Ijtimaiyah: Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya
Jurnal ini merupakan jurnal Pendidikan dan penelitian berbasis sosial dan budaya. (P-ISSN : 2541-660x dan E-ISSN: 2829-6877) diterbitkan oleh Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN SU Medan. Jurnal Ijtimaiyah Ilmu Sosial dan Budaya ini tidak hanya menerima naskah hasil penelitian, tetapi juga menerima naskah hasil kajian yang memunculkan gagasan-gagasan ilmiah dan aktual di bidang Pendidikan, sosial dan Budaya. Kami menerima dan mengundang semua Akademisi dan praktisi Guru dan Dosen dan Mahasiswa, tenaga Kependidikan serta masyarakat untuk mengirim naskah ilmiahnya. Tujuan utama Jurnal Ijtimaiyah Ilmu Sosial dan Budaya adalah menyebarluaskan penelitian dan gagasan-gagasan ilmiah para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah Pendidikan, sosial dan Budaya. Maju Bersama membangun Bangsa
Articles
124 Documents
ALTERNATIF MENINGKATKAN KETUNTASAN BELAJAR PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI METODE EKSPERIMEN
Franky Parlindungan Silalahi
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): Ijtimaiyah Juli-Desember
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses belajar mengajar merupakan suatu interaksi dari berbagai komponen : materi, metode, media, siswa dan guru yang terjadi pada saat proses pembelajaran berlangsung. Harapannya adalah siswa mencapai tujuan belajar. Untuk setiap materi pelajaran, siswa harus mencapai tingkat ketuntasan yang ditetapkan yaitu 85 % dengan nilai kriteria ketuntasan minimal 75 Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan di kelas VII.A yang ditetapkan melalui kegiatan musyawarah guru mata pelajaran di awal tahun pelajaran. Apabila hasil evaluasi siswa menunjukkan perolehan nilai 75 atau lebih maka siswa tersebut dinyatakan telah tuntas. Sebaliknya jika seorang siswa memperoleh nilai kurang dari 75 maka siswa tersebut dinyatakan tidak tuntas. Kegiatan Penelitian tindakan kelas ini Penulis memilih metode eksperimen agar suasana pembelajaran menjadi aktif dalam menyelesaikan masalah permainan bola voli yang guru berikan. Sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat mudah tercapai. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam empat kelompok kegiatan yang meliputi kegiatan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Model eksperimen terjadi adanya peningkatan hasil belajar dan ketuntasan. Hasil yang diperoleh dari test akhir uji kompetensi (postes) siklus II memperoleh nilai rata-rata kelas 78,93 yang semula 63,17. Peningkatan ketuntasan sebesar 43,33%. Dari hasil isian angket yang diberikan kepada 30 siswa menyatakan proses belajar mengajar menggunakan model eksperimen menyenangkan.
SUPERVISI INTERNAL KEPALA SPNF SANGGAR KEGIATAN BELAJAR SEBAGAI UPAYA MENERAPKAN QUANTUM LEARNING GUNA MENINGKATKAN KUALITAS MENGAJAR GURU DI SPNF SKB KOTA SIBOLGA T.P. 2021/2022
Ros megawati
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): Ijtimaiyah Juli-Desember
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan langkah-langkah supervisi internal dalam upaya meningkatkan kualitas guru-guru mata pelajaran melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan konsep quantum learning di SPNF Sanggar Kegiatan Belajar Kota Sibolga pada Tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini dilakukan oleh penulis sebagai kepala SPNF SKB Kota Sibolga melalui kegiatan supervisi internal. Subjek penelitian ini adalah 10 orang guru mata pelajaran di SPNF SKB Kota Sibolga tahun pelajaran 2021/2022 semester ganjil. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yakni (1) perencanaan tindakan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi dan (4) refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, wawancara, penilaian produk dan dokumentasi. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan supervisi internal menunjukkan adanya kualitas guru-guru melaksanakan pembelajaran dengan konsep quantum learningmengalami peningkatan pada setiap siklusnyaKompetensi guru-guru mata pelajaran pada kondisi awal yang melaksanakan pembelajaran dengan baik sebanyak 2 orang dari 10 orang guru. Nilai ulangan harian: 57,71. Penulis memandang perlu diadakan tindakan siklus I melalui supervisi internal dengan pengarahan konsep quantum learning, pada siklus 1 kualitas guru menggunakan konsep quantum learning dengan baik mengalami peningkatan menjadi 4 orang (40.00%). Nilai rata-rata ulangan harian siswa : 62.71. Namun supervisi internal pada siklus I belum mencapai keberhasilan yang ditetapkan, sehingga perlu dilaksanakan perbaikan di siklus II. Kualitas guru mengalami peningkatan menjadi (100%) dan berdampak terhadap peningkatan hasi belajar siswa menjadi 72.81. Hasil yang diperoleh pada siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan dalam penelitian ini, sehingga penelitian ini tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya.
UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IS 5 MELALUI STRATEGI SELF QUESTIONING AND ANSWERING TEST DI SMA BERSAMA BERASTAGI KABUPATEN KARO
Silvia Tabah Hati, M.Si
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v5i1.16254
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi self questioning and answering test. Dengan strategi self questioning and answering test ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa di SMA Bersama Berastagi Kabupaten Karo Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan guru bidang studi yang bertindak sebagai observer, di mana peneliti melakukan tindakan sebagai guru mata pelajaran ekonomi. Objek penelitian ini adalah siswa kelas XI IS 5 SMA Bersama Berastagi Kabupaten Karo Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Data yang dikumpulkan berhubungan dengan kreativitas belajar siswa berupa lembaran observasi dan untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa melalui pemberian test. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis persentase dan mean score. Hasil penelitian pada siklus I, kreativitas dan hasil belajar ekonomi siswa dalam pembelajaran dengan strategi berada pada kriteria baik, kreativitas yang masih rendah berada pada indikator kreativitas memberikan masukan pada teman pada saat diskusi mengalami peningkatan yang cukup baik. Hasil belajar yang diperoleh siswa rata-rata 69,85, dengan 20 orang siswa yang tuntas dari 33 orang siswa. Pada siklus II sudah terjadi peningkatan baik kreativitas maupun hasil belajar ekonomi siswa. Untuk kreativitas belajar siswa dapat dikategorikan pada kriteria baik dan amat baik, dan untuk hasil belajar pada siklus II telah diperoleh rata-rata 81,06 dengan 28 orang siswa yang tuntas dari 33 orang tuntas. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan pada guru dan kepala sekolah untuk dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa di SMA Bersama Berastagi dengan menjadikan straegi self questioning and answering test yang dipadu dengan pemberian reinfercement dan pemberian reward sebagai alternatif dalam strategi pembelajaran.
IMPLEMENTASI MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DISIVION ALTERNATIF MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TEMA 5 SUBTEMA 1PENGALAMAN MASA KECIL BAGI SISWA DI KELAS I.B SD NEGERI 081228 SIBOLGA
Kaswawaty Sikumbang
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): Ijtimaiyah Juli-Desember
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk perbaikan kinerja penulis sebagai guru kelas dan menjelaskan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif type Student Teams Achievement Division (STAD) dalam proses belajar mengajar sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada tema 5 subtema 1:Pengalaman Masa Kecil di kelas I.B SD Negeri 081228 Sibolga pada tahun pelajaran 2020/2021 semester ganjil. Penelitian ini dilakukan di kelas I.B yang ditempati oleh 28 orang siswa. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap guru, siswa dan catatan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi siswa terhadap tema 5 Subtema 1: Pengalaman Masa Kecil pada siklus I: 59.64 % dan pada siklus II : 92.50 %. Adanya peningkatan Motivasi Belajar Siswa sebesar : 32.86 %. Peningkatan motivasi belajar siswa, memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa secara individu dengan nilai rata-rata mencapai 79,57 dengan ketuntasan belajar sebesar : 92.86 %.
IMPLEMENTASI METODE PEMBERIAN TUGAS DAN RESITASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI BELAJAR GLOBALISASI DAN CINTA TANAH AIR BAGI SISWA DI KELAS VI.A SDN NO. 085115 SIBOLGA TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Pangoloi Gultom
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 4, No 2 (2020): Ijtimaiyah Juli-Desember
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi belajar siswa pada materi Tema 4 Subtema 3 Globalisasi dan Cinta Tanah Air. Pada umumnya pembelajaran tematik di sekolah dasar disampaikan oleh guru melalui pendekatan konvensional dimana pendekatan pembelajaran tersebut membuat siswa kurang aktif. Hal ini disebabkan antara lain: kelas dikuasai oleh guru, siswa pasif dan guru yang aktif. Untuk itu penulis menggunakan metode yang dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam memecahkan masalah terhadap materi pelajaran sehingga kompetensi belajar siswa meningkat. Belajar bukan suatu yang berdiri sendiri, melainkan bertalian dengan sejumlah perubahan-perubahan yang mempengaruhi pembinaan kurikulum. Perubahan-perubahan tersebut antara lain : perubahan dalam sifat dan pola ilmu pengetahuan manusia, perubahan dalam masyarakat dan taksiran tentang tuntutan, perubahan-perubahan mengenai pengertian tentang anak dan cara belajar dan perubahan dalam media komunikasi.Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam empat tahap kegiatan yang meliputi kegiatan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar yang berpengaruh terhadap kompetensi dan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dari test memperoleh nilai rata-rata kelas 80.00 yang semula 61.46 dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar : 58.34 %. Berdasarkan temuan dan pembahasan hasil penelitian penulis dapat menyimpulkan bahwa Metode Pemberian Tugas dan Resitasi tepat dan bermanfaat sebagai metode pembelajaran di kelas untuk meningkatkan kompetensi belajar terutama pada tema 4 subtema 3 globalisasi dan cinta tanah air terutama di Kelas VI.A SD Negeri Nomor 085115 Sibolga T.P. 2019/2020.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DI SMP NEGERI 6 BINJAI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Intan Chumairah Pasaribu;
Rusydi Ananda;
Eka Susanti
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v5i1.16255
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemandirian belajar di SMP Negeri 6 Binjai. Jenis penelitian ini dengan menggunakan metode peneltian kuantitatif, dengan teknik korelasi dan teknik analisis dengan regresi linear sederhana. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Binjai tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 283 siswa. Pengumpulan data untuk variabel kecerdasan emosional dan kemandirian belajar menggunakan angket berbentuk skala likert. Angket disusun berdasarkan indikator variabel dan diperiksa oleh pembimbing skripsi, dan kemudian diujicobakan kepada siswa.Berdasarkan analisis data menunjukkan adanya pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemandirian belajar di SMP Negeri 6 Binjai. Kesimpulan dibuktikan dari analisis perhitungan uji hipotesis yang menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari rtabel yaitu sebesar 0,702 > 0,232 yang dapat diterima pada taraf signifikan 5%.
IMPLEMENTASI MODEL SURVEY QUESTION READ RECITE AND REVIEW (SQ3R) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA BANGSA INDONESIA DALAM MENGAHADAPI ARUS GLOBALISASI DI KELAS IX.G SMP NEGERI 2 SIBOLGA
Parasian Banjarnahor
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): Ijtimaiyah Juli-Desember
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial sebagian besar dilaksankan dengan menggunakan pendekatan konvensional dengan menggunakan ceramah sebagai metode utama yang digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran. Dengan pendekatan ini proses pembelajaran berjalan dengan satu arah, sehingga siswa aktivitas belajar siswa hanya mendengarkan dan mencatat (siswa pasif). Penulis memilih pendekatan Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) agar pembelajaran menjadi aktif dan melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan mudah tercapai. Penelitian tindakan kelas ini menjelaskan Model SQ3R untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa Perubahan Sosial Budaya Bangsa Indonesia Dalam mengahadapi Arus Globalisasi di kelas IX.G SMP Negeri 2 Sibolga Semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam empat kelompok kegiatan yang meliputi : Kegiatan perencanaan tindakan, Pelaksanaan tindakan, Observasi dan Refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Model SQ3R terjadi adanya peningkatan aktivitas belajar 43.66 %, yang memberikan dampak terhadap peningkatan hasil belajar hingga mencapai rata-rata kelas : 80.37 yang semula 59.67. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah 75. Dari hasil isian angket yang diberikan kepada 30 siswa menyatakan bahwa proses belajar mengajar menggunakan Model SQ3R, 100% responden menyatakan bahwa lebih jelas dan menyenangkan.Kesimpulan penulis bahwa Model SQ3R merupakan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa materi Perubahan Sosial Budaya Bangsa Indonesia Dalam mengahadapi Arus Globalisasi di kelas IX.G SMP Negeri 2 Sibolga T.P. 2021/2022
PELAKSANAAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS NURUL AMAL KUALA KABUPATEN LANGKAT
Alfian Tanjung;
Ahmad Khairuddin;
Melly Melly
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah pelaksanaan metode role playing deapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode role playing. Dengan menerapkan metode yang menyenangkan, maka siswa akan lebih tertarik dan memperhatikan ketika belajar. Penelitian ini mengkaji tentang tiga hal, pertama, Pelaksanaan metode role playing pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Nurul Amal Kuala Kab, Langkat; kedua, upaya guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Nurul Amal Kuala Kab, Langkat; ketiga, Pelaksanaan metode role playing untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Nurul Amal Kuala Kab, Langkat. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data menggunakan deskriptif analis. Sumber data penelitian adalah kepala sekolah, Guru serta Siswa kelas IX-A di MTs Nurul Amal Kuala Kab, Langkat. Prosedur pengempulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan metode role playing pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Nurul Amal Kuala Kab, Langkat dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan siswa yang lebih antusias dan aktif ketika belajar.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MENERAPKAN MODEL SURVEY QUESTION READ RECITE REVIEW MELALUI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH
Oklin Marina Silalahi
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model SQ3R di SMP Negeri 1 Sibabangun pada Tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini dilakukan oleh penulis melalui kegiatan supervisi akademik terhadap guru mata pelajaran. Subjek penelitian ini adalah 19 orang guru di SMP Negeri 1 Sibabangun tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yakni (1) perencanaan tindakan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi dan (4) refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, wawancara, penilaian produk dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah memberikan dampak adanya peningkatan keterampilan proses guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Kompetensi guru pada kondisi awal yang melaksanakan pembelajaran dengan baik sebanyak 6 orang dari 19 orang guru. Nilai rata-rata ulangan harian siswa rendah : 66,32. Penulis memandang perlu diadakan tindakan siklus I dengan pengarahan konsep model SQ3R, pada siklus 1 kompetensi guru menggunakan konsep model SQ3R mengalami peningkatan menjadi 14 orang (73.68%). Nilai rata-rata ulangan harian siswa : 72.11. Namun supervisi kepala sekolah pada siklus I belum mencapai keberhasilan yang ditetapkan, sehingga perlu dilaksanakan perbaikan di siklus II. Keterampilan proses guru mengalami peningkatan menjadi 94.74%, dan berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa hingga mencapai 77.63 Hasil yang diperoleh pada siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan dalam penelitian ini, sehingga penelitian dihentikan hingga siklus II.
KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA KELAS UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-ILHAAM KECAMATAN WAMPU KABUPATEN LANGKAT
Alfian Tanjung;
Ahmad Khairuddin;
Muhammad Iqbal Dalimunte
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): Ijtimaiyah Januari-Juni
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang terjadi pada penelitian ini adalah kurang mampu guru mengelola pembelajaran di dalam kelas secara aktif dan kreatif, sehingga siswa cenderung kurang aktif dalam pembelajaran. Dan guru kurang mampu mengatur suasana kelas, sehingga siswa yang merasa kesulitan memahami pelajaran menjadi jenuh dan membuat keributan, menjadikan suasana kelas tidak kondusif. Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran sejarah kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ilhaam Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat; untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengelola kelas untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran sejarah kebudayaan Islam; dan untuk mengetahui kendala guru dalam mengelola kelas di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ilhaam Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat; serta untuk mengetahui solusi mengatasi kendala dalam mengelola kelas di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ilhaam Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian ini peneliti menyimpulkan bahwa: pelaksanaan pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ilhaam dilakukan dengan membuat perencanaan dalam pembelajaran, melakukan variasi dalam melaksanakan pembelajaran, namun kehadiran guru ke dalam kelas beberapa kali mengalami keterlambatan yang menjadikan siswa melakukan aktivitas lainnya dan terfokus pada aktivitas tersebut; dan kemampuan guru dalam mengelola kelas untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan memberikan penguatan kepada siswa sebelum memulai pembelajaran, mengajak siswa melakukan ice breaking dengan membuat kuis-kuis, dan guru menggunakan metode diskusi dalam pembelajaran; kemudian kendala guru dalam mengelola kelas di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ilhaam, yaitu siswa sering terlihat bosan dan mengantuk dikarenakan jam mata pelajaran SKI terkena jadwal siang, ada siswa yang asik dengan kegiatannya sendiri sehingga menimbulkan keributan di kelas, guru juga kurang menguasai penggunaan media pembelajaran; sehingga solusi dalam mengatasi kendala dalam mengelola kelas di Madrasah Ibtidaiyah Al- Ilhaam adalah dengan memberikan motivasi kepada siswa, guru juga memberikan hukuman kepada siswa yang ribut dengan memarahi dan atau menyuruhnya berdiri di depan kelas.