cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 133 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025" : 133 Documents clear
Hubungan Kecemasan Terhadap Pemberian ASI Ekslusif Di PMB S Tahun 2024 Mela Karmelia
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.349

Abstract

Setiap ibu nifas yang dirawat di PMB S mendapat asuhan baik fisik, psikologis dan sosial. Ibu nifas baik yang melahirkan dengan cara normal dilakukan pengkajian pada aspek psikologisnya. Hasil pengamatan dan wawancara saat studi pendahuluan yang penulis lakukan dengan menggunakan instrument Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) yang merupakan instrumen baku yang sudah digunakan di beberapa negara untuk menilai tentang tingkat kecemasan, ditemukan 7 dari 10 ibu nifas mengalami cemas dengan katagori cemas ringan 5 orang (71,4 %) dan katagori cemas sedang sebanyak 2 orang (28,6 %). Penulis juga melakukan observasi dan wawancara yang dilakukan terhadap ibu nifas, didapatkan data 4 orang (57,1%) ibu nifas yang mengalami cemas terjadi penurunan produksi ASI dengan indikator frekuensi BAK pada bayi kurang dari 4 kali dalam 24 jam pertama, bayi belum BAB dalam 24 jam pertama dan bayi tampak rewel seperti tidak puas menyusui. Tahun 2024 tercatat bahwa 70% bayi tidak mengalami masalah dalam BAB dalam 24 jam pertama kelahiran dan BAK lebih dari 4 kali sehari. Studi pendahuluan juga penulis lakukan di PMB S kepada ibu nifas yang melakukan kontrol pada hari ketujuh. Dilihat dari 10 orang ibu nifas yang melakukan kontrol baik dengan riwayat persalinan normal maupun caesar 70% diantaranya mengatakan cemas dan 30% tidak mengalami kecemasan, dan dari 70% persen ibu nifas yang mengalami kecemasan mengatakan produksi Air Susu-nya tidak lancar dengan indikator frekuensi BAK pada bayi kurang dari 6 kali dalam 24 jam pertama dan bayi tidak puas tidur. Tujuan penelitian : untuk mengetahui ada hubungan kecemasan pada ibu nifas terhadap produksi Air Susu Ibu di PMB S. Metode : desain penelitian ini menggunakan cross sectional dengan uji chi square untuk menentukan ada tidaknya hubungan antara kecemasan terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Hasil : berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan terhadap pemberian ASI pada ibu nifas di PMB SU degan p value < 0,005. Kesimpulan : Terdapat hubungan kecemasan terhadap pemberian ASI pada ibu nifas di PMB S tahun 2024.
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Seksual Remaja Raudhatul Jannah; Elisa Oktaviani Dewi Anggraeni
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.364

Abstract

Latar Belakang:  Perilaku seksual remaja merupakan segala tingkah laku remaja yang didorong oleh hasrat seksual. Salah satu dampak perilaku seksual berisiko adalah IMS berupa AIDS, Kota Banjarbaru menjadi salah satu kota dengan angka prevalensi tertinggi pengidap AIDS usia 15-19 tahun yaitu 28,57%. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap perilaku seksual remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan cross sectional. Terdapat 45 sampel dengan teknik Cluster Proportional Random Sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Variabel terikat:perilaku seksual remaja. Variabel bebas:pengetahuan dan sikap. Hasil: Terdapat pengaruh antara pengetahuan (p=0,007) terhadap perilaku seksual, dan tidak terdapat pengaruh antara sikap (p=0,259) terhadap perilaku seksual.  Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara pengetahuan terhadap perilaku seksual, dan tidak terdapat pengaruh antara sikap terhadap perilaku seksual
Pengaruh Kelas Edukasi Pemberdayaan Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Stunting Usia 1-5 Tahun Agus Purnama Sari; Nurul Hidayatun J; Nova Pertiwi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.371

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Edukasi gizi yang dilakukan merupakan suatu proses mempengaruhi keputusan masyarakat untuk memperbaiki pola makan anak balita dan membangun pola makan seimbang yang memenuhi asupan energi, protein, lemak, vitamin dan mineral sesuai kebutuhan anak. Jumlah balita stunting yang ada di Puskesmas Karang Rejo 27.5%, dengan angka yang cukup tinggi di banding dengan Puskesmas yang lain di Kota Tarakan, dan letak wilayah kerjanya berada di daerah perkotaan sehingga sangat di sayangkan jika akses wilayah dekat fasilitas kesehatan namun angka stunting tergolong tinggi yang menandakan kurang tercapainya intervensi kesehatan yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting tersebut. Tujuan : untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kelas edukasi gizi yang akan di berikan kepada ibu-ibu yang memiliki balita stunting usia 1-5 tahun di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jenis rancangan : penelitian eksperimen yang digunakan adalah rancangan pra-eksperimen dengan rancangan One Grup Pretest Posttest. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli - November 2023. Tempat pelaksanaan penelitian yaitu Puskesmas Karang Rejo dengan menyebarkan kuisioner. Memberikan edukasi gizi, pengukuran tinggi badan dan berat badan. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh (sampling) balita usia 1- 5 tahun yang mengalami status gizi stunting. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariate. Hasil : terdapat pengaruh kelas edukasi terhadap pemberdayaan gizi pada balita dengan nilai pre tes 43,8% dan post tes 48,4%.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Sumber Informasi Terhadap Perilaku SADARI Pada Remaja Putri Di SMAIT Raflesia Depok Tahun 2024 Lina Yuliana; Agnomelsya Bangaran; Indah Sri Wahyuni
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.373

Abstract

Latar Belakang : SADARI merupakan pemeriksaan payudara sendiri (secara mandiri) yang bertujuan mendeteksi secara dini ada atau tidak adanya benjolan abnormal pada payudara SADARI dapat dilakukan sejak awal pubertas pada remaja putri. WHO menyatakan kanker payudara memengaruhi 2,1 juta wanita setiap tahun dan menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker pada wanita, dengan perkiraan sekitar 15% dari total kematian wanita di dunia disebabkan oleh kanker payudara . Di Indonesia sendiri kanker payudara masih menduduki peringkat ke 2 sebagai kanker mematikan . Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti terhadap 30 responden di SMA IT RAFLESIA Depok Tahun 2024, didapatkan bahwa 18 responden belum pernah melakukan SADARI. Sedangkan 12 responden pernah melakukan SADARI . Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan sikap, dan sumber informasi terhadap perilaku SADARI pada remaja putri di SMAIT Raflesia Depok Tahun 2024. Metodologi: desain penelitian observasional analitik dengan metodologi penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah Teknik stratified random sampling sebanyak 165 responden. Analisis menggunakan Chi-square. Hasil:  hasil yang di peroleh dari Chi-square. pengetahuan (p-value 0,485), sikap (p-value 0,042), sumber informasi (p-value 0,001). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku SADARI, terdapat hubungan sikap dan sumber informasi terhadap perilaku SADARI.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMK IT Raflesia Depok Pada Tahun 2024 Nurhayati; Wiwin Nur Fitriani; Eka Bati Widyaningsih
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.377

Abstract

Latar Belakang : Menstruasi merupakan suatu proses menuju pubertas pada wanita yang ditandai dengan pembusukan lapisan dalam rahim berlangsung selama 5-7 hari. Menurut data WHO (2020) Prevalensi gangguan siklus menstruasi pada wanita sekitar 45%. Data Riskesdas (2018) sebanyak 11,7% remaja di Indonesia mengalami gangguan menstruasi tidak teratur di jawa barat prevalensi gangguan menstruasi di Jawa Barat 14,4%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMK Raflesia pada bulan Juli, ditemukan bahwa dari 30 siswa yang mengalami siklus menstruasi normal berkisar antara 21 sampai 35 hari sebanyak 11 orang (36,67%). Siswa dan mengalami siklus menstruasi < 21 hari sebanyak 18 (58,1%) mahasiswa yang mengalami siklus menstruasi. 35 hari sebanyak 1 (3,2%) mahasiswa. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswa remaja putri di SMK TI Raflesia Depok tahun 2024. Metodologi: jenis survei penelitian dengan penelitian deskriptif dan analitis. Sampel penelitian ini adalah teknik simple random sampling sebanyak 79 responden. Analisis menggunakan Chi-square. Hasil: Hasil yang diperoleh dari tingkat Chi-square stres (nilai p 0,000), aktivitas fisik (nilai p 0,910), BMI (nilai p 0,002), diet (nilai p 0,001), dan gaya hidup (nilai p 0,002). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan menstruasi. gangguan siklus, ada hubungan stres, BMI, dan diet terhadap siklus menstruasi 
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Herlina, Lina; Harahap, Nirmala; Bangaran, Agnomelsya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.378

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi dan ibu, namun pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Dukungan dari tenaga kesehatan, peran suami, hingga paparan promosi susu formula menjadi aspek yang berpotensi memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama di tingkat komunitas lokal. Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada ibu menyusui di TPMB Susi Primayanti, A.Md. Keb Desa Pandak, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Metode penelitian ini menggunkan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 82 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel dukungan tenaga kesehatan, dukungan suami, paparan promosi susu formula, usia, dan pendidikan ibu. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa 47,6% responden memberikan ASI eksklusif, dan 52,4% tidak membeikan asi ekslusif. Hasil statistik bivariat terdapat lima variabel yang tebukti secara statisttik memiliki hubungan yang bermakna dngan pemberiaan asi ekslusif yaitu dukungan tenaga kesehatan (p = 0.00), dukungan suami (p = 0.00), paparan promosi susu formula (p = 0.04), usia (p = 0.002), dan pendidikan ibu (p = 0.004) terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan faktor faktor dukungan dari tenaga kesehatan, dukungan suami, paparan susu formula, usia Ibu, pendidkan Ibu memiliki hungungan yang signifikan dengan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan program ASI eksklusif di Indonesia.
Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu-Ibu Di PKK Brengosan Donoharjo Kecamatan Ngaglik Nova Andriyana Rahmatillah; Nurul Mahmudah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.379

Abstract

Kanker Payudara adalah keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara, tidak termasuk kulit payudara. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 menyebutkan bahwa kasus kanker baru di dunia mencapai angka 20 juta dengan (11,6%) terdiagnosis kanker payudara, kanker payudara adalah kanker yang paling umum di kalangan wanita di 173 dari 185 negara (95%). Berdasarkan Riskesdas 2018 kasus kanker payudara di DIY sebesar 2,4%. Jumlah kasus baru penderita kanker payudara ditemukan sebanyak 899 kasus dari 4 Kabupaten yang dilaporkan, tertinggi di Bantul 38,01% atau 312 kasus, Gunung Kidul 29,24% atau 276 kasus, Yogyakarta 28,82% atau 273 kasus dan Sleman 4,01% atau 38 kasus. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu di PKK Brengosan Donoharjo Kecamatan Ngaglik. Penelitian ini adalah studi penelitian eksperimen dengan desain yang digunakan one group pre test- post test design. Sampel penelitian sejumlah 35 responden dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji analistik wilcoxon. Sebelum dilakukan penyuluhan diketahui ibu memiliki pengetahuan baik sebanyak 24 responden (68,6%), 10 responden (28,6%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 responden (2,9%) memiliki pengetahuan kurang. Setelah dilakukan penyuluhan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik sebanyak 32 responden (91,4%) dan 3 responden (8,6) memiliki pengetahuan cukup. Hasil uji wilcoxon diperoleh hasil Z hitung =-7,311 dengan p value 0,000 < a = 0,05 disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu di PKK Brengosan Donoharjo Kecamatan Ngaglik.
Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Anak Juwita Lestari, Mardiana; Syuhfal Ningsih, Nurul; Bangaran, Agnomelsya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.380

Abstract

Imunisasi dasar lengkap mencakup serangkaian vaksin yang diberikan kepada bayi dan anak-anak untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit menular yang dapat berakibat fatal atau menyebabkan kecacatan. Selain melindungi individu yang divaksinasi, imunisasi dasar lengkap juga berperan penting dalam menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di Wilayah Posyandu Nurcahya II tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan data primer. Desain penelitian ini menggunakan “Cross Sectional”. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil analisis bivariat dapat dilihat bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan (p-value 0.89>0.05), ketersediaan vaksin lengkap (p-value 0.13>0.05), pendidikan (p-value 0.973>0.05) dengan kelengkapan imunisasi dasar anak dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (p-value 0.003<0.05) dan dukungan tenaga kesehatan (p-value 0.002<0.05) dengan kelengkapan imunisasi dasar anak. Terdapat hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dan dukungan keluarga terhadap kelengkapan imunisasi dasar anak serta tidak terdapat hubungan antara pendapatan, ketersediaan vaksin lengkap dan pendidikan terhadap kelengkapan imunisasi dasar anak. Bagi masyarakat khususnya para ibu diharapkan untuk terus menambah pengetahuan mengenai kelengkapan imunisasi dasar anak agar anak terlindungi dari penyakit.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Gaya Hidup dengan Kejadian Anemia pada Calon Pengantin Perempuan di Puskesmas Sapuran Tahun 2024 Feni Aryani; Eka Bati Widyaningsih; Wiwin Nur Fitriani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.381

Abstract

Anemia pada calon pengantin perempuan adalah kondisi calon pengantin yang mengalami jumlah sel darah merah atau kandungan Hemoglobin dalam darah lebih rendah dari batas normal. Hal ini berdampak pada saat terjadinya kehamilan yang menyebabkan kehamilan menjadi beresiko. Kadar hemoglobin normal pada perempuan adalah 12 gr/dl. Masih tingginya kasus anemia baik di Dunia, Indonesia dan pada tahun 2021 terdapat 184.227 wanita usia subur (WUS) di Kabupaten wonosobo 14,1% diantaranya mengalami anemia (Dinkes Kab. Wonosobo, 2021). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Gaya Hidup dengan kejadian anemia pada calon pengantin perempuan di Puskesmas Sapuran Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian survey dengan penelitian analitik. Dimana variabel yang diteliti diukur dalam waktu yang sama dengan menggunakan desain penelitian crossectional. Teknik pengambilam sampel yang dilakukan peneliti Accidental sampling adalah data primer yaitu data yang diperoleh dari kuesioner terhadap 51 sampel calon pengantin perempuan di Puskesmas Sauran. Analisis data menggunakan ChiSquare. Hasil uji Chi Square Test terdapat hubungan antara pengetahuan (p value = 0,000), Sikap (p value = 0,000) dan Gaya hidup (p value = 0,000), dengan kejadian anemia pada calon pengantin perempuan. Terdapat hubungan hubungan antara pengetahuan, Sikap dan Gaya Hidup dengan kejadian anemia pada calon pengantin perempuan di Puskesmas Sapuran Tahun 2024. Saran dari penelitian ini yaitu dilakukan pengembangan penelitian dengan meneliti faktor lain seperti faktor predisposisi, faktor enabling, faktor reinforcing, agar dapat diketahui secara signifikan penyebab anemia pada catin.
Efektivitas Yoga Prenatal Dalam Mengurangi Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Di PMB Umu Hani Yanti, Dwi; Suyani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.383

Abstract

Masalah kesehatan mental yang dapat dialami ibu hamil yaitu kecemasan. Hasil studi di Iran menunjukkan bahwa dari 432 wanita hamil, 132 (30,5%) didiagnosis gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan mencakup 61 kasus gangguan penyesuaian kehamilan (47,7%), 52 kasus gangguan kecemasan umum (40,6%), dan 15 kasus fobia spesifik (terhadap persalinan) (11,7%), sedangkan hasil penelitian di D.I Yogyakarta dari 118 total ibu hamil, terdapat 20 orang tidak mengalami cemas, 29 ibu hamil mengalami cemas ringan, cemas sedang sebanyak 51 ibu hamil, dan sisanya 18 mengalami kecemasan berat. Salah satu cara alternatif terapi non farmakologi yang dapat membantu mengatasi kecemasan pada ibu hamil yaitu dilakukan dengan yoga prenatal. Yoga prenatal merupakan bentuk latihan fisik (physical excersice) yang memberikan efek relaksasi dan distraksi pengalihan perhatian agar ibu bisa berdamai dengan masalah kehawatiran dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas yoga prenatal dalam mengurangi kecemasan ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan rancangan One Group Pre test dan Post test Design. Sampel berjumlah 15 ibu hamil trimester III dengan pengambilan sampel secara teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji paired t test. Hasil penelitian diperoleh mean kecemasan ibu hamil trimester III dari skor 27,27 turun menjadi 14,20 dan nilai mean antara sebelum dan sesudah dilakukan yoga prenatal adalah 13,067. Berdasarkan hasil uji paired t test menunjukkan bahwa dengan p-value 0,000, sehingga hal ini menunjukkan bahwa yoga prenatal memiliki efektivitas dalam menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III. Hendaknya penelitian ini dapat menjadikan motivasi ibu hamil untuk rutin melakukan yoga prenatal selama kehamilan untuk mengurangi kecemasan dan mempersiapkan fisik serta mental dalam menghadapi proses persalinan.

Page 1 of 14 | Total Record : 133