JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Hubungan antara Konformitas dengan Harga Diri Pelanggan Coffee Shop Di Kota Bukittinggi
Restika, Annisa;
Rinaldi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.899
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dengan harga diri pelanggan coffee shop di Kota Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian terdiri dari remaja akhir yang berada di Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil subjek sebanyak 119 orang remaja yang berada di Kota Bukittinggi. Pengambilan data penelitian dengan menggunakan skala konformitas dan skala harga diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi product moment. Hasil penelitian dengan nilai koefisien korelasi (r) = -0,428 dan nilai p = 0,000 (p < 0,05) menunjukan hubungan yang negatif signifikan konformitas dengan harga diri pelanggan coffee shop di Kota Bukittinggi.
Perbedaan Stres Kerja Pegawai Sipir Rutan Kelas II B Padang Ditinjau dari Jenis Kelamin
Novtan, Restu Rama;
Putra, Yanladila Yeltas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.900
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan stres kerja antara laki-laki dan perempuan pegawai sipir Rutan Kelas II B Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai sipir Rutan Kelas II B Padang dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala stres kerja. Data diolah dengan menggunakan teknik statistikuji beda t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sig. (2-tailed) = 0,003 < 0,05 yang mengartikan bahwa perbedaan yang signifikan stres kerja antara laki-laki dan perempuan pada pegawai sipir Rutan Kelas II B Padang.
Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah dalam Menjaga Mesjid Kurang Aso 60 Sebagai Cagar Budaya di Kabupaten Solok Selatan
Oktavia, Widya;
Rusdinal, Rusdinal;
Firman, Firman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.901
Indonesia negara yang hampir 80% masyarakatnya beragama islam. Tidak heran banyak memiliki mesjid- yang bersejarah salah satunya yang terdapat di Sumatera Barat tepatnya di kabupaten Solok Selatan yaitu Mesjid Kurang Aso 60. Mesjid ini memiliki makna filosofis yang tinggi bagi masyarakat setempat sesuai dengan falsafah Minangkabau “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Hal ini mendorong partisipasi dari masyarakat setempat bahkan dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam menjaga mesjid Kurang Aso 60 sebagai cagar budaya diantaranya: Partisipasi Masyarakat: a).Melaksanakan Gontong Royong 1 kali sebulan untuk membersihkan mesjdi, 2).Tetap memfungsikan mesjid sebagai tempat ibadah umat islam, 3).Menjadikan mesjid sebagai sentral acara adat. 4).Mendirikan TPA/Tempat Mengaji bagi anak-anak masyarakat setempat. Partisipasi pemerintah: a).Menjadikan mesjid Kurang Aso 60 sebagai tempat wisata religi di Solok Selatan, b).Menjadikan mesjid Kurang Aso 60 sebagai sumber belajar bagi mahasiswa yang KKN, c).Membentuk jaringan dengan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan menambah nilai budaya mesjid Kurang Aso 60.
Peran Pendidikan Karakter terhadap Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Sosial pada Siswa SMP Negeri 1 Sungai Geringging
Linda, Roza;
Rusdinal, Rusdinal;
Firman, Firman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.902
Penelitian ini yang penulis buat didasarkan pada banyaknya siswa yang memiliki perilaku karakter menyimpang pada saat belajar di sekolah ataupun pada lingkungan di sekitarnya. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk melakukan analisa pada Peran pendidikan berkarakter dalam mata pelajaran IPS. Pengimplementasian pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS. Beberapa kendala pendidikan karakter dalam mata belajar IPS. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Narasumber yang diangkat sebagai sumber data primer sebanyak 3 orang, terdiri dari kepala sekolah 1 orang dan 2 orang guru bidang studi IPS. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data pada penelitian ini mencakup empat alur kegiatan, seperti proses pengumpulan data,reduksi data, kemudian penyajian data, dan terakhir dilakukan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa program pendidikan yang berkarakter sudah diprogramkan, baik secara umum atapun secara khusus pada mata pelajaran IPS. Sementara itu jumlah implementasi nilai karakter sebanyak 5 jenis, yakni nilai disiplin, nilai rasa hormat dan perhatian, nilai tekun, nilai tanggung jawab dan selanjutnya adalah nilai ketelitian. Program ini sudah diimplementasikan melalui pembelajaran IPS. Penanaman dari nilai karakter yang dituju disesuaikan dengan pembelajaran setiap pertemuan materi pembelajaran, sehingga implementasi dari 5 nilai-nilai karakter tidak pada semua pertemuan pembelajaran IPS
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Di SD Gurun Panjang
Syafitri, Nadya;
Eliyasni, Rifda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.903
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar tematik terpadu menggunakan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) . Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan prosedur perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari : a) RPP siklus I dengan rata-rata 83,33% (B) menjadi 91,67% pada siklus II, b) Pelaksanaan pada aspek guru siklus I dengan rata-rata 82,14% menjadi 92,85% pada siklus II, pelaksanaan pada aktivitas siswa siklus I dengan rata-rata 80,35% menjadi 89,28% pada siklus II, c) Hasil belajar siswa siklus I dengan rata-rata 76,65 menjadi 80,61 pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar tematik terpadu di kelas V SD Negeri 02 Gurun Panjang Kabupaten Pesisir Selatan
Implementasi Nilai Karakter pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat Meningkatkan Sikap Nasionalisme Siswa MAN di Kota Padang
Rinawati, Rinawati;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.904
Penelitian ini di latar belakangi maraknya fenomena perilaku-perilaku yang disebabkan rendahnya sikap nasionalisme siswa seperti siswa kurang menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, banyak ditemukan siswa tidak mau mengikuti pelaksanaan upacara bendera dengan baik dan benar. Pada akhirnya menimbulkan pertanyaan apakah pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan telah dilaksanakan dengan baik, lalu kenapa sikap nasionalisme siswa masih rendah. oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendefinisikan bagaimana implementasi nilai karakter dalam perencanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, bagaimana implementasi nilai karakter meningkatkan sikap Nasionalisme siswa melalui pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Hambatan-hambatan apa yang muncul melalui penanaman nilai-nilai karakter dalam meningkatkan sikap Nasionalisme siswa di MAN di Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian berjenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan ditentukan dengan menggunakan Purposive Sampling (memilih dengan sengaja) yaitu menentukan informan dengan pertimbangan tertentu bisa memberikan data yang lebih baik mengenai pendidikan karakter pada mata pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan sikap nasionalisme di MAN di Kota Padang Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa (1) Implementasi nilai karakter pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan kegiatan ekstrakurikuler dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di MAN di Kota Padang (2) Implementasi nilai karakter meningkatkan sikap Nasionalisme siswa melalui pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di MAN di Kota Padang menggunakan lima item karakter dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yaitu semangat kebangsaan (nasionalisme), religius, kepedulian terhadap lingkungan, cinta damai dan Mandiri. Untuk mengeahui keberhasilan implementasi nilai karakter dilihat dari interaksi yang dilakukan siswa baik didalam kelas maupun di luar kelas.(3) Hambatan-hambatan yang muncul melalui penanaman nilai-nilai karakter diantaranya kurangnya ketidakjelasan penetuan tujuan dalam pendidikan karkater, kurangnya kemampuan guru dalam menyusun pertanyaan formati aspek afektif dalam mengimplementasikan nilai karakter dari materi yang diberikan dengan perkembangan teknologi ikut berpengaruh pada pola pikir siswa, guru kurang diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan pengembangan nilai karakter (workshop) dan kurangnya fasilitas yang memadai.
Hubungan Konsep Diri dengan Kecemasan pada Anak Binaan di LPKA Tanjung Pati
Wahyuni, Aprila Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.905
Hubungan konsep diri dengan kecemasan pada anak binaan di LPKA Tanjung Pati. Tindak kriminalitas semakin meningkat setiap tahunnya. Pelaku tindak kriminalitas ini tidak hanya dilakukan oleh kalangan dewasa, namun juga banyak dilakukan oleh kalangan anak sampai dengan remaja. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan karena mereka sedang berada pada fase transisi dari anak-anak menuju dewasa yang seharusnya mampu meraih prestasi dan mencari identitas diri. Perbuatan tersebut menyebabkan mereka berurusan dengan pihak penegak hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Anak harus menjadi tahanan muda atau masuk ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA). Menjadi tahanan tentu akan berpengaruh pada pandangan masyarakat tentang diri mereka sehingga bisa mempengaruhi konsep diri mereka. Hal ini bisa memengaruhi kondisi psikologis anak seperti mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konsep diri dengan kecemasan pada anak binaan di LPKA Tanjung Pati. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah Anak Binaan di LPKA Tanjung Pati, dengan jumlah sampel sebanyak 19 orang Anak Binaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala konsep diri dan skala kecemasan. Data analisis menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat konsep diri Anak Binaan di LPKA Tanjung Pati berada pada kategori sedang dan kecemasan berada pada kategori sedang ke tinggi. Kemudian, hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan kecemasan pada Anak Binaan di LPKA Tanjung Pati dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,503 dan nilai p=0,028 (p<0,05) yang berarti semakin tinggi konsep diri maka kecemasan semakin rendah dan ketika konsep diri semakin rendah maka kecemasan semakin tinggi.
Pandangan Masyarakat terhadap Waria (Studi Kasus Padang Barat)
Lenggogeni, Putri;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.906
Waria merupakan kelompok masyarakat yang minoritas kenyataannya jumlah waria semakin lama semakin bertambah, terutama di kota-kota besar. mengatakan bahwa seorang waria secara psikis merasa dirinya tidak cocok denngan alat kelamin didiknya sehingga merasa memakai pakaian atau atribut lain dari jenis kelamin yang lain. Dari permasalahan ini bertujuan untuk melihat sudut pandang masyarakat terhadap waria di Kota Padang. Metode yang digunakan penulis adalah kualitatif deskriptif dengan studi wawancara, yang tujuan dari studi ini nantinya dapat menggambarkan berbagai sikap atau perlakuan masyarakat terhadap waria yang berada dilingkungan tempat mereka tinggal. Hasil dari penelitian ini yang dilihat dari aspek pengetahuan bahwa masyarakat dominan tidak mengetahui bagaimana soerang waria, serta sikap masyarakat terhadap waria ialah mereka sering melihat waria sebagai masalah dan cenderung dijauhi.
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Guru PL dalam Pembelajaran Daring di SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh
Karmala, Fauziah Sri;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.907
Pandemi covid-19 menjadi permasalahan bagi semua kalangan di dunia dan ini juga merupakan krisis kesehatan bagi manusia. Indonesia menjadi negara kelima belas tertinggi di dunia. Akibat penyebaran covid-19 yang tinggi di Indonesia, sekolah maupun universitas atau perguruan tinggi ditutup.Maka dari itu keputusan pemerintah selanjutnya yaitu pembelajaran tetap berlangsung tapi tidak dengan tatap muka melainkan secara daring. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesulitan Guru PL dalam Pembelajaran Daring di SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Penelitian kualitatif dilakukan untuk memahami faktor-faktor kesulitan Guru PL dalam Pembelajaran Daring. Pengambilan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesulitan guru PL dalam pembelajaran daring di SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh yaitu: a) jaringan susah dijangkau, b) siswa kurang memahami materi pembelajaran, 3) siswa tidak memiliki telepon, 4) siswa tidak mengerjakan tugas, 5) siswa tidak bisa melakukan praktek
Pembentukan Karakter Peduli Sosial pada Siswa di SMAN 3 Payakumbuh
Astamal, Astamal;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.908
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana cara yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk membentuk karakter peduli sosial siswa di SMAN 3 payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa penerus generasi muda indonsia sedang mengalami krisis rasa peduli sosial terhadap lingkunganya, pola interaksi antara teman sejawat serta orang lain sudah mulai berkurang akibat dari kesibukan dengan gadget. Penelitian ini berupa Deskriptif Kualitataif dengan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Wawancara, Studi Dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan beberapa cara yang dilakukan oleh pihak sekolah guna membentuk karakter peduli sosial seperti bentuk kegiatan Rutin berupa upacara bendera, pengumpulan infak, setoran ayat, kegiatan pramuka, dan gotong royong. Kegiatan Spontan berupa penggalangan dana, Kunjungan takziah, menjenguk teman, teguran dari pihak sekolah. Kepribadian guru dengan cara memberikan contoh yang baik terhadap siswa dan terintegrasinya pembentukan karakter dalam proses belajar mengajar yang tertuang dalam bentuk silabus dan RPP.