cover
Contact Name
Rahmat Aziz
Contact Email
azira@uin-malang.ac.id
Phone
+62362-22928
Journal Mail Official
jppundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
JPP publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles 907 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKIF BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP Yudasmara, Gede Ari; Purnami, Desi
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.129 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v48i1-3.6923

Abstract

ABSTRACT: Developing Interactive Instructional Media in Biology to Improve Junior High School Students’ Achievement. This study aimed to produce interactive instructional media inter-active which is practical, and effective. This research was a research and development, which was-held in SMP Negeri 3 Bangli Kintamani to the class VIIIA in the Odd semester of the school year 2014/2015. The subjects were Biology teacher and eighth grade students of class VIIIA. The data were analyzed using descriptive analysis related to aspects of practicality and effectiveness through a questionnaire and Biology achievement test. The result shows that 1) the media that was developed has fulfilled the criteria of practicality based on the average score of the response of teachers to 3.73 (categorized positive) and the students' responses 3.5 (categorized very positive) and 2) interactive instructional media of Biology has accomplished the criteria of effectiveness because it has reached the learning outcomes of the test scores of students who achieved an average of 79.04 above KKM (the minimum criteria of mastery) from previously determined 72, and the percentage of students achieving the minimum criteria of mastery is 95.83%. Keywords: instructional media, learning achievement, quality of media ABSTRAK:Pengembangan Media Pembelajaran Interakif Biologi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Belajar Siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif biologi yang praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kintamani Bangli, pada kelas VIIIA semester Ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah guru Biologi dan siswa kelas VIIIA SMP Negeri 3 Kinta-mani. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptifyang berkaitan dengan aspek kepraktisan dan efektivitas melalui angket dan tes hasil belajar biologi siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) media pembelajaran yang berhasil dikembangkan telah memenuhi syarat kepraktisan ber-dasarkan rata-rata nilai respon guru 3,73 (terkategori positif) dan respon siswa 3,5 (terkategori sangat positif) dan 2) Media pembelajaran interaktif biologi ini telah memenuhi syarat keefektivan karena telah berhasil mencapai nilai tes hasil belajar siswa yang mencapai rata-rata 79,04 diatas KKM yang ditetapkan yaitu 72, dan persentase tingkat ketuntasan minimal siswa mencapai 95,83%. Kata-kataKunci: hasil belajar siswa, kualitas media, media pembelajaran
Pembelajaran Matematika Realistik untuk Meningkatkan Daya Matematik Siswa dan Prestasi Belajar Mahayukti, Gusti Ayu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 1 (2013): April, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.802 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i1.1690

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar siswa, (2)meningkatkan daya matematik siswa,dan (3) meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi. Data penelitian dikumpulkan dengan lembar observasi, jurnal dan tes. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup dan pada siklus II dan III pada kategori tinggi, Daya matematik pada siklus I dan II berada pada kategori cukup, sedangkan pada siklus III ada peningkatan yakni pada kategori baik. Prestasi belajar siswa naik dari siklus ke siklus. Dengan demikian, penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi dapat meningkatkan daya matematik siswa. Kata-kata Kunci: matematika realistik, daya matematik, miskonsepsi
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Sudiarta, I Gusti Putu; Sadra, I Wayan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 49, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.882 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v49i2.9009

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian jangka panjang (2 tahun) yang mana tahapan ini merupakan tahapan ujicoba model pembelajaran yang dilakukan secara terbatas di SMP Negeri di Kota Singaraja.  Dua seri penelitian  ujicoba   dilakukan dengan memilih  2 sekolah yaitu SMPN 1 dan SMPN 2 Singaraja, kelas VII yang dilakukan atas pertimbangan  kriteria kesiapan perangkat TIK, serta kesiapan guru dan siswa dalam menggunakannya dalam pembelajaran.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan post-test only control group design,  dan meliputi populasi  seluruh siswa Kelas VII non unggulan baik di SMP Negeri 1, maupun di SMPN 2 Sngaraja. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling.   Experimen pertama dilakukan di SMP N 1 Singaraja dengan menggunakan variabel terikat kemampuan pemecahan masalah, sedangkan experimen kedua di SMPN 2 Singaraja dengan menggunakan varibel terikat pemahaman konsep. Sedangkan variabel bebasnya untuk kedua experimen itu adalah model pembelajaran, yaitu model pembelajaran blended learning berbasis video animasi untuk kelompok experimen dan pembelajaran konvensional untuk kelompok kontrol. Hasil Experimen di SMPN 1 Singaraja menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis video animasi lebih baik secara signifikan daripada kemampuan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Demikian juga dengan hasil experimen di SMP N 2 Singaraja menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika  siswa yang mengikuti blended learning berbasis video animasi lebih baik secara signifikan daripada pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model blended learning berbantuan video animasi berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman konsep siswa kelas VII di SMP Negeri di Kota Singaraja.  Hal ini beralasan karena dukung oleh temuan lapangan  bahwa siswa yang mengikuti blended learning berbantuan video animasi menjadi lebih aktif, lebih terlatih dalam berdiskusi, lebih termotivasi, dan lebih bersemangat dalam belajar matematika dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Perangkat Pembelajaran Berorientasi Discovery-Inquiry untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Yadnya, I Gusti Agung Oka
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.524 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i3.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembe-lajaran pada pokok bahasan ”Lingkaran” yang berorientasi discovery-inquiry. Pengembangan pe-rangkat pembelajaran ini mengikuti prosedur pengembangan model Plomp. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A2, VIII A3, dan VIII A5 SMP Negeri 1 Singaraja. Setelah uji coba, diperoleh skor rata-rata aktivitas belajar siswa pada uji coba I, II, dan III berturut-turut adalah 3,1, 3,2, dan 3,5. Skor rata-rata hasil belajar dari uji coba I, II, dan III berturut-turut adalah 86,4, 85,7, dan 94,8. Produk yang dihasilkan telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Karakteristik perangkat pembelajaran yang dihasilkan adalah: (1) alat peraga: mendukung sebagian besar konsep ”Lingkaran” di SMP, dapat diotak-atik dan mudah dioperasi-kan, digunakan untuk peragaan, eksperimen, dan konfirmasi dalam pembelajaran; (2) LKS: dominan memuat persoalan yang berhubungan dengan praktik, menuntun siswa dalam melakukan penyelidikan; dan (3) BPG: sebagai panduan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran ber-orientasi discovery-inquiry, dan memuat jawaban standar atas permasalahan dalam LKS. Kata-kata Kunci: perangkat pembelajaran, discovery inquiry, aktivitas belajar, hasil belajar.
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SDN 4 KAMPUNG BARU Putra, I Gede Dharma; Riastini, Putu Nanci
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v40i4.9002

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan rencana pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang dibuat oleh  guru  SD Negeri 4 Kampung Baru dengan Permendikbud  Nomor 103 Tahun 2014, mengetahui besarnya kesenjangan proses pembelajaran Kurikulum 2013  yang dilakukan oleh guru SD Negeri 4 Kampung Baru  dengan Permendikbud  Nomor 103 Tahun 2014, dan mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya kesenjangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu seluruh guru kelas di SD Negeri 4 Kampung Baru. Objek penelitian adalah rencana dan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 yang disusun dan dilaksanakan oleh guru berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah dengan menggunakan statistik non parametrik dengan uji jenjang bertanda Wilcoxon untuk data kuantitatif dan teknik Triangulasi data untuk data kualitatif, kemudian dilanjutkan dengan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan Permendikbud  Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 14,3% tergolong kategori sangat kecil (SK), besarnya  kesenjangan pelaksanaan pembelajaran dengan Permendikbud  Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 3,41% tergolong kategori sangat kecil (SK), Faktor penyebab kesenjangan adalah guru melupakan beberapa komponen dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dan masih ada guru kelas yang berpedoman pada permendikbud 81a tahun 2013.
Pendidikan Kebudayaan Bali (PKB) Sebagai Strategi Mewujudkan Ajeg Bali Rai, I Wayan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.022 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1727

Abstract

Artikel ini mengkaji masalah perubahan sosial budaya pada masyarakat Bali yang disebabkan oleh globalisasi. Hal ini menimbulkan kegelisahan pada masyarakat Bali tentang kebertahanan kebudayaan Bali. Karena itu, muncul wacana tentang Gerakan Ajeg Bali sebagai solusi untuk mempertahankan ke-ajeg-an kebudayaan Bali. Dalam konteks inilah pendidikan bisa memainkan peran penting, yakni berwujud Pendidikan Kebudayaan Bali (PKB). PKB  bisa diterapkan pada lembaga pendidikan formal, dengan tujuan tidak saja menjadikan orang Bali secara fisikal (penampilan), tetapi yang lebih penting adalah menjadi orang Bali sebagai orang Bali secara sosiobudaya. Dengan cara ini tercipta orang Bali yang mempraktikkan kebudayaan Bali secara Tri Kaya Parisudha (pikiran, ucapan, dan tindakan) dalam kehidupan bermasyarakat tanpa mengabaikan asas multikulturalisme.Kata kunci: perubahan budaya, ajeg bali, pendidikan kebudayaan bali
IMPROVING 4th GRADE STUDENTS’ LEARNING COMPETENCY THROUGH STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS METHOD Aryani, Dwi; Slameto, Slameto
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 50, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.632 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v50i2.11657

Abstract

This study aims to improve science learning outcomes through methods of Student Teams Achievement Divisions. Action Research (PTK) is conducted in two cycles. The research procedures based on the Kemmis and Mc Tanggart models include planning, action, observation and reflection phases that are adapted to the Student Teams Achievement Divisions.The results obtained from the implementation of cycle I and II, namely an increase learning outcomes after using Student Teams Achievement Divisions. In comparison the initial conditions, the cycle I and II show the initial conditions only 9 students, or 36%, in the first cycle of 16 students or 64% and the second cycle increased to 23 students or 92%. Based on the results concluded that Student Teams Achievement Divisions learning to improve student learning outcomes with indicators of >70%, which indicates success.
The Relatioship Between Discourse And Grammar In Discourse Functional Approach And Its Implication In Language Teaching Suarnajaya, I Wayan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.023 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1739

Abstract

Artikel ini bermaksud untuk mengungkapkan secara singkat konsep gramatika menurut pendekatan fungsional yang berlandaskan pada wacana (diskos). Konsep gramatika menurut pendekatan fungsional sangat berbeda dengan konsep grammar seperti yang diperkenalkan oleh pendekatan formal atau otonomis. Para tokoh dari pada pendekatan fungsional sangat yakin bahwa gramatika bermula dari wacana. Para pengikut pendekatan formal meyakini bahwa keberadaan gramatika tidak tergantung pada penggunaan secara komunikatif gramatika itu. Dengan mengacu kepada pandangan penganut pendekatan fungsional, pembicaraan tentang gramatika hendaknya memperhitungkan berbagai aspek wacana, seperti : struktur wacana, sikap pembicara, faktor-faktor interaksi, dan hakikat kategori analisis. Pembahasan tentang gramatika fungsional dalam tulisan ini disertai dengan implikasi dari pendekatan gramatika fungsional dalam pengajaran bahasa. Kata kunci: grammar, wacana, pendekatan fungsional, dan pendekatan otonomis.
Implementation of cooperative learning model type Jigsaw in social science to increase students’ learning outcome Permata, Dian; Slameto, Slameto; Radia, Elvira Hoesein
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 51, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.338 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v51i2.15415

Abstract

This study aimed at improving learning outcome in social science using cooperative learning model type Jigsaw in social science. The model was implemented in a primary school. This learning model was developed into 2013 curriculum-based learning. We conducted the study into cycle 1 and cycle 2, each consisted of 3 meetings. The research subjects were 4th grade students. The research design was arranged based on planning, action, and reflection. Results show that there is an increase in the number of students passing the minimum requirement. Therefore, Jigsaw can improve students’ learning outcomes.
Eksplorasi Mathlet dan Kooperatif Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Kua-litas Perkuliahan MNASB Sweken, Gede
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45, No 1 (2012): April, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.982 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i1.1777

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas perkuliahan Masalah Nilai Awal dan Syarat Batas (MNASB) dengan pengintegrasian mathlet yang eksploratif. Dengan peningkatan kualitas perkuliahan ini diharapkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep yang dibelajarkan menjadi lebih baik. Untuk mencapai tujuan tersebut sebuah Penelitian Tindakan Kelas telah dilaksanakan dengan subjek penelitian adalah mahasiswa semester VII Jurusan Pendidikan Matematika Undiksha. Data penelitian berupa pemahaman konsep dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar, sementara data berupa respon mahasiswa terhadap tindakan yang telah diberikan dikumpulkan dengan kuesioner. Data tersebut selanjutnya diolah secara deskriptif. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman konsep mahasiswa yang tercermin dari peningkatan hasil belajar maha-siswa dari 5,9 pada awal penelitian menjadi 7,0 pada akhir penelitian. Respon mahasiswa terhadap tindakan yang diberikan juga mengalami peningkatan dari 24,7 (cukup) menjadi 27,2 (baik). Kata-kata Kunci: mathlet, think-pair-share, pemahaman konsep.

Page 8 of 91 | Total Record : 907


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 58 No 2 (2025): July Vol 58 No 1 (2025): April Vol 57 No 3 (2024): October Vol 57 No 2 (2024): July Vol 57 No 1 (2024): April Vol 56 No 3 (2023): October Vol 56 No 2 (2023): July Vol 56 No 1 (2023): April Vol 55 No 3 (2022): October Vol 55 No 2 (2022): July Vol 55, No 1 (2022) Vol 55 No 1 (2022): April Vol 54, No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54, No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54, No 1 (2021): April 2021 Vol 54 No 3 (2021): October Vol 54 No 2 (2021): July Vol 54 No 1 (2021): April Vol 53, No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53, No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53, No 1 (2020): April 2020 Vol 53 No 3 (2020): October Vol 53 No 2 (2020): July Vol 53 No 1 (2020): April Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52, No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 52 No 3 (2019): October Vol 52 No 2 (2019): July Vol 52 No 1 (2019): April Vol 51, No 3 (2018): October 2018 Vol 51, No 2 (2018): July 2018 Vol 51, No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 3 (2018): October Vol 51 No 2 (2018): July Vol 50 No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 3 (2017): October 2017 Vol 50 No 2 (2017): July 2017 Vol 50, No 2 (2017): July 2017 Vol 50, No 1 (2017): April 2017 Vol 50 No 1 (2017): April 2017 Vol 49, No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49 No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49, No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 1 (2016): April, 2016 Vol 49, No 1 (2016): April, 2016 Vol 48 No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 47 No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47 No 1 (2014): April, 2014 Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47, No 1 (2014): April, 2014 Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46, No 1 (2013): April, 2013 Vol 46 No 1 (2013): April, 2013 Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 46 No 3 (2013): Oktober Vol 46 No 2 (2013) Vol 46, No 2 Juli (2013) Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45 No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45, No 1 (2012): April, 2012 Vol 45 No 1 (2012): April, 2012 Vol 44 No 1 (2011): April 2011 Vol 44, No 1 (2011): April 2011 Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43 No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43, No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43, No 1 (2010): April 2010 Vol 43 No 1 (2010): April 2010 Vol 42 No 3 (2009) Vol 42, No 3 Okt (2009) Vol 42 No 2 (2009) Vol 42, No 2 Jul (2009) Vol 42, No 1 Apr (2009) Vol 42 No 1 (2009) Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41 No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41 No 1 (2008): April 2008 Vol 41, No 1 (2008): April 2008 More Issue