cover
Contact Name
Toni Naution
Contact Email
ijtimaiyah@uinsu.ac.id
Phone
+6285361305340
Journal Mail Official
ijtimaiyah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar, Pasar V Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ijtimaiyah: Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya
ISSN : 241660X     EISSN : 28296877     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini merupakan jurnal Pendidikan dan penelitian berbasis sosial dan budaya. (P-ISSN : 2541-660x dan E-ISSN: 2829-6877) diterbitkan oleh Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN SU Medan. Jurnal Ijtimaiyah Ilmu Sosial dan Budaya ini tidak hanya menerima naskah hasil penelitian, tetapi juga menerima naskah hasil kajian yang memunculkan gagasan-gagasan ilmiah dan aktual di bidang Pendidikan, sosial dan Budaya. Kami menerima dan mengundang semua Akademisi dan praktisi Guru dan Dosen dan Mahasiswa, tenaga Kependidikan serta masyarakat untuk mengirim naskah ilmiahnya. Tujuan utama Jurnal Ijtimaiyah Ilmu Sosial dan Budaya adalah menyebarluaskan penelitian dan gagasan-gagasan ilmiah para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah Pendidikan, sosial dan Budaya. Maju Bersama membangun Bangsa
Articles 124 Documents
POLA ASUH ANAK DALAM PERNIKAHAN BEDA AGAMA Radiah Amna Amna
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pernikahan beda agama terjadi sebagai suatu realitas yang tidak dapat dipungkiri. Ada berbagai macam alasan mengapa pernikahan beda agama semakin meningkat jumlahnya, yaitu meningkatnya mobilitas penduduk yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan orang y ang berlatarbelakang berbeda dan meningkatnya toleransi serta penerimaan antar pemeluk agama yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Menganalisis pernikahan beda agama yang sering terjadi di Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang. 2) Menganalisis pola perlakuan pasangan beda agama terhadap anak. 3) Menganalisis implikasi pernikahan beda agama terhadap pola asuh anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dil akukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini digunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. 1) Pernikahan beda agama merupakan hal biasa yang dilakukan masyarakat di Kelurahan Bendan Ngisor yang disebabkan oleh hubungan asmara yang mendalam, menikah beda agama di luar negeri karena ekonomi mendukung, pendatang baru (menikah di wilayah lain lalu pindah dan menetap di Kelurahan Bendan Ngisor), dan hal biasa yang dilakukan oleh pihak keluarga. Hal ini sesuai dengan teori sosial Piere Bourdieu tentang habitus. Namun walaupun sudah menjad i kebiasaan, pernikahan beda agama tetap tidak sesuai dengan hukum agama maupun hukum negara di Indo nesia, sehingga penyusupan yang dilakukan bagi pasangan yang menikah termasuk ke dalam pelanggaran terhadap Undang-Undang. 2) Pola perlakuan pasangan beda agama terhadap anak di Kelurahan Bendan Ngisor lebih cenderung pada pola perlakuan acceptance (penerimaan) dan permissiveness (pembolehan). 3) Pola asuh yang diterapkan pasangan beda agama lebih cenderung pada pola asuh demokratis, yang berdampak positif terhadap perkembangan anak.
LEMBAGA PENDIDIKAN MASYARAKAT SERTA TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH TERHADAP MASYARAKAT Sari Kurniah Simamora; Wahyuni Yuni Pandiagan; Ilham Ilham Satriawan; M. Irham Maskuri Sitompul
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Educational institutions are a useful forum for fostering human beings, leading to a better future. Everyone who is in the container will experience changes and developments according to the color and style of the institution. In educational institutions, society is the third environment after family and school. Community is defined as a group of people who occupy an area, are bound by the same experiences, have a number of adjustments and are aware of their unity, and can act together to meet their life crises. the course of the educational institution. The central and regional governments are the embodiment of the nation's community and the state. The government carries the public trust to manage all aspects of the nation's life (in the field of education). These responsibilities include: 1. State and community responsibilities in the form of motivation to preserve the upholding of the independence of the nation and state. This responsibility includes fostering national awareness, having a national ideology and having a constitution. 2. Responsibilities of structural institutions, namely as a form of state institutional arrangements with each aspect of their responsibilities. Can also be interpreted as a juridical-constitutional responsibility.Keyword : Community Education Institutions, Government Responsibility
PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA BEDA KEYAKINAN Radhiah Amna Amna
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): Ijtimaiyah Juli-Desember
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pernikahan beda agama terjadi sebagai suatu realitas yang tidak dapat dipungkiri. Ada berbagai macam alasan mengapa pernikahan beda agama semakin meningkat jumlahnya, yaitu meningkatnya mobilitas penduduk yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan orang y ang berlatarbelakang berbeda dan meningkatnya toleransi serta penerimaan antar pemeluk agama yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Menganalisis pernikahan beda agama yang sering terjadi di Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang. 2) Menganalisis pola perlakuan pasangan beda agama terhadap anak. 3) Menganalisis implikasi pernikahan beda agama terhadap pola asuh anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dil akukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini digunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. 1) Pernikahan beda agama merupakan hal biasa yang dilakukan masyarakat di Kelurahan Bendan Ngisor yang disebabkan oleh hubungan asmara yang mendalam, menikah beda agama di luar negeri karena ekonomi mendukung, pendatang baru (menikah di wilayah lain lalu pindah dan menetap di Kelurahan Bendan Ngisor), dan hal biasa yang dilakukan oleh pihak keluarga. Hal ini sesuai dengan teori sosial Piere Bourdieu tentang habitus. Namun walaupun sudah menjad i kebiasaan, pernikahan beda agama tetap tidak sesuai dengan hukum agama maupun hukum negara di Indo nesia, sehingga penyusupan yang dilakukan bagi pasangan yang menikah termasuk ke dalam pelanggaran terhadap Undang-Undang. 2) Pola perlakuan pasangan beda agama terhadap anak di Kelurahan Bendan Ngisor lebih cenderung pada pola perlakuan acceptance (penerimaan) dan permissiveness (pembolehan). 3) Pola asuh yang diterapkan pasangan beda agama lebih cenderung pada pola asuh demokratis, yang berdampak positif terhadap perkembangan anak.Kata Kunci: Child; Interfaith Marriage; Parenting.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMANDIRIANBELAJAR DI SMP NEGERI 6 BINJAI TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Intan Chumairah Pasaribu; Rusydi Ananda Rusydi Ananda; Eka Susanti Eka Susanti
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine whether there is an influence of emotional intelligence on independent learning at SMP Negeri 6 Binjai. This type of research uses quantitative research methods, with correlation techniques and analysis techniques with simple linear regression. The subjects in this study were class VIII students of SMP Negeri 6 Binjai in the 2019/2020 school year, totaling 283 students.Collecting data for the variables of emotional intelligence and learning independence using a questionnaire in the form of a Likert scale. The questionnaire was compiled based on variable indicators and checked by the thesis supervisor, and then tested on students. Based on data analysis, it showed that there was an influence of emotional intelligence on learning independence at SMP Negeri 6 Binjai. The conclusion is proven from the analysis of the calculation of the hypothesis test which shows that the calculated r is greater than rtable, which is 0.702 > 0.232 which can be accepted at a significant level of 5%.Keywords: Emotional intelligence, independent learning
RESPON SOSIAL TERHADAP ANAK MANTAN NARAPIDANA Marsa, Yummy Jumiati; Suwandi, Suwandi
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v7i2.11126

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian tentang respon atau reaksi sosial masyarakat terhadap anak mantan narapidana di Desa Bagan Asahan Kabupaten Asahan. Fokus utama tulisan ini adalah respon masyarakat Desa Bagan Asahan terhadap anak mantan narapidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan kunci sebanyak lima belas orang. Penelitian ini berlangsung selama tiga bulan. Hasil penelitian ini mendeskripsikan tentang respon masyarakat Desa Bagan Asahabn yang mengucilkan anak mantan nara pidana untuk beraktivitas dan bermain di lingkungan sosialnya. Konstruksi soail ini kemudian menyebabkan anak-anak mantan narapidana tidak memiliki teman bermain, bahkan malah untuk mengisi waktu luang terpaksa ikut orang tua bekerja. Respon sosial dari masyarakat ini memaksa anak-anak mantan nara pidana untuk menjad dewasa sebelum waktunya.
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA KEDAI DURIAN KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG Husni Nur Sakinah; Junaidi Arsyad; Fauziah Nasution
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v7i1.12841

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun I Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku sosial anak usia 5-6 Tahun di masa pandemi covid-19 dan mengetahui bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan perilaku sosial anak usia 5-6 tahun di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian adalah bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan di analisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Dusun I Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Peran orang tua di Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan perilaku sosial anak Selama pandemi Covid-19 adalah dengan mengajarkan anak untuk bersikap taat dan patuh, bersikap sabar, menghormati orang lain dan peduli terhadap orang lain. (2) Hambatan yang dihadapi orang tua dalam meningkatkan perilaku sosial anak di masa pandemi Covid-19 di Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang yaitu keterbatasan ruang anak untuk berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, hambatan yang ditemukan adalah beberapa orang anak yang sudah kecanduan game online sehingga sepanjang hari hanya bermain gadget saja.Kata Kunci: Peran Orang Tua, Perilaku Sosial, Pandemi Covid-19
OPTIMALISASI KOMPETENSI MENDESAIAN BAHAN AJAR DENGAN MICROSOFT POWER POINT 2016 BAGI GURU MATA PELAJARAN MELALUI SUPERVISI INTERNAL DI SMA NEGERI 1 SITAHUIS Jannes Pardede
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 4, No 1 (2020): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v4i1.14600

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan, yakni : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator kinerja yang ditetapkan adalah bila kompetensi dan nilai evalauasi  guru mendesain bahan ajar dengan menggunakan microsoft power point 2016 mendapat 80.00% dan Nilai rata-rata 75,00 maka dikatakan tindakan yang diterapkan berhasil. Aspek yang diukur dalam observasi adalah kemampuan guru-guru PNS dan Non PNS  merancang bahan ajar dengan Microsoft Power Point 2016 di SMA Negeri 1 Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Hasil penelitian kondisi  awal diperoleh nilai rata-rata  evaluasi guru menggunakan Microsoft  Power Point 2016 : 56.56  dengan kompetensi guru 45.63%. Hasil Supervisi Internal  Siklus I  nilai rata-rata evaluasi guru menggunakan Micorosoft Power Point adalah 72.97 dimana guru yang mencapai nilai tuntas sebanyak 9 orang  dengan kompetensi  guru sebesar 73.13% . Pada Siklus II memperoleh nilai  rata-rata evaluasi  guru menggunakan Microsoft Power Point 2916 sebesar  84.06  dengan kompetensi guru sebesar : 97.50%. Berdasarkan hasil temuan-temuan penelitian  bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru mata pelajaran  dalam merancang bahan ajar dengan menggunakan Microsoft Power Point 2016 dari  kondisi awal, siklus I  dan  siklus II secara signifikan. Ketercapaian indikator kinerja terdapat pada tindakan ke II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa supervisi internal oleh kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi  guru mata pelajaran  merancang bahan ajar di SMA Negeri 1 Sitahuis  Tahun Pelajaran 2019/2020 semester ganjil.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR LITERASI BUKU FIKSI DAN NON FIKSI MELALUI MODEL THINK WRITE TALK DI KELAS IX.A SMP NEGERI 4 SIBOLGA Saur Marita Aritonang
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 4, No 1 (2020): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v4i1.14586

Abstract

Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Sibolga,  Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan Model Pembelajaran Think, Write, Talk  dalam pembelajaran yang bertujuan untuk  meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi  Literasi Buku Fiksi dan Non Fiksi di kelas IX.A Tahun Pelajaran 2019/2020 semester genap. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas  IX.A  SMP Negeri 4 Sibolga dengan jumlah peserta didik  30  orang.  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Think, Write, Talk  menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa  sebesar 42.95%.Dengan demikian model Pembelajaran Think, Write, Talk  dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan aktivitas  belajar  siswa kelas IX.A   di SMP Negeri 4 Sibolga  semester genap  T.P. 2019/2020  terutama pada materi Literasi Buku Fiksi dan Non Fiksi mata pelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci : Aktivitas  Belajar, Model  pembelajaran Think, Write, Talk
ISLAM PADA MASA KESULTANAN LANGKAT ABAD XX Abdul Gani Jamora Nasution; Husna Ibrahim; Arwita Putri; Rinanti Ito Pohan; Intan Nuraini
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today many people do not know history, especially the history of their own place of residence, in this case history is an important thing for us to know because by knowing history we can know the truth so that the history of a country, place of residence, etc. is not easy. vandalized, stolen by foreigners and so on. Therefore in this historical journal the focus is on reviewing Islam during the 20th century Langkat Sultanate. For this reason, the researcher formulated several problems regarding this research, namely how the biography of the sultan who served in the XX century and what were the policies of the sultan's government in the XX century and what Islamic policies had been achieved by the sultan of the XX century and the causes of the collapse of the Langkat sultanate. In this research we use historical methods which are studied through four stages to get perfect results, namely heuristics, verification, interpretation, and historiography. The purpose of research on Islam during the Langkat Sultanate in the XX century is to thoroughly discuss Islamic leadership during the Langkat Sultanate in the XX century, where in the XX century the Langkat Sultanate was led by 2 Sultans namely Sultan Abdul Aziz and Sultan Mahmud. When the 20th century became the glory of Islam, not only that, but its glory can be seen from many aspects such as the economy, education, politics and others, all of which were at their peak during the time of Sultan Abdul Aziz. However, in the subsequent leadership during the reign of Sultan Mahmud, these aspects experienced a decline and the collapse of the Langkat Sultanate also occurred during the leadership of Sultan Mahmud.Keywords: Islam, the Sultanate of Langkat
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TEMA 6 SUBTEMA 2 : PERUBAHAN ENERGI MELALUI METODE HERBART DI KELAS III.A SEKOLAH DASAR Khaifannur Khaifannur
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 4, No 1 (2020): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v4i1.14598

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini menjelaskan peningkatan motivasi belajar siswa dalam memahami tema 6 subtema 2 : Perubahan Energi  di Kelas III.A  SD Negeri 084086  Sibolga  Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian Tndakan Kelas ini  dilakukan dalam 2 siklus, dimana setiap siklus dilaksanakan  tiga  kali  pertemuan (tiga hari).  Setiap Siklus terdiri dari 4 (empat) tahap yaitu perencanaan, pelaksanan, obsevasi dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan   adalah lembar observasi motivasi siswa dan aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran berlangsung serta hasil belajar  melalui uji kompetensi setiap akhir siklus. Hasil pengamatan penulis sebelum  penelitian dilaksanakan (kondisi  awal) motivasi belajar siswa  sebesar : 40.00%, nilai rata-rata 62.14  dimana nilai siswa yang mencapai nilai tuntas sebanyak 11  orang siswa dan yang tidak tuntas sebanyak 17  siswa dari 28  siswa. Hasil uji kompetensi I (Siklus I) diperoleh rata-rata 69,89  dimana siswa yang mencapai nilai tuntas sebanyak 17 orang  siswa dan tidak tuntas 11 orang. Motivasi siswa dalam pembelajaran mencapai 57,50%. Pada Siklus II memperoleh nilai  rata-rata  80.00 dimana siswa yang tuntas sebanyak 26 siswa dan tidak tuntas sebanyak 2 orang siswa dengan tingkat Motivasi belajar siswa : 82.50%. Dari hasil pengamatan penulis menyimpulkan bahwa penerapan metode Herbart di kelas III.A SD Negeri 084086 Sibolga T.P. 2020/2021 dapat meningkatkan motivasi belajarKata Kunci : Motivasi Belajar, Metode Herbart

Page 7 of 13 | Total Record : 124