cover
Contact Name
Shabri Putra Wirman
Contact Email
shabri.pw@umri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.photon@umri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL PHOTON
ISSN : 2087393x     EISSN : 25795953     DOI : -
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge
Arjuna Subject : -
Articles 709 Documents
PEMODELAN LEVEL ENERGI DISKRET PADA SEL SURYA KUANTUM DOT DAN WELL BERBASIS MATERIAL NANOSTRUKTUR Ngaderman, Hubertus; Srivajawaty, Ego
Sistem Informasi Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.865 KB)

Abstract

The aim of this research is to finding out modeling nanostructure solar cell SC with count in electron energy level on the conduction band. Divais photovoltaic nano i.e quantum dot QD and quantum well QW performing wide range transition of electron which can be controlled by the distribution range area suitably of the size dimension QD. QD gives ability absorbance of the ligth where created electron hole coupling which located in the dot. Transition electron in the QD be significant exceed thermal energy and cannot inducted by the fonon thermally while transition hole be simply inducted by the phonon acoustik thermal.Method of this research are concept and computation for accounting energy level. The concept which be used is DEK. The thickness well 𝐿𝑤 is small enough (10𝑛𝑚 or less), the set of level energy discret will be in the well and have hinges at the effective mass and the well thickness i.e 𝐸𝑛 rising with reduction 𝑚∗ or 𝐿𝑤. Maximum energy 𝐸1 = 3,77 × 104𝑒𝑉 at the thickness layer 𝐿𝑤 = 0,1𝑛𝑚. Maximum energy 𝐸2 = 1,51 × 105𝑒𝑉 at the 𝐿𝑤 = 0,1𝑛𝑚. ∆𝐸 is difference magnitude energy in the starting point 0,1𝑛𝑚 i.e 1,13 × 105𝑒𝑉 and in the last thickness QW i.e 10𝑛𝑚 is 1,13 × 101𝑒𝑉. Therefore transition electron in the QW be significantly exceed thermal energy and cannot inducted by the phonon thermal.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN BIJI KLUWAK (Pangium edule Reinw)TERHADAP MUTU IKAN PATIN JAMBAL SIAM (Pangasius sucthi) SEGAR SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU KAMAR Ramadhani, Eka; Fiffah, Chainul; Hilma, Rahmiwati
Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.799 KB)

Abstract

Ikan merupakan sumber pangan yang cepat mengalami pembusukan, sehingga perlu usaha untuk mengawetkannya. Salah satu bahan pengawet alami yang digunakan adalah kluwak. Kluwak mengandung senyawa antioksidan dan senyawa yang memiliki aktivitas antibakteri. Pengawetan dilakukan dengan menggunakan konsentrasi P0 (0% biji kluwak dan garam 2%), P1 (2% biji kluwak dan garam 2%), P2 (4% biji kluwak dan garam 2%), P3 (6% biji kluwak dan garam 2%) dan melihat nilai mutu ikan patin dari sifat organoleptik (rupa, bau, tekstur, dan rasa) serta nilai gizi protein yang dianalisis dengan metode Kjeldahl setelah disimpan pada suhu kamar selama 6 hari. Dari analisis variansi DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) perlakuan P2 (4% biji kluwak dan garam 2%) dan P3 (6% biji kluwak dan garam 2%) tidak berbeda nyata terhadap nilai organoleptik (rupa, bau, tekstur, dan rasa) serta nilai kadar protein, tetapi P2 dan P3 berbeda nyata dengan perlakuan P0 dan P1 (P<0,05), sehingga P2 adalah perlakuan terbaik yang mampu dalam mempertahankan mutu ikan patin setelah disimpan pada suhu kamar selama 4 hari.
RENCANA PENGEMBANGAN STRATEGIS PUSKESMAS TANAH GARAM KOTAMADYA SOLOK TAHUN 2013 -, Julimar; Ermanita, Novia; Handayani, Reska; Mawarti, Indah; Karni, Melya
Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.589 KB)

Abstract

Mengingat fungsi puskesmas sebagai pusat pengembangan pembangunan kesehatan, pusat pembinaan peran serta masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan di kecamatan. Puskesmas Tanah Garam merupakan satu dari puskesmas di kota Solok. Berdiri tahun 1975 dengan luas tanah 1010m2, merupakan puskesmas rawat jalan, dan pada bulan april 2002 menjadi puskesmas yang mempunyai fasilitas puskesmas rawat inap. Selain itu, di Puskesmas rawat inap juga mempunyai 1 orang tenaga spesialis anak. Semenjak berdirinya Puskesmas ini telah dipimpin oleh beberapa orang dokter. Perencanaan strategis merefleksikan penekanan terhadap elemen – elemen pemasaran. Artinya, proses manajerial untuk mengembangkan dan mempertahankan suatu kesesuaian strategis antara tujuan – tujuan dan sumber daya organisasi dan peluang pasar yang berubah – rubah. Penelitian ini dilakukan untuk membuat rencana strategis puskesmas tanah garam kotamadya solok tahun 2013. Tujuannya untuk mengetahui gambaran umum Manajemen Strategis di Puskesmas Tanah Garam Kotamadya Solok 2013. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekataan studi kepustakaan, data diambil dari data primer dan data sekunder. Hasil studi kepustakaan ini menunjukkan bahwa dari matriks Efas di dapatkan nilai 5,8 yang artinya strategi puskesmas secara efektif mampu menarik keuntungan dari peluang yang ada dan meminimalkan pengaruh negatif potensial dari ancaman eksternal dan dari matriks Ifas didapatkan nilai 6,03 yang artinya puskesmas tanah garam mengindikasikan posisi internal yang kuat dengan strategi puskesmas tanah garam dapat memanfaatkan kekuatan untuk meraih keuntungan dan meminimalisir kelemahan yang ada
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA LAHAN GAMBUT BEKAS KEBAKARAN DAN HUTAN LINDUNG DI DESA KASANG PADANG, KECAMATAN BONAIDARUSALAM, KABUPATEN ROKAN HULU, PROVINSI RIAU Gesriantuti, Novia; Trantiati, Retno; Badrun, Yeeri
Sistem Informasi Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.298 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan keanekaragaman serangga permukaan tanah yang ditemukan pada lahan bekas kebakaran dan lahan hutan lindung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2016. Penangkapan serangga permukaan tanah menggunakan metode pitfall trap di tiga lokasi yaitu lahan gambut bekas kebakaran pada tahun 2013 yang belum ditanami tanaman (Stasiun I), lahan gambut bekas kebakaran tahun 2013 yang telah ditanami tanaman akasia (Stasiun II) dan lahan hutan lindung, (Stasiun III). Pada masing-masing stasiun dibuat dua transek, dengan tiga plot pada masing-masing transek. Serangga yang tertangkap diidentifikasi dengan mengamati ciri morfospesiesnya. Serangga permukaan tanah yang ditemukan terdiri 16 genus. Stasiun I ditemukan 12 genus dengan Nilai Indeks Keanekaragaman yaitu 0,87 dan Nilai Indeks Dominansi yaitu 0,15, pada Stasiun II terdapat 9 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,48 dan Nilai Indeks Dominansi 0,44 sedangkan pada Stasiun III terdapat 10 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,31 dan Nilai Dominansi yaitu 0,71. Adapun Indeks Kesamaan serangga permukaan tanah adalah 58%.
UJI EFEK TONIKUM EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata, Nees.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus L.) GALUR SWISS Endrawati, Susi; Indriyani, Feni
Sistem Informasi Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.339 KB)

Abstract

The tonic is a substance that can improve our body strength. It can recover the staff our body shortly. It can also make our body stronger and can stimulates our appetite. Knowing the most effective tonic effect dose variation among ethanol extract of bitter leaf on male mice (Mus musculus L.) Swiss Strain. This study is an experimental research design with True experimental design approach Posttest Pretest with control group. The ethanol extract of bitter leaf is made with bitter leaf quote using ethanol 96% with maceration method. The provision of treatment in test animals distinguished on several variations of dosage. In preparation extracts there are 5 groups, namely: group I, II, III, IV, V treated positive control caffeine 13 mg / kg, cooking oil as a negative control, the ethanol extract at a dose of 50 mg / kg, 100 mg / kg, 200 mg / kg. Data obtained tonic effect of added time the mices ability to defend itself when direnangkan. Data were analyzed by ANOVA using SPSS 18.0 for windows followed by a test post hoc test and ED50 probit analysis to determine the most effective dose as a tonic. Ethanol extract of bitter leaf at a dose of 50 mg / kg have a tonic effect of 9.2 minutes, a dose of 100 mg / kg have a tonic effect of 13.4 minutes, and a dose of 200 mg / kg have a tonic effect 23 minutes. Results yield of ethanol extract of bitter leaf maceration 7.8% b/b. The ethanol extract of bitter leaf tested in test animals male mice (Mus muculus L.) at all doses provide a tonic effect, and the effect will increase along with increasing doses of test substance preparation.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN SIFAT ORGANOLEPTIK TEH HERBAL CAMPURAN DAGING BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA L.) DAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Lemairei (HOOK.) BRITTON & ROSE) Sudarsi, Yulisma; Nst, Musyirna Rahmah
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.536 KB)

Abstract

Herbal tea is a herbal mixture made from flowers, leaves, seeds and or roots of various plants. Some of herbal tea consumed for adds energizing, help relaxation, overcome digestive problems and also strengthen the immune system. Research on antioxidant activity and organoleptic characteristic mixflesh of bitter melon fruit (Momordica charantia L.) and red dragon fruit skin (Hylocereus lemairei (Hook.) britton & rose) herbal tea has been done. The objective of this research was to make a herbal tea formulation that has a high antioxidant activity and is preferred from a mixture of bitter melon fruitand red dragon fruit skin that has been dried at 50-60°C. The antioxidant activity were measured by free radical scavenging method with DPPH; whereas organoleptic test was measured by hedonik method. The results of 5 formulas indicate that antioxidant activity is the highest in FIII formula that has the most content of bitter melon fruit. Data were analyzed using one way ANOVA and Tukey method at 99% confidence level. The herbal tea formulation of a coarse powder mixture of 1.75 g of bitter melon fruit and a coarse powder of 0.25 g red dragon fruit showed the highest antioxidant activity with percent inhibition of 98,249% and preferably with the likes after adding 30 mL of honey.
ISOLASI ENZIM SELULASE DARI PANKREAS KEONG MAS Siregar, Sri Hilma
Sistem Informasi Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.949 KB)

Abstract

Extract the cellulose was prepared by the precipitation method using aceton 50% (v/v) and its protein content was analized by Biuret method. The sugar content as the result of the hydrolization of cellulose was determined by Nelson Somogyi method. After precipitation of the protein enzyme, centrifugation and freeze drying were applied and the specific activity of he enzyme cellulose extract was 0.1012 U/mg protein in optimal condition of pH 4.5 and temperature 45oC, where as the maximum velocity 32.94 μg/ml/min and KM value were 0.7279 mg/ml. Respectively the purification fold was 3.58 times and the % recovery was 52.95%.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KENAIKAN TEKANAN DARAH PADA PEKERJA BAGIAN STONE CRUSHER DI PT LUTVINDO WIJAYA PERKASA PEKANBARU TAHUN 2015 Aryantiningsih, Dwi Sapta
Sistem Informasi Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.027 KB)

Abstract

Kenaikan tekanan darah adalah apabila adanya kenaikan tekanan darah sistolik ≥ 30 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 15 mmHg. Kenaikan tekanan darah didiagnosa akan menyebabkan penyakit hipertensi (Garnadi, 2012). World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa hipertensi merupakan penyebab nomor 1 kematian di dunia. Survei pendahuluan pada pekerja di PT Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru sebelum dan sesudah bekerja didapatkan 30% pekerja mengalami kenaikan tekanan darah sistolik dan 53% pekerja mengalami kenaikan tekanan darah diastolik setelah bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kenaikan Tekanan Darah Pada Pekerja Bagian Stone Cursher Di PT Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru Tahun 2015.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan 08 Juni – 16 Juni 2015 di PT Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru Tahun 2015. Populasi yaitu seluruh pekerja dibagian stone crusher yang berjumlah 35 orang dan seluruh pekerja menjadi objek penelitian dengan menggunakan kuesioner. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian ini menunjukkan proporsi pekerja yang mengalami kenaikan tekanan darah yaitu 54,3%. Variabel status merokok (POR=10,929; CI 95%=1,867-63,968), kebisingan (POR=6,250; CI95%=1,399-27,925) yang berhubungan signifikan dengan kenaikan tekanan darah.Kesimpulan yaitu status merokok dan kebisingan berhubungan dengan kenaikan tekanan darah. Oleh karena itu disarankan kepada pihak PT Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru untuk dapat memberikan earplug kepada pekerja yang terpapar kebisingan serta meminimalisir tingkat kebisingan di tempat kerja dengan melakukan perawatan mesin berkala sehingga mesih terjaga, dan memberikan penyuluhan kepada pekerja mengenai bahaya rokok terhadap kenaikan tekanan darah
PEMANFAATAN BAGAS SEBAGAI MEDIA UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) -, Elsie; -, Juliana; Irma, Wirdati
Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.052 KB)

Abstract

Jamur tiram secara alami tumbuh pada batang-batang kayu yang telah mengalami pelapukan. Jamur tiram dapat tumbuh pada media serbuk kayu, jerami padi, alang-alang, sisa kertas, ampas tebu, kulit kacang, dan bahan media lainnnya. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang disusun secara faktorial yang terdiri dari satu faktor dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0: konsentrasi serbuk kayu 100 % dan bagas 0% (kontrol), P1: konsentrasi serbuk kayu 75% dan bagas 25%, P2: konsentrasi serbuk kayu 50% dan bagas 50%, P3: konsentrasi serbuk kayu 25% dan bagas 75%, dan P4: konsentrasi bagas 100%. Untuk menganalisis pertumbuhan jamur tiram putih, digunakananalisis varian (Anova) taraf 5% yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah tubuh buah berturut-turut yaitu P0 5,33 buah, P1 8,00 buah, P2 8,33 buah, P3 10,33 buah dan P4 18,00 buah. Jumlah tubuh buah tertinggi diperoleh pada perlakuan P4 yaitu 18,00. Sedangkan rata-rata berat basah jamur berturut-turut yaitu P0 33,33gr, P1 66,67gr, P2 66,67gr, P3 80,00gr dan P4 96,67gr. Berat basah jamur tertinggi diperoleh pada perlakuan P4 yaitu 96,67gr. Dapat disimpulkan bahwa pemberian bagas sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih dapat meningkatkan jumlah tubuh buah dan berat basah jamur tiram putih.
EPIDEMIOLOGI MEROKOK PADA SISWA KELAS 7 DAN 8 SMPN 33 KOTA PEKANBARU Alamsyah, Agus; Susanti, Nurvi
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.204 KB)

Abstract

Epidemiology smoke are of science that studies distribution, the frequency and determinan someone or some group to behave smoking. Interviews with any one teacher SMPN 33 Pekanbaru say a lot of their students who company to smoking habit good students men and women. Research aims to know the proportion and determinan to behavior smoked on the students SMPN 33 Pekanbaru. Research is quantitative analytic with design cross-sectional. Population is the class 7 and 8 smpn 33 the City of Pekanbaru were 324 people with sample the total population. The results of the study obtained that the proportion of students who smoke in SMPN 33 the City of Pekanbaru is it was found that 89 people (27.5%) of 324 people. Variable knowledge on smoking (p=0,000), cigarette advertisement (p=0,009), family smoking (p=0,022) their peers smoking (p=0,009) and cigarette advertisement (p=0,001) related to behavior smoking students SMPN 33 the City of Pekanbaru .knowledge , cigarette advertisement , family smoking , their peers smokers and pocket money is determinan behavior smoking students SMPN 33 the City of Pekanbaru.

Page 10 of 71 | Total Record : 709


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2025): Journal Photon Vol. 15 No. 2 (2025): Journal Photon Vol. 15 No. 1 (2024): Journal Photon Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Photon Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Photon Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Photon Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Photon Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Photon Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Photon Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Photon Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Photon Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Photon Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Photon Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Photon Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Photon Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Photon Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon More Issue