cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020): September" : 21 Documents clear
STRUKTUR AFFINE ALJABAR LIE REAL DARI GRUP LIE SIMILITUDE BERDIMENSI 4 Edi Kurniadi; Nurul Gusriani; Betty Subartini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3593

Abstract

Dalam artikel ini, dibahas tentang sifat-sifat aljabar Lie real dari grup Lie similitude berdimensi 4 termasuk struktur affine yang termuat di dalamnya. Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa aljabar Lie real dari grup Lie similitude berdimensi 4 mempunyai struktur affine. Untuk mendapatkan hasil tersebut, rumus affine dihitung terhadap basisnya yang diinduksi dari struktur simplektiknya. Lebih jauh, metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur terhadap beberapa artikel yang relevan. Sebagai hasil utamanya, diperoleh rumus eksplisit struktur affine pada aljabar Lie dari grup Lie similitude berdimensi 4.
PROFIL KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR V-A-K PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Siti Marwiyah; Heni Pujiastuti; Sukirwan Sukirwan
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3738

Abstract

Kemampuan siswa dalam menyerap, mengatur, dan mengolah informasi pada pembelajaran tidaklah sama. Hal ini terjadi karena perbedaan karakteristik gaya belajar yang beragam. Adanya perbedaan gaya belajar mempengaruhi proses pembelajaran yang diterapkan. Oleh karena itu, siswa harus mengetahui terlebih dahulu gaya belajar yang sesuai bagi dirinya sendiri. Untuk memaksimalkannya, siswa perlu dikenali mengenai kategori dan karakteristik gaya belajar visual, auditori, ataupun kinestetik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan profil kemampuan penalaran matematis siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Datar ditinjau dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah enam siswa kelas VIII-B di SMP Negeri 3 Cilegon. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki kemampuan penalaran matematis yang berbeda pada setiap indikator kemampuan penalaran matematis. Siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki kemampuan penalaran matematis yang baik dalam menarik kesimpulan dari pernyataan. Namun, siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki kelemahan dalam menyusun bukti.
PERTEMUAN RUMUS COSINUS DAN SINUS DENGAN HAVERSINE DALAM PERHITUNGAN ARAH KIBLAT Agus Solikin
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3671

Abstract

Rumus perhitungan arah kiblat ada empat rumus perhitungan yaitu rumus cosinus dan sinus, rumus analogi Napier, rumus cosinus dan sudut bantu, serta rumus haversine. Berkenaan dengan hal itu, yang perlu diperhatikan yaitu, adanya kesenjangan penggunaan rumus perhitungan tersebut. Rumus cosinus dan sinus sering digunakan dalam perhitungan arah kiblat pada literatur-literatur falak, sedangkan rumus haversine jarang digunakan. Selaras dengan hal itu, menurut hemat penulis antara dua rumus tersebut saling memiliki keterkaitan, sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk menjawab rumusan masalah yaitu berkaitan tentang pertemuan rumus cosinus dan sinus dengan rumus Haversine dalam perhitungan arah kiblat. Menjawab rumusan masalah tersebut, maka penelitian ini dirancang dalam penelitian deskriptif kualitatif, dengan sumber data literatur-literatur yang terkait dengan fokus penelitian. Data dikumpulkan dengan cara penelaahan dokumen-dokumen tersebut, selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif analitis induktif yang diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa pertemuan rumus cosinus dan sinus dengan rumus Haversine dalam perhitungan arah kiblat bertemu dalam konsep segitiga bola, dan jika diaplikasikan dalam perhitungan arah salat umat Islam maka memiliki kemungkinan hasil yang sama atau berbeda. Jika hasil kedua rumus berbeda, namun sejatinya menunjukkan arah yang sama jika dihubungkan dengan konsep azimut.
ETNOMATEMATIKA PADA LOPO SUKU BOTI DAN INTEGRASINYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng; Meryani Lakapu; Yohanes Ovaritus Jagom; Irmina Veronika Uskono
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3443

Abstract

Lopo Boti adalah sebuah bangunan tradisional milik Suku Boti, salah satu suku tertua di Pulau Timor, NTT. Bangunan ini mengandung nilai-nilai filosofis yang tinggi dan berperan penting dalam kehidupan masyarakat Suku Boti. Penelitian ini adalah suatu penelitian kualitatif berdesain etnografi yang bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur matematis yang terkandung dalam Lopo Boti. Desain penelitiannya menggunakan desain etnomatematika oleh Alangui yang didasarkan pada empat pertanyaan dasar yaitu: where is it to look? how is it to look? what is it? what does it mean? Subjek penelitiannya yaitu masyarakat Suku Boti, khususnya Suku Boti Dalam, salah satu bagian dari Suku Boti yang masih memegang teguh tradisi Boti dalam hidup kesehariannya. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di Desa Boti dan wawancara bersama subjek penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa unsur-unsur geometri meliputi unsur-unsur primitif, konsep jarak dalam ruang, kesebangunan, dan luas permukaan, serta unsur-unsur barisan dan deret aritmetika terkandung dalam Lopo Boti. Berdasarkan unsur-unsur tersebut maka beberapa kemampuan matematis yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran matematika bermediakan Lopo Boti yaitu kemampuan merepresentasi, kemampuan visual-spasial, kemampuan berpikir kritis, kemampuan menginvestigasi, dan kemampuan memecahkan masalah.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL SEGITIGA DAN SEGI EMPAT Siti Syadiah; Yulianti Yulianti; Luvy Sylviana Zanthy
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3070

Abstract

Pemahaman terhadap konsep prasyarat matematika diperlukan agar mudah memahami suatu konsep. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa sekolah menengah pertama masih lemah karena mereka kurang memiliki pemahaman yang baik terhadap konsep dasar matematika yang berkaitan dengan materi segitiga dan segiempat. Solusi permasalahan ini adalah siswa harus lebih memahami materi serta rumus-rumus pada materi segitiga dan segiempat. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal segitiga dan segiempat. Sampel penelitian adalah siswa SMP di daerah Cimahi yang berjumlah 32 orang. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data mengunakan soal uraian dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan aspek menerapkan diperoleh hasil bahwa siswa membuat kesalahan dalam membedakan rumus-rumus segitiga dan segiempat, salah melakukan operasi hitung, dan tidak menuliskan satuan hitung. Faktor penyebabnya adalah siswa cenderung menghafal daripada memahami materi dan rumus, serta kurangnya latihan soal segitiga dan segiempat.
DAMPAK PENERAPAN PEMBELAJARAN DARING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF-REGULATED LEARNING) MAHASISWA PADA MATA KULIAH GEOMETRI SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19 Dianne Amor Kusuma
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3504

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah penyebaran Covid-19 di Indonesia yang semakin meluas dan memakan banyak korban. Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus ini adalah membuat kebijakan bagi para pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk belajar di rumah hingga 19 Juni 2020. Agar materi tetap tersampaikan dan proses pembelajaran tidak terganggu dengan kondisi tersebut, maka dilakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana penerapan pembelajaran daring berdampak terhadap kemandirian belajar mahasiswa selama melaksanakan PJJ pada mata kuliah Geometri. Dalam penelitian ini digunakan metode survey terhadap 45 orang mahasiswa S-1 Program Studi Matematika FMIPA Unpad Bandung angkatan 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran daring memberikan dampak positif terhadap kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah Geometri selama PJJ. Sebaiknya pada penelitian selanjutnya dikaji pula mengenai dampak penerapan pembelajaran daring terhadap resiliensi matematis mahasiswa selama PJJ.
FRONT MATTER, 5(2), September 2020 FRONT MATTER
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.4445

Abstract

Teorema: Teori dan Riset Matematika
NEWMAN’S ERROR ANALYSIS TERHADAP KESALAHAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH LOGIKA DAN HIMPUNAN Yulyanti Harisman; Asep Amam; Marwia Tamrin Bakar
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3681

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai mahasiswa pada mata kuliah logika dan himpunan. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan mahasiswa pada perkuliahan Logika dan Himpunan dengan menggunakan NEA (Newman’s Error Analysis). Jenis Penelitian yang dipilih adalah penelitian studi kasus. Jenis kesalahan dari jawaban  mahasiswa dikelompokkan atau diklasifikasikan berdasarkan NEA. Dua soal pembuktian matematis dirancang untuk melihat kesalahan tersebut. Soal telah divalidasi oleh teman sejawat. Subjek dalam penelitian ini adalah 69 orang mahasiswa yang mengambil mata kuliah Logika dan Himpunan. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa cenderung mampu memahami masalah namun tidak dapat mentransformasi dan melakukan pengkodean pada masalah.
NUMBER SENSE SISWA SMK PADA TUGAS MATEMATIS BERBASIS PERTANIAN Ai Tusi Fatimah; Wahyudin Wahyudin
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3322

Abstract

Pemecahan masalah pada bidang pertanian banyak melibatkan bilangan dan operasinya. Number sense merupakan bagian dari keterampilan operasi bilangan. Pengembangan keterampilan number sense dapat dilakukan dalam interaksi pembelajaran yang difasilitasi oleh tugas matematis. Tugas matematis berbasis pertanian pada penelitian ini merupakan alat interaksi kognitif antara guru, siswa, dan matematika yang dirancang dalam situasi masalah pertanian. Penelitian studi kasus ini akan mendeskripsikan number sense siswa SMK selama pembelajaran matematika berlangsung dalam topik bilangan rasional, bentuk akar, pangkat, dan logaritma. Siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, sebanyak 25 orang. Data penelitian diperoleh dari jawaban siswa, wawancara, dan observasi. Data yang diperoleh diidentifikasi dan diklasifikasikan berdasarkan number sense yang muncul sepanjang penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa number sense siswa pada penyelesaian tugas adalah kemampuan substitusi, representasi, dan aproksimasi. Number sense yang muncul tersebut dipengaruhi oleh situasi tugas. Selain itu, pengetahuan dan pengalaman siswa dalam praktik pertanian menjadi faktor pendukung kemampuan number sense siswa.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP PADA MATERI HIMPUNAN MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING Marwia Tamrin Bakar; Karman La Nani; Yulyanti Harisman; Asep Amam
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3819

Abstract

Model discovery learning adalah salah satu model diantara empat model yang direkomendasikan oleh kurikulum 2013 sebagai model pembelajaran inovatif yang mampu mengembangkan kemampuan sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam penerapannya, model discovery learning mengarahkan siswa agar mampu menemukan informasi dan memahami konsep yang dipelajari secara mandiri berdasarkan kemampuan yang dimilikinya dengan bimbingan dan pengawasan guru. Penggunaan model discovery learning, diharapkan dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan matematis siswa dalam memahami materi himpunan. Subjek dalam penelitian ini adalah 32 orang siswa kelas VII-A salah satu SMP Negeri di Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan desain one sample pretest-postest. Data kemampuan pemahaman matematis siswa diperoleh melalui aktivitas proses pembelajaran dan tes formatif materi himpunan setelah penerapan model discovery learning. Hasil tes kemampuan pemahaman matematis siswa diperoleh hasil bahwa terdapat 19 orang siswa (59,37%) mencapai kualifikasi “baik sekali”, 9 orang siswa (28,13%) mencapai kualifikasi baik, dan 4 orang siswa (12,50%) dalam kualifikasi cukup. Pencapaian kemampuan pemahaman matematis siswa, terdapat 28 orang siswa (87,50%) mencapai ketuntasan, dan 4 orang siswa (12,50%) belum mencapai ketuntasan dalam belajar matematika pada materi himpunan. Penerapan model discovery learning secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VII-A salah satu SMP Negeri di Kota Ternate pada materi himpunan.

Page 2 of 3 | Total Record : 21