cover
Contact Name
Rahmat Aziz
Contact Email
azira@uin-malang.ac.id
Phone
+62362-22928
Journal Mail Official
jppundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
JPP publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles 907 Documents
Development of mathematics learning tools through scientific approach with problem based learning (PBL) settings to improve motivation and learning achievement Dewi, Ni Luh Sintya; Suweken, Gede; Sudiarta, I Gusti Putu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 52, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.819 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v52i1.17247

Abstract

This research aimed at obtaining a scientific learning tool in the scientific approach with a valid, practical and effective problem based learning (PBL) setting. This development research was carried out according to Plomp & Nieveen (2010), i.e. (1) initial phase, (2) prototype phase, and (3) assessment phase (semi-summative evaluation). The learning tools consisted of student books and teacher manuals. This research was carried out at SMP Negeri 4 Mengwi. Learning device quality data was collected with validation sheets, learning device implementation sheets, student response questionnaires and teacher responses, motivation questionnaires and mathematics learning achievement tests. The characteristics of student books are (1) learning begins with real problems in everyday life that related to the material being studied; (2) students are given the opportunity to ask questions from the observations that have been done and answered by their colleagues; (3) discuss and seek solutions from the problem of "come thinking!" which has been given in groups; (4) presenting the results of the discussion, thus the students can give opinions, ask questions, and respond; (5) there is a summary of each material in each chapter. Characteristics of the teacher's manuals are (1) the existence of an initial narrative that describes the framework of the material to be studied; (2) contains the way the teacher facilitates learning in each part of the material; (3) include the student's book thus the teacher does not need to bring the students’ book; (4) there is an alternative solution to the problems and those problems are given in the student book; (5) the planting concept is done through problem based learning. The results showed that learning devices met the criteria: (1) valid, with an average validity was 3.62 based on the opinions of two validators, (2) practical, with an average practicality was 3.13 based on the implementation of learning devices from the viewer's opinion, teachers, and students, (3) effective, with an average learning motivation of 81.9 and the average results of the 80.9 student learning achievement test were based on students' completeness in learning material that exceeds the defined KKM by showing increased in the motivation and student learning achievement.
Penerapan Siklus Belajar Experiential Untuk Meningkatkan Kompetensi Dasar Fisika Siswa Kelas x di SMA Negeri 2 Singaraja Sutarno, Erwin
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 41, No 1 (2008): April 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.174 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v41i1.1980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dasar fisika siswa kelas X SMA Negeri 2 Singaraja menggunakan pembelajaran modul praktikum fisika berbasis kompetensi dengan siklus belajar experential. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 41 siswa semester II. Penelitian tindakan ini terdiri dua siklus. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar siswa dalam aspek kognitif, tes keterampilan dalam aspek psikomotor, lembar observasi untuk aspek afektif, dan angket untuk respon siswa. Data kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa dalam aspek kognitif, afektif dan psikomotor; dan juga peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan modul praktikum fisika. Hasil analisis terhadap respon siswa menunjukkan bahwa siswa memiliki respon positif terhadap pembelajaran   Kata kunci : modul praktikum fisika berbasis kompetensi, siklus belajar experiential, kompetensi dasar fisika, aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
PENDIDIKAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN: MENGAPA, APA DAN BAGAIMANA Gunamantha, I Made
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.019 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i3.125

Abstract

Pendidikan adalah hal yang mendasar untuk mencapai tujuan berkelanjutan. Pendidikan untukPembangunan Berkelanjutan (PUPB) diharapkan dapat membantu perubahan sikap dan perilakululusan baik sebagai individu, profesional, atau konsumen, produsen, dan masyarakat padaumumnya untuk melakukan tanggung jawab dan tugas-tugas kolektifnya. Tulisan ini menekankanpada subjek peran pendidikan tinggi dalam menghasilkan professional yang dapat memimpinperubahan ke arah masa depan yang lebih berkelanjutan. Untuk tujuan tersebut, ada tiga pertanyaanyang diajukan dalam tulisan ini yaitu: (1) mengapa mahasiswa perlu dibekali pengetahuandan pemahaman tentang pembangunan berkelanjutan?; (2) kompetensi apa dalam wilayah pengetahuandan pemahaman, keterampilan dan kemampuan serta sikap yang harus diberikan oleh pihakperguruan tinggi dalam menunjang upaya berkelanjutan?; (3) bagaimana perguruan tinggi harusmelakukan reorientasi kurikulum untuk menunjang pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan?Kata-kata kunci: pendidikan tinggi, pembangunan berkelanjutan, reorientasi kurikulum
Learning strategy for senior high school chemistry based on starter experiment approach for improving students’ participation and achievement in learning Subagia, I Wayan; Wiratma, I Gusti Lanang
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.04 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v52i3.22918

Abstract

This paper aimed at describing and explaining chemistry learning strategy for senior high school students based on starter experiment. This learning strategy was developed through research and development (R&D) accommodated from Borg and Gall. The learning strategy consists of three main parts, namely: learning theory, social situation, and syntax. The learning theory used for developing this learning strategy are behavioristics, cognitive constructivist, and social constructivist learning theories. The social situation explains the role of teachers, students, and schools in the implementation of learning strategy: teachers play a role as learning manager, students play a role as active learners, and schools play a role as learning facilities provider. The syntax consists of three main steps, namely observation, concept formulation, and concept application. The observation step consists observation of macroscopic phenomena of matter, writing of observation results, and formulation of questions conducted individually by students. These activities are followed by the discussion of observation results, questions formulation, and question answers conducted by students in groups. The concept formulation and application are also conducted by students in groups based on the task given by the teacher. Therefore, it can be mentioned that this learning strategy involved individual dan group learning of students focused on student centre learning activities. It is believed that this learning strategy can be used to enhance students’ participation and achievement in learning.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Memahami Isi Puisi Rustikawati, Ni Nyoman Ayu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.071 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i3.4227

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan  memahami isi puisi dan motivasi siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-4 SMAN 3 Denpasar sebanyak 40 orang. Objek penelitian adalah pemahaman isi puisi, dan motivasi siswa. Tindakan be-rupa penerapan model kooperatif STAD dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil pemahaman sis-wa terhadap sebuah puisi dikumpulkan malalui tes perorangan dan LKS secara kelompok. Data moti-vasi siswa dikumpulkan melalui observasi. Data dianalisis secara deskriptif-kuantitatif. Hasil peneli-tian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif STAD dapat maningkatkan kemampuan siswa memahami isi puisi dan motivasi siswa kelas X-4 SMAN 3 Denpasar. Ada peningkatan kemampuan siswa dalam memahami puisi dari siklus 1 ke siklus II. Kata-kata Kunci: kooperatif tipe STAD, memahami isi puisi, motivasi siswa
INTRODUCTING TARGET LANGUAGE CULTURE THROUGH MOVIE WATCHING AND DISCUSSION Sri Adnyani, Ni Luh Putu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 44, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.25 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v44i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa implementasi pembelajaran Movie Watching dan identifikasi aspek-aspek lintas budaya dapat meningkatkan pemahaman dan aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran Cross Cultural Understanding. Di samping itu, penelitian ini juga melihat kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan teknik pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun ajaran 2006/2007. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 2 Jurusan Bahasa Inggris Diploma-3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman mahasiswa dalam mata kuliah Cross Cultural Understanding cukup baik, yaitu seluruh mahasiswa mencapai nilai lulus, (2) lebih dari 50% dari seluruh jumlah mahasiswa berpartisipasi aktif dalam perkuliahan baik dalam diskusi kelas maupun kelompok, (3) mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyimak film yang tokoh-tokohnya merupakan penutur asli bahasa Inggris. Pada dasarnya, Cross Cultural Understanding adalah mata kuliah konten yang menuntut mahasiswa sudah memiliki keterampilan berbahasa Inggris yang baik.Key words: movie watching, cross cultural understanding, target language culture
Implementasi Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Agustini, D. A. E.; Tantra, D. K.; Wedhanti, N. K.
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.445 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v47i2-3.4864

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini terdiri atas para siswa kelas VIII dan guru bahasa Inggris di sekolah tersebut. Analisa dilakukan terhadap RPP dan implementasinya untuk melihat bagaimana nilai-nilai karakter dimasukkan dalam pembelajaran keempat ketrampilan berbahasa. Nilai karakter yang dimaksud meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, kebangsaan, menghargai prestasi, ramah/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, berpikir logis, dan tanggung jawab. Instrumen yang dipakai adalah catatan lapangan, rekorder, dan panduan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru tidak memasukkan nilai-nilai karakter ke dalam indikator dan penilaian. Namun, beberapa nilai karakter tersirat dalam langkah-langkah pembelajaran keempat ketrampilan berbahasa dan juga terlihat pada implementasinya di kelas. Kata-kata Kunci: nilai-nilai karakter, pembelajaran bahasa inggris, pembelajaran karakter
Penerapan Strategi Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah. Rachmawati, Dewi Oktofa
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45, No 2 (2012): Juli, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.231 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i2.1828

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan pemahaman konsep Fisika Matematika I, (2) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa, dan 3) mendeskipsikan tanggapan mahasiswa terhadap penerapan strategi pemecahan masalah dengan setting group investigation (GI). Subjek penelitian adalah 34 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA-Undiksha. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Siklus penelitian ini mengikuti model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Data pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan dengan penilaian otentik dan tes. Data tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran dikumpulkan dengan angket dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan skor rerata ( ) dan simpangan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan pemahaman konsep Fisika Matematika I dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah diterapkan strategi pemecahan masalah dengan setting GI, dan (2) mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan strategi pemecahan masalah dengan setting GI. Untuk menyiapkan mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir divergen, dosen disarankan untuk menerapkan strategi pemecahan masalah dengan setting GI pada mata kuliah lainnya. Kata-kata Kunci: strategi pemecahan masalah, pemahaman konsep, group investigation
PENGARUH MODEL POGIL, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD Sarjana, I Kd. Dwi; Margunayasa, I Gd.
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 49, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.152 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v49i1.9006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep IPA. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis dengan uji Anakova 2 jalur 1 kovariabel dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 9,590, dengan Sig. = 0,003 < 0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 10,529, dengan Sig. = 0,002 < 0,05), (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan gaya kognitif dalam pengaruhnya terhadap pemahaman konsep IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 0,517, dengan Sig. = 0,476 > 0,05), dan (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Tahun Pelajaran 2015/2016 (Sig. = 0,000 < 0,05).
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Inkuiri dalam Peningkatan Pengusaan Konten dan Penalaran Ilmiah Calon Guru Fisika Suma, ketut
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43, No 1 (2010): April 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.48 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i1.1701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kefektivan pembelajaran berbasis inkuiri dalam meningkatkan penguasaan konten dan penalaran ilmiah mahasiswa calon guru Fisika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan pre-test post-test nonequivalen control group Design. Subyek penelitian ini terdiri atas  36 orang mahasiswa kelas eksperimen dan  45 mahasis-wa kelas kontrol. Data tentang penguasaan konten Fisika dan penalaran ilmiah mahasiswa dikum-pulkan dengan tes penguasaan konten Fisika dan tes penalaran ilmiah. Keefektivan pembelajaran inkuiri dilihat dari nilai g factor dan keunggulan pembelajaran inkuiri terhadap pembelajaran tradisional diuji dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata g factor peguasaan konten kelas eksperimen adalah 0,54, sedangkan kelas kontrol adalah 0,33. Uji t menunjukkan nilai t = 7,31 (p<0,05). Rerata g faktor kemampuan penalaran kelas eksperimen adalah 0,57, sedangkan kelompok kontrol adalah 0,42. Uji t untuk perbedaan kedua rerata ini adalah t=0,45 (p<0,05). Bertolak dari fakta ini dapat disimpulkan bahwa keefektivan pembelajaran berbasis inkuiri dalam meningkatkan penguasaan konten Fisika dan kemampuan penalaran ilmiah mahasiswa calon guru dalam level sedang. Pembelajaran berbasis inkuiri lebih efektif dalam meningkatkan penguasaan konten Fisika dan kemampuan penalaran mahasiswa calon guru.Kata kunci: Pembelajaran berbasis inkuiri, penguasaan konten, penalaran ilmiah.

Page 9 of 91 | Total Record : 907


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 58 No 2 (2025): July Vol 58 No 1 (2025): April Vol 57 No 3 (2024): October Vol 57 No 2 (2024): July Vol 57 No 1 (2024): April Vol 56 No 3 (2023): October Vol 56 No 2 (2023): July Vol 56 No 1 (2023): April Vol 55 No 3 (2022): October Vol 55 No 2 (2022): July Vol 55, No 1 (2022) Vol 55 No 1 (2022): April Vol 54, No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54, No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54, No 1 (2021): April 2021 Vol 54 No 3 (2021): October Vol 54 No 2 (2021): July Vol 54 No 1 (2021): April Vol 53, No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53, No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53, No 1 (2020): April 2020 Vol 53 No 3 (2020): October Vol 53 No 2 (2020): July Vol 53 No 1 (2020): April Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52, No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 52 No 3 (2019): October Vol 52 No 2 (2019): July Vol 52 No 1 (2019): April Vol 51, No 3 (2018): October 2018 Vol 51, No 2 (2018): July 2018 Vol 51 No 1 (2018): April 2018 Vol 51, No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 3 (2018): October Vol 51 No 2 (2018): July Vol 50 No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 2 (2017): July 2017 Vol 50 No 2 (2017): July 2017 Vol 50 No 1 (2017): April 2017 Vol 50, No 1 (2017): April 2017 Vol 49, No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49 No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49, No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49, No 1 (2016): April, 2016 Vol 49 No 1 (2016): April, 2016 Vol 48 No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 47 No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47 No 1 (2014): April, 2014 Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47, No 1 (2014): April, 2014 Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46 No 1 (2013): April, 2013 Vol 46, No 1 (2013): April, 2013 Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 46 No 3 (2013): Oktober Vol 46 No 2 (2013) Vol 46, No 2 Juli (2013) Vol 45 No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45 No 1 (2012): April, 2012 Vol 45, No 1 (2012): April, 2012 Vol 44, No 1 (2011): April 2011 Vol 44 No 1 (2011): April 2011 Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43 No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43, No 1 (2010): April 2010 Vol 43 No 1 (2010): April 2010 Vol 42, No 3 Okt (2009) Vol 42 No 3 (2009) Vol 42, No 2 Jul (2009) Vol 42 No 2 (2009) Vol 42 No 1 (2009) Vol 42, No 1 Apr (2009) Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41 No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41, No 1 (2008): April 2008 Vol 41 No 1 (2008): April 2008 More Issue