cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,927 Documents
ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA APARATUR SIPIL NEGARA DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KOLAKA Nurul Qurrata Ayuni; Muh Akmal Ibrahim; Hasniati Hasniati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.485-494

Abstract

Di era persaingan saat ini, sumber daya manusia selaku penggerak komponen prosedur, teknologi, dan struktur diharuskan untuk terus berkembang. Dalam suatu organisasi, faktor pemberdayaan mencerminkan aktivitas kerja individu yang aktif bekerja dimana individu dapat melakukan pekerjaannya. Pemberdayaan organisasi merupakan solusi dari peraturan ketenagakerjaan yang tinggi dimana karyawan diharapkan untuk kreatif dan berkolaborasi dalam organisasi yang dapat berdampak pada pencapaian fungsi efektivitas organisasi. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan salah satu sumber daya manusia di lingkup pemerintah yang berperan sebagai aparatur negara yang melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan instansi pemerintah. Aparatur sipil negara (ASN) adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang dilantik oleh pejabat pembina kepegawaian serta diberikan tugas dalam jabatan pemerintahan dan diberikan tugas negara lainnya kemudian digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dimana metode ini akan memberikan gambaran bagaimana Organizational Citizenship Behavior (OCB) aparatur sipil negara di Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka saat ini. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka. OCB di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka telah berjalan dengan baik dan setiap indikator OCB telah dimiliki oleh mayoritas ASN di Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka. Adapun untuk tingkat pencapaiannya Altruism berada pada tingkat pencapaian persentase sebesar 82,9 persen dengan kategori baik, Conscientiousness dengan skor 2271 dan persentase sebesar 84,1 persen berada pada kategori baik, Civic Virtue ada pada tingkat kategori baik dengan persentase sebesar 84,2 persen, Courtesy berada pada tingkat pencapaian paling tinggi dibandingkan indikator yang lain yaitu 87,4 persen dengan kategori sangat baik, dan Sportsmanship dengan jumlah item pernyataan 5 mencapai persentase sebesar 78,2 persen dan berada pada kategori baik. Adapun kesimpulan berdasarkan keterangan di atas terkait tingkat pencapaian setiap indikator dari OCB yaitu untuk variabel OCB berada pada tingkat pencapaian dengan persentase 83,4 persen dengan kategori baik.
TINJAUAN HAKIM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL INCEST YANG MELAKUKAN ABORSI MENURUT TUJUAN TEORI PENGHUKUMAN Rika Santi Wardani; Iqrak Sulhin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i5.2021.944-959

Abstract

Incest adalah fenomena yang ternyata masih banyak terjadi dalam masyarakat. Menurut data dari Komnas Perempuan, kasus incest menempati posisi paling tinggi yang dilaporkan, yaitu sebanyak 1071 kasus dalam jangka waktu satu tahun selama tahun 2018. Korban biasanya masih di bawah umur, kemudian secara mental dia akan merasa sangat tertekan psikologisnya, ditambah dengan adanya anggapan masyarakat yang negatif terhadap diri dan juga keluarganya. Seperti kasus yang terjadi di Muara Bulian, WA (15), seorang anak yang masih dibawah umur, dimana dia menjadi korban kekerasan seksual oleh kakak kandungnya sendiri hingga menyebabkan WA hamil. Dalam keadaan yang tidak stabil secara psikologis WA dibawah pengaruh ibu kandungnya melakukan tindakan aborsi. WA dan ibu kandungnya kemudian menghadapi vonis hukuman penjara atas perbuatan mereka. Apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim untuk menjatuhkan hukuman 6 bulan penjara terhadap WA, yang bisa dianalogikan dengan pepatah “sudah jatuh tertimpa tangga?” mengingat WA adalah korban yang seharusnya mendapat perlindungan dari Negara. Oleh karena itu penulis ingin membahas mengenai apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap korban kekerasan seksual Incest di bawah umur yang melakukan aborsi menurut teori penghukuman? Bagaimana penghukuman tersebut dapat memenuhi tujuan penghukuman terhadap korban? Kajian ini menggunakan kajian perpustakaan. Diharapkan agar dengan tulisan ini dapat menggugah pembaca untuk lebih peduli dan memperhatikan kondisi sosial masyarakat disekitar kita.
PENYELENGGARAAN PEMBINAAN NARAPIDANA DALAM WIRAUSAHA DI BIDANG KERAJINAN TANGAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA MAGELANG Ahmad Ichsani; Herry Fernandes Butar Butar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i5.2021.1142-1151

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan adalah tempat dimana seoorang narapidana dibimging dan dibina sesuai haka asasi yang seharusnya mereka dapatkan agar mereka dapat memyadari kesalahannya dan bisa menjadi lebih baik lagi. Selain itu di dalam Lembaga Pemasyarakatan dilakukan perawatan narapidana, sistem penjara yang menekankan pembinaan dalam rangka rehabilitasi, pengurangan, rehabilitasi, dan penyesuaian, tetapi untuk narapidana seumur hidup yang dipenjara seumur hidup. Konsep Lapas dalam tataran empiris dilaksanakan oleh Lapas Klas IIA Magelang, antara lain: Lapas Klas IIA Magelang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang telah menyelenggarakan proses kegiatan pembinaan terhadap narapidana yang mana selain membina narapidananya juga terdapat kegiatan lain yang dapat mendorong narapidana kelih baik lagi dan lebih terampil, salah satunya adalah di bidang perajin bekerja sama dengan berbagai gereja di daerah Magelang. Proses pembinaan terhadap narapidana yang direncanakan merupakan salah satu bentuk program yang bertujuan untuk mencegah atau mengurangi adanya potensi/peluang kekambuhan atau residivis, dimana dengan pembinaan yang baik dan sesuai mereka dapat menghindari melakukan perbuatan salah yang sama lagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis untuk menjelaskan dan mendalami data agar dapat menjelaskan gambaran pelaksanaan pembinaan narapidana di berbagai sektor dalam Lapas Klas IIA Magelang. Kemudian untuk metode yang digunakan adalah wawancara dengan pejabat yang berkaitan dengan data yang ingin diperoleh dan studi pustaka untuk menguji nilai keaslian data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang dilakukan melalui serangkaian proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat dilihat bahwasanya proses pelaksanaan program pembinaan narapidana artisanal di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang telah melaksanakan trisula kegiatan yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan tersebut berupa beberapa aspek seperti perekrutan pekerja, baik petugas pemasyarakatan maupun tahanan sesuai dengan keahliannya, penetapan biaya yang diperlukan, penyusunan pembagian tugas-tugas dan realisasi struktur organisasi berdasarkan dengan kelompok kerja untuk subunit kerja, persiapan struktur serta sarana dan prasarana yang diperlukan dengan seoptimal mungkin, pengisian SOP pelaksanaan proses kegiatan pembuatan (produksi), perencanaan strategi pemasaran (marketing). Sedangkan pelaksanaannya meliputi pengamatan terhadap pameran para ahli dan tahanan, pengawasan pembayaran dan penggunaan harta kekayaan yang digunakan, perencanaan dan koordinasi latihan-latihan narapidana, pemanfaatan kerangka yang diberikan, pembuatan barang-barang kerajinan termasuk karung, boneka, embel-embel, perlengkapan keluarga, dll sesuai SOP , memajukan dan memasarkan barang tersebut. Gerakan terakhir adalah menilai metode yang terlibat dalam mengatur dan melaksanakan pengembangan tahanan di daerah khusus. Akhir yang dapat ditarik adalah bahwa cara pelaksanaan pembinaan para tahanan di kawasan seni telah diselesaikan dengan pengaturan. Meski demikian, ada hambatan dalam penataan aset manusia, khususnya membuat guru dan penyusunan rencana keuangan yang berdampak pada tertundanya siklus pelaksanaan. Bimbingan yang diberikan adalah untuk memperluas aksesibilitas aset oleh Lembaga Pemasyarakatan dan ketepatan dalam membuat pengaturan yang harus memiliki opsi untuk mengharapkan perubahan selama siklus eksekusi. Upaya yang diharapkan untuk mengatasi kesulitan untuk benar-benar berfokus pada tahanan bebas adalah membantu organisasi pemerintah dan berbagai kantor untuk lebih mengembangkan kemajuan tahanan, inspirasi yang kuat dari daerah setempat yang digabungkan dengan standar moral dan keyakinan, upaya untuk bekerja pada bantuan pemerintah dari individu-individu tertentu. pejabat untuk membangun ketergantungan dalam melakukan kehadiran etis. Analis merekomendasikan kebutuhan untuk memahami kewajiban mendorong tahanan dengan setiap bagian mereka, terutama bagian dari kerangka keadilan yang sah seperti polisi, penyelidik dan pengadilan untuk secara efektif mendaftarkan daerah setempat, pemerintah dan daerah swasta dengan tujuan akhir untuk menaklukkan masalah yang dilihat oleh para tahanan.
COUNSELING ON MENTAL HEALTH AWARENESS OF CHILDREN OF THE NATION Adinda Widya Isabel Lamasigi; Shafira Rahmanissa; Lovita Angeli Aprilia Iriani; Nabil Irfani Putra
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.76-84

Abstract

Human mental health has the same position as physical health. If one's mental health is stable, their other aspects of life may function more optimally. Adolescent mental health is one of the critical factors in advancing the quality of the nation. In addition, intelligence in regulating emotions can help balance children's mental health, especially in dealing with life problems in their environment. However, the emergence of the COVID-19 pandemic, which requires adolescents to stay at home, impacts their behavior by reducing social interaction and therefore makes them experience boredom. The strategy to expand knowledge regarding mental health is first conducting research to determine what impacts are often felt by children of the nation due to mental health disorders, then providing counseling on prevention, characteristics, causes, and treatment of mental health disorders through Instagram accounts of each author. Causes and prevention of mental health disorders of children of the nation can be collected from the support of references. This condition prompted the author to carry out counseling in mental health awareness and as a forum of aspirations to expand mental health policies in Indonesia. The study results stated that two-thirds of the respondents experienced mental health disorders that may require medical attention. This becomes very dangerous for the mental health of children of the nation because it can impact children's self-development and daily life; children encounter learning difficulties because they are not able to fully concentrate on learning, behave deviantly in the school environment, thereby increasing the number of delinquency and crime in adulthood (Malfasari et al., 2020). Counseling can increase knowledge about people's mental health (Rohayati, 2021). According to the data obtained, it is currently necessary to carry out counseling to make adolescents aware of the importance of mental health and contribute to advancing the nation. 
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN STRESS KERJA TERHADAP WORK ENGAGEMENT KARYAWAN DI MASA PANDEMI COVID 19 Rengganis Putri Pratami
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i6.2021.1735-1743

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara empiris pengaruh kepuasan kerja dan stress kerja memengaruhi work lengagement pada karyawan swasta selamalmasa pandemic Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambil sampel purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 62 karyawan yang bekerja diperusahaan swasta. Uji hipotesis dilakukan dengan tehnik regresi berganda yang menunjukkan bahwa ada pengaruh kepuasan kerja dan stres kerja terhadap work lengagement pada karyawan swasta.
KESIAPSIAGAAN RSAL ILYAS DALAM DUKUNGAN DAN PELAYANAN KESEHATAN SEBAGAI RUMAH SAKIT SANDARAN OPERASI TNI DI PERBATASAN KALIMANTAN UTARA-MALAYSIA Muhammad Irfan Ilmi; Geger Jaka Kiswara; Syarif Mustika
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.340-349

Abstract

Pelaksanaan tugas dalam menegakkan kedaulatan negara, serta mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan melindungi keselamatan bangsa merupakan salah satu tuntutan reformasi terhadap institusi Tentara Nasional Indonesia selaku alat negara di bidang pertahanan. Dalam melaksanakan tugasnya secara profesional prajurit TNI banyak faktor yang harus dilalui antara lain kesehatan para prajurit. Kesehatan prajurit mutlak diperlukan agar mampu mengemban tugas berat sebagai komponen utama pertahanan negara dalam melaksanakan tugas operasi di daerah perbatasan. Rumah Sandaran Operasi TNI di perbatasan sangat diperlukan untuk mendukung kesehatan prajurit tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Penelitian melibatkan pengelola rumah sakit, satuan samping sabagai pengguna dan komando atas sebagai pemangku. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara, daftar tilik berdasarkan petunjuk penyelengaraan rumah sakit sandaran. Kesimpulan penelitian ini RSAL Ilyas Tarakan sejauh ini telah memiliki kesiapsiagaan yang baik dalam dukungan dan pelayanan kesehatan dibidang personel dan sarana prasarana sebagai rumah sakit sandaran operasi TNI saat ini. Pembenahan yang perlu dilakukan adalah peningkatan jumlah personel, peningkatan sarana prasarana, dan melaksanakan sosialisasi sebagai rumah sakit sandaran operasi TNI kepada kesatuan pengguna RSAL Ilyas sehingga dukungan dan pelayanan kesehatan rumah sakit dapat terlaksana.
GAMBARAN RESILIENSI INDIVIDU YANG MENJADI DISABILITAS NETRA SAAT DEWASA (STUDI KASUS PADA KOMUNITAS SAHABAT MATA KOTA SEMARANG) Suriyati Suriyati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i7.2021.2096-2106

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran resiliensi penyandang tunanetra dewasa agar dapat memahami dan mendeskripsikan resiliensi yang terbentuk. Fokus penelitian ini adalah menggunakan studi kasus pada komunitas Sahabat Mata untuk menggambarkan diagram resiliensi bentuk kebutaan pertama pada orang dewasa, faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi, dan karakteristik subjek yang menjadi resilien. Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam dan detail gambaran proses resiliensi yang dialami subjek, dari mampu melihat hingga menjadi buta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan pencatatan. Subyek penelitian ini berjumlah tiga orang yang semuanya adalah orang dewasa. Ada 15 informan penelitian yang memberikan informasi pendukung untuk data penelitian, yang berasal dari orang-orang yang terkait erat dengan subjek penelitian. Dari subjek yang diteliti, peneliti menemukan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi subjek dan karakteristik subjek yang sudah resilien, serta didukung oleh informasi tambahan dari informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan faktor dominan yang mempengaruhi resiliensi antar subjek, dan karakteristik resiliensi yang menonjol.
PENGGUNAAN LAGU LATHI DALAM BRANDING INDONESIA DI MANCA NEGARA MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK Andrian Pramana; Aprisany Enggelin Aryesta
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.399-410

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan TikTok sebagai media meningkatkan branding identitas bangsa untuk dapat dikenal khalayak luas, merujuk pada karya musik Lathi yang dibuat oleh grup musik Weird Genius. Banyaknya pengguna mengikuti tren video Lathi challenge membuat lagu ini dibuat oleh sebanyak 472.200 video, selain itu hashtag #lathichallenge menjadi hashtag yang telah ditonton sebanyak 309 juta tontonan di aplikasi TikTok. Penelitian ini menggunakan teori uses and gratification dan media baru yang berusaha menelaah sikap khalayak dalam menggunakan media sosial sebagai alat branding. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan TikTok sebagai media baru berhasil mempopulerkan tren tantangan Lathi melalu ragam karya yang dibuat oleh para pengguna TikTok, lagu yang memiliki karakteristik unik dari penyampaian pesan lagunya berhasil membuat pengguna TikTok mengkreasikan ulang tantangan ini. Keunikan dalam lagu ini menjadi media branding dalam memperkenalkan budaya Indonesia bagi khalayak Internasional melalui upaya kreativitas dan ekpresi diri.
PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI PADA HI COFFEE SURABAYA) Shelly Arisda Hermaningtyas; Pandji Soegiono; Rizky Dermawan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.98-105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi pengaruh experiential marketing terhadap keputusan pembelian pada Hi Coffee Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan populasi dalam penelitian adalah semua konsumen yang berkunjung dan membeli minuman di Hi Coffee Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan sampel sebesar 85 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sense, feel, think, dan relate berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian di Hi Coffee Surabaya sedangkan act berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian di Hi Coffee Surabaya.
PERAN FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION (FAO) DALAM MENANGANI KRISIS PANGAN DI SURIAH Monalisa putri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i8.2021.2479-2492

Abstract

Peran Food and Agriculture Organization (FAO) dalam menangani krisis pangan diSuriah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk peranan FAO dalam menangani krisis pangan di Suriah dan untuk mengetahui apa asa saa hambatan yang dihadapi Suriah dalam menangani krisis pangan di Suriah. Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan studi kepustakaan (Library Research)data yang diperoleh diolah dan dianalisa secara kualitatif dan didukung dengan data kualitatif untuk memperoleh hasil yang bersifat deskriptif analitk. Krisis pangan yang terjadi di Suriah disebab oleh beberapa hal. Pertama iklim ekstrim yang menghasilkan kekeringan panjang sehingga terjadi gagal panen, meningkatnya jumlah pengangguran.  Kedua, situasi yang tidak kondusif akibat konflik berkelanjutan yang terjadi di Suriah.  Peran FAO dalam penelitian ini terlihat dari program-program yang diberikan diantaranya: TCP (Technical Cooperation Project) FAO, Emergency Food Assistance to People Affected by Unrest in Syria, FAO Air Deliveries to Provide Humanitarian Support to Besieged and Hard to Reach Areas in Syria, dan FAO’s FFS programme (farmer field schools programme). 

Page 58 of 393 | Total Record : 3927


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue