cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
PENGARUH INTENSITAS NAUNGAN DAN INTERVAL PENYIRAMAN TERHADAP PRODUKSI DAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) Muammar Zhafar Aziz; Karno Karno; Budi Adi Kristanto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh intensitas naungan berbeda serta interval penyiraman berbeda terhadap produksi dan kandungan minyak atsiri jahe merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – November 2021 di Greenhouse dan analisis parameter pengamatan di Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan percobaan Split Plot dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Petak utama (main plot) adalah intensitas naungan yaitu A1 (tanpa naungan), A2 (naungan 40%) dan A3 (naungan 80%). Anak petak (sub plot) adalah interval penyiraman yaitu B1 (1 hari ), B2 (3 hari ) dan B3 (5 hari ). Bahan yang digunakan adalah tanaman jahe merah umur 6 bulan. Parameter pengamatan yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar tajuk, berat kering tajuk, berat segar rimpang, luas  daun dan rendemen minyak atsiri. Data dianalisis ragam dan diuji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa intensitas naungan berpengaruh terhadap berat kering tajuk. Variasi interval penyiraman hingga 5 hari  menunjukkan perbedaan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar tajuk, berat kering tajuk, berat segar rimpang dan luas  daun. Intensitas naungan dan interval penyiraman tidak berpengaruh terhadap kandungan minyak atsiri jahe merah.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK OGRANIK CAIR BERBAHAN URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY (BRASSICA RAPPA L.) VARIETAS NAULI F1 Indah Puspita Ningrum; Muharam Muharam; Wagiono Wagiono
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8046

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan jenis tanaman sayuran yang penting di Indonesia karena memiliki nilai ekonomis dan gizi yang tinggi. Salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pakcoy adalah dengan penambahan bahan organik yaitu pupuk organik cair limbah urin sapi.  Urin sapi tersebut yang dapat dimanfaatkan oleh petani sebagai pupuk organik dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman juga mampu menekan laju limbah ternak yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik cair berbahan dasar urin sapi dengan berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman pakcoy. Percobaan yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Kelompok Faktor Tunggal dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Tedapat enam faktor perlakuan yang digunakan yaitu A (kontrol), B (100 ml POC per liter air), C (200 ml/L-1 POC), D (300 ml/L-1 POC),  E (400 ml/L-1 POC), dan F (500 ml/L-1 POC). Parameter yang diukur dalam penelitian ini terdiri dari jumlah daun, luas daun, bobot segar per tanaman, dan panjang akar. Pengaruh perlakuan dianalisis dengan sidik ragam dan apabila pada uji taraf 5% terdapat hasil signifikan, maka dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk melihat pengaruh terbaik dari perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata pada parameter luas daun. Pada parameter luas daun perlakuan A (kontrol) berpengaruh nyata terhadap perlakuan C, D, dan F. Perlakuan B berpengaruh nyata terhadap perlakuan C dan D, sedangkan perlakuan E tidak berpengaruh nyata terhadap semua perlakuan. Rata – rata luas daun tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan luas daun mencapai ± 231.47 cm2.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN EDAMAME (GLYCINE MAX L. MERR) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PEMBERIAN GA3 DAN BAP Aisyah Ufairoh Rahmah; Karno Karno; Syaiful Anwar
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8145

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji pengaruh pemberian konsentrasi GA3 dan BAP serta interaksi kedua perlakuan terhadap pertumbuhan dan produksi edamame. Penelitian dilaksanakan pada September – Desember 2021 di Greenhouse, Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian menggunakan Rancangan Faktorial 3x5 dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi GA3 dengan 3 taraf (A0 = Pemberian GA3 konsentrasi 0 ppm, A1 = GA3 konsentrasi 100 ppm, A2 = GA3 konsentrasi 200 ppm) dan faktor kedua adalah BAP dengan 5 taraf (B0 = BAP konsentrasi 0 ppm, B1 = BAP konsentrasi 25 ppm, B2 = BAP konsentrasi 50 ppm, B3 = BAP konsentrasi 75 ppm, B4 = Pemberian BAP konsentrasi 100 ppm). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi dan jumlah polong hampa. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan taraf 5%, dan apabila terdapat beda nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dan uji polinomial ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi GA3 konsentrasi 116,67 ppm dan 200 ppm merupakan konsentrasi optimal pada parameter jumlah cabang dan jumlah polong hampa. Aplikasi BAP 26,67 ppm dan 28,3 ppm masing-masing dapat meningkatkan jumlah polong per tanaman dan jumlah cabang. Kombinasi perlakuan GA3 100 ppm dan BAP 0 ppm menghasilkan tinggi tanaman yang optimal, sedangkan kombinasi GA3 200 ppm dan BAP 100 ppm menghasilkan jumlah polong isi yang optimal.
UJI ANTAGONISME ISOLAT JAMUR ENDOFIT TANAMAN PINANG TERHADAP GANODERMA BONINENSE PAT. PENYEBAB PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG KELAPA SAWIT Muhammad Ali; Fitra Ananda Amimartha; Fifi Puspita
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.7982

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan utama di Provinsi Riau yang memberikan kontribusi devisa yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi dan mengisolasi fungi endofit tanaman pinang yang memiliki potensi antagonis tertinggi sebagai agens hayati terhadap G. boninense yang menyebabkan penyakit busuk pangkal batang kelapa sawit dan mengidentifikasi hingga tingkat genus. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Riau, Pekanbaru. Penelitian yang digunakan metode eksplorasi, observasi dan eksperimen. Penelitian terdiri dari 6 langkah: isolasi dan pemurnian jamur endofit tanaman pinang, uji hipovirulen jamur endofit tanaman pinang, uji diameter dan kecepatan tumbuh jamur endofit tanaman pinang, uji antagonis jamur endofit tanaman pinang terhadap G.boninense, uji hiperparasitisme jamur endofit tanaman pinang yang memiliki daya antagonis tinggi terhadap G.boninense dan identifikasi isolat jamur endofit. Hasil dari penelitian ditemukan 17 isolat jamur endofit, 10 isolat bersifat hipovirulen dan 7 isolat bersifat virulen. Isolat P2 memiliki nilai daya antoginis tertinggi yaitu sebesar 77,67% dan diameter serta kecepatan pertumbuhan isolat P2 (90 mm dan 33,45 mm/hari). Tipe Hiperparasit isolat P2 adalah pelilitan, isolat P9 adalah lisis dan penjeratan (isolat P16). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat P2 termasuk dalam genus Trichoderma dan isolat P9 termasuk dalam genus Cylindrocladium.
PENGARUH HUJAN DAN PANAS TERHADAP EFISIENSI PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN BAWANG PREI (ALLIUM ANPELOPRASUM) DI DESA TENGGER KABUPATEN LUMAJANG Rery Irmawati; Sudarti Sudarti; Yushardi Yushardi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.9009

Abstract

Bawang prei merupakan tanaman yang biasanya tumbuh secara baik di daerah pegunungan dan juga sangat dominan terhadap pertumbuhan bawang prei. Bawang prei juga termasuk kedalam tanaman jenis hortikultura yang memiliki dominan dan potensi besar untuk dapat melakukan proses perkembangan secara komersil. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan terhitung sejak akhir bulan Agustus sampai Akhir Bulan Oktober. Terdapat sutu tujuan dari penelitian ini yaitu berguna untuk mengetahui pengaruh dari pengguntingan bibit bawang prei dan untuk mengetahui efisiensi penggunaan pupuk organik untuk pertumbuhan bawang prei serta untuk mengtahui pengaruh hujan dan panas. Penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan suatu faktorial 4x3 dimana masing masing menggunakan perlakuan yang berbeda. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemotongan pada bibit bawang prei berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan. Pengaruh hujan dan panas memiliki dampak yang baik bagi pertubuhan bawang prei. Dan efisiensi penggunaan pupuk organik pada bawang prei tidak terlalu berpengarh karena sudah adanya unsur hara pada tanah sehingga hanya memiliki pengaruh yang sedikit nyata
KOMBINASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH TEMPE DAN NPK MAJEMUK TERHADAP TANAMAN BAYAM BATIK (ALTERNANTHERA AMOENA VOSS VAR. BA 132) PADA HIDROPONIK SISTEM WICK Nuzula Nur Azizah; Rommy Andhika Laksono; Rika Yayu Agustini
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8837

Abstract

Tanaman bayam batik merupakan tanaman sayuran yang baik untuk mempertahankan antibodi manusia di tengah kondisi kesehatan di Indonesia saat ini.  Perkembangan pupuk kimia tidak lepas pada aktivitas budidaya tanaman terutama tanaman sayuran.  Limbah industri tempe juga mengalami peningkatan dan penyebab area perairan semakin buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengaruh dan dosis terbaik pemberian pupuk organik cair berbahan dasar limbah cair tempe terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam batik (Alternanthera amoena Voss. var. BA 132) dengan penggunaan hidroponik sistem Wick. Penelitian dilakukan pada bulan November hingga Desember tahun 2021 di lahan percobaan screenhouse di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal.  Faktor yang diuji adalah larutan fermentasi limbah cair tempe (N) dengan 7 taraf diulang sebanyak 4 kali. Taraf yang digunakan yaitu N0 (ABmix), N1 (10ml limbah tempe), N2 (20ml limbah tempe), N3 (30ml limbah tempe), N4 (10ml limbah tempe + NPK majemuk), N5 (20ml limbah tempe + NPK majemuk), dan N6 (30ml limbah tempe + NPK majemuk). Analisis data menggunakan uji F taraf 5% dan diuji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan N0 (pemberian ABmix 10 ml)memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, dan hasil bobot per tanaman pada tanaman bayam batik umur 7, 14, 21, 28, dan 30 HST.
PENGARUH BERBAGAI DOSIS FOSFOR DAN PEMANGKASAN BAGIAN PUCUK TERHADAP PERTUMBUHAN CABAI HIAS UNGARA Givrael Bima Christi; Didik Wisnu Widjajanto; Sutarno Sutarno
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8130

Abstract

Tanaman cabai (Capsicum annum L.) saat ini diminati sebagai tanaman hias. Salah satu varietas cabai hias yang cukup terkenal yaitu cabai hias varietas Ungara. Cabai hias Ungara memiliki warna buah ungu kehitaman hingga merah, bentuk buah membulat, termasuk memiliki tinggi tanaman yang tinggi dibandingkan cabai hias lainnya karena tidak mengalami pemendekan ruas. Cabai Ungara memiliki umur bunga lebih lama dan umur panen buah yang lebih lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis fosfor berbasis air cucian beras dan pemangkasan pucuk terhadap pertumbuhan cabai hias Ungara. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2021-Mei 2021 di greenhouse Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.Penelitian menggunakan percobaan faktorialdengan rancangan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah dosis fosfor berbasis air cucian beras (B) yaitu kontrol (B0), 54,94 kg P2O5/ha atau setara4,5 L air cucian beras (B1), 73,2 kg P2O5/ha atau setara6 L air cucian beras (B2) dan 91,49 kg P2O5/ha atau setara 7,5 L air cucian beras (B3). Faktor kedua adalah waktu pemangkasan pucuk (P) yaitu kontrol (P0), 14 hari stelah semai, HSS (P1), 21 HSS (P2), 28 HSS (P3). Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA dan pada parameter yang menunjukkan pengaruh yang nyata dari perlakuan, dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, produksi, jumlah buah dan bobot buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai dosis fosfor menunjukkan tinggi tanaman dan jumlah buah lebih rendah dibandingkan kontrol, sedangkan bobot per buah lebih tinggi dari kontrol. Perlakuan dengan berbagai dosis fosfor dan pemangkasan pucuk tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan produksi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fosfor melalui air cucian beras masih terlalu dini sehingga pertumbuhan cabai hias Ungara terhambat. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi fosfor melalui air cucian beras sebaiknya mempertimbangkan waktu yang tepat.
UJI KOMPOSISI MEDIA SEMAI CETAK (SOIL BLOCK) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) VARIETAS SERVO F1 DI PERSEMAIAN Novia Trisdayanti; Muharam Muharam; Ani Lestari; Ana Feronika Cindra Irawati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8996

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi soil block yang memiliki kepadatan-kerapuhan dan porositas yang dapat menunjang pertumbuhan tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) varietas Servo F1 di persemaian. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta pada 15 oktober hingga 5 November 2021. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok Faktor tunggal yang terdiri dari 4 perlakuan A tray (Kontrol : Kompos 30% Arang sekam 20% Tanah 30% kaptan 10% tanpa Tapioka), B soil block (Kompos 25% Arang sekam 20% Tanah 35% Kaptan 10% dan Tapioka 10%), C soil block (Kompos 30% Arang sekam 20% Tanah 30% Kaptan 10% Tapioka 10%), D soil block (Kompos 20% Arang sekam 20% Tanah 40% Kaptan 10% Tapioka 10%) diulang 6 kali, pada setiap ulangan diambil 5 tanaman sampel. Data di analisis menggunakan analisis ragam dan apabila uji F taraf 5% signifikan, maka uji lanjut dengan LSD taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media semai cetak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Perlakun tray (A) memberikan pertumbuhan tinggi tanaman tertinggi pada 21 hss (10,02 cm), jumlah daun tertinggi (7,90 helai) dan diameter batang (2,18 mm).
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) DENGAN BERBAGAI INTERVAL PENYIRAMAN DAN DOSIS BIOSLURRY YANG BERBEDA Muhammad Yusuf Fajri; Sumarsono Sumarsono; Sutarno Sutarno
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8387

Abstract

Tanaman kacang hijau sebagai tanaman pangan yang seringkali difungsikan sebagai tanaman sela dalam pola penanaman padi pada sawah tadah hujan. Kondisi kering musim kemarau saat penanaman kacang hijau membutuhkan perhitungan kebutuhan air bagi tanaman untuk tetap mendapatkan produksi tanaman yang optimal. Pupuk organik cair seperti bioslurry dapat dimanfaatkan sebagai peningkat ketersediaan hara bagi tanaman dalam pertumbuhannya tanpa memberikan efek samping buruk pada lingkungan serta degradasi lahan sawah pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interval penyiraman dan dosis terbaik dalam menunjang pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L. var. Vima-3) yang tinggi. Penelitian dilakukan di greenhouse dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro pada Maret – Mei 2022. Rancangan percobaan menggunakan faktorial 3 x 4 dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 ulangan. Faktor pertama yaitu interval penyiraman (1 hari, 2 hari, dan 4 hari). Faktor kedua yaitu pemberian pupuk bioslurry cair (0 L/ha, 300 L/ha, 900 L/ha, 1500 L/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval penyiraman berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap semua parameter kecuali berat kering akar. Pemberian pupuk bioslurry cair berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap semua parameter kecuali indeks panen, berat kering akar, dan nisbah tajuk akar. Pengaruh Interaksi menunjukkan bahwa antara perlakuan interval penyiraman 1 hari (I1) dan perlakuan dosis bioslurry cair 900 L/ha (P2) nyata (P<0,05) menghasilkan luas daun tertinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa interval penyiraman 2 hari dengan dosis bioslurry cair 900 L/ha memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau tertinggi.
KERAGAAN MORFOLOGI DAN AGRONOMI KLON KRISAN (CHRYSANTHEMUM MORIFOLIUM RAMAT.) TAHAN KARAT HASIL MUTASI VARIETAS PUSPITA NUSANTARA Shela Shevila; Rommy Andhika Laksono; Yayu Sri Rahayu; Lia Sanjaya
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.8013

Abstract

Usaha perakitan varietas unggul krisan di dalam negeri melalui pemuliaan tanaman dengan teknik mutasi sinar gamma terus dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada varietas impor, serta menghasilkan varietas baru yang tahan terhadap penyakit karat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan klon krisan (Chrysanthemum sp.) tahan karat hasil mutasi varietas Puspita Nusantara yang memberikan keragaan morfologi dan agronomi terbaik. Percobaan dilakukan di BALITHI Cipanas, Jawa Barat pada bulan Juli sampai November tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 16 perlakuan dan 3 ulangan. Aksesi klon mutan yang digunakan sebagai kandidat adalah 6.9 ((198)), 5.13 II/4 ((107)), 8.24 II/4 ((65)), BB 7,5 - 0,2, L 34, St 3.11, NN 298, 7.3, IV 12.4 ((101)), 9.2, NN 137, NN 139, dan NN 139. Varietas referensi Puspita Nusantara, Arosuka Pelangi dan Stangkon Kuning digunakan sebagai varietas pembanding. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil percobaan yang dilakukan terdapat pengaruh yang berbeda nyata klon-klon krisan tahan karat hasil mutasi pada hampir semua parameter pengamatan. Nomor klon 9.2, NN 298 dan 5.13 II/4 ((107)) memberikan hasil terbaik pada keragaan morfologi dan agronominya.