cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
KEPARAHAN PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA CABAI DI DESA PENDEM, KECAMATAN NGABLAK, KABUPATEN MAGELANG Laeshita, Putri
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v10i2.20550

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditi hortikultura yang penting dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Penurunan produksi pada cabai dapat diakibatkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah penyakit tanaman. Penyakit antraknosa merupakan salah satu penyakit penting pada cabai yang sangat merugikan di Indonesia. Kerugian yang diakibatkan akibat penyakit ini mencapai 90%. Ngablak merupakan salah satu wilayah penghasil produk hortikultura yang cukup tinggi di Kabupaten Magelang. Peneltian bertujuan untuk mengetahui keparahan penyakit antraknosa di Desa Pendem, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Penelitian dilaksanakan di Desa Pendem, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang dan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil 81 sampel buah cabai pada sebuah petakan lahan dan sampel yang diperoleh dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keparahan penyakit pada cabai mencapai 58,75% dan termasuk dalam kategori berat.
UPAYA PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SORGUM (Sorgum bicolor) DENGAN PENGATURAN JARAK TANAM Nasution, Fery Endang; Silitonga, Yusnita Wahyuni
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v10i2.21284

Abstract

Sorgum merupakan salah satu komoditas strategis yang dijadikan sebagai sumber pangan alternatif karena mengandung karbohidrat yang cukup tinggi dan juga daya adaptasi yang tinggi pada lahan marginal. Dalam upaya meningkatkan produktivitas sorgum, salah satu aspek budidaya yang perlu diperhatikan adalah pengaturan jarak tanam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelombok (RAK) dengan perlakuan 4 jarak tanam yaitu 15 x 30 cm, 30 x 30 cm, 45 x 30 cm, dan 60 x 30 cm. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), umur berbunga (HST), umur panen (HST), panjang malai (cm), bobot biji per malai (gr), bobot biji 1000 biji (gr). Hasil penelitian menunjukkan tinggi tanaman dan jumlah daun tertinggi ditemukan pada perlakuan dengan jarak tanam 60 x 30 cm. Hasil pertumbuhan generatif (panjang malai, bobot biji per malai dan bobot 1000 biji) terbaik juga ditemukan pada perlakuan 60 x 30 cm. Dari seluruh kajian parameter menunjukkan bahwa hasil terbaik diperoleh dari perlakuan dengan jarak tanam 60 x 30 cm.
HUBUNGAN STATUS HARA TANAH DENGAN PRODUKSI NIRA DI SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Harahap, Darmadi Erwin; Harahap, Qorry Hilmiyah
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v10i2.20556

Abstract

Aren adalah salah satu tanaman dari famili arecaceae yang bermamfaat secara ekologis. Di kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan tanaman ini tumbuh liar dan merupakan sumber penghasilan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anatara status hara tanah (pH tanah ; C-Organik (%); N-Total tanah (%); P-tersedia tanah(Ppm) dan K-tersedia tanah (%) dengan produksi nira di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status hara tanah menunjukkan bahwa nilai signifikan α ≥ 0.05, yang artinya semua parameter status hara tidak berpengaruh nyata terhadap produksi nira. pH tanah, N-Total tanah, P-Tersedia tanah dan K-tersedia tanah berkorelasi positip terhadap produksi nira. Sedangkan C-Organik berkorelasi negatif terhadap produksi nira.
EFEKTIVITAS PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH AIR KELAPATERHADAP PERTUMBUHAN Mucuna bracteata MENGGUNAKAN METODE STEK Pramudiansyah, Yudha Febri
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v10i2.20575

Abstract

Mucuna bracteata merupakan tanaman penutup tanah yang efektif dalam perkebunan kelapa sawit. Karena keterbatasan benih, perbanyakan tanaman ini dilakukan melalui metode stek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami dari air kelapa terhadap pertumbuhan vegetatif Mucuna bracteata dengan metode stek. Penelitian dilaksanakan di areal kebun praktik Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan, pada bulan Februari hingga Maret 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan konsentrasi air kelapa, yaitu: Z0 (0%), Z1 (25%), Z2 (50%), dan Z3 (75%) dengan 6 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Z2 (50% air kelapa) memberikan hasil pertumbuhan terbaik pada semua parameter pengamatan, yaitu panjang sulur (31,95 cm), jumlah daun (14,38 helai), jumlah ruas (5 ruas), panjang akar (17,39 cm), dan volume akar (7,16 ml).
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS NITROGEN DAN WAKTU APLIKASI PEMUPUKAN BERBASIS POC BIOSLURRY TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI KERITING (Brassica chinensis var. parachinensis) Anjani Maula, Yulia
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19870

Abstract

Tanaman sawi keriting fun jen (Brassica chinensis var. parachinensis) merupakan sayuran daun yang mudah dibudidayakan serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. produktivitas tanaman sawi keriting berada dalam kondisi fluktuasi akibat dari kesuburan tanah yang rendah. Salah satu upaya dalam peningkatan produktivitas tanaman sawi keriting yaitu melalui penggunaan bioslurry sebagai pupuk organik untuk penunjang pertumbuhan. Penelitian ini bertujan untuk mengkaji pengaruh pemberian berbagai dosis nitrogen berbasis bioslurry dan aplikasi pemupukan serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi keriting fun jen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2022 di Desa Karaskepoh, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan percobaan factorial 4x3 Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 ulangan sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan. Faktor pertama adalah perlakuan berbagai level dosis nitrogen berbasis POC bioslurry (0 kg N/ha setara 0 ml/tanaman) K0; (100 kg N/ha setara 29 ml/tanaman) K1; (200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman) K2; dan (300 kg N/ha setara 87 ml/tanaman) K3. Faktor kedua adalah perlakuan aplikasi pemupukan terdiri dari (4 hari) P1; (7 hari) P2; dan (10 hari) P3. Parameter penelitian : tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar (cm), kadar air tanaman (%), kandungan klorofil total (mg/g), serapan nitrogen (%), berat kering tajuk (g), berat kering akar (g), nisbah tajuk akar (g), berat segar tajuk (g), dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan dosis nitrogen berbasis bioslurry cair sebesar 200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman dengan aplikasi pemupukan 4 hari (K2P1) diperoleh hasil berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tanaman : jumlah daun, luas daun, dan panjang akar.
Pengaruh Pemberian Dosis Nitrogen dan Waktu Aplikasi Pemupukan Berbasis POC Bioslurry terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Keriting (Brassica chinensis var. parachinensis) Anjani Maula, Yulia; Widjadjanto, Didik Wisnu; Budiyanto, Susilo
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.12566

Abstract

Tanaman sawi keriting fun jen (Brassica chinensis var. parachinensis) merupakan sayuran daun yang mudah dibudidayakan serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. produktivitas tanaman sawi keriting berada dalam kondisi fluktuasi akibat dari kesuburan tanah yang rendah. Salah satu upaya dalam peningkatan produktivitas tanaman sawi keriting yaitu melalui penggunaan bioslurry sebagai pupuk organik untuk penunjang pertumbuhan. Penelitian ini bertujan untuk mengkaji pengaruh pemberian berbagai dosis nitrogen berbasis bioslurry dan aplikasi pemupukan serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi keriting fun jen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2022 di Desa Karaskepoh, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan percobaan factorial 4x3 Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 ulangan sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan. Faktor pertama adalah perlakuan berbagai level dosis nitrogen berbasis POC bioslurry (0 kg N/ha setara 0 ml/tanaman) K0; (100 kg N/ha setara 29 ml/tanaman) K1; (200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman) K2; dan (300 kg N/ha setara 87 ml/tanaman) K3. Faktor kedua adalah perlakuan aplikasi pemupukan terdiri dari (4 hari) P1; (7 hari) P2; dan (10 hari) P3. Parameter penelitian : tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar (cm), kadar air tanaman (%), kandungan klorofil total (mg/g), serapan nitrogen (%), berat kering tajuk (g), berat kering akar (g), nisbah tajuk akar (g), berat segar tajuk (g), dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan dosis nitrogen berbasis bioslurry cair sebesar 200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman dengan aplikasi pemupukan 4 hari (K2P1) diperoleh hasil berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tanaman : jumlah daun, luas daun, dan panjang akar.  
APLIKASI ABU JANJANG KELAPA SAWIT TERHADAP PRODUKTIVITAS TIGA VARIETAS JAGUNG DI TANAH GAMBUT Rahma Balina, Aulia
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19874

Abstract

Lahan produktif yang semakin sempit mengakibatkan dikembangkannya pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian, namun masalah yang perlu diperhatikan adalah rendahnya pH tanah sehingga ketersediaan unsur hara menjadi rendah pula. Aplikasi abu janjang kelapa sawit dapat meningkatkan pH tanah gambut dan varietas tanaman jagung manis yang baik dapat menunjukkan hasil pertumbuhan dan produktivitas yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dosis abu janjang kelapa sawit terbaik dan pengaruh varietas tanaman terhadap pertumbuhan dan produktivitas jagung di tanah gambut. Penelitian dimulai dari bulan Juni – Oktober 2022. Penelitian ini dilakukan menggunakan percobaan Split Plot dengan rancangan dasar acak kelompok (RAK) dengan ulangan 3 kali. Petak utama terdiri dari V1: Bonanza, V2: Secada, dan V3: Sweet Boy. Anak petak terdiri dari P0: kontrol (tanpa amelioran), P1: 7,5 ton/ha (120 g/polybag), P2: 15 ton/ha (240 g/polybag), dan P3: 22,5 ton/ha (360 g/polybag). Hasil menunjukkan bahwa varietas tanaman jagung berpengaruh nyata terhadap panjang tongkol. Dosis abu janjang kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, dan bobot tongkol tanpa kelobot. Kesimpulan dari penelitian ini adalah varietas Bonanza memberikan hasil panjang tongkol yang paling tinggi. Dosis abu janjang kelapa sawit 22,ton/ha memberikan pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung manis di tanah gambut lebih baik dibandingkan tanpa aplikasi.
POTENSI AGRONOMIS GANDUM (TRITICUM AESTIVUM L.) DI DATARAN TINGGI ALAHAN PANJANG SUMATERA BARAT Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar; Silitonga, Yusnita Wahyuni; Syarif, Auzar; Irawati, Irawati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.7472

Abstract

Tanaman gandum banyak mengandung karbohidrat. Faktor ekologis adalah salah satu kendala pengembangan gandum di Indonesia karena asal dari subtropis. Penelitian ini bertujuan membandingkan pertumbuhan gandum dengan beberapa galur dan produksinya didaerah tropis. Eksperimen adalah metode penelitian dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan sembilan perlakuan galur dan tiga kelompok. Hasil dari penelitian ini adalah lokasi di Alahan Panjang adaptif. Sembilan galur yang dicobakan di Alahan Panjang semua galur memberikan pengaruh pada setiap variabel responnya kecuali pada variabel panjang malai dan jumlah bulir per malai. Untuk lokasi Alahan Panjang galur yang paling adaptif yaitu  MUNAL#1.
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG DAN DIAMETER STEK TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BIBIT KELOR DI KAMPONG TANAH BARA KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Srimeliana Padang, Rina; Subandar, Irvan
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6297

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai banyaknya manfaat yang terkandung pada tanaman kelor menyebabkan perkembangan tanaman kelor di Kampong Tanah Bara masih rendah. Mengatasi hal tersebut diperlukan usaha untuk memperbanyak produksi tumbuhan kelor. Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan mempercepat keberhasilan teknik pembibitan melalui pembiakan secara vegetatif di Kampong Tanah Bara, maka perlu penggunaan jenis pupuk kandang  dan ukuran diameter stek yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk kandang dan diameter stek batang terhadap pertumbuhan bibit kelor. Penelitian dilaksanakan di rumah bibit Kampong Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, pada Bulan November sampai dengan Desember 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 faktor yaitu jenis pupuk kandang yang terdiri atas tigaperlakuan yaitu pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, dan pupuk kandang kambing. Faktor kedua adalah diameter stek yang terdiri atas tiga  ukuran, yaitu 2,1-3 cm, 3,1-4 cm, dan 4,1-5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter stek berpengaruh terhadap panjang tunas umur 2,3,4 dan 5 MST, terhadap diameter tunas umur 2,4 dan 5 MST, diameter stek  tidak berpengaruh terhadap panjang tunas 3 MST.Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan diameter 4,1-5 cm. Diameter stek tidak  berpengaruh terhadap jumlah tangkai daun dan terhadap jumlah tunas. Jenis pupuk kandang berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah pengamatan. Tidak terdapat interaksi antara jenis pupuk kandang dan diameter stek terhadap pertumbuhan bibit kelor.
RESPON KARAKTER AGRONOMIS TANAMAN SORGUM (Sorgum bicolor L) TERHADAP BEBERAPA JENIS PUPUK KANDANG Silitonga, Yusnita Wahyuni
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i2.16496

Abstract

Sorgum merupakan salah satu tanaman penghasil karbohidrat dan mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Pupuk organik merupakan salah satu pupuk alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk menekan ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetik. Salah satu jenis pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan (pupuk kandang) seperti pupuk kandang sapi, ayam, kambing dan lainnya yang berasal dari kotoran hewan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pupuk kandang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Data dianalisis menggunakan ANOVA kemudian uji lanjut Duncan 5%. Parameter yang digunakan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, umur panen, bobot 1000 biji, bobot biji per tanaman, bobot biji per plot, panjang malai. Perlakuan beberapa pupuk kandang memberikan pengaruh terhadap parameter pengamatan, dan perlakuan terbaik terlihat pada perlakuan pupuk kandang ayam dan kambing.