cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 342 Documents
Aplikasi Teknologi Remote Sensing Terhadap Sebaran Jaringan Jalan di Kota Palembang Akhmad Mirza; Andi Herius; Arfan Hasan; Indrayani Indrayani
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.924 KB) | DOI: 10.25077/jrs.15.2.66-74.2019

Abstract

Pendataan jaringan jalan di Kota Palembang diperlukan untuk mendapatkan panjang jaringan jalan yang ada di Kota Palembang, khususnya panjang jaringan jalan pada setiap kecamatan yang ada di kota Palembang. Hal ini dilakukan untuk mendukung pemerintah kota dalam pengambilan keputusan terhadap pembangunan infrastruktur jalan di kota Palembang. Pengambilan keputusan dalam menentukan pembangunan infrastruktur jalan dapat dilakukan dengan membandingkan indeks aksesibilitas wilayah pada setiap kecamatan yang ada. Nilai indeks aksesibilitas dihitung dengan membandingkan panjang jalan terhadap luas wilayah, semakin tinggi indeks aksesibilitas maka panjang ruas jalan semakin tinggi dan demikian pula sebaliknya. Penelitian ini dilakukan menggunakan teknologi remote sensing dengan memanfaatkan citra Landsat 8 yang diunduh dari USGS Landsat 8 Product. http://landsat.usgs.gov. Selanjutnuya dilakukan pengolahan terhadap citra sehingga dapat digunakan dalam menginterpretasi keberadaan jaringan jalan yang ada di kota Palembang dan membaginya per kecamatan. Dengan menggunakan teknologi remote sensing  ini pendataan sebaran jaringan jalan dapat lebih efektif dan efisien. Hasil analisa menunjukan bahwa indeks aksesibilitas jalan tertinggi adalah pada Kecamatan Ilir Barat I yaitu sebesar 14,11, sedangkan terendah pada Kecamatan Gandus, yaitu sebesar 1,88. Dari rata-rata nilai indeks aksesibilitas jalan yang diperoleh maka keberadaan jaringan jalan di kota Palembang masuk dalam katagori tinggi yaitu sebesar 5,73.
Pengaruh Rasa Takut Terhadap Profil Perilaku Pengendara Usia Remaja - Studi Dengan Driver Behaviour Questionnaire (DBQ) Fardzanela Suwarto; Hartono Hartono; Lukman Lukman
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.756 KB) | DOI: 10.25077/jrs.15.2.129-139.2019

Abstract

Di Kota Semarang jumlah kecelakaan lalu lintas cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dari seluruh kecelakaan yang terjadi di jalan raya, faktor perilaku pengemudi (human error) memiliki kontribusi paling tinggi yaitu mencapai antara 80-90 persen. Kecelakaan jalan menjadi penyebab utama kematian di kalangan remaja antara usia 14 dan 24 tahun. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya persepsi pengendara. Tujuan studi ini adalah untuk melihat kecenderungan perilaku dan pengaruh faktor persepsi rasa takut dalam mempengaruhi perilaku pengemudi usia remaja di Kota Semarang, agar didapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang perilaku pengemudi remaja dalam upaya mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas. Responden pengendara kendaraan usia remaja akan diminta untuk melengkapi Driver Behaviour Questionnaire (DBQ) yang meminta mereka untuk menilai frekuensi dimana mereka melakukan berbagai jenis kesalahan dan pelanggaran saat berkendara serta kuesioner persepsi rasa takut dalam berkendara. Dari Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persepsi terhadap rasa takut tidak memiliki hubungan yang cukup kuat terhadap keterampilan mengemudi pengendara usia remaja terlihat dari nilai korelasi Rsquare kedua variabel tersebut yaitu sebesar 1.1%. Selain itu persepsi rasa takut yang juga tidak dapat serta merta mengurangi tingkat kesalahan (lapses dan error) yang dapat dibuat tiap individu saat sedang berkendara, tetapi perasaan takut ini dapat mengurangi intensi atau keinginan pengendara remaja untuk melakukan tindakan pelanggaran ringan maupun berat (ordinary dan aggressive violations).
Evaluasi Penerapan Sistem Keselamatan Kebakaran Pada Gedung-gedung umum di Kota Payakumbuh Yanolla Mareta; Benny Hidayat
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 1 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.503 KB) | DOI: 10.25077/jrs.16.1.65-76.2020

Abstract

Gedung fasilitas umum seperti rumah sakit dan gedung perkantoran adalah contoh gedung dengan aktifitas yang cukup tinggi dimana memiliki berbagai kegiatan yang dapat memicu terjadinya bahaya kebakaran. Upaya mencegah terjadinya kebakaran pada gedung salah satunya yaitu dengan menyediakan sistem keselamatan kebakaran bangunan gedung yang baik. Untuk itu diperlukan evaluasi penerapan sistem keselamatan kebakaran dengan mengacu kepada pedoman pemeriksaan keselamatan kebakaran bangunan gedung (Pd-T-11-2005-C) yang dikeluarkan oleh Badan Litbang PU Departemen Pekerjaan Umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi keandalan sistem keselamatan bangunan terhadap bahaya kebakaran di gedung-gedung umum di kota Payakumbuh, dengan mengambil contoh tiga buah gedung fasilitias umum. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi gedung dengan mempergunakan pedoman pemeriksaan keselamatan kebakaran bangunan gedung. Juga dilakukan wawancara dengan pihak pengelola gedung.  Metode pengolahan data menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur nilai keandalan sistem keselamatan bangunan (NKSKB) terhadap bahaya kebakaran berdasarkan buku pedoman (pd-T-11-2005-C). Hasil penelitian menunjukkan NKSKB pada gedung Rumah Sakit (A1) sebesar 81,81% termasuk dalam kategori baik (B), gedung kantor pemerintahan (A2) 68,05% termasuk dalam kategori cukup (C) dan gedung kantor organisasi perangkat daerah (A3) sebesar 59,19% termasuk dalam kategori kurang (K).
Performa Beton Dengan Ground Granulated Blast Furnace Slag Terhadap Sulfate Attack Rizki Amalia Tri Cahyani; Ernawan Setyono; Yunan Rusdianto
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 3 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.3.185-193.2020

Abstract

Serangan sulfat (sulfate attack) termasuk hal yang umum terjadi pada struktur beton, mengingat ion sulfat banyak dijumpai pada tanah, air tanah dan air laut. Peningkatan ketahanan beton melawan sulfat akan berdampak besar pada durabilitas dan umur layan struktur beton. Penambahan supplementary cementitious materials seperti GGBFS (ground granulated blast furnace slag) ke campuran beton telah terbukti memberikan pengaruh positif terhadap durabilitas dan properti mekanis beton. Namun, GGBFS tergolong material yang baru dikembangkan di Indonesia dan potensinya dalam meningkatkan durabilitas beton belum dimanfaatkan secara luas. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan investigasi terkait aplikasi GGBFS dan pengaruhnya terhadap durabilitas beton, terutama dalam melawan serangan sulfat. Dalam studi ini, durabilitas beton dengan persentase penggantian GGBFS 30%, 50% dan 70% terhadap total volume binder dievaluasi menggunakan perlakuan siklus basah-kering dalam larutan magnesium sulfat. Tingkat degradasi beton diukur dengan melakukan observasi terhadap perubahan kuat tekan dan massa spesimen akibat serangan sulfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian GGBFS hingga 50% dari total volume binder dapat meningkatkan ketahanan beton terhadap serangan sulfat, ditunjukkan dengan kehilangan massa dan reduksi kekuatan yang lebih rendah dibandingkan spesimen kontrol dengan 100% semen Portland.
Analisis Likuefaksi Berdasarkan Data CPT Untuk Perancangan Pondasi Di Pesisir Pantai Kabupaten Kulon Progo DIY Vebrian Anggara; Ferry Fatnanta; Muhamad Yusa
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 2 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.2.77-90.2020

Abstract

Yogyakarta Special Region (DIY) is an area that has a high level of seismic activity in Indonesia. This is due to various local faults near the land and its location adjacent to the subduction of the Indo-Australian and Eurasian plates. The proposed new airport is located on the coast in Kulon Progo Regency DIY. The location is dominated by the sands layer and it has high ground water levels which indicate the high potential of liquefaction. The site classes of the coast in Kulon Progo Regency is medium category (SD). Liquefaction analysis using the PGAM value of 0.4 g. Liquefaction has the potential to occur in soil layers 0 - 6 meters. The analysis shows for eartquake of ≥ 6.3 Mw has a very high category of liquefaction. The analysis results has LPI ≥ 29.30 for ground water conditions at the surface, and LPI ≥ 15.32 for ground water conditions in depths of 3 meters. Estimated soil settlements of 19.7 cm for magnitude of 8.1 Mw with ground water conditions at the surface. The use of shallow foundations at soil depths of 0-6 meters is not recommended, unless a soil improvement method is used to eliminate the potential for liquefaction.
Evaluation of Nonconformity To Pedestrian Safety Measure in Immediate Area of LRT Cawang-Dukuh Atas Construction Site Susy Fatena Rostiyanti; Seng Hansen; Pratama H Siregar; Zevinska Jodie
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 2 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.2.154-165.2020

Abstract

The practice of providing safe temporary facilities for pedestrians during the execution of infrastructure projects is still challenging due to project complexity and the management of existing traffic flow. The challenge of ensuring pedestrian safety also becomes a concern in Jakarta, Indonesia, which currently has many ongoing infrastructure projects. The execution of these projects along existing main roads demands contractors to close some road lanes including pedestrian accesses. The circumstance highlights the importance of investigating the current practice in providing safe temporary pedestrian access. This study aims to investigate the safety and comfort measure of pedestrian access adjacent to the construction site. Nonconformities to safety findings from the field later are used as a basis for expert interviews in order to acquire recommendations. This research took a case study of the Light Rail Transit (LRT) project with a section length of 3.6 km. Observations took place every 100 meters and all nonconformities to safety data were recorded. Findings showed that among the potential nonconformities to safety, only six of those factors occurred frequently which later became the basis of questionnaire development for semi-structured expert interviews. Three experts from different backgrounds were chosen. Content analysis was used to analyze the data. Field observation result shows that among the six factors of nonconformity to safety, the unavailability of the separator system between the pedestrian access and road lane becomes the most occurred factor. The research demonstrates that in order to provide safety for pedestrians, access should be prepared with a minimum width of 90-100 cm, durable and stable surface, as well as a barrier that ensures safety against traffic and construction work. This study recommends the practical considerations for pedestrian safety as well as policies in terms of contractor’s organization and government in a broader perspective.
Perilaku Mekanik Bata Ringan Dengan Penambahan Silica Fume Yon Subagiono; Harnedi Maizir; Reni Suryanita
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 3 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.3.194-204.2020

Abstract

Bata beton ringan memiliki keuntungan praktis dan ekonomis dalam pelaksanaan kontruksi sehingga permintaan pasar untuk bata ringan semakin meningkat selama beberapa tahun terakhir. Selain itu pemakaian bata beton konvensional sebagai bahan bagunan non-struktural dinilai masih cukup besar massa jenisnya sehingga memberikan beban lebih ke struktur bangunan. Untuk itu diperlukan bata beton yang memiliki bobot yang lebih ringan sehingga dapat meningkatkan efisiensi baik bahan dan beban yang ditahan struktur maupun pondasi dari bangunan. Penggunaan bata ringan pada umumnya sebagai non struktur berupa dinding panel dan pelat atap. Salah satu cara untuk mengurangi kepadatan bata beton ringan adalah dengan menambahkan pori-pori udara dalam campuran pasta semen atau mortar. Penambahan pori-pori udara dilakukan dengan penambahan foaming agent. Dalam perkembangan teknologi bahan bata ringan perlu ditingkatkan lagi efisiensi dari segi penggunaan bahan dan kualitas bata ringan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi campuran yang optimal pada bata ringan tipe Cellular Lightweight Concrete dengan penambahan silica fume. Benda uji dibuat dalam ukuran 10 cm x 20 cm x 60 cm dengan memvariasikan komposisi silica fume dalam 5 komposisi yaitu 0%, 5%, 10% 15% dan 20% dari berat semen yang digunakan dalam campuran bahan. Selanjutnya dilakukan perawatan bata ringan pada umur 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Pengujian mekanik yang dilakukan  adalah pengujian kuat tekan secara merata pada bagian atas bata ringan. Instrumen pengukuran yang digunakan pada penelitian adalah load cell sebagai pengukur beban dan Linear Variable Differential Transformer (LVDT) untuk mengukur penurunan (displacement) yang terjadi pada permukaan yang dibebani. Data keluaran yang dapat diperoleh dari pengujian ini adalah kuat tekan, modulus elastisitas dan displacement. Nilai kuat tekan bata ringan pada umur 28 hari untuk komposisi 1 sebesar 0,47 MPa, komposisi 2 sebesar 0,82 MPa, komposisi 3 sebesar 0,87 MPa, komposisi 4 sebesar 0,70 MPa, dan komposisi 5 sebesar 0,61 MPa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komposisi bahan campuran yang menggunakan bahan tambah  silica fume dengan persentase  10% dari berat semen menghasilkan kuat tekan yang paling tinggi dengan penurunan permukaan sebesar 3.5 mm saat dibebani dan modulus elastisitas 527.62 kg/m3. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi dalam industri dan penelitian bata ringan dengan bahan tambah silica fume untuk mendapatkan sifat mekanik yang optimal pada bata ringan.
Analisis Tingkat Potensi Likuifaksi Di Kawasan Underpass Yogyakarta International Airport Muhamad Agung Rahman; Teuku Faisal Fathani; Ahmad Rifa'i; Mochammad Syidik Hidayat
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 2 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.2.91-104.2020

Abstract

Fenomena likuifaksi akibat gempa merupakan berkurangnya daya dukung tanah karena hilangnya inter-granular stress antar butir-butir tanah untuk menahan beban getaran gempa akibat naiknya tegangan air pori. Dampak likuifaksi dapat menimbulkan kerugian dan kerusakan yang besar pada infrastruktur. Analisis potensi likuifaksi dilakukan di kawasan Underpass Yogyakarta International Airport (YIA) yang termasuk kedalam  formasi endapan alluvial dengan menggunakan data N-SPT pada lima data bor. Analisis potensi likuifaksi bertujuan untuk mengetahui nilai safety factor (SF) yaitu perbandingan nilai Cyclic Resistance Ratio (CRR) yang merupakan tahanan tanah terhadap likuifaksi dan Cyclic Stress Ratio (CSR)  yang merupakan tegangan geser yang timbul akibat gempa di kawasan tersebut. Peristiwa likuifaksi akan terjadi jika nilai SF kurang dari satu. Analisis tingkat potensi likuifaksi menggunakan metode Liquefaction Potential Index (LPI). Hasil analisis potensi likuifaksi di kawasan Underpass YIA menunjukan bahwa lapisan tanah pasir berpotensi mengalami likuifaksi pada kedalaman 1 m hingga 6 m dari permukaan tanah pada sisi timur (titik bor BH01, BH02) dan mulut underpass sisi barat (BH05). Pada sisi barat (titik bor BH03 dan BH04), lapisan tanah pasir di lokasi Underpass YIA tidak berpotensi likuifaksi. Berdasarkan analisis LPI menunjukkan seluruh kawasan Underpass YIA rentan terhadap ancaman likuifaksi (LPI > 5) jika terjadi gempa bumi dengan nilai percepatan muka tanah maksimum (amax) lebih dari 0,44g.
Durabilitas Beton menggunakan Remah Karet dan FABA (Fly Ash Bottom Ash) untuk Perkerasan Kaku di Lingkungan Gambut Ria Larici; Gunawan Wibisono; Monita Olivia
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 2 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.2.143-153.2020

Abstract

Perkerasan kaku di lingkungan gambut memerlukan durabilitas tinggi agar beton dapat bertahan pada lingkungan sekitar tanpa mengalami kerusakan selama jangka waktu yang ditetapkan. Tujuan penelitian mengkaji durabilitas beton campuran remah karet (crumb rubber) dan fly ash bottom ash  (FABA) dengan mutu beton rencana f’cr 35 MPa direndam dalam air gambut. Pada penelitian ini, beton Portland Composite Cement (PCC) dengan faktor air semen (fas) sebesar 0,3 digunakan sebagai beton kontrol. Sedangkan beton PCC-CR-FA menggunakan beton PCC sebagai perekat utama, remah karet sebesar 5% dari berat agregat halus, dan FABA sebanyak 10% dari berat semen. Pengujian kuat tekan, kuat tarik, porositas, dan perubahan berat dilakukan dengan perendaman di air gambut selama 120 hari. Benda uji dirawat selama 28 hari di air biasa sebelum dilakukan perendaman dengan air gambut. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan beton PCC dan PCC-CR-FA meningkat dengan bertambahnya umur beton setelah direndam di air gambut. Peningkatan kuat tekan beton setelah umur 120 hari untuk beton PCC dan PCC-CR-FA sebesar 8,56% dan 13,81% dari umur awal beton di air gambut. Kuat tarik beton PCC dan PCC-CR-FA mengalami penurunan sebesar 12,94% dan 4,41% dari umur awal beton di air gambut. Porositas mengalami penurunan pada umur 120 hari untuk beton PCC dan PCC-CR-FA sebesar 0,24% dan 0,32% dari umur awal beton di air gambut. Berat beton PCC dan PCC-CR-FA mengalami peningkatan sebesar 0,27% dan 0,34% pada umur 120 hari dibandingkan beton umur awal perendaman. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, beton PCC-CR-FA dengan campuran remah karet dan FABA dapat meningkatkan durabilitas beton untuk perkerasan kaku di lingkungan gambut.
Perbandingan Analisis Kapasitas Lentur Balok Beton Bertulang Berdasarkan Beberapa Peraturan di Dunia Leonardus Setia Budi Wibowo; Agustinus Angkoso
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 16, No 3 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.3.205-216.2020

Abstract

Pemanfaatan material beton bertulang semakin meningkat, terutama pada struktur bangunan baik bangunan rendah maupun bangunan tinggi. Salah satu kunci dalam suatu struktur adalah perhitungan nilai kapasitas lentur pada elemen balok beton bertulang. Dalam suatu analisis prediksi nilai kapasitas lentur, nilai koefisien pada diagram blok tegangan dan regangan ultimit beton memiliki peranan yang sangat penting. Pada peraturan ACI 318, nilai koefisien tersebut dikembangkan berdasarkan hasil eksperimen pada kolom yang menggunakan beton mutu normal, namun dalam pelaksanaannya hingga saat ini, nilai koefisien tersebut digunakan juga untuk perhitungan pada struktur yang menggunakan beton mutu tinggi. Terdapat beberapa macam peraturan serta laporan ilmiah di dunia dengan nilai koefisien yang berbeda-beda, sehingga mengakibatkan prediksi nilai kapasitas lentur yang berbeda pula. Pada penelitian ini dilakukan analisis prediksi nilai kapasitas lentur balok beton bertulang menggunakan beberapa peraturan yang berlaku di beberapa negara antara lain ACI 318, AS3600, CAN-A23.3, CEB-FIP Model Code, JSCE dan NZS 3101 serta laporan ilmiah ACI ITG-4, dan dari hasil prediksi tersebut dibandingkan dengan nilai kapasitas lentur yang didapatkan dari uji eksperimental. Total terdapat 58 benda uji balok beton bertulang, dengan rincian 35 benda uji yang menggunakan beton mutu normal dibawah 55 MPa dan 23 benda uji yang menggunakan beton mutu tinggi diatas 55 MPa yang diuji dengan beban monotonik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahawa peraturan CEB-FIP Model Code memberikan prediksi terbaik untuk beton mutu normal dengan nilai rasio Vexp/Vmn sebesar 1,085 sedangkan untuk beton mutu tinggi, peraturan ACI 318 memberikan prediksi terbaik dengan nilai rasio Vexp/Vmn sebesar 1,124.