cover
Contact Name
Marfin Lawalata
Contact Email
marfin.lawalata@faperta.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrilan@faperta.unpatti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 23025352     EISSN : 25497677     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
TINGKAT KEBERHASILAN PETANI SAYURAN DI NEGERI ADMINISTRATIF LEMUMIR KECAMATAN BULA KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR Rafika Mahad; Leunard O Kakisina; Johanna M Luhukay
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 5, No 3 (2017): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v5i3.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan petani dan faktor-faktor apa saja yang Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus dan ada 50 responden dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dengan wawancara langsung responden dan data sekunder yang diperoleh dari intansi terkait. Metode analisis data yang digunakan untuk ketiga rumusan masalah adalah analisis deskriptif kualitatif, perhitungan pendapatan dengan rumus pendapatan dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden yang berpengaruh terhadap keberhasilan petani adalah umur dan tingkat pendidikan. Penelitian ini dilakukan di Negeri Administratif  Lemumir, dan jumlah beban tanggungan keluarga. Tingkat pendapatan petani di Negeri Administratif lemumir tergolong tinggi yaitu sebesar Rp. 20.518.497. Berdasarkan hasil analisis dengan regresi linier berganda diperoleh bahwa faktor internal yang berpengaruh nyata terhadap tingkat keberhasilan petani pada selang kepercayaan (95%) atau α 0,05 adalah faktor luas lahan, umur petani, dan produksi. Sedangkan tenaga kerja dan modal usaha tidak berpengaruh nyata.
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG RUJAK DI PANTAI NATSEPA (STUDI KASUS: ANGGOTA KOPERASI SERBA USAHA SEHATI) Erisca Tapilaha; Aphrodite M Sahusilawane; Esther Kembauw
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 2 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v6i2.777

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan pedagang rujak sebelum dan sesudah adanya pemberian pinjaman dari Koperasi Serba Usaha (KSU) Sehati. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang rujak yang memperoleh modal pinjaman dari Koperasi Serba Usaha (KSU) Sehati. Jumlah sampel yang diambil adalah 30 responden dengan menggunakan teknik sensus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, metode observasi dan metode kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Total pendapatan pedagang rujak sebelum menerima pinjaman sebesar Rp. 42.769.800,- per bulan dan sesudah menerima pinjaman sebesar Rp. 59.696.267,- per bulan setelah menerima pinjaman. Rata-rata pendapatan responden sebelum menerima pinjaman sebesar Rp. 1.425.600,- per bulan dan sesudah menerima pinjaman sebesar Rp. 1.989.876,- per bulan. Nilai R/C ratio sebelum dan sesudah menerima pinjaman menunjukan adanya peningkatan. Seluruh responden mempunyai nilai R/C ratio berada diatas 1 yang berarti seluruh responden mengalamai keuntungan sehingga layak diusahakan.
KONTRIBUSI TWUAK DALAM KEHIDUPAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA LINGAT KECAMATAN SELARU KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT Renny Laratmasse; Marcus J Pattinama; Johana M Luhukay
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 1 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.659 KB) | DOI: 10.30598/agrilan.v6i1.364

Abstract

Desa Lingat adalah salah satu dari enam desa di Kecamatan Selaru dimana masyarakat mengutamakan tanaman Lontar sebagai mata pencaharian utama. Masyarakat masih aktif untuk mengusahakan tanaman lontar ini yang dibuat menjadi Twuak. Twuak merupakan hasil olahan dari nira yang dihasilkan dari tanaman lontar yang merupakan sumber pendapatan rumah tangga yang sangat penting. Sumber pendapatan lain adalah pembuatan kopra dan rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan usaha Twuak terhadap pendapatan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah menggunakan teknik Simple random sampling yaitu dimana pengambilan sampel dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang terdapat pada populasi tertentu. Jumlah sampel yang diambil adalah 90 orang (30 %) dari 300 kepala keluarga yang mengolah sopi koli (Twuak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan Twuak untuk ekonomi berpengaruh pada pendapatan rumah tangga responden. Rata-rata pendapatan responden Twuak adalah sebesar Rp. 39.811.126 dengan kontribusi usaha Twuak sebesar 79.54 persen.
NILAI SOSIAL EKONOMI DUSUNG DI NEGERI PORTO KECAMATAN SAPARUA KABUPATEN MALUKU TENGAH Junus Junior Wattimena; Marcus J Pattinama; Junianita F Sopamena
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 2 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v6i2.802

Abstract

Sebagian besar penduduk Negeri Porto bekerja pada sektor pertanian, itu berarti peran sektor pertanian dalam nilai sosial ekonomi masyarakat sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sistem pertanian yang diterapkan oleh masyarakat Negeri Porto adalah sistem pertanian agroforestri/dusung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manjemen agroforestry/dusung dan dampak agroforestri/dusung sosial ekonomi masyarakat. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskritif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara langsung dengan responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola pengelolaan dusung yang diterapkan yaitu pola pengelolaan secara pribadi dikarenakan hasil yang didapatkan lebih banyak tanpa harus dibagi dengan orang lain tetapi ada juga pada pola pengelolaan dusung secara mata rumah selain itu Dampak dusung terhadap sosial ekonomi yaitu masyarakat memanfaatkan tanaman-tanaman yang ada didalam dusung untuk konsumsi rumah tanggadan kontribusi dusung terhadap pendapatan rumah tangga petani lebih besar dari pekerjaan diluar sektor pertanian dalam satu tahun.
PERAN PEREMPUAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAHTANGGA (STUDI KASUS PEDAGANG KERIPIK DI PELABUHAN TULEHU KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH) Dessy Natalia Tuhumena; Aphrodite M Sahusilawane; Noviar F Wenno
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 3 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v6i3.793

Abstract

Perkembangan terkini menunjukkan telah timbul kesadaran bahwa kesejahteraan keluarga, kemakmuran masyarakat, dan keberhasilan pembangunan mempunyai kaitan erat dengan keikutsertaan perempuan dalam dunia publik. Keterlibatan perempuan dalam aktivitas sosial dan ekonomi di ranah publik mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap perubahan kedudukan sosialnya di rumahtangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan perempuan pedagang keripik dalam memenuhi kebutuhan rumahtangganya. Pengambilan responden dilakukan secara sensus terhadap perempuan pedagang keripik yang berjumlah 30 responden, 16 responden yang memproduksi sendiri dagangannya dan 14 responden yang memperoleh dagangannya dengan cara membeli kemudian dijual kembali di Pelabuhan Tulehu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total kontribusi pendapatan pedagang perempuan keripik yang memproduksi sendiri keripiknya terhadap pendapatan rumahtangga adalah sebesar 86 persen, sedangkan besar kontribusi pedagang keripik yang membeli dan menjual kembali terhadap pendapatan rumahtangga adalah sebesar 76 persen.
ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN SAYURAN (STUDI KASUS DI NEGERI TAWIRI KECAMATAN TELUK AMBON) Aloysia Melsasail; Jeter D Siwalette; Paulus M Puttileihalat
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 3 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v6i3.859

Abstract

Sayuran merupakan tanaman pangan sebagai kebutuhan pokok  masyarakat Kota Ambon, padahal petani yang mengelolah  lahan pertanian untuk pengembangan tanaman sayuran sangat sedikit jumlahnya, fakta menunjukan bahwa lahan yang dikelolah untuk memproduksi tanaman sayur adalah petani pendatang dengan mengontrak lahan milik petani lokal (Negeri Tawiri ), hal ini menunjukan bahwa potensi lahan untuk dikembangkan tanaman sayuran masih sangat memungkinkan.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui  potensi  petani dalam melaksanakan tanaman  sayuran di Negeri Tawiri; 2) Mengetahui strategi pengembangan tanaman sayuran di negeri Tawiri. Sampel diambil secara sensus ke semua petani dengan jumlah 33 orang responden . Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). potensi petani sayuran dalam mengoptimalkan lahan yang sempit sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka.; 2) Strategi pengembangan tanaman sayuran sangat tergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam mengembangkan usahatani.
ANALISIS PENGGUNAAN DANA DESA DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN DI PERDESAAN KOTA AMBON Dino Lourens Wattimena; Inta P. N Damanik; Raihana Kaplale
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 1 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.11 KB) | DOI: 10.30598/agrilan.v6i1.308

Abstract

Dana Desa telah digulirkan untuk mengurangi kesenjangan antara kota dan desa, namun masih sedikit kajian pemanfaatan dana desa khususnya di bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pemanfaatan dana desa dalam program pembangunan pertanian desa di Kota Ambon. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja pada tiga desa di Kota Ambon. Data dikumpulkan menggunakan metode kualitatif yakni purposive dan snowball sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana desa di Negeri Soya meningkat hingga 214% tetapi  pemanfaatan dana desa di bidang pertanian masih sangat kecil dan cenderung menurun masing-masing sebesar 14,96%, 10,24% dan 4,73% tahun 2015-2017. Berbeda dengan di negeri Soya, penggunaan dana desa untuk kegiatan pertanian di Desa Waiheru dan Hutumuri masing-masing 0,70% dan 7,9% pada tahun 2017.
PROSES, PELAKSANAAN DAN MANFAAT KEARIFAN LOKAL (RWAMBR) DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI KELAPA (Cocos nucifera): STUDI KASUS PETANI KELAPA DI DESA LUMASEBU, MALUKU TENGGARA BARAT Maria Bebena; Marcus J Pattinama; Marfin Lawalata
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 1 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.376 KB) | DOI: 10.30598/agrilan.v6i1.387

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses, pelaksanaan dan manfaat rwambr adat dan Gereja.  Pengambilan sampel sebanyak 30 responden ditentukan secara sengaja (purposive sampling) dan dikombinasikan dengan cara bola salju (snow-ball)  data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rwambr dilakukan secara massal diawali dengan musyawarah bersama dengan (Tokoh masyarakat dan warga setempat), kemudian adanya hasil musyawarah berupa ketepatan pelaksanaan buka dan tutup rwambr dan selanjutnya didoakan oleh Pendeta. Penyampaian informasi tentang rwambr dilakukan melalui warta jemaat dan perantara marinyo desa. Pelaksanaan rwambr adat diawali dengan ritual adat dan digunakan berbagai jenis matakao sebagai simbol sedangkan rwambr gereja diawali dengan musyawarah dan tidak adanya tanda atau simbol rwambr. Manfaat pelaksanaan rwambr yaitu meliputi manfaat ekonomi, khususnya menjaga tingkat produktifitas/produksi kelapa dan memperkuat posisi tawar petani dalam melakukan transaksi dan penentuan harga jual kopra dengan pembeli, sosial budaya dan lingkungan.
KONTRIBUSI RESORT CAPE PAPERU TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI NEGERI PAPERU KECAMATAN SAPARUA KABUPATEN MALUKU TENGAH Dian Tuankotta; August E Pattiselanno; Leunard O Kakisina
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 2 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v6i2.803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi sektor informal terhadap pendapatan rumahtangga petani di Negeri Paperu Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang diambil dengan melakukan wawancara langsung kepada para petani yang memiliki pekerjaan di sektor informal dan data sekunder yaitu data yang diambil dari kantor Negeri Paperu. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan analisis kualitatif diskriptif yang dimana analisis kuantitatif untuk menghitung pendapatan petani dan analisis kualitatif diskriptif untuk menjelaskan kontribusi pendapatan di luar kegiatan usahatani terhadap pendapatan rumah tangga petani di Negeri Paperu. Hasil analisis menunjukan bahwa kontribusi pendapatan sektor informal terhadap pendapatan rumah tangga petani sebesar 39% dengan Total pendapatan rumah tangga petani sebesar Rp. 109.900.000,-.
POLA KONSUMSI PANGAN MASYARAKAT WERWAWAN KECAMATAN LAKOR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Markus Laitety; Leunard O Kakisina; Maisie T. F. Tuhumury
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 3 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v6i3.796

Abstract

Pangan lokal yang awalnya adalah pangan pokok telah menjadi pangan subtitusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi dan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi  pangan beras dan pangan lokal di Dusun Werwawan, Kecamatan Lakor, Kabupaten Maluku Barat Daya. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 rumah tangga dilokasi penelitian yang dipilih dengan menggunakan teknik acak sederhana. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui  observasi dan wawancara dengan responden yang menggunakan bantuan kuisioner. Sementara  data sekunder diperoleh melalui referensi (artikel, jurnal, skripsi, tesis) dan data dari instansi yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunukan bahwa konsumsi pangan masyarakat di Dusun Werwawan didominasi oleh pangan beras yaitu sebesar 154,38 kk/keluarga/bulan dibandingkan dengan pangan lokal yang hanya mecapi 37,45 kg/ keluarga/bulan. Hasil uji regresi seara parsial menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan beras di Dusun Werwawan yakni jumlah anggota keluarga, harga pangan lokal dan harga beras. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan lokal di Dusun Werwawan yakni jumlah anggota keluarga dan harga beras.

Page 3 of 17 | Total Record : 168