cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
Distance Learning Experiences for Slow Learner Students at SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta Ristiyanti, Sinta
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.19445

Abstract

All aspects of life have been hampered by the Covid-19 pandemic, including education. Almost every school is closed. Every school must change the way it approaches teaching and learning. Implementing online learning techniques is the decision most likely to be made during the pandemic. Minority groups, such as students with disabilities in the classroom, have been at a disadvantage during the pandemic. Few studies have been conducted on distance learning involving students with disabilities in inclusive educational environments, given that this is a new and challenging situation for everyone involved. This paper attempts to investigate statistics and direct knowledge obtained from the implementation of distance learning in one of the inclusive junior high schools in Yogyakarta. This article is qualitative research using the case study method. Information was taken from SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta teacher, student, and parent interviews. Thematic analysis is used to carry out the analysis approach. This article uses the data collected to discuss the experiences of parents, teachers, and students with disabilities who went through the pandemic's online learning procedure.Pandemi Covid-19 melumpuhkan segala bidang dalam tatanan kehidupan tak terkecuali bidang pendidikan. Hampir semua sekolah ditutup. Setiap sekolah dituntut beradaptasi dalam proses pembelajaran. Pilihan yang paling memungkinkan diambil di masa pandemi adalah dengan menerapkan metode pembelajaran jarak jauh. Dalam kondisi pandemi, kelompok minoritas seperti peserta didik difabel di kelas berada di posisi terbelakang. Dalam kondisi yang baru dan penuh tantangan bagi semua pihak, pembelajaran jarak jauh yang melibatkan peserta didik difabel dalam setting pendidikan inklusif belum banyak diteliti. Tulisan ini berupaya untuk menggali data dan pengalaman penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh di salah satu SMP inklusif di Kota Yogyakarta. Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data digali dari wawancara dengan pihak guru, peserta didik, dan orang tua di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Teknik analisis dilakukan dengan analisis tematik. Dengan data yang diperoleh, tulisan ini menggambarkan bagaimana kesiapan serta pengalaman guru, peserta didik difabel, dan orang tuanya dalam melalui proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. 
Implementation of Islamic Religious Education Values in the Book of Ta'lim Muta'allim Yanto, Lutfi; Yaqin, Muhammad Nurul
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.19243

Abstract

This research examines how the values of Islamic religious education in the book Ta'lim Muta'allim are applied in class I MTs and what are the supporting and inhibiting factors in the application of Islamic religious education values in the book Ta'lim Muta'alim in class I MTs. The book Ta'lim Muta'allim discusses learning procedures and moral attitudes in learning that students must have. This research uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation, while data analysis techniques include data reduction, data presentation, and data verification. As an instrument, the researcher chose the MTs principal, Ta'lim Muta'allim teacher and MTs class I students. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques include data reduction, data presentation and verification. Forms of applying the values of Islamic religious education in the book Ta'lim Muta'allim in class I MTs include: First, reading surah Yasin and Al-luqman, second, studying the book Ta'lim Muta'allim in groups, Third, performing prayers dhuha sunnah and midday prayers in congregation. Fourth, actively participate in activities that promote the values of Islamic religious education in the surrounding community, such as inviting other people to pray in the congregation or helping people in need. Supporting factors for implementing the values of Islamic religious education in the book of ta'lim muta'allim in class I MTs include the availability of adequate facilities and infrastructure, the presence of resident students and the presence of teachers who have basic huts. Inhibiting factors in implementing the values of Islamic religious education in the ta'lim muta'alim book in class I MTs include the presence of non-resident students, differences in character and the presence of apathetic parents.Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam kitab Ta'lim Muta'allim di kelas I MTs dan Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan  nilai nilai pendidikan agama Islam dalam kitab Ta’lim Muta’alim di kelas I MTs. Kitab Ta'lim Muta'allim membahas tentang tata cara belajar dan sikap moralitas dalam belajar yang harus dimiliki oleh siswa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Peneliti sebagai instrument  memilih kepala sekolah MTs, guru pengajar Ta’lim Muta’allim dan siswa kelas I MTs. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisi data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Bentuk penerapan nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam kitab Ta'lim Muta'allim di kelas I MTs di antaranya: Pertama, membaca surah Yasin dan Al-luqman, kedua, mempelajari kitab Ta'lim Muta'allim secara berkelompok, Ketiga, melaksakan shalat sunah dhuha dan sholat dhuhur berjamaah, Keempat, berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang mempromosikan nilai-nilai pendidikan agama Islam di masyarakat sekitar, seperti mengajak orang lain untuk shalat berjamaah atau membantu orang yang membutuhkan. Faktor pendukung penerapan nilai nilai pendidikan agama Islam dalam kitab ta’lim muta’allim di kelas I MTs diantaranya: tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, adanya siswa mukim dan adanya guru-guru yang memiliki basik pondok. Faktor  penghambat dalam penerapan  nilai nilai pendidikan agama Islam dalam kitab ta’lim muta’alim di kelas I MTs diantaranya: adanya siswa non mukim, adanya perbedaan karakter dan adanya orang tua yang apatis.
The Role of The Lecturer In Forming Students' Islamic Character Astuti, Mardiah; Herlina, Herlina; Khairana, Tsania; Saputrie, Nike Asalliyah; Yolanda, Intan
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18155

Abstract

This research aims to determine the importance of the role of lecturers in shaping the character of students at the State Islamic University Raden Fatah Palembang. The type of research used is qualitative, with a descriptive approach. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The results obtained indicate that lecturers play a significant role in how students develop Islamic character in the MPI study program at UIN Raden Fatah Palembang, both as role models, inspirations, motivators, and evaluators in the process of forming students' Islamic character. Supporting factors include campus policies, understanding of values, care, and a good environment. Meanwhile, inhibiting factors include the need for increased awareness among both lecturers and students regarding the importance of students' Islamic character.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa penting peran dosen dalam membentuk karakter mahasiswa di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Jenis penelitian yang digunnakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh bahwa pengajar memiliki peran yang besar terhadap bagaimana mahasiswa mengembangkan karakter Islami mahasiswa Prodi MPI UIN Raden Fatah Palembang, baik sebagai teladan, sebagai inspirasi dan motivator juga sebagai evaluator dalam proses pembentukan karakter Islami mahasiswa. Faktor pendukungnya yakni kebijakan kampus, pemahaman nilai, kepedulian dan lingkungan yang baik. Sedangkan faktor penghambatnya yakni perlu adanya peningkatan kepedulian baik bagi dosen juga mahasiswa terhadap pentingnya karakter Islami mahasiswa.
Morphological Study of The Meaning of Wazan Af'ala and Taf'il in The Qur'an Juz 30 Kosim, Abdul; Rizkiani, Julia; Rufaidah S, Fennie; Maulana, Irham
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.17098

Abstract

In helping to reveal the deep meaning of the verses of the Qur'an so as to enrich understanding and add insight through the structure and root words in the verses of the Qur'an that are related to historical and spiritual contexts, morphological analysis has been important significance. By analyzing examples of Al-Qur'an verses, this study shows the effect of using wazan in expressions in Arabic. morphology or look at the structure of words. This type of library research is used in a qualitative descriptive manner with data in the form of verses of the Qur'an Juz 30 printed by Mujamma' Malik Fahdi Lithoba'ah Al-mushaf Alsyarif Madinah. The results of the study revealed that there were 24 words with wazan af'ala and taf'il in the Qur'an juz 30 which explained the change from fi'il mujarrad to fi'il mazid giving a different meaning to the meaning of the verses of the Koran. Dalam membantu mengungkapkan makna mendalam dari ayat-ayat Al-Qur’an sehingga memperkaya pemahaman dan penambahan wawasan melalui struktur dan akar kata dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan konteks historis dan spritual, analisis morfologi memiliki signifikansi yang penting. Dengan menganalisis contoh ayat Al-Qur’an, penelitian ini menunjukkan pengaruh penggunaan wazan dalam ekspresi dalam bahasa Arab Studi ini bertujuan untuk memberi deskripsi mengenai ayat-ayat Al-Qur’an yang berwazan af’ala dan berwazan taf’il serta maknanya ditinjau secara morfologi atau melihat struktur kata. Jenis penelitian kepustakaan digunakan secara deskriptif kualitatif dengan data berupa ayat Al-Qur’an Juz 30 cetakan Mujamma’ Malik Fahdi Lithoba’ah Al-mushaf Alsyarif Madinah. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat sebanyak 24 kata yang berwazan af’ala dan taf’il dalam Al-Qur’an juz 30 yang menjelaskan berubahnya fi’il mujarrad menjadi fi’il mazid memberikan makna yang berbeda pada arti ayat Al-Qur’an. Kata Kunci: Morfologi, Wazan af’ala dan taf’il, Al-Qur’an Juz 30
Zindiq Al-Walīd bin Yazīd An Analysis of Orthodoxy and Heterodoxy in the perspective of Civil Society in the Umayyad Dynasty Akbar, Raabiul; Burhanuddin, Burhanuddin
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.18694

Abstract

This study takes the case of Zindiq Al-Walīd bin Yazīd as a central point, viewing it as a more political phenomenon with a solid religious background than a purely spiritual issue. This research shows that during the Umayyad Dynasty, the treatment of the Zindiq varied depending on their political impact on the caliph's power. Zindiq, who did not threaten the stability of the ruler, was not punished and even received preferential treatment as heir to the throne. On the other hand, those deemed to interfere with power with political criticism and ties to political rivals were punished. This research uses a qualitative approach using the book Tārkīh al-Ṭabarī Tārīkh al-Rusul wa al-Mulūk by Ibn Jarīr al-Ṭabarī as primary data. A socio-anthropological approach strengthened by Weber's conflict theory was chosen to understand the historical context related to the concepts of orthodoxy and heterodoxy. This research proves a shift in the political context in the zindiq case. This research contributes to a broader understanding of the relationship between authorities and civil society in religious and political contexts.Studi ini mengambil kasus Zindiq Al-Walīd bin Yazīd sebagai titik pusat, memandangnya sebagai sebuah fenomena yang lebih bersifat politis dengan latar agama yang kuat daripada masalah agama murni. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada masa Dinasti Bani Umayah, perlakuan terhadap Zindiq bervariasi tergantung pada dampak politik mereka terhadap kekuasaan khalifah. Zindiq yang tidak mengancam kestabilan penguasa tidak dihukum, bahkan mendapat perlakuan istimewa sebagai ahli waris tahta. Di sisi lain, mereka yang dianggap mengganggu kekuasaan dengan kritik politik dan hubungan dengan pesaing politik dihukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan kitab Tārkīh al-Ṭabarī Tārīkh al-Rusul wa al-Mulūk karya Ibn Jarīr al-Ṭabarī sebagai data primer. Pendekatan sosio-antropologi yang diperkuat oleh teori konflik Weber dipilih untuk memahami konteks historis terkait dengan konsep ortodoksi dan heterodoksi. Penelitian ini membuktikan adanya pergeseran konteks politik dalam kasus zindiq. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih luas tentang hubungan antara penguasa dan civil society dalam konteks keagamaan dan politik.
Application of Lecture Method In Learning Akidah Akhlak In Class VIII (A) SMP Muhammadiyah 56 Binjai Rahmayani, Erli; Tambunan, Nurhalima
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.19291

Abstract

This research aims to explore: (1) Application of the lecture method in learning moral beliefs in class VIII (A) SMP Muhammadiyah 56 Binjai, (2) solution for applying the lecture method in learning moral beliefs in class VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai. This research uses a descriptive qualitative approach. The data sources in this research are the school principal, teachers of morals and students. The data collection technique uses observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data display and data conclusion drawing. The results of research on the application of the lecture method in learning moral beliefs in class VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai, namely that the teacher said that using the lecture method was very easy to implement, but sometimes students tended to be passive in class. The solution for applying the lecture method in moral belief lessons in class VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai is to make the lesson material structured, use props when lecturing and explain using terms that can be understood by students.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor: (1) Penerapan metode ceramah dalam pembelajaran akidah akhlak di kelas VIII (A) SMP Muhammadiyah 56 Binjai, (2) Solusi penerapan metode ceramah dalam pembelajaran akidah akhlak di kelas VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran akidah akhlak dan peserta didik. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan data. Hasil dari penelitian penerapan metode ceramah dalam pembelajaran akidah akhlak di kelas VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai yaitu guru mengatakan bahwa penggunaan metode ceramah sangat mudah dijalankan, namun terkadang siswa cenderung bersikap pasif didalam kelas. Solusi dalam penerapan metode ceramah pada pelajaran akidah akhlak di kelas VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai yaitu buatlah materi pelajaran secara terstruktur, gunakan alat peraga waktu berceramah dan menjelaskan dengan menggunakan istilah-istilah yang dapat dipahami oleh peserta didik.
Right and Obligation Husband Wife in Perspective Islam and State Law Muhajir, Ahmad; Syafiq, Muhammad Azryan
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.17546

Abstract

Marriage is a legal act performed by husband and wife to perform worship to God, as well as creating civil legal consequences between them. Because the main purpose of marriage is to build a happy, lasting household based on faith in God Almighty, it is necessary to regulate the rights and obligations that must be fulfilled by husband and wife. This research is a literature research based on qualitative descriptive data about the rights and obligations of husband and wife. Research sources are obtained from various references such as legislation, books, journals and other references that discuss the rights and obligations of husband and wife. in managing and living life as husband and wife to achieve the goals of marriage, Islam has regulated the rights and obligations of both. When they fulfill their obligations and carry out their responsibilities as husband and wife, they will feel peace and tranquility in their hearts, so that happiness in the relationship between husband and wife can be fully achieved. The rights of husbands and wives include the right to love and respect each other, communicate openly, and receive emotional and financial support from their spouse. On the other hand, their obligations include being faithful to each other, supporting each other in their daily lives, and caring for and educating their children (if any), thus providing a strong foundation on which to build a balanced and sustainable marital relationship.Pernikahan adalah tindakan hukum yang dilakukan oleh suami dan istri untuk melaksanakan ibadah kepada Tuhan, sekaligus menciptakan konsekuensi hukum perdata di antara mereka. Karena tujuan utama pernikahan yang sangat mulia adalah untuk membangun rumah tangga yang bahagia, abadi, dan berdasarkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka diperlukan pengaturan mengenai hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh suami dan istri. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dibuat berdasarkan data deskriptif kualitatif tentang hak dan kewajiban suami istri. Sumber penelitian diperoleh dari berbagai referensi seperti perundang-undangan, buku, jurnal dan referensi lainnya yang membahas tentang hak dan kewajiban suami istri. dalam mengelola dan menjalani kehidupan sebagai suami istri untuk mencapai tujuan pernikahan, agama Islam telah mengatur mengenai hak dan kewajiban keduanya. Ketika mereka memenuhi kewajiban dan mengemban tanggung jawabnya sebagai suami istri, mereka akan merasakan kedamaian dan ketenangan dalam hati, sehingga kebahagiaan dalam hubungan suami istri dapat tercapai sepenuhnya. Dengan demikian tercapailah keluarga yang sesuai dengan ajaran agama dan undang-undang. Hak-hak suami dan istri termasuk hak untuk saling mencintai dan dihormati, berkomunikasi secara terbuka, serta mendapatkan dukungan emosional dan finansial dari pasangan mereka. Di sisi lain, kewajiban mereka termasuk saling setia, mendukung satu sama lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari, serta merawat dan mendidik anak-anak mereka (jika ada), sehingga menjadi fondasi yang kuat untuk membangun hubungan pernikahan yang seimbang dan berkelanjutan.Kata Kunci: Hak, Kewajiban, Suami, Istri
Analysis of the Role of the Family in Students' Islamic Religious Education Salsabila, Maulida; Damayanti, Melan; Halimah, Nur; Septianingsih, Feni; Siregar, Pani Akhirudin
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.20362

Abstract

Education to students is through three educational institutions, namely family, school, and community, and the three cannot stand alone, but all three are interconnected links that cannot be separated from one another, because one is the completion of the other. The study aims to determine the implementation of parental responsibility in children's education and determine the factors that affect children's education. In this study, researchers used a qualitative approach. From the results of research on strengthening the role of the family in children's education, it was concluded that: (1) Family responsibility in children's education, namely the family displays an action or behavior that can be imitated, imitated, and exemplified by children, as well as education of good habits, for example parents must set an example of teaching congregational prayer, guiding prayer, and training children's prayer.Pendidikan kepada anak didik yaitu dengan melalui tiga lembaga pendidikan, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat, dan ketiganya tidak bisa berdiri sendiri, tetapi ketiganya merupakan mata rantai yang saling berhubungan tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya, sebab yang satu adalah penyempurna yang lainnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tanggung jawab orangtua dalam pendidikan anak dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pendidikan anak. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian tentang penguatan peranan keluarga dalam pendidikan anak didapat kesimpulan bahwa: (1) Tanggung jawab keluarga dalam pendidikan anak, yaitu keluarga menampilkan sesuatu perbuatan atau tingkah laku yang bisa ditiru, dicontoh, dan diteladani oleh anak, serta pendidikan kebiasaan-kebiasaan yang baik, misalnya orangtua harus memberi contoh mengajarkan shalat berjamaah, membimbing ibadah shalat, dan melatih ibadah shalat anak. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan anak, yaitu terdiri dari faktor keluarga yang berperan sebagai pendidik dan motivator bagi anak dan faktor lingkungan, yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah termasuk teman sebayanya, lingkungan sekitar, motivasi anak serta dari intelegensi anak itu sendiri.
Sytematic Literature Review (SLR): Analysis of the Role and Behavior of Indonesian Language in Islamic Education Meylani, Auliya; Budiman, Budiman; Hasibuan, Nisa Hafzhiyah; Serungke, Mayang; Fadillah, Mutia Asmi Asmi; Wety, Elfina
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.20427

Abstract

The aim of this research is to reveal the role and behavior of the Indonesian language in Islamic education and to find out in-depth results of the patterns and formation of the role and behavior of the Indonesian language in Islamic education. The method used is the Systematic Literature Review (SLR) method. Data is used by collecting journal articles found on Google Scholar, Research Gate, which have been published in the 2016-2023 period. Islamic education is one of the media that can be used in the world of education to develop the character of students. The use of inaccurate language, both vocabulary and sentence structure, causes less information to be conveyed.
Khilafiyah About The Eternity of Hellfire (A Study of The Interpretation of The Meaning Ahqaba in Tafsir At-Thabari By Ath-Thabari) Wahyudi, Wahyudi; Sistiawan, Firmansyah; Taufiq, Wildan; Abdullah, Wildan Hasan; Amatullah, Raihani Salma
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18143

Abstract

This article will discuss the meaning of ahqaba in the Al-Quran. The word ahqaba in the Qur'an is found in two verses and two derivations. In QS Al-Kahf verse 60 and QS An-Naba verse 23. The meaning of ahqaba in QS Al-Kahf verse 60 means Zamanan or dahran (for a century). As for QS An-Naba verse 23, there are many opinions regarding the meaning of ahqaba, some say it lasts 300 years, 80 years, 7000 years and every day is the same as 1000 years. There are also those who interpret ahqaba as long as Allah SWT wills. And finally, there are those who say that the verse Labitisina fiha ahqaba, this verse has been combined with the verse falan nazidakum illa 'adzaba. The method used in this article is a type of qualitative research where researchers try to understand and interpret human behavioral interaction events in certain situations from their own point of view. For this research, data was collected through literature study with a content analysis approach.Artikel ini akan membahas tentang makna ahqaba dalam Al-Qura’an. Kata ahqaba dalam Al-Qur’an di temukan ada dua ayat dan dua derivasi. Pada QS Al-Kahfi ayat 60 dan QS An-Naba ayat 23. Makna ahqaba pada QS Al-Kahfi ayat 60 bermakna zamanan atau dahran (selama satu abad). Adapun pada QS An-Naba ayat 23, makna ahqaba banyak pendapat dalam memaknainya, ada yang berpendampat selama 300 tahun, 80 tahun, 7000 tahun dan setiap harinya sama dengan 1000 tahun. Ada juga yang menafsirkan ahqaba dengan selama Allah swt menghendaki. Dan terakhir ada yang mengatakan bahwa ayat Labitisina fiha ahqaba, ayat ini sudah di mansukh dengan ayat falan nazidakum illa ‘adzaba. Metode yang di gunakan dalam arikel ini adalah jenis penelitian kualitatif di mana peneliti mencoba memahami dan menafsirkan peristiwa interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tertentu dari sudut pandang mereka sendiri. Untuk penelitian ini, data dikumpulkan melalui studi pustaka dengan pendekatan analisis isi.