cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
Interaksi Pembumbunan Dan Pemberian Pupuk Kandang Kotoran Lembu Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanman Wortel (Daucus carota L) erti kumala indah
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13910

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembumbunan dan pemberian pupuk kandang kotoran lembu terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman wortel (Daucus carota L). penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu faktor perlakuan pembumbunan dan faktor pemberian pupuk kandang lembu. Menurut hasil analisis sidik ragam  pada parameter tinggi tanaman dari umur pengamatan 4 mst, 6 mst, dan 8 mst dengan interaksi kedua perlakuan menunjukkan pengaruh tidak nyata.Menurut hasil analisis sidik ragam pada parameter berat umbi per sampel dengan perlakuan pembumbunan menunjukkan pengaruh tidak nyata, pada parameter umbi per sampel dengan dengan perlakuan pemberian pupuk kandang lembu menunujukkan pengaruh tidak nyata sedangkan pada parameter berat umbi persampel dengan interaksi kedua perlakuan menunjukkan pengaruh tidak nyata.Menurut hasil analisis sidik ragam pada parameter berat umbi persampel dengan perlakuan pembumbunan pengaruh tidak nyata, pada parameter berat umbi per sampel dengan perlakuan pemberian pupuk kandang lembu menunjukkan pengaruh tidak nyata sedangkan berat umbi per sampel dengan interaksi kedua perlakuan menunujukkan pengaruh tidak nyata. Menurut hasil analisis sidik ragam pada parameter berat umbi per plot. Dengan perlakuan pembumbunan menunjukkan pengaruh tidak nyata, pada parameter berat umbi per plot dengan perlakuan pemberian pupuk kandang lembu menunjukkan pengaruh tidak nyata sedangkan parameter berat umbi per plot dengan interaksi kedua perlakuan menunjukkan pengaruh tidak nyata.
RESPON PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK POS DAN PUPUK GANDASIL Elda Sari Siregar; Fery Endang Nasution
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i2.17139

Abstract

ABSTRAK Pada Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu pupuk Organik POS dan pupuk gandasil. Pada parameter tinggi tanaman umur 4, 6, 8, 10, 12 mst, parameter diameter batang pada umur 4, 6, 10 dan 12 mst, parameter jumlah daun pada umur 4, 6, 8, dan 10 mst, dan para meter luas daun pada umur 4, 8, 10 dan 12 mst menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap pemberian pupuk organik tetapi, pada parameter diameter batang saat umur tanaman 8 mst dan parameter luas daun pada umur 6 mst tidak menunjukkan pengaruh yang nyata. Pada parameter tinggi tanaman umur 4, 6, 8, 10, 12 mst, parameter diameter batang pada umur 4 dan 6 mst, parameter jumlah daun pada umur 6 dan 8 mst, dan parameter luas daun pada umur 8, 10 dan 12 mst menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap pemberian pupuk gandasil, tetapi pada pengamatan diameter batang pada umur 8, 10 dan 12 mst, pengamatan di jumlah daun di umur 4 juga 10 mst, pengamatan luas daun pada umur 4 dan 6 mst tidak menunjukkan pengaruh yang nyata dengan pemberian Gandasil. Tidak berpengaruh nyata terhadap interaksi pemberian Pupuk Organik dan pupuk gandasil terhadap parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun pada umur 4, 6, dan 8, tetapi pada pengamatan luas daun di umur 10 dan 12 mst berpengaruh nyata untuk interaksi kedua pupuk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pemberian pupuk organik POS dalam dosis 150 gr/polybag dan pemberian pupuk gandasil dalam dosis 6 gr/liter air memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman Kakao
DAMPAK PUPUK ORGANIK MOL PLUS TERHADAP KUALITAS DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza sativa L) DENGAN SISTEM JAJAR LEGOWO Nasution, Fery Endang; Mukhlis, Mukhlis; Harahap, Samsinar
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19783

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan yang menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk dunia. Saat ini produksi padi mengalami penurunan yang disebabkan oleh kurang maksimalnya dalam teknik budidaya, mulai dari proses olah tanah, sistem tanam serta pemupukan dan perawatan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemberian pupuk organik mol plus terhadap kualitas dan produksi tanaman padi dengan sistem jajar legowo. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pardomuan Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan dari bulan Mei–Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Petak Terbagi (Split Plot Design), yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor dosis Mol Plus (M) yang terdiri dari 4 taraf dan faktor sistem jajar legowo (L) yang terdiri dari 2 taraf. Perlakuan pemberian pupuk organik Mol Plus menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter jumlah anakan dan umur panen dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 250 ml/air (M2). Pada perlakuan sistem jajar legowo menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Interaksi kedua perlakuan juga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada semua parameter pengamatan.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS NITROGEN DAN WAKTU APLIKASI PEMUPUKAN BERBASIS POC BIOSLURRY TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI KERITING (Brassica chinensis var. parachinensis) Maula, Yulia Anjani; Widjadjanto, Didik Wisnu; Budiyanto, Susilo
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.12566

Abstract

Tanaman sawi keriting fun jen (Brassica chinensis var. parachinensis) merupakan sayuran daun yang mudah dibudidayakan serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. produktivitas tanaman sawi keriting berada dalam kondisi fluktuasi akibat dari kesuburan tanah yang rendah. Salah satu upaya dalam peningkatan produktivitas tanaman sawi keriting yaitu melalui penggunaan bioslurry sebagai pupuk organik untuk penunjang pertumbuhan. Penelitian ini bertujan untuk mengkaji pengaruh pemberian berbagai dosis nitrogen berbasis bioslurry dan aplikasi pemupukan serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi keriting fun jen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2022 di Desa Karaskepoh, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan percobaan factorial 4x3 Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 ulangan sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan. Faktor pertama adalah perlakuan berbagai level dosis nitrogen berbasis POC bioslurry (0 kg N/ha setara 0 ml/tanaman) K0; (100 kg N/ha setara 29 ml/tanaman) K1; (200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman) K2; dan (300 kg N/ha setara 87 ml/tanaman) K3. Faktor kedua adalah perlakuan aplikasi pemupukan terdiri dari (4 hari) P1; (7 hari) P2; dan (10 hari) P3. Parameter penelitian : tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar (cm), kadar air tanaman (%), kandungan klorofil total (mg/g), serapan nitrogen (%), berat kering tajuk (g), berat kering akar (g), nisbah tajuk akar (g), berat segar tajuk (g), dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan dosis nitrogen berbasis bioslurry cair sebesar 200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman dengan aplikasi pemupukan 4 hari (K2P1) diperoleh hasil berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tanaman : jumlah daun, luas daun, dan panjang akar.
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIC CAIR DENGAN BERBAHAN DASAR KEONG MAS DENGAN PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KELOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN LABU MADU (cucurbita Moshata) Suryanto, Suryanto; Ritonga, Eka Nurwani
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19785

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobahan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dengan letak geografis 325 mdpl.  Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pupuk organik cair dengan berbahan dasar keong mas dengan pupuk organik cair daun kelor terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman labu madu (cucurbita moschata). Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancangan acak kelompok faktorial, ada dua faktor yaitu pemberian pupuk organik cair keong mas (P) yakni P1 = 40 ml /1 liter air / plot, P2 = 60 ml /1 liter air / plot, P3 = 80 ml / 1 liter air / plot dan perlakuan pemberian pupuk organik cair daun kelor (K) yakni K1 = 30 ml / 1 liter air / plot, K2 = 60 ml / 1 liter air / plot, K3 = 90 ml / 1 liter air / plot, K4 = 120 ml /1 liter air / plot. Maka di dapatkan kombinasi perlakuan sebanyak 12 kombinasi perlakuan, diulang sebanyak 3 ulangan dan 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair keong mas menunjukkan tidak adanya pengaruh yang nyata pada parameter jumlah daun umur 3 mst dan berat buah per plot. Namun pada pengamatan parameter panjang tanaman umur 3 , 4, dan 5 mst, jumlah daun umur 5 mst, berat buah per sampel dan berat buah per plot menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata. Perlakuan pemberian pupuk organik cair daun kelor menunjukkan tidak adanya pengaruh yang nyata pada parameter panjang tanaman pada umur 3 dan 4 mst, jumlah daun pada umur 4 mst, dan berat buah per plot. Namun pada parameter pengamatan panjang tanaman umur 5 mst, jumlah daun umur 3 dan 5 mst, berat buah per sampel dan berat buah per plot menunjukkan adanya pengaruh yang nyata. Dan hasil interaksi kedua perlakuan memperlihatkan tidak adanya pengaruh yang nyata pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, berat buah per sampel dan berat buah per plot.
UJI EFEKTIFITAS DOSIS POC LIMBAH BUAH-BUAHAN DAN PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Harahap, Samsinar
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19072

Abstract

Mentimun merupakan salah satu tanaman sayuran yang bergizi tinggi dan memiliki sumber mineral dan vitamin yang baik. Kebutuhan sayuran ini semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan berdampak buruk bagi kondisi lahan pertanian dan pencemaran lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis poc buah-buahan dan pemangkasan yang efektif terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan pada bulan Maret-April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor POC limbah buah-buahan (B) yang terdiri dari 3 taraf dan faktor pemangkasan (P) yang terdiri dari 4 taraf. Perlakuan pemberian POC limbah buah-buahan menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, panjang buah dan berat buah per sampel dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 50 ml/plot (B1). Pada perlakuan pemangkasan menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, panjang buah, jumlah buah per sampel dan berat buah per sampel. Interaksi perlakuan POC limbah buah-buahan dan pemangkasan menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, panjang buah dan berat buah per sampel dengan kombinasi terbaik terdapat pada perlakuan B1P0.
DAYA TERIMA MINUMAN FUNGSIONAL INSTAN DARI DAUN BIDARA (Zizhipus mauritiana, Lam) DAN KAYU MANIS SARI, DINI NOVITA -
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat daya terima minuman fungsional instan dari daun bidara (Zizhipus mauritiana, Lam) dan kayu manis. Penelitian ini terdiri dari perlakuan pencampuran bubuk ekstrak daun bidara, bubuk ekstrak kayu manis dan Stevia masing-masing: A = (0,2 g bubuk ekstrak daun bidara + 0,2 g bubuk ekstrak kayu manis + 0,5 g Stevia), B = (0,4 g bubuk ekstrak daun bidara + 0,2 g bubuk ekstrak kayu manis + 0,5 g Stevia), C = (0,6 g bubuk ekstrak daun bidara + 0,2 g bubuk ekstrak kayu manis + 0,5 g Stevia), D = (0,8 g bubuk ekstrak daun bidara + 0,2 g bubuk ekstrak kayu manis + 0,5 g Stevia), E = (1,0 g bubuk ekstrak daun bidara + 0,2 g bubuk ekstrak kayu manis + 0,5 g Stevia).  Pengujian daya terima dinilai oleh 25 orang panelis semiterlatih terhadap warna, rasa dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan untuk penilaian rata rata untuk warna perlakuan A, penilaian rata rata untuk rasa pada perlakuan perlakuan D, dan penilaian rata rata untuk aroma kesukaan panelis untuk produk terbaik pada perlakuan A dengan tingkat daya terima terhadap warna (3,89), rasa (3,81), dan aroma (4,19).
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna Radiate L.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR JAKABA DAN PUPUK BHOKASI KOTORAN AYAM Ritonga, Eka Nurwani
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19119

Abstract

Kacang hijau (Vigna Radiate L) termasuk dalam tanaman polong-polongan (Faaceae) memiliki banyak manfaat seperti protein yang tinggi dan sumber mineral penting seperti kalsium dan fosfor yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Dan kacang hijau pada umumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan dan industry pakan. Rendahnya kualitas tanah, alih fungsi, dan faktor lingkungan yang kurang mendukung serta penggunaan pupuk kimia yang berlebih yang mengakibatkan penurunan kualitas lahan dan produksi tanaman kacang hijau. Pupuk organik mempunyai peran penting dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penggunaan pupuk organik dapat menyuburkan tanah, memacu aktifitas mikroorganisme tanah dan membantu unsur hara ke dalam akar tanaman sehingga ketersediaan unsur hara esensial (makro dan mikro) dapat terpenuhi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Respon Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiate L) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Jakaba Dan Bhokasi Kotoran Ayam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu: a. Faktor pertama adalah dosis POC Jakaba (P) disimbolkan (P) terdiri dari empat taraf yaitu P° tanpa perlakuan, P¹ (200 ml/liter air/plot), P² (400 ml/liter air/plot), P³ (600 ml/liter air/plot). B. Dosis bhokasi kotoran ayam yang disimbolkan dengan (K) dengan 3 taraf : K° (tanpa perlakuan), K¹ (500 g/plot), K² (1000 g/plot ). Dari hasil analisis statistik pemberian POC jakaba terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau menunjukkan adanya parameter yang menunjukkan nyata pada parameter tinggi tanaman umur 5 MST dan parameter jumlah polong per tanaman sampel. Pada hasil analisis statistik perlakuan pemberian bhokasi kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap umur berbunga dan berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah polong per tanaman sampel di 5 minggu setelah tanam
UJI KEMAMPUAN KULTUR FILTRAT PGPB SECARA IN VITRO TERHADAP MORTALITAS DAN PENETASAN TELUR NEMATODA Meloidogyne spp Arifal, Fahkrul; Yanti, Yulmira; Sulyanti, Eri; Harni, Rita
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19459

Abstract

Nematoda Meloidogyne spp merupakan patogen penyebab penyakit bengkak akar pada tanaman tomat. Alternatif pengendalian penyakit puru akar adalah dengan memanfaatkan kultur filtrat PGPB. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kultur filtra PGPB terhadap mortalitas telur dan penetasan Meloidogyne spp. secara in vitro. Penelitian secara ekperimentas yang terdiri dari 11 perlakuan yaitu Bacillus thuringiensis strain MRSNRZ.3.1, B. subtilis strain MRTDUMBE.3.2.1, B. mycoides strain MRSNUMBE.2.2, B. waihenstephanensis strain RBTLL.3.2, B. cereus strain MRPLUMBE.1.3, Bacillus sp strain MRSPRZ.1.1, Pseudomonas hibiscicola strain MRTLDRZ .2.2, Achromobakter insolitus strain MRBPUMBE.1.3, kontrol air, kontrol NB dan Kontrol Pestisida. Parameter yang diamati adalah mortalitas dan penetasan telur nematoda Meloidogyne spp. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kultur filtrat Bacillus mycoides strain MRSNUMBE.2.2 merupakan perlakuan terbaik dengan tingkat kematian sebesar 98,67% dalam 24 jam dan dengan persentase penetasan telur hanya 10,00%. Kultur filtrat Bacillus subtilis strain MRTDUMBE.3.2.1 juga mencatat hasil yang baik dengan tingkat kematian sebesar 96% dan persentase penetasan telur sebesar 11,33%.
Aplikasi Abu Janjang Kelapa Sawit Terhadap Produktivitas Tiga Varietas Jagung Di Tanah Gambut Balina, Aulia Rahma; Purbajanti, Endang Dwi; Budiyanto, Susilo
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.18764

Abstract

Lahan produktif yang semakin sempit mengakibatkan dikembangkannya pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian, namun masalah yang perlu diperhatikan adalah rendahnya pH tanah sehingga ketersediaan unsur hara menjadi rendah pula. Aplikasi abu janjang kelapa sawit dapat meningkatkan pH tanah gambut dan varietas tanaman jagung manis yang baik dapat menunjukkan hasil pertumbuhan dan produktivitas yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dosis abu janjang kelapa sawit terbaik dan pengaruh varietas tanaman terhadap pertumbuhan dan produktivitas jagung di tanah gambut. Penelitian dimulai dari bulan Juni – Oktober 2022. Penelitian ini dilakukan menggunakan percobaan Split Plot dengan rancangan dasar acak kelompok (RAK) dengan ulangan 3 kali. Petak utama terdiri dari V1: Bonanza, V2: Secada, dan V3: Sweet Boy. Anak petak terdiri dari P0: kontrol (tanpa amelioran), P1: 7,5 ton/ha (120 g/polybag), P2: 15 ton/ha (240 g/polybag), dan P3: 22,5 ton/ha (360 g/polybag). Hasil menunjukkan bahwa varietas tanaman jagung berpengaruh nyata terhadap panjang tongkol. Dosis abu janjang kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, dan bobot tongkol tanpa kelobot. Kesimpulan dari penelitian ini adalah varietas Bonanza memberikan hasil panjang tongkol yang paling tinggi. Dosis abu janjang kelapa sawit 22,ton/ha memberikan pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung manis di tanah gambut lebih baik dibandingkan tanpa aplikasi.