan WT Strategi  Kombinasi usaha yang baik digunakan untuk meningkatkan pendapatan pemilik usaha adalah kombinasi antara ternak-dusung-ikan.
EVALUASI KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KOTA AMBON Freintje Titiheru; August E Pattiselanno; Wardis Girsang
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 3 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i3.1283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Penyuluh Pertanian di Kota Ambon dan menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja Penyuluh Pertanian di Kota Ambon. Penelitian ini ditujukan kepada Penyuluh Pertanian dan Tenaga Harian Lepas Tanaga Bantu Penyuluh Pertanian di Kota Ambon dengan sampel sebanyak 38 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa Evaluasi Kinerja Penyuluh Partanian dan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian di Kota Ambon berkatogori baik sebanyak 26 responden dan berkategori cukup sebanyak 12 responden. Sedangkan hasil uji chi square menunjukan untuk 4 variabel : umur, tingkat pendidikan, pendapatan, dan jumlah kelompok tani binaan ada hubungan terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kota Ambon, dan 2 variabel : masa kerja dan jumlah beban tanggungan tidak ada hubungan terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kota Ambon.
DAYA SAING EKSPOR KOPI INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Aulia Rachmaningtyas; Sri Tjondro Winarno; Syarif Imam Hidayat
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 3 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i3.1284

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas primer dari sektor perkebunan yang menjadi andalan di Indonesia. Melimpahnya kopi di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pengekspor kopi terbesar di dunia dan hal ini dapat berdampak positif bagi perekonomian Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor kopi Indonesia di pasar internasional. Penelitian dilakukan menggunakan metode studi literature dengan data ekspor kopi Indonesia tahun 2010 hingga 2019 yang ditunjang dengan literatur lain seperti artikel ilmiah dan website yang relevan dengan penelitian, untuk dianalisis menggunakan teknik analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Comparative Export Performance (CEP). Temuan pada penelitian ini menujukkan bahwa kopi Indonesia Indonesia telah memiliki keunggulan komparatif yang diidentifikasi dari rerata nilai RCA sebesar 5,7, namun hal ini masih jauh lebih rendah dari negara pengekspor kopi lain seperti Kolombia, Brazil dan Vietnam yang dikarenakan rendahnya kualitas kopi yang dihasilkan, kualitas SDM, serta peran pemerintah yang perlu ditingkatkan. Nilai CEP kopi Indonesia diketahui memiliki rerata 1,7 yang juga menempati urutan terendah, karena belum adanya spesialisasi kopi yang diekspor dari Indonesia ke pasar internasional. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah upaya peningkatan kualitas dan kuantitas kopi, termasuk adanya spesialisasi kopi, penguatan SDM dan pembuatan kebijakan yang mendukung.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK MAKANAN YANG BERBASIS ULAT JATI, BELALANG, DAN SARANG LEBAH (EDIBLE INSECTS) Moch Qitfirul Azis; Syarif Imam Hidayat; Indra Tjahaja Amir
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 3 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i3.1300

Abstract

 Ketahanan pangan pada tingkat nasional menjadi sebuah faktor penting dalam menjamin masyarakat memperoleh pangan yang cukup, mutu yang layak dan aman. Tantangan ke depan yakni memenuhi kebutuhan pangan dengan sumber yang mudah didapat, terjangkau, dan memiliki kandungan gizi tinggi. Hal ini dapat diperoleh dari sumber pangan alternatif, yaitu ulat jati, belalang dan sarang lebah.  Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi masyarakat terhadap produk makanan yang berbasis ulat jati, belalang dan sarang lebah serta merumuskan strategi pemasaran yang tepat dalam upaya penetrasi pasar untuk meningkatkan volume penjualan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tuban dan Mojokerto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat kurang mengetahui akan produk pangan berbasis ulat jati, belalang dan sarang lebah juga dengan kandungan gizinya. Sedangkan persepsi untuk mengkonsumsi produk pangan tersebut cukup tinggi yaitu sebesar 75%.   Strategi pemasaran yang tepat pada produk makanan tersebut yaitu personal selling yang menjadi upaya produk makanan lokal untuk memberikan produk berkualitas kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizinya. Selain itu, upaya penetrasi pasar dilakukan oleh produsen melalui inovasi produk dan menjadi salah satu alternatif oleh-oleh khas daerah Mojokerto dan Tuban
PENGARUH PERSEPSI HARGA DAN PERFORMANCE EXPECTANCY TERHADAP NIAT BELI TENERA DENGAN THEORY PLANNED OF BEHAVIOR (TPB) Abednego Suranta Karo Sekali; Indira Natalia Panjaitan
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1339

Abstract

Produksi kelapa sawit relatif masih rendah disebabkan penggunaan bahan tanam yang buruk. Faktor pengunaan bahan tanam merupakan peran penting. Untuk meningkatkan produktivitasnya maka dibutuhkan bahan sawit bermutu tinggi seperti tenera. Oleh karena itu petani perlu didorong untuk mengadopsi tenera untuk meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bibit tenera kelapa sawit pada perkebunan rakyat di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM-PLS (Structural Equation Modeling). Kesimpulan penelitian antara lain performance expectancy, persepsi harga, dan sikap  tidak berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli. Sementara itu norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK SAPI DI KECAMATAN WAEAPO KABUPATEN BURU Abidin Abidin; Marcus J Pattinama; Leunard O Kakisina
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1363

Abstract

Kelayakan usaha ternak sapi skala kecil tersebut dan (3) Strategi pengembangannya jika layak dikembangkan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan  memilih empat desa yakni Waenetat, Waekasar, Waekerta dan Waetele  di Kecamatan Waeapo. Jumlah responden sebanyak 75 orang dengan item karakteristik  umur, tingkat pendidikan, beban tanggungan serta lamanya berusaha ternak. Karakteristik dapat mempengaruhi seseorang dalam hal mengadopsi suatu inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha sampingan ternak sapi menguntungkan karena setiap tahun ada peningkatan pendapatan dan layak dikembangkan. Untuk mengembangkan usaha ternak ini diperlukan strategi yang tepat yaitu meningkatkan mutu bibit unggul, menjamin permintaan daging tinggi dan  harga sapi tinggi, memperbaiki sistem pemeliharaan (tradisional), memperkuat relasi dengan pedagang, memperluas pemasaran untuk mengantisipasi munculnya persaingan, sekaligus mencegah penjualan sapi illegal, transportasi lancar memudahkan  jaringan pasar dan kerjasama antara pedagang  dan  kelompok peternak, mengatasi tenaga kerja yang tidak terampil. Strategi ini akan mencegah munculnya penyakit sapi dan berkurangnya populasi sapi.
PENGARUH JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN KEMITRAAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PRODUKSI KOPI BUMDES BUANA MEKAR Sendy Dewi Fifiyanti; Yusuf Muhyidin; I Putu Eka Wijaya
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1466

Abstract

Adanya jiwa kewirausahaan dan kemitraan pengurus dan pengelola BUMDes Buana Mekar dapat berupaya mengembangkan dan memajukan secara berkelanjutan potensi lokal Desa Buana Mekar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh jiwa kewirausahaan dan kemitraan terhadap keberhasilan usaha produksi kopi BUMDes Buana Mekar secara bersama-sama, individu, dan besarnya tingkat jiwa kewirausahaan, kemitraan dan keberhasilan usaha. Penelitian dilaksanakan di BUMDes Buana Mekar Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru. Sampel ditetapkan dengan cara disproportionate stratified random sampling total sebanyak 44 responden. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji F, uji T dan MSI. Hasil penelitian ini adalah (1) Terdapat pengaruh jiwa kewirausahaan dan kemitraan terhadap keberhasilan usaha diperoleh Sig. < 0,05 sehingga H1 diterima. (2) Terdapat pengaruh jiwa kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha diperoleh Sig. < 0,05 sehingga H2 diterima dan terdapat pengaruh kemitraan terhadap keberhasilan usaha diperoleh Sig. < 0,05 sehingga H2 diterima. (3) Tingkat jiwa kewirausahaan (103,981), kemitraan (70,636) dan keberhasilan usaha produksi kopi milik BUMDes Buana Mekar (27,780) tergolong tinggi.
EFISIENSI PEMASARAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DI DESA WULLA KECAMATAN WULLA WAIJELU KABUPATEN SUMBA TIMUR Apliani Mbangi; Elfis Umbu Katongu Retang; Elsa Christin Saragih
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1483

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan dalam sektor perikanan. Distribusi komoditas rumput laut antara produsen dan konsumen tidak bisa dilakukan secara langsung dikarenakan terpencarnya lokasi produsen dan konsumen, maka dibutuhkan lembaga pemasaran untuk menghubungkan petani rumput laut dan konsumen akhir. Oleh karena itu, perlu diketahui sistem pemasaran yang digunakan dilihat dari saluran, margin, dan efisiensi pemasaran. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui saluran, margin, dan efisiensi pemasaran. Penelitian ini dilakukan di Desa Wulla Kecamatan Wulla Waijelu Kabupaten Sumba Timur. Pemilihan lokasi dipilih secara sengaja dengan pertimbangan bahwa DesaWulla merupakan salah satu sentra komoditas rumput laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode analisis secara deskriptif dan analisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 pola saluran pemasaran di Desa Wulla yaitu: petani-pedagang pengumpul-pedagang besar-pabrik Surabaya, petani-pedagang pengumpul-pabrik (PT Astil), dan petani-pabrik (PT Astil). Adapun nilai margin dan efisiensi pemasaran dari setiap lembaga pemasaran yaitu: saluran pemasaran I nilai margin pemasaran Rp. 3000/kg dengan efisiensi pemasaran 4,78%, saluran pemasaran II nilai margin pemasaran Rp.2000/kg dengan efisiensi pemasaran 2,85% dan saluran III nilai margin pemasaran 0 dengan efisiensi pemasaran 1,66%. Dari perhitungan nilai efisiensi pemasaran saluran pemasaran III merupakan saluran paling efisien dengan nilai margin 0 dan nilai efisiensi 1,66%.
ANALISIS SALURAN DAN MARJIN PEMASARAN CABAI (Capsicum annum L) DI PASAR TRADISIONAL GEMBA DESA WAIMITAL KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Ode Rista Judin; Natelda R Timisela; Maisie T. F. Tuhumury
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1234

Abstract

Komoditas hortikultura yang memiliki prospek di masa depan adalah sayuran. Kebutuhan masyarakat terhadap sayuran akan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran dan marjin pemasaran sayuran komersial serta menganalisis saluran dan marjin pemasaran komoditi cabai. Metode pengambilan sampel ditentukan secara sengaja yaitu petani sebanyak 30 orang, pedagang pengumpul sebanyak lima orang dan pedagang pengecer sebanyak enam orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran, pertama dari petani ke konsumen akhir, dan kedua dari petani ke pedagang pengumpul, pedagang pengumpul ke pengecer dan pengecer ke konsumen akhir. Marjin saluran pemasaran pertama adalah Rp. 25.000. Marjin pada saluran pemasaran kedua adalah Rp. 5000. Farmer’s share tertinggi pada tingkat petani adalah pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 94,5 persen. Farmer’s share untuk saluran pemasaran II adalah sebesar 60 persen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedua saluran pemasaran sudah efisien karena efisiensi pemasarannya sudah lebih dari 50 persen.

Page 11 of 17 | Total Record : 168