cover
Contact Name
Marfin Lawalata
Contact Email
marfin.lawalata@faperta.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrilan@faperta.unpatti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 23025352     EISSN : 25497677     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI SAYURAN DAUN DI DUSUN TAENO, DESA RUMAHTIGA, KECAMATAN TELUK AMBON Kerepesina, Isna V; Thenu, Stephen F W; Luhukay, Johanna M
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 8, No 3 (2020): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v8i3.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani sayuran daun, dan kelayakan usahatani sayuran daun di Dusun Taeno Desa Rumahtiga. Penelitian ini dilakukan terhadap tiga jenis sayuran daun yaitu kangkung, sawi, dan bayam. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan analisis B / C ratio (rasio keuntungan dan biaya). Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani sayuran daun di Dusun Taeno Desa Rumahtiga sebesar Rp 270.164.717,- dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 7.301.749,-  selama satu tahun produksi. Analisis B / C ratio mengindikasikan nilai rasio sebesar 1,6, yang artinya pendapatan yang dihasilkan oleh para petani 1,6 kali lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa usahatani sayuran daun di Dusun Taeno “layak untuk diusahakan” karena pendapatan lebih besar daripada biaya.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KELURAHAN MALUMBI, KECAMATAN KAMBERA, KABUPATEN SUMBA TIMUR Junaedin Wadu; Anggreni Madik Linda
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 8, No 3 (2020): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v8i3.1099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal serta menetapkan strategi bagi pengembangan usahatani bawang merah di Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksploratif dengan menggunakan metode survei. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 10 orang. Metode yang digunakan untuk penentuan sampel adalah metode accidential sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation, Internal-Eksternal (IE), Matriks Strenghts, Weakness, Opportunities, Treats (SWOT), dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal adalah ketersediaan air yang cukup memadai, sistem pemasaran yang tidak efektif. Sedangkan, faktor eksternal adalah permintaan bawang merah tinggi, serta persaingan dan fluktuasi harga jual. Strategi utama pengembangan usahatani bawang merah adalah memperluas lahan usahatani bawang merah dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi dan merebut peluang pasar.
ANALISIS USAHA NANAS ASAM GULAS (ANANAS COMOSUS MERR.) DI KOPERTA LANGGENG MULYO, DESA NGANCAR, KABUPATEN KEDIRI JAWA TIMUR Endro Puji Astoko
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 1 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i1.1184

Abstract

Koperta Langgeng Mulyo adalah suatu organisasi yang terbentuk akibat munculnya permasalahan kebutuhan hidup yang semakin hari semakin komplek dan menuntut adanya peningkatan kesejahteraan bagi anggota kelompok tani yang menyebabkan kelompok tani terlilit oleh para renternir. Koperta Langgeng Mulyo berdiri pada tanggal 1 Juni 1999 dan memiliki badan hukum pada tanggal 25 Agustus 1999 dengan No.271/BH/KDK.13.17/VIII/1999. Berdasarkan hasil analisa usaha tani budidaya nanas asam gulas  menghasilkan keuntungan sebesar 192.25.200 dengan R/C ratio 5,45 yang memiliki arti bahwa budidaya nanas asam gulas sangat layak untuk diusahakan. B/C Ratio sebesar 4,45 yang artinya setiap pengeluaran 1 rupiah akan diperoleh keuntungan sebesar 4,45  rupiah.
KONFLIK AGRARIA ANTARA PTP NUSANTARA XIV KEBUN AWAYA DENGAN MASYARAKAT NEGERI TANANAHU, KABUPATEN MALUKU TENGAH Oktovan Tipak; Jeter D Siwalette; Noviar F Wenno
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 1 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i1.1004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab dan dampak terjadinya konflik antara PTP Nusantara XIV Kebun Awaya dengan Masyarakat Negeri Tananahu, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara yakni observasi, wawancara dan dokumentasi.  Jumlah  informan sebanyak 41 orang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab konflik agraria antara PTP Nusantara XIV Kebun Awaya dengan masyarakat Negeri Tananahu adalah faktor sosial ekonomi dan status kepemilikan lahan. Dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat terjadinya konflik adalah dampak positif bagi  masyarakat Negeri Tananahu yaitu peningkatan pendapatan karena perluasan lahan dibandingkan saat bekerja di perusahaan dan dampak negative bagi perusahaan yaitu terjadinya penurunan produksi komoditi kelapa dan kakao yang disebabkan umur tanaman yang sudah tidak produktif  dan konflik agraria antara masyarakat negeri Tananahu dengan perusahaan. Dampak sosial yang ditimbulkan akibat konflik agraria yaitu hubungan antara masyarakat Negeri Tananahu dan pihak perusahaan menjadi tidak harmoni.
KEKERABATAN DAN KELOMPOK TANI (STUDI KASUS KELOMPOK TANI DI NEGERI TAWIRI, KECAMATAN TELUK AMBON, KOTA AMBON) Patricya M Matulessy; August E Pattiselanno; Meilvis E Tahitu
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 8, No 3 (2020): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v8i3.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kekerabatan yang dapat membentuk suatu kelompok tani dan faktor-faktor yang mempengaruhi kekerabatan dalam kelompok tani di Negeri Tawiri. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan data primer (wawancara dengan responden) dan data sekunder (data yang diperoleh dari instansi dan literatur terkait substansi penelitian). Data yang telah terkumpul ditabulasi dan dianalisis. Selanjutnya, hasil analisis disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Kekerabatan yang dibangun berdasarkan dua hal yang saling mempengaruhi yaitu “ikatan kekeluargaan” dan “ikatan sekampung”. Kedua hal inilah yang membentuk nilai-nilai kekerabatan dalam kelompok tani yaitu (a) nilai saling menghargai dan menghormati, (b) nilai perasaan sama dan senasib dalam kebersamaan antar sesama anggota kelompok tani. Faktor-faktor yang mempengaruhi kekerabatan kelompok tani adalah sumber informasi kelompok, kegiatan kelompok, permasalahan dalam kelompok, jaringan anggota kelompok dan kepercayaan dalam kelompok.
SISTEM PEMASARAN KERBAU DI PULAU MOA KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Denata O. S. Putra; Stephen F. W. Thenu; Maisie T. F. Tuhumury
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 8, No 3 (2020): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v8i3.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pemasaran kerbau di pulau Moa. Penelitian dilaksanakan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Terdapat dua model saluran pemasaran kerbau yakni dari peternak kepada konsumen dan dari peternak kepada pedagang pengumpul kemudian dilanjutkan pada konsumen. Melalui analisis marjin pemasaran, dapat diketahui bahwa pada saluran pemasaran model pertama, tidak terdapat biaya pemasaran yang dikeluarkan oleh peternak sehingga margin pemasaran adalah Rp. 0 dan bagian yang diterima (share) peternak adalah 100 persen. Sedangkan pada saluran pemasaran model kedua, diketahui bahwa marjin pemasaran adalah sebesar Rp. 10.270.909 dan bagian yang diterima (share) peternak adalah 51,3 persen. Berdasarkan analisis efisiensi pemasaran dapat disimpulkan bahwa pemasaran kerbau di pulau Moa sudah efisien, dimana nilai share marjin pada kedua model saluran pemasaran di atas 50 persen.
ANALISIS PROFITABILITAS PETERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN BANGSRI KABUPATEN JEPARA Sutrisno Hadi Purnomo; Ayu Intan Sari; Neo Dwi Romadhona
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 1 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i1.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan serta mengetahui besarnya profitabilitas usaha peternakan sapi potong di Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu 3 desa yaitu, Wedelan, Srikandang dan Bondo. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih 1 bulan. Metode pengambilan responden secara purposive sampling dengan jumlah 60 responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata peternak sapi potong di Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Rp.1.292.585. Hasil dari Return of Investmen (ROI) sebesar 13,2% hasil analisis Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,15 yang artinya usaha tersebut layak dijalankan. Hasil analisis dari Payback Period of Credit (PPC) jangka waktu pengembalian investasi adalah 7,5 tahun.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KELAPA UD WOOTAY COCONUT DI KECAMATAN TEON NILA SERUA KABUPATEN MALUKU TENGAH Welfried B Paley; Esther Kembauw; Maisie T. F. Tuhumury
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 1 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i1.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan agroindustri pengolahan kelapa di UD Wootay Coconut. Pengambilan sampel responden dilakukan dengan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kekuatan yang dimiliki UD Wootay Coconut adalah  ketersediaan modal, adanya variasi produk dan  harga, hubungan baik dengan pelanggan,  kemasan produk menarik,  dan manajemen yang baik. Faktor kelemahan yang dimiliki adalah ketidakterampilan tenaga kerja dan ketidakrapihan  pembukuan. Faktor peluang yakni peluang lapangan kerja dan amannya kondisi lingkungan produksi. Faktor ancaman yakni fluktuasi permintaan produk. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa alternatif strategis pengembangan yang dapat diterapkan yakni penguatan hubungan distributor dan pelanggan, peningkatan kemampuan manajemen, peningkatkan kemampuan tenaga kerja, penciptaan kesinergisan antara pelaku usaha dan pemerintah, peningkatan kualitas produk yang dihasilkan, dan peningkatan jaringan pemasaran.
ANALISIS PENDAPATAN AGROINDUSTRI PRODUK OLAHAN KELAPA SENTRA BISNIS YANMEL DESA YAINUELO, KECAMATAN AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH Puput Fauzy; Margaretha Pattiasina; Esther Kembauw
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 8, No 3 (2020): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v8i3.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan dan R / C rasio usaha agroindustri hasil olahan kelapa di Pusat Usaha Yanmel, Desa Yainuelo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini dilakukan berdasarkan fakta bahwa usaha olahan hasil kelapa terbilang baru di Kabupaten Maluku Tengah. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengambilan sampel data dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu di Sentra Bisnis Yanmel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis pendapatan yang dilanjutkan dengan kalkulasi R / C value: perbandingan antara total pendapatan dengan total biaya yang dikeluarkan selama proses produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keuntungan yang dihasilkan Sentra Bisnis Yanmel dari Virgin Coconut Oil (VCO) dan minyak kelapa sehat adalah Rp. 49.466.700,- per tahun dengan rata-rata sebesar Rp. 4.122.225,- per bulan, sedangkan nilai rasio R / C adalah 1,75. 
ANALISIS MARGIN PEMASARAN PRODUK SAGU (STUDI KASUS BIOINDUSTRI SAWA) DI NEGERI WARAKA KABUPATEN MALUKU TENGAH Yohanes Latumahina; Natelda R Timisela; Johanna M Luhukay
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 1 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i1.1019

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran  dan besarnya margin pemasaran produk olahan sagu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran pada produk olahan sagu. Pertama, bioindustri Sawa memasarkan produknya langsung ke konsumen sehingga keuntungan yang diterima oleh bioindustri Sawa dari masing-masing produk sebesar 100 persen karena tidak ada imbalan tenaga kerja yang diperoleh. Kedua, terdapat pedagang pengecer yang terlibat dalam pemasaran produk olahan sagu dari bioindustri Sawa. Pedagang pengecer membeli produk secara langsung dari perusahaan dan langsung menjualnya ke konsumen, sehingga  keuntungan yang diterima oleh bioindustri Sawa sebesar Rp. 1.671 atau 5,57 persen untuk produk tepung sagu kering, Rp.671 atau 4,47 persen untuk produk mie sagu dan Rp. 17.774 atau 59,24 persen  untuk produk beras sagu

Page 9 of 17 | Total Record : 168