cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 394 Documents
PENGARUH NITROGEN BERBASIS PUPUK ORGANIK CAIR-BIOSLURRY DAN WAKTU APLIKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI KERITING (BRASSICA CHINENSIS VAR. PARACHINENSIS) Yulia Anjani Maula; Didik Wisnu Widjajanto; Susilo Budiyanto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.12708

Abstract

Produktivitas tanaman sawi keriting (Brassica chinensis var. Parachinensis) berfluktuasi akibat  kesuburan tanah yang rendah. Salah satu upaya dalam peningkatan produktivitas tanaman sawi keriting yaitu melalui penggunaan pupuk organik cair-bioslurry. Penelitian bertujan untuk mengkaji pengaruh  berbagai dosis nitrogen berbasis bioslurry dan waktu aplikasi pemupukan serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi keriting. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2022 di Desa Karaskepoh, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang (6º43’32” LS dan 111º27’34” BT), Provinsi Jawa Tengah dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 4x3 dengan 3 ulangan digunakan dalam percobaan sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan. Faktor pertama adalah berbagai level dosis nitrogen berbasis Pupuk Organik Cair-bioslurry (POC-bioslurry) terdiri dari (0 kg N/ha setara 0 ml/tanaman) K0; (100 kg N/ha setara 29 ml/tanaman) K1; (200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman) K2; dan (300 kg N/ha setara 87 ml/tanaman) K3. Faktor kedua adalah perlakuan  pemupukan yang aplikasikan setiap 4, 7 dan 10 hari, berturut-turut untuk P1, P2 dan P3. Parameter yang diamati termasuk tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, kadar air tanaman, kandungan klorofil total, serapan nitrogen, berat kering tajuk, berat kering akar, nisbah tajuk akar, berat segar tajuk, dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan 200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman dengan aplikasi pemupukan 4 hari (K2P1) berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tanaman seperti jumlah daun, luas daun, dan panjang akar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dosis 200kg N/ha dan aplikasi setiap 4 hari sekali paling sesuai untuk diaplikasikan dalam budidaya tanaman sawi keriting.
PENGGUNAAN WATERCONE UNTUK EFEKTIFITAS PEMUPUKAN SELADA ROMAINE DARI SISA LIMBAH BELIMBING TASIK MADU Puspitawati, Mutiara Dewi; Sumiasih, Inanpi Hidayati; Soraya, Eva -
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i1.13712

Abstract

Limbah perkebunan belimbing Tasik Madu menjadi salah satu permasalahan pada perkebunan Attaqie Farm, Tuban. Pemanfaatan limbah belimbing tasik madu menjadi Pupuk Organik Cair (POC) merupakan salah satu solusi untuk mengurangi limbah di perkebunan belimbing. POC limbah belimbing di aplikasikan pada tanaman selada romaine dengan menggunakan watercone untuk efisiensi pemupukan dan penyiraman. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui konsentrasi POC limbah belimbing pada budidaya tanaman selada romaine; (2) mengetahui efektifitas penggunaan watercone untuk pemupukan dan penyiraman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-September 2020 bertempat di Agroeduwisata Attaqie Farm Tuban Jawa Timur, Kebun Penelitian Agroteknologi dan di Laboratorium Mikrobiologi, Universitas Trilogi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor, faktor pertama adalah penyiraman menggunakan watercone dan secara manual. Faktor kedua adalah dosis POC limbah belimbing (50ml, 75ml, 100ml)/liter. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, lebar daun dan kandungan Vitamin C dalam selada romaine. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan watercone berpengaruh pada parameter tinggi tanaman, bobot segar tanaman, panjang akar dan kandungan vitamin C pada selada romaine. Penggunaan POC limbah belimbing berpengaruh pada pada parameter tinggi tanaman, bobot segar tanaman,dan  panjang akar Dosis rekomendasi pengguanaan POC limbah belimbing tasik madu adalah pada dosis 50ml/1L air
ANALISIS PERAN KELOMPOK MEKAR TANI TERHADAP PENDAPATAN PETANI BAYAM HIJAU DI DESA CIARUTEUN ILIR KECAMATAN CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR Fariha Almeida Rahmadianti; Mohamad Sam'un; Ekalia Yusiana
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i1.14404

Abstract

Bayam hijau merupakan komoditi sayuran yang digemari masyarakat Indonesia. Kelompok tani memiliki peran untuk meningkatkan kemampuan petani dalam berusahatani dengan tujuan agar pendapatan yang diperoleh petani meningkat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat pendapatan petani bayam hijau pada Kelompok Mekar Tani, pengaruh peran Kelompok Mekar Tani terhadap pendapatan petani bayam hijau secara simultan dan parsial. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Jenis metode penelitian ini merupakan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang responden meliputi ketua, pengurus dan anggota Kelompok Mekar Tani. Sampel ditentukan dengan rumus slovin, pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan seluruh petani memperoleh ≤ Rp2.000.000,00 per bulannya. Jumlah pendapatan tersebut menurut kriteria Badan Pusat Statistik tergolong pada tingkat rendah. Selain itu, rata-rata pendapatan usahatani bayam hijau pada Kelompok Mekar Tani di Desa Ciaruteun Ilir Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor sebesar Rp847.998,00/MT. Peran Kelompok Mekar Tani sebagai sarana pembelajaran, wahana kerjasama dan unit produksi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani bayam hijau. Peran Kelompok Mekar Tani sebagai sarana pembelajaran, wahana kerjasama dan unit produksi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani bayam hijau.
PENGARUH BEBERAPA NILAI EC (Electrical Conductivity) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) VARIETAS KRIEBO PADA HIDROPONIK SISTEM WICK Diputra, Muhammad Agung Cahya
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i3.17176

Abstract

Lactuca sativa L. atau biasa dikenal dengan selada merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Selada juga termasuk sayuran yang banyak mengandung air dan kaya akan kandungan gizi, namun keterbatasan lahan yang menjadi masalah produksi bisa diatasi dengan penggunaan hidroponik sistem wick. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan efektivitas Nilai EC (Electrical Conductivity) yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) varietas Kriebo pada hidroponik sistem wick. Penelitian dilaksanakan di Screen House Balai Penyuluhan Pertanian, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada bulan Desember 2023 sampai Januari 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 ulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam dan apabila uji F taraf 5% menunjukkan hasil berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Paramater yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), luas daun (cm²), Panjang akar (cm), bobot basah dengan akar (g), bobot tanaman tanpa akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun (helai) umur 14, 21, 28, 35 hst, luas daun, panjang akar, bobot tanaman dengan akar, dan bobot tanaman tanpa akar. Perlakuan sumbu (wick) G (EC 4,0 -4,5 mS/cm) memberikan hasil rerata yang berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya, dengan parameter tinggi tanaman yaitu 15,71 cm, pada diameter batang yaitu 9,15 mm, pada jumlah daun yaitu 8,43 helai, pada luas daun yaitu 14,68 cm², pada panjang akar 9,30 cm, pada bobot tanaman dengan akar yaitu 10,48 g, dan pada bobot tanaman tanpa akar yaitu 9,96 g.
Kajian Curah Hujan dan Jumlah Hari Hujan Terhadap Produktifitas Kelapa Sawit (Elais guinensis L) di Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan Yusnita Wahyuni Silitonga
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13377

Abstract

Curah hujan sangat berpengaruh terhadap produksi hasil pertanian seperti tanaman kelapa sawit. Salah satu daerah di Tapanuli Selatan yang banyak ditemukan kelapa sawit adalah Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak curah hujan terhadap produksi tanaman kelapa sawit. Penelitian menggunakan metode survei dan observasi dari Bulan Januari tahun 2021 hingga juni 2023 di lahan gambut Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur. Penelitian ini menggunakan kelapa sawit varietas D x P tahun tanam 2007, pada lokasi lahan seluas 5 Ha dengan jumlah 600 pokok kelapa sawit. Data diperoleh dari hasil timbangan bobot TBS pada setiap 14 hari dari tahun Januari 2021 – Juni 2023. Data curah hujan merupakan data sekunder yang diambil dari pencatatan data dari station klimatologi Aek Godang Padang Lawas Utara yang titik lokasi diperoleh dari Kantor BPP Batang Toru. Hasil TBS akan dikorelasikan dengan data curah hujan dan data jumlah hari hujan. Data curah hujan dan data jumlah hari hujan akan diuji korelasi dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel curah hujan dan jumlah hari hujan tidak berkorelasi dengan TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit di Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan.
KERAGAAN PERTUMBUHAN KECAMBAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DENGAN MEDIA TANAM SERAT FIBER DAN COCOPEAT Hari Gunawan; Dicky Aryandika; Eka Bobby Febrianto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i2.16755

Abstract

Media tanam pada awal pertumbuhan dapat memanfaatkan bahan organik sebagai campuran atau kombinasi untuk memberikan unsur hara pada tanaman, dapat diartikan sebagai semua bahan yang berasal dari jaringan tanaman dan hewan, baik hidup maupun mati, dalam kondisi alami atau kondisi termal. Tujuan penelitian mengetahui pertumbuhan vegetative bibit pre-nursery pada media tanah dan cocopeat, dan pada media tanah dan serat fiber kelapa sawit. Serta mengetahui pengaruh cocopeat dan serat fiber kelapa sawit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit.
ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DI DESA PASIRTANJUNG KECAMATAN CIKARANG PUSAT Aulia Muharrami; Wagiono Wagiono; I Putu Eka Wijaya
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13759

Abstract

Padi sawah adalah salah satu tanaman budidaya terpenting dalam sejarah manusia. Selain serelia, jagung, dan gandum, padi sawah ialah sumber karbohidrat pokok bagi sebagian besar orang di seluruh dunia. Tujuan dilaksanakannya riset ini ialah guna menganalisis model serta tingkat efisiensi saluran pemasaran padi sawah dalam Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini dilakukan melalui metode survei. Data primer serta sekunder dipakai pada riset ini. Data primer didapatkan lewat wawancara yang dilakukan melalui kuesioner. Petani padi sawah dan lembaga pemasaran (tengkulak, pedagang besar, dan pengecer) adalah responden penelitian. Data sekunder berasal dari Kantor Desa, Kecamatan, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pertanian, dan sumber literatur lainnya. Pengambilan sampel petani padi sawah ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dan teknik snowball sampling dalam lembaga pemasaran. Analisa data yang dipakai yakni rasio keuntungan biaya, margin pemasaran, farmer’s share serta efisiensi pemasaran. Hasil riset membuktikan jika ada 3 saluran pemasaran padi sawah yang terdiri dari, saluran I: petani – tengkulak – pedagang pengecer – konsumen, saluran II: petani – tengkulak – pedagang besar – konsumen dan saluran III: petani – tengkulak – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen. Saluran II merupakan saluran pemasaran yang paling efisien yang memiliki rasio keuntungan terhadap biaya sebesar 13,5, margin pemasaran dengan jumlah Rp. 2.769, farmer’s share dengan jumlah 76,92% serta efisiensi pemasaran dengan jumlah 1,25%.
UJI PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH AUKSIN DAN PUPUK SINTETIK TERHADAP PERTUMBUHAN PEMBIBITAN BAMBU TALI (Gigantochloa apus) Suryanto - Suryanto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i1.15786

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di di desa Bange, Kec. Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Uji Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Auksin dan Pupuk Sintetik Terhadap Pertumbuhan Pembibitan Bambu Tali. Rancangan yang di gunakan adalah faktorial 4 x 4 dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Taraf 1 (0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm) dan pupuk sintetik dengan   taraf 2 ( 0 kontrol, NPK Mutiara, NPK Cantik, NPK Phonska). Hasil yang didapatkan dari kombinasi pemberian zpt Auksin dan pupuk sintetik bervariasi. perendaman auksin berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun umur 5,6,7 dan 11 MST,dan jumlah akar, Sedangkan Perlakuan pupuk sintetik berpengaruh nyata pada parameter jumlah tunas, diameter tunas umur 8 dan 11 MST, dan parameter jumlah akar umur 11 MST, Perlakuan Auksin dan pupuk sintetik berpengaruh nyata pada parameter jumlah tunas umur 10 dan 11 MST, dan perlakuan jumlah akar hasil terbaik tali menggunakan auksin dengan dosis 400 ppm dan menggunakan pupuk sintetik NPK Phonska 
ANALISIS PRODUKTIVITAS KINERJA PERTUMBUHAN TANAMAN DAN PENERAPAN METODE JURING TUNGGAL PADA PENANAMAN TEBU (Saccharum officinarum) VARIETAS PA 13-03 Mukhlis - Mukhlis
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.15358

Abstract

ABSTRAKStudi ini menyelidiki penggunaan metode juring tunggal dalam praktikum tebu (Saccharum officinarum), terutama varietas PA 13-03. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengevaluasi kinerja pertumbuhan dan produktivitas tanaman tebu saat menggunakan metode juring tunggal. Metode eksperimen dilakukan dengan melakukan pengamatan menyeluruh terhadap pertumbuhan tanaman, parameter produktivitas, dan elemen lain yang berhubungan dengan masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode juring tunggal meningkatkan produksi tebu varietas PA 13-03. Parameter seperti tinggi, jumlah ruas, dan diameter batang termasuk dalam analisis pertumbuhan tanaman. Selain itu, parameter produktivitas seperti hasil gula dan berat tebu per tanaman juga diperiksa dengan cermat. Penanaman tebu varietas PA 13-03, parameter rata-rata tinggi, jumlah daun, dan diameter batang tanaman pada metode penanaman juring ganda lebih baik dibandingkan dengan metode juring tunggal. Sedangkan pada varietas PS 862 rata-rata tinggi tanaman pada ulangan 1 lebih baik, namun pada parameter jumlah daun dan diameter batang ulangan 2 lebih baik daripada ulangan 1.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS SAYURAN DAN PUPUK ORGANIK CAIR URINE SAPI PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) sembiring, petra pranata; Tarigan, Ruth Riah Ate; Mutia Z.N Amrul, Hanifah
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i3.18074

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos sayuran dan urine sapi pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum Frutescens L.) Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial terdiri dari 2 faktor dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperlukan 36 plot dalam penelitian. Faktor yang pertama diteliti adalah perlakuan kompos sayuran dengan simbol “K” terdiri dari K0= 0 g/polibag , K1 = 250 g/polibag, K2 = 500 g/polibag, K3 = 750 g/polibag. Faktor II perlakuan pemberian urine sapi dengam simbol U terdiri U0 = 0 ml/liter air/Plot, U1 = 20 ml/liter air/plot, U2 = 40 ml/liter air/plot. Adapun parameter yang diamatin adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), jumlah cabang, jumlah buah persampel, berat buah persampel (g), berat buah perplot (g) dab berat buah 100 buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kompos sayuran, urin sapid an interaksi keduanya memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yaitu tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), jumlah cabang, jumlah buah persampel, berat buah persampel (g), berat buah perplot (g) dab berat buah 100 buah.