cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL SANTRI DI PESANTREN MODERN UNGGULAN TERPADU DARUL MURSYID KABUPATEN TAPANULI SELATAN Saiful Akhyar Lubis, Lahmuddin Lubis, Khairuddin Lubis,
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 2 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan empat hal: 1). Strategi Pembinaan MentalSpiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, Terpadu Darul Mursyid Kabupaten TapanuliSelatan, 2). Model Pembinaan Mental Spiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, TerpaduDarul Mursyid Kabupaten Tapanuli Selatan, 3). Faktor pendukung dan Hambatan PembinaanMental Spiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, Terpadu Darul Mursyid Kabupaten TapanuliSelatan, 4). Implikasi Pembinaan Mental Spiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, TerpaduDarul Mursyid Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Temuan dalam peneltian ini yaitu: (1) Strategi pembinaan mental spiritual santri di pesantrenDarul Mursyid dilakukan dengan dua hal yaitu dengan pembentukanhand book yang yang dijadikanintrumen pembinaan mental spiritual santri dan dengan strategi pembentukan divisi-divisi. (2)Model pembinaan mental spiritual santri di pesantren Darul Mursyid ditempuh dengan dua modelyaitu: a). Model program seperti Program Shalat Berjamaah, Wajib Shalat Sunnah, PembiasaanPuasa Sunnah, Pembiasaan Baca Alquran, Hafal Alquran dan Doa, Melanggengkan Wudhu’,Pengajian Rutin/Kultum, Muhadharah, Pembiasaan Berbusana Muslim, Gerakan Infaq Jumat,Pembiasaan Berqurban, Penanaman Kesadaran Berzakat, dan b). Model hukuman yang terdiridari hukuman dengan menghafal ayat-ayat dan doa dan hukuman dengan meminta maaf kepadaseluruh pimpinan pesantren. (3) Faktor Pendukung upaya pembinaan mental spiritual santri diPesantren Darul Mursyid terdiri dari; (a) Lingkungan Pesantren, (b) Kesungguhan Pengasuh, (c)Dukungan Yayasan, dan (d) Faktor Orang Tua Santri. Sementara itu beberapa faktor penghambatpembinaan mental spiritual santri di Pesantren Darul Mursyid, yaitu: (a) Faktor Kesiapan MentalSantri, (b) Kurangnya Dukungan Orang Tua, (c) Sebagian Ustadz/ustadzah Lulus Pegawai NegeriSipil (PNS), (d) Pergantian Pengasuh, (e) Keterbatasan Pengasuh, (f) Kurangnya KeteladananGuru/Ustaz, dan (g) Kurangnya Dukungan Masyarakat. (4) Pembinaan mental spiritual di pesantrenDarul Mursyid telah berimplikasi pada beberapa hal: (a)Tertanamnya Mental Juara/PemenangPada Diri Santri, (b) Menimbulkan Sikap Fleksibel, (c) Munculnya Tingkat Kesadaran Diri (selfawareness)yang Tinggi pada diri santri, (d) Kapasitas Diri dalam Menghadapi dan MemanfaatkanMasalah/Penderitaan (Suffering), (e) Semakin Kuatnya Kemampuan Menghadapi Rasa Takutpada diri santri, (f) Kualitas Hidup yang Terinspirasi dengan Nilai di Kalangan Santri, (g) TerpupuknyaRasa Persaudaraan dan Kepedulian Sosial pada diri santri.Kata Kuci: Kesehatan Mental, Santri dan Pendidikan
ZAKAT PRODUKTIF UNTUK PEMBERDAYAAN MUSTAHIK (ANALISIS SWOT BAITUL MAL ACEH) Saparuddin Siregar, M. Ridwan,
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 2 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan menjelaskan dan menganalisa kekuatan, kelemahan, peluang dantantangan pendistribusian zakat produktif yang dilaksanakan oleh Baitul Mal Aceh. Data primer dihimpunmelalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus kepada penerima zakat produktif danpara ahli yang berlokasi di Banda Aceh dan Aceh Besar. Analisis data dilakukan dengan teknik analisisMiles dan Huberman serta SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan utama penyaluranzakat produktif oleh Baitul Mal Aceh adalah adanya qanun zakat sebagai penerapan syari’at Islam,sedangkan kelemahan utama adalah kesulitan fasilitator dalam memberi arahan tentang perluasanpemasaran produk barang dan jasa yang dihasilkan para mustahik. Peluang utama adalah kuatnyadukungan masyarakat terhadap implementasi zakat produktif, sedangkan ancaman utama adalah tekananbiaya hidup yang dialami mustahik, sehingga menyebabkan penyalahgunaan dana zakat produktifmenjadi dana konsumtif oleh mustahik.Kata Kunci : Baitul Mal, Zakat Produktif, Pemberdayaan, Kemandirian
MANAJEMEN TEUNGKU DAYAH: PEMBERDAYAAN PERSONALIA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI ACEH Almuhajir, Almuhajir,
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 2 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Teungku Dayah merupakan seorang pendidik yang memiliki kapabilitas ilmu agama yang memilikikewajiban moral untuk menyampaikannya kepada masyarakat, baik yang berintegrasi di lembaga formalmaupun non-formal. Kedudukan Teungku Dayah dalam masyarakat Aceh merupakan sosok yang masihsangat sakral dan merupakan gelar yang sangat identik dengan keagamaan. Pemerintah Aceh baik ditingkat propinsi dan kabupaten/kota berwenang merencanakan kebutuhan, memfasilitasi peningkatanmutu, melakukan pembinaan, memberikan penghargaan dan perlindungan, dan meningkatkan kesejahteraanterhadap Teungku Dayah.Kompetensi personalia Teungku Dayah dalam membimbing dan mengarahkanpeserta didiknya mencakup aspek yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Manajemen Teungku Dayahmerupakan aktivitas yang dilakukan mulai dari bergabungnya ke dalam sebuah lembaga Dayah sampaitidak lagi aktif melalui proses perencanaan, rekrutmen, seleksi dan penempatan, evaluasi, pelatihan danpengembangan, pemberhentian atau mutasi.Abstract: Teungku Dayah is an educator who has the capability of religious science who has a moralobligation to convey it to the community, both those who are integrated in formal and non-formalinstitutions.The position of Teungku Dayah in Acehnese society is a figure that is still very sacred and isa title that is very synonymous with religion. The Aceh Government, both at the provincial and district/ city level, has the authority to plan needs, facilitate quality improvement, provide guidance, provideawards and protection, and improve the welfare of Teungku Dayah. The competence of personnel inTeungku Dayah in guiding and directing students includes aspects of cognitive, affective, and psychomotor.Teungku Dayah management is an activity carried out starting from joining into a Dayah institutionuntil it is no longer active through the process of planning, recruitment, selection and placement,evaluation, training and development, dismissal or transfer.Key Words: Manajemen, Teungku, Dayah, Personalia
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RADIKALISME DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Hakim, Dhikrul
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Era revolusi Industri 4.0 telah merubah cara hidup dan cara kerja manusia secaracepat. Adanya perubahan yang terjadi di masyarakat mulai dari teknologi, informasi yang beragam,ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan menuntut generani muda Indonesia untuk dapat beradaptasiterhadap perubahan yang begitu cepat. Mereka berusaha untuk mengikuti tren yang di anggapmaju dan modern namun telah meninggalkan nila-nilai ajaran agama islam dalam kehidupan.Selainadannya dampak positif, terdapat pula dampak negatif yang ditimbulkan oleh revousi industri4.0 bagi generasi muda Indonesia, mulai dari radikalisme, diskriminasi hingga tindakankriminal dari sosial media maupun dunia nyata yang ditimbulkan oleh kurangnya pemahamanmengenai pendidikan multikultural di revousi industri 4.0. Salah satu kemampuan yang dibutuhkandalam dunia pendidikan adalah kemampuan generasi muda untuk memecahkan masalah (problemsolving). Metode karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitiankepustakaan. Hasil dari karya ilmiah ini adalah, dengan penanaman pendidikan multikulturalmelalui pendidikan agama Islam akan menghasilkan generasi muda di era revolusi industri 4.0yang kreatif, inovatif, serta generasi yang berkarakter,berintegritas dan menjunjung tinggi toleransiDengankarya ilmiah ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan pentingnyapendidikan multikultural di era revolusi industri 4.0Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam Multikultural, Radikalisme, Revolusi Industri 4.0
EVALUASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN MADRASAH ALIYAH NEGERI RANTAUPRAPAT Syafaruddin, Saiful Akhyar Lubis, Thabrani,
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk: (1) Evaluasi konteks manajemen pembelajaran di MadrasahAliyah Negeri Rantauprapat; (2) Evaluasi input manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah NegeriRantauprapat; (3) Evaluasi proses manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat;(4) Evaluasi produk manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat. Penelitianini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan melalui wawancara, observasi dan studidokumen berkaitan dengan evaluasi manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapatdengan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Temuan dalam penelitian ini ada 4 (empat).Pertama, evaluasi konteks manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat bahwajenis kurikulum yang digunakan di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat ini terdiri dari tiga jeniskurikulum: (1) kurikulum KTSP tahun 2006, (2) Kurikulum berbasis sains tahun 2013, dan (3) kurikulumyang disusun oleh Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat. Di mana dalam penerapannya telah melewatiproses dan analisis yang mendalam dengan memperhatikan segala bentuk kelebihan dan kekuranganyang akan ditimbulkan kemudian yang melibatkan stakeholder madrasah. Kedua, evaluasi masukanmanajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat, di mana strategi/model pembelajaranyang dikembangkan di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat adalah masih berorientasi pada tujuan,dimana pembelajaran hanya diarahkan bagaimana para siswa agar meningkat prestasi belajarnya.Meskipun sebagian guru telah bergeser menjadi proses dan pencapaian kompetensi yang ada padasetiap mata pelajaran. Ketiga, evaluasi proses manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah NegeriRantauprapat di mana secara umum media dan sumber belajar yang ada di Madrasah Aliyah NegeriRantauprapat tergolong baik. Untuk menghasilkan efektivitas pembelajaran dan meningkatkan hasilbelajar siswa secara optimal, maka penggunaan media dan sumber belajar mutlak dilakukan guru.Keempat, evaluasi produk manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat adalahbahwa guru di Madrasah Aliyah Negeri Rantauprapat menerapkan jenis-jenis evaluasi yang menghasilkannilai akhir pembelajaran siswa yang baik dan banyaknya siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggiumum atau agama Islam baik negeri maupun swasta (PTUN/PTAIN).Kata Kunci:Evaluasi, Pembelajaran dan Madrasyah
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA MADRASAH DAN KULTUR MADRASAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA MENGAJAR GURU DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MADRASAH Al Jufri, Hamid
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi dan menganalisis kinerja mengajarguru dan prestasi belajar siswa yang dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional kepala madrasahdan kultur madrasah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif melalui analisisdeskriptif dan inferensial. Penelitian dilakukan terhadap guru Madrasah Tsanawiyah Negeri di JakartaSelatan, data dikumpulkan menggunakan angket (instrument). Dari hasil penelitian didapati bahwakepemimpinan transformasional kepala madrasah, dan kultur madrasah memiliki hubungan yangpositif terhadap kinerja mengajar guru dan prestasi belajar siswa, dengan demikian dapat dikatakanbahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan kultur madrasah memiliki perananpenting terhadap naik atau turunnya kinerja mengajar guru dan prestasi belajar siswa. Oleh karenaitu, upaya meningkatkan kinerja mengajar guru dan prestasi belajar siswa dapat dilakukan denganmengedepankan kualitas kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan pembentukan kulturmadrasah yang baik.Kata Kunci:Kepemimpinan transformasional, kultur belajar, kinerja mengajar, prestasi belajar.Abstract The study aims to obtain information and analyze teacher teaching performance and studentlearning achievements that are influenced by the transformational leadership of the madrasa and madrasaculture. The study was conducted using quantitative methods through descriptive and inferential analysis.The study was conducted on teachers of Public Islamic Education in South Jakarta, data werecollected using questionnaires. From the results of the study it was found that transformational leadershipof madrasah principals, and madrasa culture had a positive relationship to teacher teaching performanceand student learning achievement, thus it can be said that transformational leadership ofmadrasah principals and madrasa cultures had an important role to play in increasing or decreasingteacher teaching performance and achievement student learning. Therefore, efforts to improve teacherteaching performance and student achievement can be done by promoting the principal?s transformationalleadership qualities and the formation of a good madrasa culture.Keywords:Transformasional Leadership, Learning Culture, Teaching performance,Learning achivement
KESADARAN KONSUMSI HALAL DI MASYARAKAT MUSLIM KOTA MEDAN Dahlia Lubis, Armauli Rangkuti,
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak pasar halal saat ini sedang mendjadi sorotan dunia. Karena terkait meningkatnyajumlah Muslim di seluruh dunia, oleh karena itu perlu adanya suatu jaringan atau sistem yangdapat mengatur dan menjamin produk tersebut dari kondisi kehalalannya. Kesadaran konsumsihalal di masyarakat muslim kota Medan sangat meningkat sejak bergulirnya wacana halalmart, ini menunujukkan bahwa mulai sadarnya masyarakat kota Medan terhadap produkprodukhalal, mulai dari makanan, minuman, konsmetik, dan bahkan barang-barang lainnya.Kata Kunci: Konsumsi, Kesadaran, dan Produk Halal
IMPLEMENTASI BIMBIMGAN DAN KONSELING ISLAMI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS AL-WASHLIYAH DI KOTA MEDAN Saiful Akhyar Lubis, Lahmuddin Lubis, Mohammad Nurdin Amin,
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis layanan bimbingan dan konseling Islami, metodedan teknik bimbingan dan konseling Islami, kendala yang dihadapi oleh konselor dalam mengimplementasikanbimbingan dan konseling Islami, dan upaya apa saja yang dilakukan oleh konselor mengatasi kendalamengimplementasikan bimbingan dan konseling Islami di SMA Al-Washliyah Kota Medan. Teknik pengumpulandata yang digunakan yaitu wawancara, observasi, studi dokumentasi. Jenis penelitian ini yaitu penelitiankualitatif dengan menggunakan pengolahan data terdiri dari reduksi data, display data/penyajian data, danpemeriksanaan kesimpulan. Hasil penelitian dikemukakan bahwa Program layanan bimbingan dan konselingdi sekolah secara umum terdiri dari berbagai bentuk layanan. Pelaksanaan layanan bimbingan dan konselingdi SMA Al-Washliyah Kota Medan terdiri dari bentuk layanan orientasi, layanan informasi, layanan penempatandan penyaluran, layanan bimbingan belajar atau pembelajaran, layanan bimbingan karier, layanan konselingperorangan, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok, layanan konsultasi, dan layananmediasi. Pelaksanaan bimbingan dan konseling Islami kepada siswa di SMA Al-Washliyah Kota Medanterdiri dari metode individual dan kelompok. Metode kelompok dengan menggunakan teknikhome roomprogram, karyawisata, diskusi kelompok, kerja kelompok, psikodrama, sosiodrama, danremedial teaching.Metode individual dengan menggunakan teknik directive counseling, non directive counseling dan electivecounseling. Kendala dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling Islam dapat yaitu keterbatasan jumlahguru bimbingan dan konseling dibandingkan dengan jumlah siswa yang ada, masih kurangnya guru pembimbingyang memiliki latar belakang pendidikan bidang bimbingan dan konseling, dan keterbatasan sarana fasilitasyang mendukung kelancaraan penyelenggaraan bimbingan dan konseling Islami. Upaya dalam mengatasinyadapat dikemukakan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling Islam yaitu usaha dari guru untukmengikuti pelatihan-pelatihan guru pada bidang bimbinan dan kosneling sekolah, berupaya untuk memenuhisarana fasilitas yang di butuhkan sehingga dapat membantu untuk mudahnya penyelenggaraan bimbingandan konseling Islami di SMA Al-Washliyah Kota Medan.Kata Kunci : Implementasi Bimbingan dan Konseling Islami
PENDIDIKAN AGAMA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Anwar, Khairul
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: kenyataan bahwa masyarakat Indonesia yang multikultural dihadapkan pada kebutuhanyang mendesak untuk merekonstruksi kembali ?kebudayaan nasional Indonesia? yang diharapkandapat menjadi ?integrating force? yang mampu mengikat keragaman menjadi sebuah kesatuanyang kokoh. Masyarakat yang multikultural-multireligius, persoalan sosial keagamaan memangbukan persoalan yang sederhana.Kompleksitas hubungan sosial antarumat beragama ini dirasakanoleh seluruh elemen dalam masyarakat. Di antara idealitas keagamaan Islam sebagaimana tertulisdalam al-Qur?an adalah untuk saling mengenal dan menghormati berbagai budaya, ras, dan agamasebagai suatu realitas kemanusiaan. Akan tetapi pada saat yang sama peta dunia diwarnai konflikakibat SARA. Kesenjangan antara idealitas dan realitas itulah yang perlu dijembatani denganmemberikan pemahaman multikultural dalam proses pendidikan keislaman. Islam dapat menjadipijakan bagi pendidikan multikultural tersebut.Konflik sosial yang mewarnai pasang surutnya persatuanIndonesia harus menjadi perhatian dan perlu diwaspadai oleh kemampuan manajemen politikbangsa agar tidak berkembang menjadi kekuatan yang memecah belah persatuan Indonesia. Salahsatu cara strategis adalah pendidikan multikultural yang dilakukan secara aktual, cerdas, danjujur. Pendidikan apapun bentuknya, tidak boleh kehilangan dimensi multikulturalnya, karena realitasdalam kehidupan pada hakikatnya bersifat multidimensional, dalam ajaran Islam juga banyakdijelaskan tentang multikulturalisme dan bagaimana kehidupan dan sikap multikultural pada masaNabi dan sahabat..Demikian juga halnya manusia sendiri pada hakikatnya adalah sebagai makhlukyang multidimensional. Karena itu untuk mengatasi problem kemanusiaan yang ada, tidak bisalain kecuali dengan menggunakan pendekatan yang multidimensional. Dan, di dalamnya adalahpendidikan multikultural.Kata Kunci : Pendidikan, Agama, Multikultural
MODEL INTEGRASI KEILMUAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI UNGGUL KABUPATEN ACEH TIMUR Muhaini, Muhaini
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The educational trend for modern society is based on science and technology to achievesuccess for the future, so the excellent schools to be a very appropriate choice, SMA Negeri UnggulKabupaten Aceh Timur is one of the excellent school. The school puts more emphasis on scientificdisciplines, the observable fact, and it can only be proved empirically. The unreal and unseen arerejected as scientific knowledge. This research aims to determine the background, model and the opportunitiesas well as challenges in the implementation of integration in SMAN Unggul Kabupaten Aceh Timur. It isa kind of qualitative research with a view to understanding the education system that runs in the school.Researcher himself became an instrument in this research. Data and information in the field becomethe main requirement in data processing.The study found that dialogical didactic was the model implementedat SMAN Unggul through the curriculum 13 approach, and the teachers were aware of the dichotomiesof the disciplines. They were able to integrate the science and the divinity into the sub-theme in theclassroom instruction. The curriculum 13 sets the main and basic competence that leads to the realizationof God, the Almighty and at the same time serves as the goal of national education. In addition, thestudy revealed the strong internalization of Islamic values in extra-curricular activities carried out throughthe traditional Islamic educational system (dayah), the commemoration of Islamic festivals, the archerysport and other activities. In short, the educational system at SMAN Unggul is a public school featuringIslamic school characteristics.Kata Kunci: Model, Integrasi dan Desain Sekolah Negeri Unggul